Arsip untuk Oktober, 2009

Crying in The Rain [2]

Saya ngecek fesbuk jam 10.15PM, dan mendapati link postingan dari mbak Ira, judul lagu yang sangat familiar buat saya: Crying in The Rain. Tapi setelah meluncur kesana, ternyata postingannya bukan lagu yang kupikirkan, tapi lagu lain dengan judul yang sama. Yahhhh… ๐Ÿ˜ฆ

Pendek kata, daripada nanti komen saya jadi ngawur sendiri karena terlanjur memikirkan lagu yang berbeda, saya posting saja Crying in The Rain versi yang kuinginkan. :mrgreen:

Crying in The Rain yang akrab di memori saya dinyanyikan oleh Whitesnake, supergrup rock legendaris dari Inggris. Pertama kali dirilis pada album Saints & Sinners (1982), tapi kemudian diaransemen ulang dan dirilis kembali di album Whitesnake (1987). Tak ada klip resmi tuk lagu ini, jadi saya ambilkan saja (dari Youtube) dua penampilan konser Whitesnake saat membawakan lagu ini. Enjoy ๐Ÿ˜‰

Dari konser Live in Rio, Brazil, 1985. Formasi: David Coverdale (vocal); John Sykes (gitar); Neil Murray (bass); Richard Bailey (kibor); Cozy Powell (drum).

Keep on reading!

Fuck, sudah hari H!

Hari ini Pesta Blogger 2009 di Jakarta. Saya gak mampu hadir. Gak berduit. ๐Ÿ‘ฟ

Tentang Menegkominfo (yang baru)

Apa saja PR Menteri Negara Komunikasi dan Informasi yang baru dalam 5 tahun ke depan? Kata beberapa sumber sih, tugas-tugas menteri para blogger dan netizen RI itu termasuk penyelesaian proyek Palapa Ring, proyek 7 cincin jaringan serat optik pita lebarย di seluruh RI, yang akan menjadi tulang punggung perkembangan telekomunikasi Indonesia di masa depan. Pada infrastruktur itu nantinya akan bergantung banyak penerapan tehnologi, seperti e-payment di perbankan, VOIP di telekomunikasi, e-govt di institusi pemerintahan, e-learning di sekolah-sekolah, dan sebagainya. ๐Ÿ˜€

peta palapa ring

Semoga nantinya internet kita menjadi lebih cepat lagi. ๐Ÿ˜‰

Selain itu ada pula pelaksanaan hasil tender USO akses telepon bagi 38ribu lebih desa terpencil di seluruh RI, dan berikutnya pelaksanaan hasil tender USO akses internet untuk 4700 desa. Ini penting karena sejauh ini hanya tersedia 6,7 juta SST dibanding 220 juta penduduk, atau hanya 3 telepon per 100 orang. Dan internet masuk desa? Perlu itu… ๐Ÿ˜‰
Berikutnya ada juga masalah registrasi pelanggan selular prabayar, regulasi yang dulunya sempat bikin gugup ini ternyata malah tidak berjalan baik. Inspeksi Ditjen Postel dan BRTI ke sembilan operator seluler menunjukkan persentase data pelanggan yang dianggap valid terbilang rendah. Masih soal seluler ada tugas tentang penerapan Permenkominfo mengenai Standar Kualitas Pelayanan Jasa Telepon Dasar Pada jaringan Bergerak Selular, misalnya jumlah call yang tidak mengalami dropped call dan blocked call harus diatas 90%, serta maksimum 3 menit interval sampainya sms dari pengirim ke penerima harus diatas 75%. Perlu diseriusi juga masalah kode etik iklan operator seluler. Perang tarif dan program promosi dari operator yang sekarang sudah menuju ke tahap pembodohan masyarakat. ๐Ÿ˜

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything leftโ€™s a waste of time~
Oktober 2009
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter