Persipura Eps. 7: Revenge of the Sriwijaya FC

Transkrip chatting SMS (dengan sedikit editan) dengan seorang teman (sebut saja DL) pada Kamis (4/12) siang, memperbincangkan kekalahan Persipura dari Sriwijaya FC pada partai kandang ISL malam sebelumnya (Rabu 3/12).

Persipura 1-2 Sriwijaya. (gambar dari liputan6.com)

~DL:
Rotasi pemain inti ke pelapis sangat diperlu(kan) dalam setiap laga untuk mengasah mental tandingnya. Kalah bukanlah masalah, sebab Persipura masih bermain tidak di home. Dan Persipura lebih baik dari S(riwijaya) FC.

~Saya:
Masalah utama bukan pada rotasi, tapi pada stok striker yang minim. Lihat saja jumlah gol. klub tidak membeli pemain tuk gantikan (Ernest) Jeremiah dan Boaz (Solossa), yang sejak pramusim sudah diberitahu akan masuk timnas SEA Games. Tombak Persipura sekarang hanya Beto (Goncalvez) sendiri, sementara Tinus (Pae) dan Ian (Kabes) belum sekelas Boaz/Jerry sebagai pencetak gol/pembuka ruang. Saat tak bisa menekan lawan dengan serangan, wajar kalo lawan mengontrol permainan dan serang balik.
Selama ini Persipura beruntung seri dan menang tipis karena bergantung pada lini belakang yang lengkap, padahal permainan tidak memuaskan. Tapi saat satu bek utama absen, keberuntungan habis. Apalagi lini tengah juga keropos; Hendra (Ridwan), Paolo (Rumere) dan terutama David (Laly) skill(nya) kurang, sementara Edu (Ivakdalam), Erol (Iba) dan Ortiz (Solossa) sudah usia 30an, gak bisa (di)paksa main full tiap 3 hari.

~DL:
Memang benar, tapi buat apa pemain dikontrak tapi tidak diasah dan dimanfaatkan semestinya? Khusus(nya) pemain pelapis yang usia-usia muda. Kehilangan ciri khas adalah bukti bahwa usia menentukan performa tim. Dan untuk pemain muda, mental tandingnya akan terbangun apabila seorang pemain sesering mungkin diturunkan, sebab ada kalanya bisa bagus di latihan tapi jelek pada situasi sesungguhnya. Semua pemain harus bisa dimainkan mengingat kompetisi tidak hanya ISL.

~Saya:
1] Pemain muda dikontrak karena gampang dan murah.
2] Tidak merubah fakta bahwa striker kurang. Hendra gantikan Heru (Nerly), Erol gantikan (David) da Rocha, tapi Jerry tak ada gantinya, padahal David dan Bryan (Sainyakit) itu pemain tengah.
3] Skill dan mental bisa dilatih, tapi mencetak gol itu naluri. Cuma Beto dan Boaz yang punya insting membunuh di depan gawang.
4] Memainkan pelapis tuk asah mental, cuma bisa maksimal 2. Starter saat lawan tim lemah, dan pengganti saat lawan tim kuat atau sudah unggul. Pasang 3 pelapis jadi starter (dan 2 jadi pengganti) lawan tim sekuat Sriwijaya jelas tidak bijak. Apa mau dikata cuma mereka yang tersedia. Mau tak mau ya dipasang.

~DL:
Bukan soal naluri gol, tapi soal bisa karena biasa. Dan itupun bisa dilakukan pemain mana saja asal butuh banyak latihan. Soal Beto dan Boaz kita hanya bisa menghitung banyak gol yang berhasil dicetak kedua striker ini tapi lebih banyak lagi yang gagal.

~Saya:
Dengan stok striker sekarang, kalo salah satu dari Tinus atau Ian dampingi Boaz dan Beto, tim masih tajam. Kalo Ian dan Tinus sama-sama dampingi Beto, ketajaman dan variasi serangan berkurang. Yang paling tumpul kalo pake dua striker saja (biasanya Beto+Ian) macam lawan Persebaya dan Sriwijaya. Terlihat ada ruang kosong diantara lini depan dan tengah. Itu saja matematikanya.

~DL:
Ada hal lain yang membuat Persipura belum tampil baik selain stok pemain dikarenakan start dengan jadwal yang mepet sehingga pemain kelelahan. Tapi bagi saya Persipura akan lebih baik setelah mengalami kekalahan. Kalah dari Sriwijaya FC yang tampil lengkap wajarlah kalo kalah. 1-2 tidaklah buruk. Masih ada waktu.













Facts:
1] Susunan pemain Persipura: Jendry Pitoy (GK), David Lally/Tinus Pae, Alberto Goncalves, Eduard Ivakdalam (C), Ian Kabes, Gerald Pangkali, Hendra Ridwan/ Erol Iba, John Scarlet, Ortizan Salossa, Victor Igbonefo/Paulo Rumere, Bio Paulin (KK)
(yang di-bold adalah pemain inti)
2] Susunan pemain Sriwijaya: Andritany, Charis Yulianto, Amrizal, Precious Emmejareya (KK), Christian Warobay, Isnan Ali, Ponaryo Astaman, Zah Rahan, Keith Kayamba, Obiora/Alamsyah, Rachmat Rivai/Nasuha
(yang di-bold adalah pemain inti yang disimpan/tidak dimainkan pada partai Persiwa-Sriwijaya 3 hari sebelumnya)
3] Pencetak gol pada pertandingan tersebut adalah Beto Goncalvez (82′) – Rahmat Rivai (37′), Zah Rahan (53′).
4] Beberapa ulasan yang saya baca di internet menunjukkan kalau Persipura hanya mampu mengimbangi Sriwijaya pada 10 menit pertama, selebihnya permainan dipegang tim tamu. Sementara kedua gol Sriwijaya dicetak melalui serangan balik cepat.
5] Sebelum partai ini, Persipura tidak pernah kalah dalam 18 pertandingan, termasuk 6 partai sebelumnya di musim ini.
6] Partai kandang ini dimainkan di stadion Andi Mattalatta, Makassar, karena homebase Persipura di Mandala, Jayapura sedang direnovasi untuk Liga Champions Asia 2010 (dan terancam gagal selesai tepat waktu).
7] Di stadion ini Persipura pernah mengalahkan Sriwijaya 3-0 pada pertandingan Community Shield menjelang kompetisi.
8] 5 pemain Persipura tidak bisa turun pada partai ini: Boaz Solossa (SEA Games), Immanuel Wanggai (ntah kemana), Ricardo Salampessy (cedera ligamen), Jack Komboy (akumulasi kartu kuning) dan Stevi Bonsapia (SEA games). Empat nama pertama adalah pemain inti.
9] David Laly dan Brian Sainyakit, dua pemain baru Persipura, adalah pemain promosi dari tim junior dan IMO masih belum pantas tuk mencicipi ISL.

Trivia:
1] Dengan status juara bertahan, sulit dipercaya bahwa Persipura begitu susah menggaet pemaen Asia pada bursa transfer pramusim. Lambannya persiapan akibat lama menunggu vonis dan banding kasus mogok di final Copa Indonesia 2009 jadi penyebab. Ntahlah soal dana.
2] Manajemen Persipura AFAIK sangat sensitif pada hal-hal non-teknis, menyebabkan banyak pemain Papua hebat tidak bisa bergabung. Diantaranya Otto Maniani (best rising star bintang emas copa djisamsoe 2009) yang batal dikontrak hanya karena yang bersangkutan slip of the tongue. Sesuatu yang wajar tuk pemain usia 19 tahun yang bernegosiasi tanpa agen (sekarang ybs bermain di Persidafon -Divisi utama-). Sementara Korinus Fingkreuw dan Christian Worabay tidak dilirik karena keduanya pernah berseteru dengan manajemen menjelang kepindahan mereka dari Persipura ke Sriwijaya 3 tahun lalu.

