Archive for the 'Sosio-Politik' Category



1 Desember (2009)

1. Sebuah trailer dari film dokumenter Forgotten Bird of Paradise.
2. Resensi tentang film tersebut dan latar belakangnya bisa dibaca disini, disini atau di situs resminya sendiri (saya tidak ulas lagi -kali ini-).
3. Posting sekadarnya ini hanyalah sebuah apdet berkenaan dengan peringatan HUT kemerdekaan Papua yang jatuh pada hari ini (1 Desember). 😉

Blogwalking ke Israel; part three

 

Tidak mengerti komik strip diatas? Ya, tidak mengapa. Saya juga tidak mengerti berminat menjelaskannya.

Sebenarnya saya pengen posting komik strip itu gak lama sesudah Pesta Blogger kemaren, tepatnya habis baca ini, tapi batal karena pengaruh keselnya ternyata lama. Minggu kemaren jadi teringat lagi karena beberapa hal di Fesbuk. Terutama notes masbro Hariadhi soal isu seputar ke-Yahudi-an JHR Kohler, dan sedikit sharing bagaimana hal-hal yang menyangkut Israel, Yahudi atau Zionisme bisa menjadi isu besar di Indonesia. Lalu berikutnya ada omelan beberapa teman saat saya mendukung pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Suatu wilayah sengketa berpenduduk -sementara ini- mayoritas Arab yang dicita-citakan menjadi ibukota Palestina merdeka, tapi oleh Israel dianggap sebagai wilayah tak terpisahkan dari Yerusalem barat (ibukota Israel).

Keep on reading!

Tentang Menegkominfo (yang baru)

Apa saja PR Menteri Negara Komunikasi dan Informasi yang baru dalam 5 tahun ke depan? Kata beberapa sumber sih, tugas-tugas menteri para blogger dan netizen RI itu termasuk penyelesaian proyek Palapa Ring, proyek 7 cincin jaringan serat optik pita lebar di seluruh RI, yang akan menjadi tulang punggung perkembangan telekomunikasi Indonesia di masa depan. Pada infrastruktur itu nantinya akan bergantung banyak penerapan tehnologi, seperti e-payment di perbankan, VOIP di telekomunikasi, e-govt di institusi pemerintahan, e-learning di sekolah-sekolah, dan sebagainya. 😀

peta palapa ring

Semoga nantinya internet kita menjadi lebih cepat lagi. 😉

Selain itu ada pula pelaksanaan hasil tender USO akses telepon bagi 38ribu lebih desa terpencil di seluruh RI, dan berikutnya pelaksanaan hasil tender USO akses internet untuk 4700 desa. Ini penting karena sejauh ini hanya tersedia 6,7 juta SST dibanding 220 juta penduduk, atau hanya 3 telepon per 100 orang. Dan internet masuk desa? Perlu itu… 😉
Berikutnya ada juga masalah registrasi pelanggan selular prabayar, regulasi yang dulunya sempat bikin gugup ini ternyata malah tidak berjalan baik. Inspeksi Ditjen Postel dan BRTI ke sembilan operator seluler menunjukkan persentase data pelanggan yang dianggap valid terbilang rendah. Masih soal seluler ada tugas tentang penerapan Permenkominfo mengenai Standar Kualitas Pelayanan Jasa Telepon Dasar Pada jaringan Bergerak Selular, misalnya jumlah call yang tidak mengalami dropped call dan blocked call harus diatas 90%, serta maksimum 3 menit interval sampainya sms dari pengirim ke penerima harus diatas 75%. Perlu diseriusi juga masalah kode etik iklan operator seluler. Perang tarif dan program promosi dari operator yang sekarang sudah menuju ke tahap pembodohan masyarakat. 😐

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
September 2021
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter