Posts Tagged 'fpi'

Razia (pas puasa)

Suatu kebetulan yang bagus bahwa tahun ini bulan puasa berjalan berbarengan dengan agustusan, saat harapan-harapan kita tentang kemerdekaan bisa juga termasuk harapan untuk merdeka menjalankan atau tidak-menjalankan perintah agama; atau seperti kata kawan saya Pito:

Merdeka adalah nyaman makan siang di bulan Ramadhan tanpa was-was warungnya digrebek ormas “beragama”.

Apa daya, bulan puasa sudah memasuki minggu terakhir, tapi berita-berita razia warung makan masih juga menghiasi televisi saya (entahlah di TV kalian). Ini soal basi tuk dibicarakan, tapi keprihatinan yang (lagi-lagi) muncul toh jadi twit juga Jumat kemarin:

dan dibalas dengan bagus oleh celo:

Hmm.. iya juga ya? Kelihatannya argumen yang masuk akal. :? Soal benar atau tidak tentu itu relatif dan bisa belakangan. Yang melakukan razia juga koar-koar justifikasinya macam-macam. Apapun yang penting bisa nyusahin orang. :|

Sekedar rujukan saja, pagi ini ada blogger senior yang nulis soal razia dari sudut pandang yang jauh lebih bagus, dan mungkin masih ada lagi postingan-postingan lain serupa. (belum blogwalking)
Disisi lain kata temen saya gentole:

[...] banyak non-muslim yang tak bisa menahan diri untuk tidak mengomentari umat islam yang berpuasa dalam acara televisi, status fesbuk, twitter, dll.

Karena saya protestan, barangkali twit diatas juga termasuk tidak bisa menahan diri sih, toh saya tidak pernah jadi korban razia (karena disini gak ada razia). Tapi yaa… tetep aja saya gak suka razia yang gak bener (tak tahu juga “yang bener” itu seperti apa). Kurasa pelanggaran HAM itu. Apa susahnya sih, hormatilah orang yang tidak berpuasa. Toh mereka minoritas. :mrgreen:

Jadi abaikan saja postingan ini kalau anda tidak suka atau sepakat dengan razia. Semoga puasa anda komplet sampai akhir bulan nanti dan tidak kena razia. ;)

It’s A Bird, It’s A Plane, It’s Miyabi!

Disclaimer: Based on true story.

Sabtu, 10 Oktober 2009 siang. Terjadilah ceting sms obrolan antara Nami dan Nico Robin. Dua blogger kru kelompok bajak laut Topi Jerami.

Nami dan Robin_resize

Robin dan Nami, keduanya nama samaran. =))

~Nami
“Kalo perlu semua bandara kita blokir! Pokoknya kita tolak kedatangan artis asal Indonesia itu!… Eh? Darimana tadi? ya, kita tolak artis Jepang itu!” demikian kata Ustad Pantengong yang disambut yel-yel Laskar Pantengong Idiot.
Sebelumnya LPI/FPI juga meminta agar Miyabi diganti dengan Luna Maya saja. Demikian dilaporkan detikcom.

_ _ _
Lu… Luna Maya? Sorban aja gede, lagak aja religius. Rupanya itu peler ngefans juga sama jidat mulus si Luna? Bah!

~Robin
Beneran bro sis, saya dah hampir muntah lihat sgala macam post di blogsfer yang nolak mbak Ozawa datang. Bahkan si Dika pun ikut digugat nebeng popularitas dan dicibir status selebblognya. Cuih!
Taruhan Jakarta gempa, kalo film blue legal di Indo, Luna Maya pasti sudah jadi pornstar.

~Nami
Aku gak tau mau nangis apa ketawa. Tapi angot rasanya. Ini orang-orang yang berapi-api nolak Miyabi, otaknya kaya’nya isi lendir melulu.

Emang benar itu. Luna Maya kan muka mesum juga. Alaaaah… itu ustad-ustad otak syahwat kurasa suka coli pake pic luna maya. Makanya ngusulin si Luna. Emang k*nt*l lah mereka ini. Di Padang masih morat-marit, bukan peduli ke bantuan kemanusiaan yang *yakin aku* akan gelap lagi itu.

Gondok saja aku, mereka itu siapa sih bisa blokir-blokir bandara? Orang -orang pada tutup toko karena dengar itu sapi-sapi mau demo. Kaya’nya mereka produk evolusi yang gagal, jatah dulu jadi sapi, tapi terlanjur gen-nya kaki 2, jadilah orang…

Personally, aku bukan fans si Radit, gak pernah suka dengan pop-cosmo kambingjantan itu. tapi urusan apa mo datangi Miyabi kek, mau Paris Piston kek, Angelina Jojon, siapa kek.., pake demo-demo gitu. Emang otak-otak syahwat pada!

*pijak-pijak gambar si ustad di koran lokal* 15

~Robin
Ya, sebagai blogger saya juga gak kenal Radit, dia diluar jaringan maen saya di blogsfer. Tapi orang itu gak salah apa-apa dengan komedinya. Begitu juga dengan Miyabi, sejak kapan kita punya hak larang WNA yang bukan kriminal datang ke RI? Fuck! Benar katamu itu, otak lendir semua, atas nama ini-itu pula. Mati saja! Segitu semangatnya urus selangkangan padahal cuma pengen numpang tenar juga.

~Nami
Samanya kita, aku juga gak kenal dengan itu si Radit. Ya cuma bisa sabar dari kejauhan gini. Aku gak peduli dengan Miyabi-nya, bukan fans dia soalnya, tapi soal nama agama di belakang itu. Itu sapi-sapi otak kodok gak pernah minta izin kalo mau bergaya idiot macam itu. Pukimakharamjadah mereka ini. Macam agama gunanya cuma ngurusi kontol sama memek saja, babilah. Awak disini coba-coba buktiin agama (apaan kek agamanya) ada faedah sosial. Itu kambeng-kambeng celaka cuma bikin agama jadi macam setumpuk toket + vagina.

Emang numpang tenar itu bro sis, pake mediasi segala. Kurasa mereka mau dikenal Luna Maya, kali aja si ustad ngarep Luna Maya bisa dibooking sekali gratis. Lendirrrr…lendirrr…
AKu pengen lihat orang-orang yang macam Jalaluddin Rakhmat, Romo Sandy, Romo Y.B. Mangunwijaya, Mohammad Sobary, Gus Soleh. Sejuk rasanya, agamanya dibawa ke faedah sosial yang jelas, nyata untuk umat. Ini yang muncul sapi lagi sapi lagi. Sebel rasanya…

~Robin
Saya juga tak tau mau bilang apa lagi. Cuma bisa berharap negara ini jadi sekuler saja kalo ternyata agama hanya dijadikan jubah sekelompok orang untuk menimbulkan keresahan, menjajah orang lain, bahkan negara.
Terlalu picik tuk berpikir sebuah film komedi dari Miyabi akan mempengaruhi umat/rakyat/negara/whatever jadi begini atau begitu. Suruh tu ustad bantu gali jenazah di P******n sana.
*kesel*

~Nami
Idem, bro sis…

Sekuler + federal, idaman dari dulu. Agama biarlah urusan keluarga masing-masing, mau liat Miyabi apa kagak, itu guna orang tua tiap remaja.

Goblok tu ustad-ustad.

***

Cerita-cerita apa aja, ekor-ekornya pasti lari ke sekuler + federal ya? :lol: Tapi begitulah negara ini, cape lihat sebagian masyarakatnya segitu kesetanan ngurusi selangkangan. Gak ngaruh banget buat kemajuan bangsa… 15
Baidewei, temen kami punya tulisan yang lebih paten soal masalah diatas itu, boleh dibaca kalo berminat. Selebihnya mari kita berharap film-nya Dika jadi tanpa hambatan, dan perfilman Indonesia bisa semaju Jepang, ntah wujudnya kartun atau bokep. ;)


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
September 2014
M S S R K J S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.103 pengikut lainnya.