33 Responses to “Persipura Eps. 7: Revenge of the Sriwijaya FC”


  1. 1 Wawan Desember 4, 2009 pukul 6:01 pm

    Ulasan anda sangat lengkap sekali, saya senang berkunjung kesini ..
    Namanya juga permainan, kalo ga kalah ya menang, kalo sama hebat berarti seri ..
    Maju terus persepak bolaan Indonesia
    kapan barito putra masuk divisi utama lagi?..

  2. 2 itikkecil Desember 4, 2009 pukul 6:52 pm

    Apapunlah, tetap SFC menang. Tapi SFC juga kesulitan menggaet pemain asia setelah dikadali oleh alexander duric.

  3. 3 elia|bintang Desember 4, 2009 pukul 9:57 pm

    wah saya ga ngikutin liga indonesia bos.. tapi pernah sekali ngeliat persipura. mainnya bagus sih.. waktu itu ada boazπŸ˜€

  4. 4 jensen99 Desember 5, 2009 pukul 12:12 am

    @ Wawan

    Eh, makasih.πŸ˜€ Kalo soal sepakbola saya lumayan obyektif, IMO. Kebetulan saya paham betul kekuatan dan kelemahan Persipura, jadi ya gampang ngomongnya.πŸ˜€
    Barito Putra sekarang dimana? Divisi Satu ya?

    @ itikkecil

    Sriwijaya memang pantas menang karena bermain lebih baik. Dan itu dimungkinkan karena mereka punya squad yang lebih lengkap, makanya saya menyalahkan Persipura yang tidak punya pelapis sepadan dengan tim inti.πŸ˜‰

    Tapi Sriwijaya masih dapet satu bek Asia kan? Duric itu dah ketuaan maen di ISL!πŸ˜›

    @ elia|bintang

    Di ANTV kan selalu disiarkan 5 partai per minggu, el. Nonton dong.:mrgreen:
    Iya, Persipura saat formasinya lengkap pasti maennya bagus.πŸ˜‰

  5. 5 Sβ„’J Desember 5, 2009 pukul 11:10 am

    manstap… kayaknya bisa jadi koresponden nih😎

  6. 6 carra Desember 5, 2009 pukul 1:10 pm

    sms bisa panjang gituh yah…? jempolnya ga kapalan ya…?? hahahaha…

    *dikemplang karena OOT*

  7. 7 jensen99 Desember 5, 2009 pukul 1:45 pm

    @ Sβ„’J

    Jadi manajer klub juga bisa😎

    @ carra

    Kalo panjangnya sudah mau lewat dari 3 sms biasanya saya potong tuk dikirim berikutnya. Di-save dulu satu2 setelah diketik, baru dikirim berurutan.:mrgreen:
    Jempol kapalan sih gak masalah.πŸ˜›

  8. 8 Wawan Desember 5, 2009 pukul 3:58 pm

    Barito putra sekarang masih berkelut di divisi satu .. sebagai warga Banjarmasin terus berdoa untuk masuk divisi utama lagi ..

  9. 9 soulharmony Desember 5, 2009 pukul 7:52 pm

    nunggu tim mutiara hitam vs tim seribu sungai Barito Putra

  10. 10 NURA Desember 6, 2009 pukul 12:45 pm

    salam sobat
    trims sharingnya nich,,
    wah baru tahu ,,kalau pemain muda lebih mudah dan murah untuk dikontrak sebagai pemain bola.
    mungkin saat ini PERSIPURA,,belum tampil baik,,semoga kedepannya lebih baik lagi.

    salam kenal dari sahabat nun jauh disana.

  11. 11 Yari NK Desember 7, 2009 pukul 12:02 pm

    Kayaknya sih Persipura “dimakan” oleh masalah2 nonteknis yang terjadi di dalam dan di sekitar kesebelasan tersebut, jadinya sepertinya prestasi mereka sekarang memang terasa menurun drastis dari musim tahun lalu. Tetapi ISL kan masih panjang?? Belum tentu lah… siapa tahu belakangan2 prestasinya bisa melejit. Apalagi nanti kalau stadion Mandalanya udah selesai direnovasi untuk piala Champions Asia. Wah, mudah2an stadionnya ada video layar lebarnya gitu biar kelihatan modern!! Moso udah dibongkar habis2an, papan skornya masih pakai papan manual yang udah bulukan! Nggak seru ah! Huehuehue….:mrgreen:

    Tetapi bagaimanapun juga nanti di piala Champions Asia, sebagai wakil Indonesia, pasti Persipura saya bela deh, menang atau kalah….πŸ˜€

  12. 12 jensen99 Desember 8, 2009 pukul 11:22 pm

    @ Wawan

    Selama ada modal, akan ada prestasi. Semoga berhasil promosi lagi.πŸ˜‰

    @ soulharmony

    Sepertinya masih lama baru bisa terwujud.πŸ˜‰

    @ NURA

    Salam juga.πŸ˜€

    kalau pemain muda lebih mudah dan murah untuk dikontrak

    Harga pemain itu berbanding lurus dengan prestasi. Pemain muda umumnya dihargai dari bakat dan prestasi di level junior. Pada kasus Persipura, kebetulan pemain muda yang dikontrak berasal dari tim junior Persipura sendiri, jadi mudah untuk nego.

    @ Yari NK

    Masalah utama Persipura saya bagi 3.
    1] Kekurangan pemain secara total. Disebabkan kesombongan manajemen yang enggan mengontrak pemain2 Asia dan peain2 Papua yang mereka tidak sukai (padahal bagus).
    2] Dari jumlah pemain yang ada, kemudian berkurang lagi karena tugas negara dan cedera. Sesuatu yang tidak pernah menimpa Persipura musim lalu.
    3] Tidak bermain di kandang.
    Memang ISL masih panjang, secara matematis masih sangat mungkin tuk juara lagi.
    Soal mandala, saya masih belum yakin soal model papan skornya. Tapi ada kenyataan pahit bahwa mungkin Persipura bakal gagal memakai stadion sendiri tuk LCA. Dinas PU kami memang belum berpengalaman membangun stadion Internasional. Bangunan fisik (mungkin) bisa selesai tepat waktu, tapi butuh 6 bulan hingga rumput baru tumbuh sempurna (berdasarkan pengalaman pembangunan stadion Jakabaring Palembang), dan jelas itu jauh melewati batas akhir pendaftaran stadion ke LCA.😦

  13. 13 icham Desember 9, 2009 pukul 5:29 pm

    kalo alasannya ernest,, akur. pmain itu cocok dgn karakter persipura. skill, fisik, visi plus inovasi bermain juga bagus. statistik juga menunjukan lini depan memang parah dibandingkan musim lalu untuk urusan gol minus ernest dan boaz (ga tampil full trus). Soal pemain tengah dan belakang ya begitulah,, heran kemarin manajemen kok bisa ngambil john scarlet. erol iba okelah,, ridwan juga 50:50, cma memang justinus pae emang parah maennya. ga ada visi bermain. lari sana sini tapi ga jelas. Kasihan si beto. Btw, kalo david laly ga terlalu jelek2 amat.. umpan2x terukur kok trus mobile. faktor pengalaman aja kayax

  14. 14 goldfriend Desember 9, 2009 pukul 9:45 pm

    Sayang sekali kalau Persipura harus jadi tim musafir gara-gara Mandala yang berantakan. Padahal seharusnya bisa diantisipasi jauh-jauh hari kalau Mandala itu pasti tidak lolos standar AFC untuk Liga Champion Asia.

    Yang paling parah itu tidak ada pengganti sekelas Ernest. Apa nggak diantisipasi juga? Apa Persipura tidak punya dana untuk merekrut striker bagus? Kayaknya manajemen Persipura juga nggak bisa mengantisipasi posisi dan peran Edu yang sangat vital dalam tim. Tidak ada pemain pelapis yang sepadan. Gerard Pangkali lumayan tapi belum selevel Edu.

    Kalau saya sendiri jadi penggemar Persiram Raja Ampat. Lumayan, dengan pemain2 terbatas tapi di tangan Raja Isa jadi tim yang bisa [sepertinya] lolos ke ISL.

    Tapi Raja Isa sepertinya cuma menjadikan Persiram jadi batu loncatan untuk jadi pelatih timnas di negara-negara Afrika usai PD nanti. Dia pernah kirim CV, dari warnet adik sepupu saya, untuk jadi pelatih timnas di beberapa negara Afrika. Nah, kalau bisa promosikan Persiram, kualitasnya jadi lebih diakui : Persipura juara ISL, Persiram lolos ke ISL.πŸ™‚

  15. 15 Qie Desember 11, 2009 pukul 1:24 pm

    sayah males dng liga di EndonesiaH ini.. sering bentrok duank g ada prestasi tapi cuman mencoreng nama baek liba persempak bolaan di negeri ini.. huu

  16. 16 ikeys Desember 11, 2009 pukul 8:48 pm

    mampir ya..
    hehe, g ngerti bola-bolaanπŸ˜€

  17. 17 jensen99 Desember 13, 2009 pukul 9:19 pm

    @ icham

    statistik juga menunjukan lini depan memang parah dibandingkan musim lalu […]

    Dari 10 partai dan 13 gol memasukkan, Ian dan Tinus masing2 hanya sumbang satu gol. Bukan pencapaian bagus tuk pemain2 yang diharapkan menggantikan Ernest (dan Boaz).

    heran kemarin manajemen kok bisa ngambil john scarlet.

    1] karena mantan pemain Persipura
    2] karena lebih murah daripada Yohan Ibo (satu2nya bek Papua yang dihubung2kan dengan Persipura musim ini).

    ridwan juga 50:50

    Posisinya gak jelas dalam skema 3-4-3 Persipura. Dia terlalu “ringan” tuk jadi “tukang angkut air”.

    Btw, kalo david laly ga terlalu jelek2 amat.. umpan2x terukur kok trus mobile. faktor pengalaman aja kayax

    Saat pegang bola maennya bagus, tapi saat tanpa bola maennya kacau sekali. Gak bisa marking, dan berkeliaran ngejar2 bola sampai sering tabrakan dengan pemain lain. Saya percaya nanti dia akan jadi pemain hebat, tapi belum saatnya dia sering muncul sekarang.

    @ goldfriend

    Padahal seharusnya bisa diantisipasi jauh-jauh hari kalau Mandala itu pasti tidak lolos standar AFC untuk Liga Champion Asia.

    Masalahnya renovasi ini tidak dianggarkan di tahun anggaran ini, dimana kepastian bahwa Persipura akan juara ISL (dan ikut LCA) terjadi jauh setelah RAPBD 2009 jadi. Renovasi ini kemudian dipaksakan harus ada setelah para elite daerah merasa gengsi kalo Persipura pake stadion di Jawa tuk main kandang LCA.

    Apa Persipura tidak punya dana untuk merekrut striker bagus?

    AFAIK dana masih tersedia tuk sedikitnya satu pemain lagi. Soalnya di pramusim Persipura sempat mencoba Matthew Mayora asal Australia yang akhirnya batal dikontrak. Yang tidak dimiliki Persipura adalah kesadaran bahwa mereka masih butuh penyerang berkualitas. (terlalu PD dengan Boaz dan Beto saja)

    Kayaknya manajemen Persipura juga nggak bisa mengantisipasi posisi dan peran Edu yang sangat vital dalam tim.

    Soal posisi sih gak sulit, dalam pola 3-4-3, yang diperlukan dari dua gelandang tengah hanyalah tipe pekerja kasar & tukang angkut air. Soal peran ini yang sulit.

    Gerard Pangkali lumayan tapi belum selevel Edu.

    IMO bisa kok, Gerald berpasangan dengan Manu Wanggai di lini tengah. Umpannya memang kurang bagus tapi mobilitas dan staminanya tinggi, juga berani berduel.

    Kalau saya sendiri jadi penggemar Persiram Raja Ampat. […] bisa [sepertinya] lolos ke ISL.

    IMO saingan terberatnya adalah sesama tim Papua, Persidafon Dafonsoro. Isinya juga banyak pemain hebat.

    Tapi Raja Isa sepertinya cuma menjadikan Persiram jadi batu loncatan untuk jadi pelatih timnas di negara-negara Afrika usai PD nanti.

    Hati2lah, dia pernah buat skandal saat masih bersama Persipura.πŸ˜‰

    @ Qie

    Pertandingan yang bentrok hanyalah sebagian kecil dari pertandingan yang berjalan tertib. Di level Internasional memang gak ada prestasi, tapi siapa peduli? Saya dan jutaan penggemar bola lainnya menikmati liga domestik kok.

    @ ikeys

    Heeey, ada Ike!πŸ˜€ Makasih yaa, dah ngabsen.πŸ˜‰

  18. 18 goldfriend Desember 15, 2009 pukul 10:55 pm

    IMO bisa kok, Gerald berpasangan dengan Manu Wanggai di lini tengah. Umpannya memang kurang bagus tapi mobilitas dan staminanya tinggi, juga berani berduel.

    Visi bermain sih yang paling penting. Dia lebih cocok jadi peran gelandang perusak seperti Mascherano atau Gattuso. Gelandang penyeimbang yang bisa menjaga kedalaman, bisa menyuplai bola, dan juga bisa masuk ke daerah lawan seperti Edu itu susah dicari. Kira-kira Persipura mau ngontrak Eka Ramdani atau Firman Uttina?πŸ™‚ Yang kulihat di Indonesia cuma mereka 2 yang selevel Edu, dan masih muda lagi.

    Hati2lah, dia pernah buat skandal saat masih bersama Persipura.πŸ˜‰

    Heh, iya ya? Skandal apaan?

  19. 19 kaskuser Desember 16, 2009 pukul 12:01 am

    mantabs dah SFC menang lagi

    btw,Hi salam kenal, just blogwalking doang. main dong ke blog saya

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/mrlist/1234/

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/news/mrlist/1233/

    dijamin KETAGIHAN …!!!! ^_^

    salam

  20. 20 Chic Desember 16, 2009 pukul 5:10 pm

    masak sms-sms-an sepanjang itu? kayak nulis email aja.. ckckckckckck…

    *tak peduli dengan isi posting*

    *kabur sebelum disambit yang punya blog*
    πŸ˜† πŸ˜†

  21. 21 TamaGO Desember 16, 2009 pukul 5:42 pm

    nggak gitu ngerti soal bola tapi chattingnya kaya komentator profesional lho hehehe

  22. 22 Eka Situmorang-Sir Desember 16, 2009 pukul 9:12 pm

    I have no idea how a man suddenly become sooo serius when talking about soccer…. (geleng2 kepala)
    btw cuma ada satu AFAIK?πŸ˜›

  23. 23 BMW Wallpapers Desember 17, 2009 pukul 6:56 am

    karena PSMS kaga masuk liga super,ane dukung boaz..
    go boas..go boas.. go…

  24. 24 jensen99 Desember 18, 2009 pukul 12:03 am

    @ goldfriend

    Visi bermain sih yang paling penting. […] Gelandang penyeimbang […] seperti Edu itu susah dicari.

    Ya, saya mengerti. Benchmark saya soal pola 3-4-3 adalah timnas Brazil di PD 2002, dimana posisi Edu sama dengan Juninho Paulista/Kleberson sebagai Deep Playmaker. Kita tidak pernah tau apa di Persipura ada pemain lain yang bisa memerankannya karena tidak pernah dicoba. Tapi yang paling krusial adalah wibawa beliau sebagai kapten. Tidak ada orang lain lagi yang bisa didengar oleh semua pemain Persipura seperti beliau, apalagi kalo sedang ada masalah di ruang ganti.😐

    Heh, iya ya? Skandal apaan?

    Saya jujur masih kurang jelas akan cerita ini, tapi konon beliau ditengarai “menjual” tim. Nanti saya cari info lagi.πŸ˜‰

    @ kaskuser

    Yo, salam kenal juga.

    @ Chic

    Eh, ada mbak Chic! Yay!πŸ˜€

    *tak peduli dengan isi komen*
    *dikeroyok blogger2 4L*

    @ TamaGO

    Soalnya sama saja dengan komentator profesional, saya juga ngerti bola. Terutama menyangkut tim kota sendiri.πŸ˜€

    @ Eka Situmorang-Sir

    Karena sepakbola mewakili hasrat lelaki tuk berperang dan berkompetisi.πŸ˜‰

    Kata AFAIK ada dua lho! Di komen satu.:mrgreen:

    @ BMW Wallpapers

    Makasih dukungannya!πŸ˜€

  25. 26 car info Desember 18, 2009 pukul 4:09 am

    buset lengkap amat yach…

  26. 28 carra Desember 21, 2009 pukul 1:07 pm

    apdetttttttttttttttt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  27. 29 annosmile Desember 22, 2009 pukul 9:46 pm

    yak…favorit juara kali ini memang persipura..

  28. 30 Asop Januari 4, 2010 pukul 10:09 am

    Salut buat Persipura, kok bisa yah dengan pemain lokal tapi kuat banget. Persiwa juga gitu. Terbukti pemuda2 di bumi Papua jago sepakbola…
    Hfffhh… padahal tim2 dari kota lain udah sampe ngerekrut pemain asing, tapi kayaknya ga ada apa2nya dibandingin ama Persipura n Persiwa… Btw, gw sotoy nih, di Persipura ada pemain asing ga sih?:mrgreen:

  29. 31 jensen99 Januari 7, 2010 pukul 12:18 am

    @ carra

    Sabar ya momcar, masih butuh waktu tuk bisa ngeblog normal lagi nih.😐

    @ annosmile

    Tuk ISL musim 2009-2010, sejauh ini saya belum melihat Persipura sebagai favorit juara. Kekuatan Persipura masih belum sehebat musim lalu, apalagi dengan tidak bermain kandang di Jayapura. Tapi makasih dukungannya, saya juga berharap Persipura bisa juara lagi.

    @ Asop

    Prestasi Persipura dan Persiwa musim kemaren -selain karena materi pemain- dipengaruhi juga oleh manajemen yang duitnya bagus dan tidak terpengaruh kacaunya jadwal kompetisi di Jawa. Soal materi pemain sendiri, walaupun pemain lokalnya hebat2, kedua tim juga bergantung pada pemain asing kok. Bahkan kemunduran prestasi Persipura musim ini dibanding musim lalu dipengaruhi tiadanya pemain lokal atau asing yang mampu menggantikan peran Ernest Jeremiah, penyerang asing Persipura musim lalu yang kini bermain di liga China.
    Di musim 2009-2010, Persipura sejauh ini mengontrak 3 pemain asing: Alberto “Beto” Goncalvez, Bio Paulin Pierre dan Victor Igbonefo. Mungkin akan ada rekrutan pemain asing baru lagi dari negara2 AFC di tengah musim nanti.πŸ˜‰

  30. 32 hany shinta Maret 5, 2010 pukul 7:54 pm

    waaaaaaaaaaaahhhhhhh qqqqqqqrrrreen y sfc,,,tapi q saranin jgn sombong y

  31. 33 Elgin Juni 23, 2010 pukul 5:37 pm

    To be a noble human being is to from a kind of openness to the far-out, an cleverness to trust unsure things beyond your own manage, that can front you to be shattered in hugely extreme circumstances pro which you were not to blame. That says something remarkably weighty relating to the condition of the ethical autobiography: that it is based on a trustworthiness in the unpredictable and on a willingness to be exposed; it’s based on being more like a weed than like a treasure, something somewhat dainty, but whose mere precise attraction is inseparable from that fragility.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Desember 2009
M S S R K J S
« Nov   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter


%d blogger menyukai ini: