Posts Tagged 'anime'

Film-film 2016 (Juli-Desember)

Pakabar? Gimana 2017 yang sudah jalan sebulan, apakah sesuai yang direncanakan? Semoga ya. Januari saya berjalan dengan beberapa masalah di sektor perdaringan. Yang pertama hape 4G saya jadi batu karena kesalahan peningkatan sistem operasi. Nah disaat butuh koneksi maksimal supaya gawai bisa disembuhkan, eh malah kabel serat optik Telkom putus lagi sebulanan. Ya sekarang sudah teratasi semua sih, dan postingan ini bisa diselesaikan.

Kay, ini daftar film lepas tontonan saya semester kedua tahun 2016 lalu. Banyak perjalanan saat itu, jadi lebih banyak pengalaman juga menonton bioskop di berbagai tempat. Jarang-jarang saya nonton film baru sesering itu. :mrgreen:

67. 13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi
Dramatisasi Benghazi Attack 2012, peristiwa yang konon menodai karir Hillary Clinton sebagai Menlu AS. Divisualisasikan Michael Bay dengan seru dan heroik. Kembali mengingatkan betapa dunia sekarang dipenuhi militan yang harus dibunuh.
Catatan: film pertama yang ditonton dengan laptop pribadi. ❤

68. Secret World of Arrietty
Dari novel fantasi anak-anak Inggris, divisualisasikan dengan indah dan detil menjadi anime oleh Studio Ghibli yang legendaris. Ini nonton yang versi AS, lagu-lagunya asyik. Senang nontonnya. ❤ ❤

arrietty

Kalau ada pernak-pernik kecil di rumahmu yang hilang, mungkin mereka yang “pinjam”.

69. The Hunger Games: Mockingjay – Part 2
Penutup yang bagus dan memuaskan untuk seri Hunger Games. Kaget lihat the mutts, gak nyangka ada makhuk semacam itu di Hunger Games. Adegan eksekusinya inspiratif: mencegah diktator digantikan oleh diktator lain. ❤
Catatan: keknya ini film pertama yang kudonlot sendiri, thanx untuk Gunrud, Moer dan Zizie, kawan-kawan Warqafalla.

70. Allegiant
Misteri dunia di luar tembok sudah terpecahkan dan tidak mengejutkan, tinggal nunggu perang dan klimaks saja. Four rasanya terlalu sakti tapi ya gapapalah. Sudah gak ada adegan-adegan simulasi lagi nih. ❤

71. Boruto: Naruto the Movie
Seru banget, penuh ledakan dan taijutsu cepat. Sasuke dan sejumlah karakter lain seperti tidak mengeluarkan potensi maksimal tapi tidak mengapa. Semoga cerita generasi baru ini masih bisa berkembang. ❤

72. Star Trek: Beyond
Ngebioskop di CGV Blitz Mall PVJ Bandung. Nonton dengan cewek Trekkie pakai drama disangka warga miskin sama petugas saat mau beli tiket. Film yang bagus. Planet baru, musuh baru, pengkhianat baru juga. Walopun sudah heboh sebelumnya, saya gagal menemukan Joe Taslim di dalam film. 😆 ❤

73. The Great Magician
Jauh lebih lucu dan menghibur dari yang kukira. Saya suka film yang penuh trik sulap, juga China era warlords. Tema cinta segitiganya menarik. ❤

74. Batman vs Superman: Dawn of Justice (Ultimate Edition)
Seru banget tapi plotnya gak enak, padahal ultimate edition yang tiga setengah jam ini sudah menceritakan lebih banyak daripada versi bioskopnya yang konon lebih membingungkan soal motif perselisihan kedua jagoan. Kemunculan monster karya Lex Luthor malah membuat perseteruan Superman dan Batman jadi makin konyol. Wonder Woman sungguh mencuri perhatian. Pas banget diperankan Gal Gadot.

75. Jason Bourne
Ngebioskop di XXI Mall Paragon Semarang. Harus ekstra fokus karena film ini setia dengan ciri film Bourne yang goyang-goyang kameranya. Jason B. masih agen super favorit saya karena plot dan eksyennya yang realistis. Tema pengawasan globalnya generik, tapi faktual dengan isu kerahasiaan vs keamanan nasional. Alicia Vikander is lovely.

76. Suicide Squad
Ngebioskop di XXI Lotte Mall Bintaro, Tangerang Selatan. Sepertiga film habis tuk perkenalan karakter dan cerita. Sisanya didominasi oleh Deadshot dan Harley Quinn. Lainnya ngapain? Joker ngapain? Enchantress kesurupan doang?

77. Night Watch
Thriller supranatural Rusia yang bagus banget. Eksyennya gak sebanyak yang kuharap (kalo merujuk film Holiwud yang sejenis) tapi plotnya seru dan menarik, baru jelas hingga klimaks. ❤

78. 3 Srikandi
Ngebioskop di CGV Blitz Mall Hartono Jogja. Drama sejarah olahraga menarik. Chelsea Islan lucu, tapi Tara Basro paling sukses memerankan orang daerah dengan dialek yang pas. Saya salut pada usaha merekonstruksi setting 80an termasuk tokoh Soeharto. Drama hubungan keempat karakter utama jadi lebih berkesan daripada panahannya sendiri yang sayangnya tidak bisa divisualkan hingga pengalungan medali dan pengibaran bendera.

79. Alice Through the Looking Glass 
Ngebioskop di CGV Blitz Mall Hartono Jogja. Seperti pendahulunya, visual film ini masih sangat imajinatif dan fantastis. Saya nonton 3D pula. Sayang film ini hanya meminjam judul saja dan ceritanya jauh berbeda dari kisah Through the Looking Glass asli karangan L. Carroll. Terlalu fokus pada Mad Hatters dan Alice juga gak imut lagi.

80. Day Watch
Lanjutan dari Night Watch. Petualangan Anton Gorodetsky masih seru dan gak ketebak arahnya. Plotnya memang kuat dan klimaksnya brutal keren. ❤

 

81. Elite Squad
a.k.a. Tropa de Elite. Plotnya realistis, penuh elemen-elemen familiar tentang Brazil. Eksyennya brutal keren, dan saya suka unit paramiliter BOPE yang digambarkan di sini. Polisi bersih jujur dan berani memang idaman. ❤ ❤

82. Secret Life of Pets
Ngebioskop di XXI Setiabudi One Jakarta. Lucu, menghibur dan logis secara imajinasi. Kita memang gak tau apa yang dilakukan hewan-hewan peliharaan kita saat rumah kosong. 😆 ❤ ❤

83. The BFG
Ngebioskop di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta. Visualisasinya cukup memuaskan untuk menutupi plotnya yang sederhana dan ramah keluarga. Saya suka cara-cara si raksasa menyamar di kegelapan kota.

84. Detective Conan: The Darkest Nightmare
Ngebioskop di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta. Pertempuran Conan melawan Organisasi Hitam masih berlanjut dengan sangat seru. Hasilnya Conan masih tetap kecil, Ran masih tetap menanti Shinichi kembali. 🙄 ❤

85. Train to Busan
Ngebioskop di CGV Blitz Hartono Mall Jogja. Belajar nonton film 4DX walau filmnya sendiri 2D saja. Survival horor ini sebagus yang dikatakan orang-orang. Plotnya cepat, zombienya lincah, dramanya bagus dengan kejutan-kejutan khas Korea. Sangat direkomendasikan. ❤ ❤

86. One Piece Film: Gold
Ngebioskop di CGV Blitz Hartono Mall Jogja. 4DX lagi dan sungguh penuh semburan air. Harus lindungi kacamata yang jadi sering basah. Plotnya masih formulaik film-film wanpis sebelumnya, lumayan sih. Kesempatan lihat kru bajak laut topi jerami dalam kostum berbeda.

87. Assassination Classroom
Adaptasi bagus tuk sebuah kompresan dari manga panjang. Walo cerita sering putus-putus mengikuti sejumlah sub-plot tapi tetap setia pada esensi dan jiwanya. Koro-sensei digarap lucu menjadi 3D, sayang murid-murid terlihat ketuaan tuk anak SMP dan Bitch-Sensei tidak diperankan artis kaukasian.

88. London Has Fallen
Eksyennya lumayan Rambo, tapi secara realistis konyol banget. Yang pemerhati intel dan hankam bisa mual dan diare. Sekali lagi Hollywood takut menciptakan karakter teroris radikal Islam semacam Al-Qaeda. Pedagang senjata Pakistan di Yaman? Meh…

89. My Neighbor Totoro
Akhirnya ngerti juga animasi legendaris dengan karakter ikonik ini kisahnya bagaimana. Bagus banget. Senang dan susah dan misteri di pedesaan Jepang tahun 50an di mata 2 gadis kecil.

90. Strayer’s Chronicle
Kisah X-Men versi Jepang, tema mencari jawaban atas eksistensi kekuatan super dan konsekuensinya. Standar. Plot biasa, penceritaan dan karakterisasi kurang, eksyen jug kurang.

91. Whiskey Tango Foxtrot
Komedi biografi lumayan tentang jurnalis(me) perang. Konflik abadi di Afghanistan dan reportase yang memudar. Tentara yang nggak jelas kenapa ada di sana dan investasi China yang ada di mana-mana. Ah iya, LDR itu menyedihkan.

92. Elite Squad: The Enemy Within
a.k.a. Tropa de Elite 2: O Inimigo Agora E Outro. Sequel Elite Squad ini lebih menggigit ternyata. Ketika polisi jahat menjadi antek politisi jahat, apa yang bisa dilakukan polisi baik? Keren banget. Dramanya juga lebih kuat karena konfliknya juga lebih kompleks. ❤ ❤

elite-squad-2-the-enemy-within-slice

Perang kota dengan milisi jalanan. Di mana-mana selalu seru.

93. The Huntsman: Winter War (Extended Version)
Membosankan. Eric dibantu dwarfs dan archer bahkan ada cameo elves. Memangnya LotR? Adegan goblinnya tidak berguna. Kenapa Freya tidak bisa ambil sendiri cerminnya? Kenapa Freya tidak menginvasi kerajaan Snow White atau sebaliknya? Setelah nonton Elsa di Frozen, nonton ratu es berikutnya memang punya harapan tinggi. Freeya ini cyrokinetic user yang lemah di combat. Saya suka kembalinya Ravenna dan klimaksnya tapi perang saudarinya terlalu singkat.

94. The Assassin
Visualisasi kisah klasik tentang Tian Ji’an dan Nie Yinniang dengan sangat bagus. Penuh pemandangan indah dan warna cerah. Dengan protagonis yang pendiam, cerita harus diikuti lewat karakter-karakter yang intriknya dia campuri. Misteri dia menjadi pesona. Film wuxia yang minim wire-fu, tiada jurus dan pertarungan ala Dragon Ball atau darah berhamburan. Hanya kungfu cantik. ❤ ❤

img_0997_assassin-1600x900-c-default

Sudah pembunuh, pendiam, cantik pula…

95. 3:10 to Yuma
Remake western yang bagus banget. Heroisme Dan Evans sebagai suami dan ayah; wibawa Ben Wade tapi juga kebijaksanaan dia, dan Charlie Prince yang setia dan sadis. Sebuah kisah ketika sang jagoan dan si penjahat saling memahami. ❤ ❤

96. The Jungle Book
Bagus luar biasa. Kenangan akan animasi legendarisnya langsung terbayar lunas dan bahkan terlampaui melihat interaksi Mowgli dengan penghuni hutan yang digambarkan hirarkinya dengan mengesankan. Ada pesan penting untuk menjaga hutan, terutama dari api. ❤ ❤

97. You’re the Apple of My Eye
Kisah romansa remaja yang bikin mellow. Ketika cinta tidak ditakdirkan bersama, tetapi tetap menjadi kenangan yang bahagia. Cantik nih Michelle Chen. Film yang bagus. ❤ ❤

98. Waltz With Bashir
Animasi dokumenter sekaligus otobiografi yang menarik tentang Perang Libanon I, terutama peristiwa pembantaian Sabra dan Shatila. Sebuah kisah tentang PTSD dan usaha mengatasinya. Ceritanya suram, visualisasi dan bahkan musiknya depresif, tapi detailnya tentang perang dan persenjataan memuaskan. ❤

99. The Da Vinci Code
Film heboh pada masanya dulu, saya jadi sering ditanyai teman-teman soal konspirasi hoax disini. Akhirnya jadi banyak baca-baca dan familiar dengan kisahnya padahal belum nonton. Lumayan juga kesan Indiana Jonesnya setelah nonton sendiri walo Profesor Langdon terlalu banyak ngasi kuliah. Utak-atik cerita Knight Templarnya asyik. Sayang poin kebenaran kisah ini hanya dijelaskan lewat obrolan dengan Sir L. Teabing, macam terlalu mudah. Akhirnya Audrey Tautou lebih jadi faktor yang bikin saya betah.

100. Inferno
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Saya suka plot, puzzle dan thrillernya, terutama mencari-cari petunjuk di museum-museum. Sungguh terpesona pada Felicity Jones.

101. Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Film kaum super yang bagus dan imajinatif. Agak mengingatkan pada manga Kekkaishi. Sejumlah bagian terlihat lebih seru daripada ringkasan novelnya. Menurutku film ini akan lebih epik kalau ceritanya lebih panjang minimal 30 menit sehingga penutupnya bisa diceritakan dengan baik. ❤

miss-peregrines-home-for-peculiar-children-photo

Foto-foto hitam putihnya menimbulkan nuansa horor..

102. Ben-Hur
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Kisah klasik yang dibuat ulang lagi dengan visualisasi terkini. Nostalgik karena waktu kecil sering baca komiknya. Memuaskan untuk kategori film (berlatar) sejarah Kristiani. Suka lihat detail pasukan Legio X Fretensis disini. ❤

103. Ernest & Celestine
Diselesaikan sambil transit di bandara Hasanuddin Makassar dalam penerbangan Surabaya-Manokwari. Komedi animasi yang manis dan menghibur. Ceritanya menghangatkan hati. Visualnya macam lukisan pensil warna, bagus. Saya setting dua dunia parallel di sini.

104. Detective Dee and The Mystery of the Phantom Flame
Lama pengen nonton ini sejak nonton prekuelnya yang dibuat kemudian. Eksyen fiksi keren dari tokoh-tokoh sejarah China yang menarik dipelajari kemudian. Suka plot misteri jaman dulu, dibalik pertarungan wire-fu. Saya juga suka patung Buddhanya, teknik faceshifting dengan acupoint, dan tentu Li Bingbing. ❤

105. The Dreamers
Bertahun-tahun mengoleksi berbagai skrinsyut si cantik Eva Green bugil dari film ini, baru kesampaian nonton. Pesona dia ternyata lebih besar lagi dalam film. Sejarah latarnya menarik, juga dialog-dialog serta referensi berbagai film dan musik klasik, romansanya pun tersaji baik. Menjadi anarkis hanya percuma, menjadi pasifis pun percuma.

106. Assassination Classroom: Graduation
Lebih kurangnya sama seperti prekuelnya. Cukup baik sebagai usaha merangkum seluruh isi komik. Sayang tidak ada presensi terakhir. Sampai klimaks kita hanya mengenal gak sampai selusin murid. Mirei Kiritani tampil menarik di sini.

107. Now You See Me 2
Mulai memperjelas tema klub pesulap ini sebagai Robin Hood. Ada tema pengawasan global lagi. Seru dan menghibur, terutama trik-trik menyembunyikan kartu. Saya masih tidak paham gimana chipnya bisa ditukar tapi gak masalah. ❤

108. The Last Woman Standing
Saya suka drama romantis ini, plotnya familiar: saat usia menanjak, ortu mendesak nikah, suami sulit dicari, dan pacar masih ingin pacaran. Shu Qi masih tetap memikat seperti biasa.

109. Zootopia
Sejak awal film ini berusaha memerangi prasangka dan stereotip tapi langsung jatuh ke stereotip kalo polantas itu kerja polisi rendahan. Di luar itu ini animasi bagus. Plotnya seru, pesannya kuat dan desain zootropolisnya keren.

110. The Monkey King 2: The Legend Begin
Perjalanan ke Barat dalam versi paling glamor dan epik. Kisah klasiknya jadi tidak terasa lawas. Siluman Tulang Putih tampil sangat anggun dan elegan dibawakan Gong Li.

111. Teenage Mutant Ninja Turtles – Out of the Shadows
Masih memicu nostalgia seperti pendahulunya, kali ini bersama Bebop, Rocksteady, Krang dan Technodrome. Shredder tanpa aksi dan keempat kura-kura terlihat jarang menggunakan senjata ninja mereka, tapi adegan pertempuran di pesawat dan di hutan sesudahnya epik betul. Penuh humor juga. Megan Fox masih menggiurkan, dan kaget ada Alessandra Ambrosio.

112. Mobile Suit Gundam Thunderbolt – December Sky
Bukan semesta Gundam yang familiar denganku. Film Gundam yang dewasa dan sangat brutal diiringi musik-musik jazz bagus. Perang membawa dendam, dan dendam memperpanjang perang.

113. Deja Vu
Seperti beberapa film perjalanan waktu lainnya, kisah ini juga memiliki lubang-lubang plot besar. Disini dua rangkaian kejadian parallel bertumpuk hasilnya di masa kini yang sama. Diluar itu ini eksyen yang keren. Paula Patton memang menarik untuk diselamatkan.

114. Detective K: Secret of Virtuous Widow
Kisah detektif abad-18 yang sangat lucu dan bagus. Bukan saja misterinya menarik tapi juga berhubungn dengan penyebaran kekristenan di Joseon. Suka lihat Han Ji-min. ❤ ❤

detective_k_and_the_secret_of_the_lost_island_still

Duo kocak ini mungkin juga penemu gantole…

115. Hyena Road
Drama bagus Perang Afghanistan, jarang-jarang juga tentang pasukan Kanada. Operasi-operasi militer dan intelijen digambarkan dengan baik, begitu juga konflik lokal. Mengingatkan lagi kalo Afghanistan adalah tanah konflik abadi. ❤

116. League of Gods
Adaptasi Fengshen Yanyi yang berat di visual tapi hancur di plot dan karakter. Sudah klimaksnya nggak epik, eh bersambung pula. Ya memang gak mungkin satu film sih. Sepangjang film berusaha menyambung-nyambungkan karakter dengan Hoshin Engi (adaptasi Fengshen Yanyi paling bagus dan paling familiar buatku), tapi akhirnya cuma terpikat lihat Angelababy. Seperti biasa.

117. The Hateful Eight
White, woman, black, mexican, senjata, dan sejarah Amerika yang mengikat semuanya. Thriller bagus penuh mayat. Dialog-dialognya menarik penuh logat unik. Plot twist juga mengejutkan. ❤

118. Detective K: Secret of the Lost Island
Pujianku sama seperti seri sebelumnya. Misterinya menarik bertema perdagangan manusia. Komedinya masih bikin ngakak, dan Lee Yeon-hee sangat cantik. Suka.

119. Anomalisa
Adegan seksnya berkesan. Mengingatkan canggungnya saat pertama kali mau bercinta dengan partner baru. Plotnya lebih realistis dari yang kuharapkan bertema thriller atau fantasi, seperti antiklimaks tapi memang itu yang diceritakan.

120. Call of Heroes
Menaruh jagoan yang sangat menjanjikan di awal film, lalu ditunggu sepanjang cerita kapan bertarung lagi. Cerdas. Film kungfu yang koreografinya sungguh memukau. Ceritanya heroik dan pemandangannya indah. Lagu penutupnya juga ngerock abis. ❤

121. Angry Birds
Cuma pernah main gimnya yang pertama, itupun belum tamat, tapi senang lihat karakter-karakter dan plotnya hidup dalam animasi. Menghibur. Iya, marah itu perlu juga. 😉

122. When Marnie Was There
Misterinya ketebak, tapi narasi dan visual film ini tetap bagus banget tuk dinikmati. Terharu di endingnya, dengan pesan cinta, penerimaan dan pengampunan yang kuat. Saya suka karakter Marnie dan Anna, juga suka lagu penutupnya (in English). ❤

123. The Lake House
Film lawas yang baru kesampaian nonton. Cerita romantis yang manis walo timeloop-nya menghasilkan sejumlah plothole. Gak peduli, yang penting berakhir bahagia.

124. The Fatal Encounter
Lumayan kesulitan memahami silsilah raja Jeongjo hanya dari film. Ini dramatisasi sejarah yang seru dan menegangkan, terutama dengan plot maju mundur. Eksyennya juga keren. Saya penasaran pada mekanisme anak panah sang raja. ❤ ❤

125. The Accountant (2016)
Puzzle yang menarik tuk mengungkap siapa si akuntan, siapa si pembunuh bayaran, dan siapa si suara. Thriller bagus dibalut tema pembukuan mafia dan juga dunia autisme. ❤

126. The Anthem of the Heart
Konflik menarik cinta segi empat anak-anak SMA dalam tema pementasan musikal yang bangsat keren. Saya takjub pada ide menyanyikan dua lagu bersamaan itu. ❤ ❤

127. Eye in the Sky
Dramatisasi penyakit parah politisi Inggris: mau perang tetapi dengan mengikat kaki tangan prajurit. Film bagus.

127 film sepanjang 2016. Kamu berapa? 😀

Iklan

Film-film 2015 (Januari-Juni)

2015 sudah lewat setengah tahun ternyata, sudah lewat Lebaran juga. Teman saya Amed sudah mencatat apa saja tontonan dia setengah tahun itu. Sudah saatnya saya nyusul.. *buka-buka catatan harian*

Seperti biasa, ini hanya kesan-kesan singkat saja ya, bukan sinopsis apalagi ulasan. Saya juga tidak taruh tautan untuk tiap film. Mudah kok digugling sendiri. 😉
Mari kita mulai.

1. The Adjustment Bureau (Sabtu 3 Jan)
Sudah lama sekali pengen nonton ini sejak dibahas Ando. Berputar di tema klasik benturan antara takdir Tuhan dan kehendak bebas manusia. Mengingatkan pada beberapa episode pribadi hidup ketika Tuhan dengan cara-Nya mencegah sejumlah hal terjadi dalam hidupku. Saya suka ide jalan pintas lewat berbagai pintu itu. ❤

2. Chef (Selasa 6 Jan)
Sangat menghibur. Plotnya sederhana dan generik tentang hubungan ayah-anak tapi dipenuhi berbagai elemen menarik seperti berbagai medsos dan kuliner. Sofia Vergara menggairahkan seperti biasa. Slurp. ❤

–. Transformers: Age of Extinction (Kamis 8 Jan)
Nonton ulang jadi kucatat saja tapi tak kuhitung. Pertama kali nonton di bioskop, jadi sekarang saatnya memperhatikan tiap detil penting seperti Nicola Peltz yang sexy, adegan-adegan pertempuran dan perubahan wujud.

3. The Secret Life of Walter Mitty (Kamis 8 Jan)
Petualangan luar biasa orang biasa yang sehari-hari cuma berkhayal melakukan hal-hal luar biasa. Mengingatkan pada diri sendiri juga. Semoga kelak seperti itu. Moodmaker dan menginspirasi. ❤

4. A Walk Among the Tombstones (Sabtu 10 Jan)
Liam Neeson lagi-lagi jadi ex-polisi yang pemabuk. Bukan cerita heboh tapi saya jadi tahu kalo Matt Scudder adalah karakter di banyak novel.

5. Fury (Minggu 11 Jan)
Film perang nan owsom walopun masih ada sedikit-sedikit ketidak-akuratan pada sejumlah situasi atau pertempuran. Misalnya sepasukan SS Jerman di klimaks film yang cuma jadi sasaran tembak. Saya salut bahwa tank Sherman dan Tiger sungguhan digunakan pada film ini. Semoga ada yang mau buat film duel tank level Holiwud dari front timur Eropa. ❤

6. Hercules (Senin 12 Jan)
Adaptasi yang keren abis dari komik The Thracian Wars. Hercules sebagai tentara bayaran setelah menuntaskan misi-misi legendarisnya yang katanya dari para dewa. Kuharap sesudah ini komik The Thieves of Kush bakal difilmkan juga. ❤

7. Lan Kwai Fong 3 (Senin 12 Jan)
Komedi dewasa tentang gaya hidup pesta pora dan dunia malam di Hongkong. Penuh cewek seksi, penuh seks. Kehidupan tak terjangkau. Sebagai kisah asmara boleh juga, cuma kentang karena gak ada adegan bugil eksplisit.

8. The Fault in Our Stars (Rabu 14 Jan)
3 remaja dengan 4 mata, 5 kaki, 2½ paru-paru dan kisah cinta romantis. Film yang menyentuh tentang para pasien kanker. Beda dikit dari novelnya tapi tidak kehilangan kekuatannya.

9. Rurouni Kenshin: The Legends Ends (Rabu 14 Jan)
Bagian terakhir dari trilogi impian tentang Battousai sang pembantai. Saya suka cara penulis skrip mengkompres plot komik ke dalam film, misalnya urut-urutan pertempuran dengan klimaks (yang sangat epik) di kapal Rengoku. Sangat disayangkan sebagian besar Juppongatana hanya figuran tapi tidak masalah. ❤

Eniwei, ada disini yang masih pengen lihat Enishi Yukishiro dan Jinchuu Arc selain saya?

10. Big Hero 6 (Kamis 15 Jan)
Disney + Marvel = Stan Lee jadi cameo bentuk kartun (yang nonton di bioskop pasti kelewatan ini); Jepang + California = San Fransokyo. Fantasi bagus dan moodmaker. ❤

11. PK (Jumat 16 Jan)
Drama komedi satir yang bagus banget dari India. Walo film ini terkenal karena satirnya yang luar biasa terhadap agama, saya justru lebih terkesan dengan kisah asmaranya. MovieQuote: He love me enough to let me go. ❤

12. Nightcrawler (Selasa 20 Jan)
Menegangkan. Pemburu berita yang lama-lama menciptakan berita dengan cara-cara diluar etika pers. Sialnya, tema “orang pintar yang jahat” seperti ini tidak pernah sukses menghibur saya. 👿

13. Stand by Me Doraemon (Selasa 20 Jan)
Keren bisa lihat Doraemon, Shizuka dkk dalam 3 dimensi. Saya suka bagian Nobita pergi ke masa depan dan meninggalkan memori kejadian tuk Nobita di masa itu. Sungguh menghibur dan nostalgik. ❤

14. American Sniper (Rabu 21 Jan)
Biopic luar biasa tentang Chris Kyle, penembak jitu paling mematikan dalam sejarah militer AS (255 korban, 160 dikonfirmasi). kepahlawanan, problematika veteran dan akhir tragisnya digambarkan dengan baik disini. Eddie Routh, eks marinir yang menembak mati pahlawan Texas ini akhirnya dihukum penjara seumur hidup tanpa kesempatan pengampunan. ❤

15. Kundo: Age of Rampant (Kamis 22 Jan)
Fantasi sejarah Korea. Cerita perampok baik ala Robin Hood melawan tuan tanah jahat berlatar belakang suram tapi menarik. Keren eksyen dan tarungnya. ❤

16. The November Man (Jumat 23 Jan)
Pierce Brosnan jadi agen rahasia lagi. Cukup bagus walo banyak klise seperti film-film spy lain. Saya suka temanya yang menyangkut perang Chechnya kedua. Memang ada kejadian itu ketika agen rahasia Rusia melakukan aksi terorisme yang nantinya dituduhkan ke pemberontak Chechnya tuk memulai aksi militer.

17. The Pirates (2014) (Sabtu 24 Jan)

crew_resize

Para bajak laut kita. Bosnya selera saya banget…

Fantasi sejarah bumbu komedi dari Korea tentang peristiwa di awal berdirinya dinasti Joseon. Bagus dan lucu banget. Mo ngakak guling-guling nontonnya. Son Yejin cantik banget, bahkan lebih menggoda dari Sulli Choi yang ikut main disini. Sungguh direkomendasikan. ❤

18. The Salvation (Senin 26 Jan)
Sudah lama gak nonton film tema “wild west” dan yang ini bagus punya. Produksi Denmark walo ceritanya di AS. Plot klasik tentang balas dendam dengan tembak menembak seru para koboi.

19. Kungfu Jungle (Selasa 27 Jan)
Film kungfu keren dari Donnie Yen, tapi plotnya absurd sebenarnya. Kenapa tokoh antagonisnya membunuh? Apa yang terjadi dengan istrinya? Tapi koreo kelahinya top abis, juga penuh dengan cameo dan tribute tuk tokoh-tokoh film silat HK.

20. Boyhood (Kamis 28 Jan)
Film dengan ide mencengangkan. Semacam tak ada plot dan konflik penggeraknya kecuali perjalanan waktu itu sendiri. Ada banyak hal dalam hidup yang diceritakan dan diingatkan dari kisah ini. ❤

21. The Hidden Blade (Sabtu 31 Jan)
Drama Jepang era Samurai akhir. Cerita yang sangat bagus tentang tradisi, kesetiaan, cinta antar kasta, balas dendam dan hal-hal khas jejepangan lainnya. Saya suka karakter Kie di film ini. Lovable. ❤

22. The F Word (What If) (Sabtu 31 Jan)
Romcom bagus. Tiada adegan seks tapi dipenuhi banyak dialog cerdas tentang situasi jomblo dan friendzone. Menohok diri sendiri. 👿

23. My Way (Senin 2 Feb)
Film perang sangat epik dari Korea yang terinspirasi kisah hidup Yang Kyoungjong, seorang Korea yang ikut PD 2 dari tiga angkatan bersenjata berbeda: Jepang, Rusia dan Jerman. Orang Korea memang hebat bikin drama yang menguras emosi dan bisa saja memasukkan segala bumbu yang mungkin, termasuk Fan Bingbing jadi sniper cantik China. ❤

24. Predestination (Selasa 3 Feb)
Cerita owsom tentang perjalanan waktu yang mbulet. Mengejar diri sendiri untuk menciptakan diri sendiri (dan membunuh diri sendiri). Jenius dan sinting. ❤

25. Rentaneko (Selasa 3 Feb)

rent-a-cat

Si penjaja kucing. Apa sih istilahnya “orang yang menyewakan”? 😀

Kisah Jepang yang manis tentang kesepian dan kesedihan yang diciptakannya. Sebuah lubang di hatimu yang dicoba ditutup dengan kehadiran… kucing sewaan! Lucu tapi dalam. ❤

26. The Curious Case of Benjamin Button (Jumat 6 Feb)
Kesampaian juga nonton film panjang ini. Drama fantasi romantis yang sungguh menarik. Melihat Benjamin memuda saat dunia sekitarnya menua. Menyedihkan melihat akhirnya, tapi setidaknya kisah cintanya abadi. Penting itu untuk punya buku harian. 🙂 ❤

27. Secretly, Greatly (Jumat 6 Feb)
Film eksyen mata-mata bumbu komedi yang menarik dan mengesankan dari Korea. Gak ada habisnya ini kisah perseteruan kedua negara dalam film. Adegan-adegan perkelahian tangan kosongnya keren. ❤

28. The Boxtrolls (Minggu 8 Feb)
Animasi stop motion tentang troll dan manusia. Visualnya agak serem seperti Laika tapi ceritanya bagus.

29. Minuscule: Valley of the Lost Ants (Senin 9 Feb)
Animasi bisu Prancis yang bagus banget, menggunakan latar pemandangan nyata. Cerita tentang perang semut hitam melawan semut merah, dan seekor kepik yang terjebak di konflik tersebut. ❤

–. Captain America: The Winter Soldier (Selasa 10 Feb)
Ini juga nonton ulang karena sebelumnya nonton donlotan berkualitas rendah. Banyak detail yang lebih jelas, misalnya wajah cantik Emily Vancamp. ❤

30. Rise of the Legend (Selasa 10 Feb)
Kisah kungfu epik tentang awal legenda Wong Fei Hung sebelum dia jadi tabib berpayung. Pertarungannya brutal punya. Ada kisah cinta segi empat yang sedih disini, salah satunya diperankan Angelababy. Mmwah! ❤

31. Penguins of Madagascar (Sabtu 14 Feb)
Keputusan yang tepat tuk menonton film ini saat kesepian ketika Valentine menyerang di akhir pekan. Lucu gila. Penguin bisa terbang. ❤

32. The Admiral: Roaring Currents (Minggu 15 Feb)
Dramatisasi pertempuran laut Myeongnyang 1597. Visualisasi yang bagus dari sejarah Korea yang hebat ketika pertempuran tidak seimbang bisa dimenangkan dengan bantuan alam. ❤

33. Birdman (Selasa 17 Feb)
Sinematografinya agak memusingkan dengan banyak close up dan kamera yang terus bergerak, ditambah tararakdungces score sepanjang film, tapi ini sungguh cerita yang keren dengan bukti piala Oscar. Senang lihat Emma Stone lagi. ❤

34. A Case of You (Kamis 19 Feb)
Cowok insekyur yang berusaha jadi orang lain demi cocok buat ceweknya dan berakhir dengan menyabotase hubungannya sendiri. Kebodohan sepanjang film.

35. John Wick (Kamis 19 Feb)
Akhirnya Keanu Reeves main film eksyen bagus lagi, dengan gun-fu yang keren pula. Konsep Hotel Continental khusus para pembunuh ini menarik. ❤

36. Rise of the Guardians (Jumat 20 Feb)
Film pembangun mood dengan plot tim jagoan ala Avengers dan karakter dongeng. Ntah kenapa terasa seram waktu diceritakan salah satu “roh gentayangan” ini dulunya manusia. Jangan-jangan Santa Claus itu juga hantu.

37. Whiplash (Sabtu 21 Feb)
Drama bagus dengan setting jazz dan klimaks solo drum yang memukau. Pertama kali lihat Melissa Benoit di tv setelah skandal banjir foto telanjang bocoran itu. Memang cantik. Untung karena sudah nonton Birdman duluan jadi semacam dah ada pemanasan dengar bunyi drum sepanjang film. ❤

38. The Interview (Senin 23 Feb)
Lumayan lucu, tapi macam bosan lagi-lagi Korut yang dibuli Holiwud. Coba bikin cerita antagonisnya itu Hasan Nasrallah atau Ali Khameini gitu loh. 😈

39. How to Train Your Dragon 2 (Selasa 24 Feb)
Film kartun yang punya pesan bagus tentang perang buat anal-anak. Kamu tidak bisa mengajak bicara semua orang, banyak diantara mereka yang memang layak dibunuh. ;)Anyway, sekuel ketiganya masih lama banget yaaa~~ ❤

40. Philomena (Kamis 26 Feb)
Dari kisah nyata kejahatan terselubung institusi Katholik di Irlandia yang menjual anak-anak diluar nikah ke Amerika. Menarik dan menyentuh. Bagaimana pemahaman iman yang melintir bisa membuat orang jadi jahat dengan penuh dedikasi.

41. Dracula Untold (Sabtu 28 Feb)
Legenda Drakula dari setting Vlad the Impaler ketika melawan (tentara) Mehmed II. Plot dan adegan pertempurannya lemah. Walaupun dengan kekuatan drakula sekalipun tapi mau melawan sekian ribu pasukan infantri Ottoman secara frontal terlihat bodoh. Bahkan sekalipun bawa teman-teman yang baru divampirkan.

42. The Judge (Senin 2 Mar)
Film tentang hubungan ayah-anak yang sulit. Sungguh berat menjalani hidup hanya ingin membuktikan diri pada orang tua. Ada momen bagus juga soal rekonsiliasi dengan mantan pacar saat SMA dan bercinta dengan keponakan sendiri yang dimainkan dengan cantik oleh Leighton Meisteer.

43. The War Around Us (Senin 2 Mar)
Dokumenter AlJazeera tentang situasi Gaza saat Israel melancarkan Operasi Cast Lead 2008-09. Bagaimana Hamas membuat hidup rakyat Palestina sengsara habis-habisan (dan masih bersemangat mengulang itu tahun lalu).

44. Pompeii (Selasa 3 Mar)
Drama cinta klise dan lebay tapi visualisasinya tentang kota Pompeii dan erupsi gunung Vesuvius keren banget. Film bagus tuk yang kangen adegan gladiator.

45. Horny Family (Rabu 4 Mar)
Komedi Korea lucu tentang 3 wanita yang semuanya hamil dari pria yang berbeda dengan yang mereka nikahi. Baidewei semua yang hamil, menghamili dan menikahi ada hubungannya. :mrgreen:

46. Sin City: A Dame to Kill For (Jumat 6 Mar)
Komik bergerak yang brutal dan nyeni. Sekali lagi payudara Eva Green sukses menghibur saya dan sukses membanting Jessica Alba yang cuma nari-nari tanpa copot bra. Harus nyari prekuelnya nih.

47. Drive Hard (Minggu 8 Mar)
Film kelas B yang cukup menyenangkan. Kalo kamu dianggap remeh istrimu, buat dia terkesan dengan cara gila. Misalnya terlibat perampokan bank.

48. Gone Girl (Senin 9 Mar)
Kisah cerdas dan menarik tentang kejahatan sempurna. How to Save Your Marriage 101. Saya suka karakter Amy disini. Selamat, anda hamil dan gak jadi cerai. ❤

49. The Hunger Games: Mockingjay – Part 1 (Selasa 10 Mar)
Kisah tentang revolusi dan perang media yang membakar hati. Mengingatkan pada banyak konflik sungguhan. Part 2 nanti pasti keren. ❤

50. The Illusionist (Rabu 11 Mar)
Kisah tipu daya sempurna seorang pesulap. Bagus banget. Habis nonton ini sesorean baca-baca tentang Insiden Mayerling (yang menginspirasi film ini), Kekaisaran Austria-Hungaria, dan pernikahan morganatik. ❤

51. Special ID (Kamis 12 Mar)
Donnie Yen berkelahi lagi. Kali ini tanpa jurus dan teknik kungfu, lebih ke perkelahian kampung. Kejar-kejaran mobilnya cukup bagus. Cerita pas-pasan.

52. Everly (Jumat 13 Mar)
Berasa nonton gim Beach Head berbumbu drama Jejepangan. Bagaimana Salma Hayek harus bertahan dengan amunisi tak terbatas menghadapi serbuan musuh. Seru walo lumayan lebay. ❤

53. Taken 3 (Senin 16 Mar)
Sepertinya gak habis-habisnya ada mafia Rusia bersenjata berat di AS. Kakek Liam Neeson yang kali ini kehilangan istri rasanya terlalu jago tuk harus lolos dari ledakan mobil dua kali dan bertarung tangan kosong sering-sering. Tapi mungkin tiap film bagus harus jadi trilogi.

54. Black & White: The Dawn of Justice (Rabu 18 Mar)
Tidak familiar dengan prekuelnya yang belum kutonton jadi harus baca-baca lagi. Dua polisi coverboy menyelamatkan negara antah berantah (yang konsepnya bagus). Segala macam unsur film eksyen digado jadi satu disini dengan rasa asia. Okesip.

55. The Green Prince (Jumat 20 Mar)
Dokumenter heroik tapi sedih tentang Mosab Hassan Yousef. Anak pendiri Hamas yang menjadi agen Shin Bet. Satu lagi sisi gelap dunia intelijen Israel tapi dari sudut pandang berbeda mungkin jalan panjang menuju keselamatan dalam Yesus. Setengah saja orang Palestina seperti ini mungkin konflik dengan Israel sudah lama berakhir.

56. The Front Line (Sabtu 21 Mar)
Pertempuran brutal memperebutkan bukit Aerok pada perang Korea dan segala drama yang menyertai kisah perang sebangsa. Sulit dimengerti kenapa tamtama bisa lompat jadi perwira dalam film ini tapi ini film perang bagus. Nontonnya penuh perjuangan karena ternyata komputer tua saya ngos-ngosan memutar file ukuran 1080p. ❤

57. The Hobbit: The Battle of the Five Armies (25 Mar)
Penutup epik dari trilogi hikayat Bilbo Baggins. Adegan favorit: Legolas melompati reruntuhan menara yang berjatuhan. Saya penasaran pada film yang extended version sebenarnya. Tapi ya lain kali sajalah. ❤

58. Himizu (28 Mar)
Film Jepang yang berat dan susah dikomentari. Dua remaja yang diharap mati oleh orang tua kandung, hidup yang sulit dan lingkungan yang suram. Tapi ada cinta yang tulus.

59. Interstellar (31 Mar)
Sains fiksi yang luar biasa bagus dan menggugah setitik jiwa IPA dalam sanubari. Sudah lama sekali gak merasa seterpikat ini sejak nonton film Contact entah kapan dulu. Teringat juga dulu baca-baca teori relativitas dasar soal perbedaan waktu di angkasa luar. Pokoknya senang sekali nonton ini. ❤

60. Code Geass Akito the Exiled Eps.1: The Wyvern Arrives (4 Apr)
Bagian pertama dari 4 OVA spin off serial anime sukses Code Geass. Bagian kedua belum punya, sisanya entah sudah dibuat atau belum. Cuma direkomendasikan buat yang sudah nonton Code Geass sih.

61. Belle and Sebastian (7 Apr)
Mulanya kukira romcom eh ternyata drama hewan setting PD 2. Plotnya sederhana, tapi cerita persahabatan anjing dan manusia selalu menghangatkan hati.

62. Wild Card (8 Apr)
Film ini menyia-nyiakan talenta (bakupukul) Jason Statham. Gak paham ceritanya lari kemana. Dari konsultan keamanan mendadak jadi penjudi tak terkalahkan. Kenapa? 😦

63. Blood-C: The Last Dark (9 Apr)
Kelanjutan dari serial anime Blood-C yang saya malah belum nonton. Kaget lihat Kimihiro Watanuki dan tokonya disitu. Ternyata Clamp Universe. Cool…

64. The Con Artist (2014) (15 Apr)
Tema maling klasik: pembobolan (heist) dan tipu daya, tapi dengan ide segar tentang apa yang harus dicuri dan bagaimana caranya. Keren banget nih film Korea. ❤

65. Seventh Son (17 Apr)
Film ini punya unsur-unsur menarik tuk tema pedang dan sihir tapi gagal dipadukan dalam penceritaan yang menarik. Lebih buruk lagi, battle-nya payah. Lucu lihat klub penyihir yang mulanya banyak bacot eh cuma neror kota kecil.

66. Night at the Museum: Secret of the Tomb (17 Apr)
Sebenarnya mulai bosan dengan tema Mesir kuno tapi selebihnya dari film ini masih semenakjubkan dua prekuelnya (yang saya lupa sudah nonton dengan baik atau belum) pada bagian obyek-obyek yang beranimasi. Saya suka adegan di dalam lukisan M.C. Escher karena saya penggemar karya-karya beliau. ❤

67. Unbroken (22 Apr)
Kisah nyata Louie Zamperini melewati PD 2, sebagian besar sebagai tawanan perang. Menyentuh dan membangun tekad. Moviequote: If you can take it, you can make it.

68. Hours (24 Apr)
Nonton orang yang lagi kesusahan banget pas saya lagi sakit itu kena betul pesannya, plus ada tema ditinggal mati wanita yang dicintai pula. Jadi teringat mantan pacar yang nantinya (18 Juni kemarin) meninggal. Untung bukan saya yang ditinggal… 😉

69. The Gambler (2014) (27 Apr)
Cerita tentang kecanduan judi berefek gali lobang tutup lobang berulang melibatkan bermacam mafia. Lumayan. Sebenarnya masih tersisa satu lobang dari ibunya gak tertutup tapi yang penting dapet lobang senggama dari pacarnya.

70. Cuban Fury (30 Apr)
Romcom lucuuu. Saya suka tema melawan bullying disini. Baik sebagai trauma masa kecil maupun sebagai masalah sehari-hari di tmepat kerja. ❤

71. The Gigolo (10 Mei)
Drama erotis Hongkong kategori 3. Plotnya klise tapi asyik dinikmati: dicintai MILF, mencintai putrinya, meniduri keduanya. Nyam. Moviequote: Aku mencintaimu […] walau kau membunuh seseorang, aku akan membantumu menyembunyikan jasadnya. So sweeeeeeeeett…

72. The White Storm (12 Mei)
Thriller Polisi vs pengedar narkotik yang sungguh brutal dan berhambur peluru. Adegan penguburan diiringi lagu Amazing Grace itu sangat menyayat hati.

73. The Theory of Everything (12 Mei)
Lebih ke cerita cinta kasih menyentuh antara Stephen dan Jane Wilde ketimbang menyorot teori yang membuat Stephen seterkenal sekarang. Yang jadi Lucy kecil itu kiyut banget. Di dunia nyata, Stephen Hawking sekarang menggerakkan stiknya cuma bisa dengan pipi kanan saja. Semua otot lain sudah tewas. 😦

74. Love Is in the Air (Amour & Turbulences) (21 Mei)
Romcom lucu Perancis dengan tema CLBK. Saya suka karakterisasi ceweknya. Dia selalu balik ke cowoknya tak peduli se-playboy apapun si cowok. Ceweknya cantik pula…

75. Lip Service (Pop Star) (23 Mei)
Ini gak jelas mau jadi kisah cinta remaja atau kisah karir menyanyi. Karena hubungan badan antara artis dan produser itu lebih terlihat eksploitasi daripada cinta.

76. Son of a Gun (24 Mei)
Setengah film terasa datar karena protagonis kita gak punya ekspresi tapi sisanya makin bagus. Seorang pion catur dalam dunia kejahatan yang pelan-pelan naik jadi raja. Ketemu si cantik Alicia Vikander lagi setelah Seventh Son dengan peran yang sama: Damsel in distress. :mrgreen:

77. Chappie (26 Mei)
Eksyen keren yang memicu banyak pemikiran filosofis soal makna hidup: kalo kesadaranmu dipindah ke mesin, apakah itu masih hidup? Saya cuma gak sabar nunggu Chappie dewasa, semacam buang waktu liat robot “anak-anak”.

78. Iris the Movie (27 Mei)
Serial TV owsom dari Korea yang dikompres jadi satu film dengan ending berbeda. Hasilnya narasi berjalan sangat cepat dengan adegan yang melompat-lompat tanpa pengenalan karakter tapi tetap seru banget. Tentunya akan lebih baik kalo dibantu baca-baca ringkasan serialnya di internet.

79. The Grand Budapest Hotel (28 Mei)
Visualnya indah sekali dengan musik yang bagus. Penuturan ceritanya lucu hingga menutupi kalo sebenarnya ini film dengan mood sedih tentang kenangan. Ketemu Saoirse Ronan lagi setelah film Hanna. ❤

80. Elysium (29 Mei)
Film ini punya tema “Rohingya”. Ada “Myanmar”nya, ada “Indonesia”nya, ada pengungsinya, ada “laut”, ada “perahu”, dan ada kebijakan imigrasi. Bagus. Saya suka teknologi Med-Bay disini. Bisa merekonstruksi atom. ❤

81. Kingsman: The Secret Service (31 Mei)
Seru dan menyegarkan. Eksyen kelas tinggi dan brutalitas bergaya yang membuat kita bisa mengabaikan mayat bergelimpangan disitu. Saya suka solusi Valentine tuk overpopulasi. ❤

82. The Taking of Tiger Mountain (2 Juni)
Drama perang bagus. Konflik tentara komunis China versus bandit gunung berdasarkan karakter nyata. Satu masterpiece lagi dari Tsui Hark. ❤

83. Focus (4 Juni)
Saking tersedotnya saya pada eksyen tipu daya dan kecepatan tangan hingga tidak sadar kalo ini sebenarnya romcom. Saya suka karena ceritanya tidak berkembang menjadi pembobolan. Margot Robbie jadi lovable disini. ❤

84. This Is Where I Leave You (4 Juni)
Ketika masalah dengan pasangan, sodara, mantan dan ortu digado semua dalam satu cerita. Pusing, tapi ya ada solusi dan konsesi juga akhirnya. Bagus tuk pedoman hidup. ❤

85. Fifty Shades of Grey (8 Juni)
Mungkin cuma cocok tuk pembaca novelnya karena saya tidak menikmati film ini. Terlepas bahwa masih ada sekuelnya, kisah cinta disini berjalan buruk, dan erotika BDSM yang berat bagi si gadis makin menambah kesan “meh”. 😦

86. He Who Dares (8 Juni)
Taek. Taglinenya The Raid meets Die Hard, tapi kurasa Iko Uwais bisa minum racun usai nonton ini. Buang waktu saja.

87. Jupiter Ascending (10 Juni)
Lebih bagus dari yang kuharapkan. Teknologi luar angkasa yang menarik, karakter-karakter ala Star Wars, dan plot Game of Thrones, literally. ❤

88. Laggies (11 Juni)

laggies-0356

CGM…

Komedi menarik tentang menjadi dewasa dan keputusan-keputusan terkait, termasuk membebaskan diri dari sirkel teman-teman sekolah. Ide bagus tuk kabur dulu saat didesak pacar tuk menikah. Ada Chloe Grace Moretz yang cantik sekali. ❤

89. The Imitation Game (11 Juni)
Cukup banyak bedanya dari fakta-fakta sejarah tapi tetap luar biasa. Hidup, pencapaian dan tragedi Alan Turing disampaikan dengan sangat dramatiss. ❤

90. Midnight Sun (Taiyou no Uta) (11 Juni)
Drama romansa remaja sedih tapi gak menye-menye. Musikal juga sih, diperankan penyanyi betulan dengan lagu-lagu bagus. Film ini jadi buat saya tahu penyakit Xeroderma Pigmentosum.

91. The Big Wedding (13 Juni)
Film ini dapat review jelek tapi saya sungguh terhibur dan bersemangat nonton ini. Ada banyak macam cinta (kakak angkat yang meniduri adik kandung, misalnya) tapi semua berakhir bahagia. Suka lihat Katherine Heigl dan Amanda Seyfried yang cantik-cantik. ❤

92. Killing Jesus (14 Juni)
Film ini menghapus Yesus dari segala keTuhananNya dan peranNya sebagai mesias, fokus pada pergolakan politik akibat ajaran-ajaran Yesus yang berujung pada pembunuhan Yesus lewat penyaliban. Sangat tidak membangun iman tapi cukup menarik dari perspektif sejarah.

93. Jurassic World (16 Juni)
Film pertama di bioskop tahun ini, diajak Ipas. Ceritanya masih template tentang dinosaurus yang lepas kontrol lalu bikin masalah. Eksyen keren ini. ❤

94. The Way He Looks (17 Juni)
Film remaja tentang konflik-konflik remaja yang bagus sekali, sayang akhir dan temanya menjijikkan.

95. Magic in the Moonlight (18 Juni)
Romcom klise yang jadi bagus karena faktor setting, mobil-mobil dan Emma Stone. Colin Firth ketuaan.

96. Home (19 Juni)
Gak asyik. Saya merasa ngeri lihat plot bumi diserbu alien kuat (walo lucu-lucu) dan akhirnya harus hidup berdampingan dengan mereka. Huek.

97. ’71 (20 Juni)
Cerita perang menarik dari konflik Irlandia Utara. Dua faksi IRA yang berseteru dan militer Inggris yang cari keuntungan memancing di air keruh.

98. Sea Fog (Haemoo) (25 Juni)
Kaget ternyata thriller dan diinspirasi oleh kisah nyata pula. Bagus ini ketegangan di atas kapal penyelundup, lengkap dengan bumbu humor Korea dan kisah cinta.

99. Survivor (25 Juni)
Saya menikmati ketegangan kejar-kejarannya tapi skripnya buruk. Dibuka dengan perang Afghanistan (ntah itu Taliban atau Al-Qaeda) tapi nyambung ke teroris Eropa Timur lalu pembunuh bayaran ntah dari mana. Apa nyambungnya? Senjata pamungkas yang disiapkan para penjahat juga konyol.

100. Get Hard (28 Juni)
Komedi absurd dengan candaan-candaan kasar. Lucu konyol-konyolan saja. Bukan selera saya.

101. Terminator Genisys (29 Juni)
Nonton bioskop kedua 2015, diajak Atho. Perjalanan waktu yang nyasar ke realitas alternatif tuk membuat linimasa keluarga Connor semakin kacau. Membingungkan bahkan untuk sejumlah penonton setia franchise ini, syukur saya paham. Memang Terminator bukan Terminator kalo gak ada Arnold Suasanaseger. Keren ini. ❤

102. Ex Machina (30 Juni)

ex-machina

sexbot yang mau jadi manusia…

Thriller yang menawan. Godaan kotak pandora bagi jomblo berbentuk (robot) gadis idaman. Alicia Vikander mempesona baik transparan maupun telanjang. Perannya masih Rapunzel seperti pada dua film diatas. ❤

Nah, 102 film lebih. Diluar ini masih disempatkan menyelesaikan serial Korea Dream High lengkap dengan episode konser spesialnya, juga serial anime Code Geass (2 musim), Gundam 00 (2 season), Hyouka, Broken Blade dan Tokyo Ravens, lalu beberapa konser musik. Lumayan banyak ternyata. 😛 Semoga ada satu-dua judul di daftar ini yang bisa menginspirasi donlotan anda. 😉

Film-film 2014 [April-Juni]

Seperti postingan-postingan sebelumnya, saya tidak cerita ulang filmnya disini. Itu hal yang mudah digugling sendiri. Saya hanya menuliskan kesan-kesan saya usai menonton suatu film. Yuk…

53. Mr. Morgan’s Last Love (Selasa 1 April)
Film yang indah tentang cinta dan pengampunan segitiga: seorang tua, anak lelakinya, dan seorang gadis muda. saya suka musiknya dari Hans Zimmer, setting Parisnya, dan Clemence Poesy. ❤

54. Changeling (Selasa 1 April)
Dari kisah nyata yang menyentuh banget. Tentang ibu yang kehilangan anaknya. Hilang secara harfiah, jadi gak ada jenazah tuk ditangisi, direlakan dan dikenang. Saat itu lagi hangat tragedi kecelakaan MAS MH370 yang misterius sampai sekarang. Jadi kerasa banget sedihnya. ❤

55. Young Detective Dee: Rise of the Sea Dragon (Rabu 2 April)
Salah satu genre favorit saya: Fantasi China penuh kungfu. Film panjang yang sinematografinya bagus: penuh warna-warni walo ceritanya ngayal abis. Angelababy jadi karakter utama wanita disini. Masih jelita, tapi sudah tidak menggemaskan kek di Tai Chi Zero/Hero. Mungkin terlalu banyak operasi plastik.

Lea Seydoux & Adele Exarchopoulos - Blue Is the Warmest Color - 1a_3_www.searchcelebrityhd.com_

Khas film Perancis…

56. Blue is the Warmest Colour (Jumat 4 April)
3 hari nih baru kelar. Film Prancis bagus tentang gejolak rasa cinta dan seksualitas seorang remaja putri. Begitu banyak adegan close-up wajah tuk menunjukkan ekspresi. Ini mungkin film bertema lesbian dengan (sejumlah) adegan seks girl-on-girl paling panas yang pernah kutonton. Jadi pastikan kalian juga nonton versi penuh tanpa sensor. ❤

57. Oz the Great and Powerful (Minggu 6 April)
Moodmaker. Cerita negeri dongeng yang penuh warna-warni, seperti dunia khayalan yang jadi nyata. Si gadis porselen kecil itu kiyut dan menggemaskan. Tampangnya kek karakter anime dengan mata yang besar. ❤

58. Memoirs of a Geisha (Senin 7 April)
Saya nyari film ini setelah terpesona Ziyi Zhang di The Grandmaster. Kisah cinta yang menyentuh dalam rentang waktu 20 tahun, dan lebih panjang lagi tentang hidup Sayuri Nitta sendiri. Film ini memberi banyak pencerahan visual tentang Geisha, salah satu warisan budaya yang misterius dari Jepang. Solo violin dan cello di film ini keren. ❤

59. Frozen (2013) (Selasa 8 April)
Kartun yang keren banget tentang kisah cinta kakak adik. Kekuatan es Elsa memang seperti makan Hie Hie no Mi tapi yang paling mengagumkan justru sihir pengubahan ingatan dari Granpa Troll. Adegan Elsa meninju Hans saya ulangi hingga 3 kali! ❤

RED_ILM_1772_R

Mustangs mengawal Flying Fortress

60. Red Tails (Kamis 10 April)
Dramanya payah abis, tapi adegan-adegan pertempuran udara disini level elit. B-17, Me-109, Me-262, P-40, P-51 semua menunjukkan kehebatan dengan detil walo pesawat-pesawat skadron Red Tails terlihat terlalu hebat.

61. Six Sex 2 (Jumat 11 April)
Film Tailand ini cuma menjual seks tapi malah gak artistik sama sekali. Apalagi cuma cewek #1, #2 dan #4 yang berani terlihat telanjang dada. Sisanya ala film esek-esek Indonesia. Tertutup rambut lah, selimut lah, lupa apa lagi…

62. Burn After Reading (Sabtu 12 April)
Film spionase yang lucu tentang kesalahpahaman berantai. Saya suka adegan Brad Pitt dieksekusi mati.

63. 9 Songs (Minggu 13 April)
Didaulat sebagai film mainstream dengan adegan senggama paling eksplisit, selang-seling dengan sembilan lagu keren dalam konser. Harus ada versi Indonesia dari film ini. Diperankan Raline Shah.

64. The Hobbit: The Desolation of Smaug (Senin 14 April)
Masih dipenuhi pemandangan yang indah. Pencegatan di Mirkwood (di sungai) jadi adegan pertempuran paling seru di film ini. Saya agak kecewa dengan usaha membunuh naga yang gagal tapi ya di novelnya juga begitu sih.. ❤

65. The Hunger Games: Catching Fire (Selasa 15 April)
Sempat terkejut ketika format film yang widescreen berubah menjadi IMAX ketika Katniss memasuki arena, dan kembali jadi widescreen saat Katniss dievakuasi. Baru kali ini nemu kek gitu. Battle royale di arena gak lagi dapet porsi terbesar dan terlihat plot pengantar tuk film berikutnya. Katnis Everdeen masih pirang mempesona seperti biasa. ❤

66. To Rome with Love (Kamis 17 April)
4 cerita lucu absurd yang selang-seling dengan latar belakang keindahan kota Roma dan musik-musik tradisional Italia. Karena tiap cerita aslinya pendek jadi alurnya cepat dan tidak bertele-tele. Saya suka plot yang ada Penelope Cruz. Dua orang yang saling mencintai, masing-masing pergi bertukar lendir dengan orang lain sebelum akhirnya mereka bercinta. ❤

67. 47 Ronin (2013) (Minggu 20 April)
Film ini hancur binasa di detik Keanu Reeves yang ketuaan memasuki cerita. Sisanya masturbasi Hollywood. Monster? Penyihir? Tengu? Anak dari ibu petani dan ayah pelaut asing bisa jadi Samurai? Dafuq…

68. To the Wonder (Selasa 22 April)
99% tanpa dialog. Plot meluncur lewat monolog (entah suara hati atau dialog tanpa balasan) dan begitu banyak adegan yang gila banget romantisnya diantara pasangan diiringi musik yang indah. Endingnya memang gak happily ever after, tapi ini memang art movie. ❤

69. Flags of Our Fathers (Jumat 25 April)
Cerita pertempuran Iwo Jima dari sudut pandang AS, juga kehidupan & kegalauan para pengibar bendera sesudah peristiwa itu. Film historis dan keren banget. Salut tuk Ira Hayes. Buat banyak veteran, kehidupan sesudah perang bisa lebih berat dari perang itu sendiri. Kata James Bradley yang bukunya dipake tuk bikin film ini: “They may have fought for the country, but they died for their friends”. ❤

70. Space Pirate Captain Hancock (Jumat 25 April)
Anime Jepang. Sci-fi, eksyen, CG. Keren sih, tapi plot dan twist-nya agak absurd karena ceritanya jadi kek muter ke awal. Jadi gak jelas antagonis dan protagonisnya. Saya belum pernah nonton serialnya sih.

kuribayashi

Menanti serbuan AS di dalam gua…

71. Letters from Iwo Jima (Sabtu 26 April)
Cerita pertempuran Iwo Jima dari sudut pandang Jepang. Patriotik dan tragis, melihat orang membela tanah air sampai mati dengan segala keterbatasan. Ntah mati terbunuh atau dipaksa bunuh diri oleh atasan dan situasi. Jarang ada film Perang Dunia kedua dari perspektif Jepang. ❤

72. The Monkey King (Senin 28 April)
Cerita Sun Wukong mulai asal-usulnya hingga ngamuk di istana langit hingga dihukum Buddha. Keren banget dengan special effect level elit. ❤

73. The Amazing Spiderman 2: Rise of Electro 3D (Rabu 30 April)
XXI, dalam rangka merayakan ulang tahun Ipas. Pertama kali nonton bioskop di kota sendiri. Top banget. Kembali setia ke komiknya pada cerita matinya si cantik Gwen Stacy. Sedih sih. Saya suka konflik Gwen dan Peter ketika Gwen ingin ke Inggris. Electro itu badass banget. Sayang kurang cerdas karena terlalu ambisi. Green Goblin terlihat lebih berkarakter, dan gak sabar melihat kemunculannya di film Sipdey berikutnya. ❤

74. Prisoners (Jumat 2 Mei)
Film panjang yang endingnya menggantung. Mestinya kita bisa lihat akhir tuk Hugh Jackman, mungkin di pengadilan. Apa reaksi dia setelah hampir sepanjang film salah sasaran.

75. Jack the Giant Slayer (Senin 5 Mei)
Film fantasi yang terlalu klise dongeng anak-anak. Mending jadi kartun saja. Apalagi settingnya di Cloister, kerajaan kecil antah berantah. Mustinya settingnya kekaisaran Mongol atau Roma, baru epik tuh kedatangan pasukan raksasa.

76. Blue Jasmine (Selasa 6 Mei)
Drama bagus tentang kejatuhan seorang sosialita. Dari menikahi penggelap duit yang suka selingkuh hingga sendirinya jadi penipu. Akhirnya gila.

77. 300: Rise of an Empire (Rabu 7 Mei)
Fantasi sejarah tentang Pertempuran Salamis yang menentukan sejarah dunia. Eva Green tak lupa pamer buah dada indahnya, berperan sebagai versi fiksi dari Artemisia. Aslinya Artemisia itu ratu kerajaan kecil di Yunani yang pro Persia. Keren banget. Mesti ada film perang Bubat kek gini. ❤

78. The Face Reader (Rabu 7 Mei)
Drama sejarah Korea. Nasib pilu sang tokoh utama berlatar belakang sejarah saat (Pangeran) Sejo dari kerajaan Joseon melancarkan kudeta terhadap keponakannya (Raja) Danjong. Bagus nih film. Saya baru tahu ada ilmu membaca wajah. 😛 ❤

79. Kill Your Darlings (Senin 12 Mei)
Cerita kehidupan kampus para pentolan Beat Generation dari budaya pop AS. Membosankan dan penuh cerita gay. Huek…

80. Enough Said (Selasa 15 Mei)
Drama komedi hidup seorang janda, tentang kacaunya berkencan dan jadi orang tua tunggal. Lucu juga.

81. The Time Traveler’s Wife (Sabtu 17 Mei)
Direkomendasikan Molina Sulaeman. Realistik sekali bahwa orang yang melakukan perjalanan waktu hanya tubuhnya saja, Pakaiannya tidak. Sedih juga melihat Henry harus mencuri pakaian dan lari dikejar orang setiap kali muncul di tempat baru. Ceritanya bagus dan romantis. Pas banget ada Rachel McAdams (lagi) disini. ❤

82. The Bank Job (Minggu 18 Mei)
Film bagus dari kisah nyata perampokan bank di Baker Street London tahun 71, dipenuhi plot konspirasi yang bikin menarik termasuk kasus foto bugil adik Pangeran Charles. Ada Jason Statham dan Saffron Burrows disini, tapi saya masih benci logat British. ❤

83. Secretary (Minggu 18 Mei)
Film cinta aneh antara dua orang aneh, cowok dominator dan cewek masokis. Agak susah dinikmati tapi terbayar lihat Maggie Gyllenhal bugil. Film tahun 2002, mungkin film tertua yang kutonton tahun ini.

84. Police Story 2013 (Rabu 21 Mei)
Film lumayan dari Jackie Chan yang terlihat uzur. Saya suka plotnya baru terbaca di tengah film ketika si penjahat ternyata bermain detektif ala Conan Edogawa. Sayang karakternya Jackie sangat lebay dan banyak flashback gak penting. Tapi berakhir bahagia.

Besarin anak normal aja susah, apalagi...

Besarin anak normal aja susah, apalagi…

85. Wolf Children (Jumat 23 Mei)
Anime yang kalian wajib tonton. Betul-betul owsom. Gambarnya detail & indah, plotnya menyentuh banget, dan saya nyaris nangis dengar lagu penutupnya. Saya suka adegan terakhirnya, ketika Hana hanya duduk sendirian di rumahnya, tersenyum mengingat kedua anak siluman serigalanya yang sudah melanjutkan hidup masing-masing di tempat lain.

86. The Cold Light of Day (Senin 26 Mei)
Film spionase medioker. Agen CIA kotor nyuri dokumen Mossad dan perselisihan keduanya menjepit si tokoh utama. Plotnya terasa bodoh dan saya benci tokoh utama yang menodongkan senjata tapi gak menembak, lalu ujung-ujungnya lari ditembaki.

87. Lone Survivor (Selasa 27 Mei)
Kisah nyata Operation Red Wing dan Operation Red Wing II di Afghanistan. Heroik banget. Mengingatkan pada segala usaha AS tuk menciptakan dunia yang lebih baik dalam perang melawan ekstrimisme. ❤

bookthief_large

Si pencuri buku dan ayah angkatnya..

88. The Book Thief (Selasa 27 Mei)
Film drama bagus banget yang dituturkan dari sudut pandang malaikat maut. Saya suka setting sejarahnya (Jerman era PD 2), musiknya, dan Sophie Nelisse yang cantik abis.

89. I, Frankenstein (Kamis 29 Mei)
Seharusnya film ini judulnya Demons vs Gargoyles dan tidak perlu melibatkan Frankenstein dan monsternya sama sekali. Aneh bahwa konflik brutal mereka tidak terdeteksi manusia sama sekali. Apartemen busuk Terra gak masuk akal, dan mestinya bisa kerahkan tentara tuk menumpas Demons. Cukup semua peluru diukir simbol Gargoyles.

90. Her (Kamis 29 Mei)
Film super bagus tentang kesepian yang bikin gila. Tapi pacaran dengan OS sebenarnya mirip LDR sih, minus beda zona waktu dan Skype tentunya. Saya heran kenapa OSnya gak diinstal ulang saja. ❤

91. Chronicle (Senin 2 Juni)
Film tua, tapi inget Spiderman kemaren: Pecundang yang mendadak superhero lalu lepas kontrol. Dengan sudut gambar keren ala dokumenter, film ini bagus karena melibatkan karakter sehari-hari yang bisa siapa saja. ❤

92. The Monuments Men (Selasa 3 Juni)
Suka film ini karena terinspirasi sejarah PD 2, walopun sudah didramatisir dengan lebay. Aslinya melibatkan banyak sekali orang, bukan cuma selusin. Penghancuran karya seni dan budaya secara masif selalu terulang dalam sejarah, dan menyakitkan lihatnya.

93. Rust and Bone (Rabu 4 Juni)
Drama Perancis keren tentang dua orang yang berusaha bangkit dari keterpurukan hidup masing-masing, yang cewek malah cacat. Saya suka hubungan teman tapi mes.. senggama diantara mereka berdua sebelum betul-betul saling mencintai. ❤

94. Snowpiercer (Kamis 5 Juni)
Film eksyen Korea yang keren banget karena menyisakan sedikit sekali ruang tuk jalan cerita alternatif. Rel kereta keliling dunia itu keren. Saya susah membayangkan bagaimana Yona dan Timmy bisa jadi Adam dan Hawa tanpa taman Eden. Brrr…. ❤

95. Jack Ryan: Shadow Recruit (Sabtu 7 Juni)
Plotnya klasik perang dingin. Agen super dari barat dan pacarnya yang jelita, agen komunis yang disusupkan ke AS, dan segala macam konspirasi. Kalo James Bond dan Ethan Hunt jadi patokan, film ini cuma cukup bagus. Adegan Heli di Afghanistan di pembukaan itu omong kosong. Rasanya gak ada yang pake senapan M-16 dan heli UH-1 di Operation Enduring Freedom deh.

96. Man on a Ledge (Minggu 8 Juni)
Eksyen lumayan. Bagian terbaiknya adalah belahan dada Genesis Rodriguez. Menggoda banget. Saya suka plot -mencari kebenaran-nya, tapi pura-pura mau bunuh diri tuk pengalih perhatian dan merekrut sekutu itu rasanya ide yang bodoh.

97. Labor Day (Selasa 17 Juni)
Film drama melo. Dua orang bermasalah yang jatuh cinta pada pertemuan singkat tapi lalu terpisah bertahun-tahun. Dituturkan dari sudut pandang anak lelaki si wanita yang tumbuh besar dengan mengamati kesepian ibunya dari kecil hingga punya pacar. Penderitaan karena kesepian itu kerasa sekali. ❤

98. The Suspect (Yonguija) (Selasa 18 Juni)
Seperti The Berlin File, ini film spionase Korea yang wajib tonton. Plot & twistnya standar tapi dieksekusi dengan eksyen keren, termasuk kejar-kejaran mobil kelas Hollywood. Item yang jadi rebutan di film ini jadi nilai tambah. Ada adegan-adegan drama juga, dan yang di bagian akhir film menyentuh banget.

99. The Lego Movie (Kamis 19 Juni)
Lucu nih. Mudah ditebak ini film tentang Lego yang bisa gerak dengan dunianya sendiri, jadi ada begitu banyak karakter terkenal yang di-Lego-kan. Film ini semacam menjelaskan hakikat Lego sebagai mainan anak-anak yang bebas diwujudkan jadi apa saja sesuai imajinasi mereka, bukan seperti gambar di kotak kemasannya. ❤

100. 3 Days to Kill (Sabtu 21 Juni)
Eksyen spionase juga. Jagoan yang terlalu heroik dan lagi-lagi menyebabkan keluarga yang retak. Cukup klise. Upaya dia memperbaiki itu bisa dinikmati, tapi keluarga Afrika di flat itu plot lebay. Sayang Amber Heard gak bugil, tapi penampilan singkat dua penari telanjang kabaret Crazy Horse: Fasty Wizz dan Venus Oceane sungguh memikat.

101. The Truth About Emanuel (Minggu 22 Juni)
Thriller yang bagus tentang interaksi dua wanita dengan trauma kehilangan masing-masing. Ini film soal rahasia. Mengungkap rahasia, menjaga rahasia, dan menyelesaikan rahasia. Kaya Scodelario cantik banget disini, dan busananya bagus-bagus. ❤

102. Black Book (Selasa 24 Juni)
Saya bisa paham kenapa film termahal dalam sejarah Belanda ini dinobatkan jadi film terbaik Belanda sepanjang masa (per 2008). Drama dan intriknya bagus banget, terinspirasi dari berbagai kisah nyata di jaman Perang Dunia 2 di Belanda. Menariknya film ini ditutup dengan awal pecahnya Perang Suez 1956. Menunjukkan kalo perang tidak pernah berakhir dari hidup sang tokoh utama yang diperankan Carice van Houten. Dia ternyata yang main di Game of Thrones ya? Blum nonton. 😛

103. Non-Stop (Sabtu 28 Juni)
Menegangkan, saya terus berusaha menebak-nebak siapa yang membajak pesawat sepanjang setengah film. Tapi alasan para teroris dibalik pembajakan itu rasanya menggelikan. Saya tak suka latar belakang tokoh utama. Bermasalah dan peminum, lalu jadi pahlawan. Rasanya membosankan. Saya suka lihat Michelle Dockery di film ini. Menyegarkan. ❤

e74-vfx-011-sm

Kapan ya punya mainannya…?

104. Transformers: Age of Extinction (Minggu 29 Juni)
Sudah 4 film tapi masih saja film Transformers gak luput dari kekurangan, terutama soal plot dan logika. Tapi kita tahu itu semua hanya latar belakang yang gak begitu penting tuk menampilkan pertempuran robot yang jadi menu utama. Meski begitu kehadiran Cade & Tessa Yeager menggantikan Sam Witwicky sungguh menyegarkan. Penjelasan soal logam Transformium yang bisa berubah jadi apa saja jadi kunci tuk menjelaskan mode perubahan tanpa batas dari robot-robot itu (Optimus Prime saja sudah 3 model mobil) dan kemampuan mereka tuk memperbaiki diri sendiri selama massanya tidak kurang. Ini lebih menarik ketimbang allspark di Transformers sebelumnya yang bisa mengubah benda apapun jadi Transformers. Yang masih membingungkan adalah persenjataan Transformers (terutama Hound di film ini) yang memakai amunisi. Isi dari mana? Logikanya senjata Transformers adalah beam (plasma?). Lihat saja pistol pedang yang dipake Cade. Robot-robot Transformers buatan KSI yang berubah wujud dengan cara pecah jadi kepingan lalu menyatu kembali sangat merusak kaidah Transformers, yang mana penonton sangat menikmati mekanika ketika sebuah kendaraan “mengembang” menjadi robot dan sebaliknya, persis seperti mainannya. Masih banyak isu lain lagi tapi sudahlah, saya terhibur lihat Nicola Peltz dan jadi belajar lagi soal Romeo and Juliet Laws. Film ini juga ditonton di XXI dimana cuma saya yang fokus. Teman-teman tidur nyenyak karena sambil nunggu film maen pada nenggak vodka. :mrgreen:

Film-film 2014 [Januari-Maret]

3 bulan pertama di 2014 barusan berlalu. Saya masih kesulitan daring di waktu normal, tapi masih lumayan berlimpah tontonan donlotan. Thanx God. Tentu saja jadinya tetap rajin nonton dan tetap gak ada mood apdet blog. :mrgreen: Baidewei soal nonton, kalo arsipnya dibuat setahun kek postingan kemaren kok daftarnya jadi panjang ya? Jadi kali ini arsip nonton saya tulis per triwulan saja, biar lebih pendek. 😉

1. Monsters vs Aliens (Rabu 1 Jan)
Film perdana tahun ini. Bagus dan Lucu, tapi saya jadi kasihan sama Susan. Sampai akhir film ukuran dia tetap Ultraman gitu. 🙄

2. The Frozen Ground (Kamis 2 Jan)
Ceritanya sih biasa saja, tapi ini film penting karena ceritanya kisah nyata tentang salah satu pembunuh berantai paling top dalam sejarah AS, dengan sejumlah korban yang bahkan tak pernah ditemukan.

3. R.E.D. 2 (Kamis 2 Jan)
Masih selucu yang pertama. Film yang menyenangkan. ❤

4. Warrior (Rabu 8 Jan)
Sport drama yang bagus & menyentuh, walo somehow mengingatkan pada duel antara Sasuke dan Itachi. Saya mengulang tiap adegan pertarungan sang kakak. Brazilian Jiu-Jitsu dia keren. ❤

5. The Scent (Kamis 9 Jan)
Film yang menyenangkan. Plotnya klasik semacam Basic Instinct tapi diolah dengan bagus plus humor khas Korea. Setengah pujian saya tuk film ini hanya untuk Park Siyeon saja. Pesona kecantikan dia disini luar biasa. ❤

6. Lovelace (Jumat 10 Jan)
Akhirnya si jelita Amanda Seyfried telanjang dada frontal juga. Tapi ya cuma itu daya tarik film ini. Sisanya adalah kisah nyata yang tak inspiratif karena pornografi tetap jaya.

7. Django Unchained (Rabu 15 Jan)
Keren nih film. Dah lama juga gak liat cerita tentang jago tembak gaya Lucky Luke. Cepat dan akurat. Dor! ❤

8. Dark Shadows (Senin 20 Jan)
Ceritanya cukup lucu tapi klimaxnya gak se-epik yang saya harapkan. Saya terlalu terpengaruh pertarungan ala manga keknya. Eva Green cantik seperti biasa, dan Bella Heathcote sungguh menyegarkan.

9. Hummingbird (Redemption) (Selasa 21 Jan)
Untuk ukuran filmnya Statham, eksyen dan dramanya cukup imbang. Plotnya sendiri biasa saja. Saya suka ide mengencani dan meniduri suster katholik di film ini.

10. Secret of the Furious Five (Selasa 21 Jan)
Saya bahkan belum nonton Kungfu Panda sampai hari ini, tapi saya menikmati film ini. 😉

11. Flipped (Rabu 22 Jan)
Film yang dah lama direkomendasikan oleh Amed. Kisah romantis yang dituturkan lewat sudut pandang kedua pihak. Menarik sekali dan inspiratif. ❤

12. Ted (Senin 27 Jan)
Lumayan lucu, terutama mendengar Ted mengumpat sepanjang film. Saya suka lihat Norah Jones disini, tapi tidak terpesona dengan Mila Kunis. Ntah kenapa.

13. The Croods (Selasa 28 Jan)
Moodmaker banget. Saya suka hewan-hewan dan tanaman-tanaman eksotis di film ini. ❤

14. Pain & Gain (Kamis 30 Jan)
Film lucu yang brutal. Kisah nyata yang setelah baca-baca ternyata beda jauh dari aslinya. Itu The Rock nyanyi lagu gereja di akhir film epik banget.

15. About Time (Selasa 4 Feb)
Plotnya manis banget. Sungguh bikin ngiri liat jagoannya bisa bolak-balik melintasi waktu tuk memperbaiki segala kesalahan dalam hidupnya, termasuk soal senggama. Saya suka lagu-lagu di film ini, juga keputusan Tim tuk tidak selingkuh dengan Charlotte. ❤

16. Thor: The Dark World (Rabu 5 Feb)
Lagi-lagi pintu ke dimensi lain. Ya tetep senang sih liat Thor. Cuma rasanya agak sepi liat Thor berjuang sendirian setelah sebelumnya dibantu S.H.I.E.L.D. dan jagoan-jagoan lain. Satu catatan lagi, sistem pertahanan udara di Aasgard sangat buruk. Kalo ditambah komentar Pandu Gilas: sistem pengamanan ring 1 di Aasgard juga buruk. 😆

17. The Flu (Kamis 6 Feb)
Ini film rekomendasi dari mbak Swastika. Film bagus tentang bencana. Selevel film zombie tapi lebih realistis dan dramatis. Saya melongo melihat F-15 di film ini dengan Conformal Weapon Bay. Versi Silent Eagle? Tapi rotary launcher gitu..

18. Snitch (Jumat 7 Feb)
Suatu kebetulan saya nonton film ini pas bokap ulang tahun. Film tentang ayah yang berjuang tuk anak lelakinya. Keknya film Dwayne Johnson dimana dia jadi karakter paling biasa.

19. Yankee Lady (Minggu 9 Feb)
Film kelas B dari Jepang. Plotnya bodoh, tapi setidaknya protagonisnya sering topless. Asyik juga lihat ibu si protagonis berusaha banget supaya teman cowok putrinya bisa bersenggama dengan putrinya. 😆

20. The World’s End (Senin 10 Feb)
Film komplet banget. Drama, eksyen, komedi, scifi campur semua dalam paket yang bagus & inspiratif, plus ending masa depan suram. Kata Keichirou film ini bagian ketiga dari trilogi, jadi mesti cari prekuel-prekuelnya nanti. ❤

21. The Japanese Wife Next Door (Kamis 13 Feb)
Komedi erotis dari Jepang. Kakek, ayah, anak berbagi istri si anak lelaki. Sayang si anak perempuan gak ikutan gangbang.

22. Zombieland (Jumat 14 Feb)
Film yang pas tuk hari valentine: membunuhi zombie dan menyelamatkan diri. Mungkin saya cocok hidup di dunia seperti itu.. 🙄

23. Escape Plan (Sabtu 15 Feb)
File film ini penuh masalah. Putus-putus dan selalu kembali ke awal, parahnya audio & videonya gak sinkron jauh sekali. Fuck. Ceritanya sendiri lumayanlah, walo rasanya jadi kurang menarik lagi sejak ketahuan settingnya kapal. 😡

24. The Place Beyond the Pines (Kamis 18 Feb)
Kisah cinta dan pengampunan. Polisi baik yang tak sengaja membunuh penjahat yang sebenarnya baik. Film yang menenangkan hati. ❤

25. Unknown (2011) (Rabu 19 Feb)
Kehilangan ingetan memang masalah besar, tapi tak terlalu buruk juga kalo malah jadi ketemu cewek cantik. 😀

26. The Spectacular Now (Senin 24 Feb)
Film ini dibuka oleh sang protagonis berusaha mengetik surel jawaban sebuah pertanyaan yang lumayan menusuk buat saya: “Describe a challenge, hardship or misfortune you have experienced in your life. What have you learned from this and how it prepared you for the future?”. *ingatan melayang ke jaman SMA* ❤

27. Enemies Closer (Selasa 25 Feb)
Eksyen murahan yang dibintangi J.C. van Damme sebagai (lagi-lagi) penjahat. Meh… 😮

28. Love & Loathing & Lulu & Ayano (Kamis 27 Feb)
Film dengan latar belakang industri pornografi jepang, tentang pegawai kantoran yang punya kehidupan ganda sebagai artis JAV. Tak seberkesan yang kuharapkan.

29. Perfect Sense (Jumat 28 Feb)
Kisah cinta yang manis dengan plot yang pahit, tentu endingnya juga putus asa. Payudara Eva Green jadi hiburan utama akhirnya.

30. The Grandmaster (Sabtu 1 Mar)
Film yang luarbiasa. Jalinan kesedihan dalam cinta dan kehidupan yang kontras antara sang legenda kungfu Ip Man dan Gong Er. Kungfu 64 tangan Gong Er mengingatkan pada taijutsu keluarga Hyuuga di Naruto. Kuharap suatu saat bisa lihat versi director’s cut dari film ini. Banyak subplot yang tak jelas karena editing sih. ❤

31. People Like Us (Minggu 2 Mar)
Drama yang indah. Seperti apa rasanya mendadak mengetahui kalo kamu punya saudara tiri? Tema pengampunan selalu kena banget di saya. ❤

32. Don Jon (Rabu 5 Mar)
Cewek yang berusaha merubah pacarnya sesuai fantasinya itu sux banget. Scarlet Johannson yang gak topless frontal sedikitpun lebih sux lagi.

33. Running Man (2013) (Rabu 5 Mar)
Mungkin film Korea pertama yang kutonton yang gak ada cewek cantiknya. Terlalu banyak komedi konyol tuk sebuah film eksyen, tapi itu justru yang bikin menghibur. 🙂

34. Before Midnight (Kamis 6 Mar)
Diluar pengharapan. Film ini gak menghibur dan gak menginspirasi sama sekali. 🙄

35. The Flowers of War (Sabtu 8 Mar)
Kisah pengorbanan yang menyentuh dari perang yang brutal. Bagaimana caramu mati supaya orang lain bisa hidup. Musik film ini indah, dan adegan perang di pembukaannya keren abis. ❤

36. R.I.P.D. (Selasa 11 Mar)
Tanpa perlu baca manga Bleach pun tetap kelihatan kalo film ini biasa banget. Portal ke dimensi lain yang harus dihancurkan? Bosan.

37. Rush (Rabu 12 Mar)
Film seru tentang Formula 1 abad pertengahan saat masih ada mobil Formula 6 roda. Saya ingat Niki Lauda, tapi betul-betul sudah lupa ada juara dunia namanya James Hunt.

38. No String Attached (Rabu 12 Mar)
Ntah mengapa film ini saya endapkan di harddisk selama 2 tahun. Padahal ceritanya ya romantis. Pake Nat Portman pula. 🙄

39. The Perks of Being a Wallflower (Kamis 13 Mar)
Benar-benar film yang keren tentang masa SMA. Emma Watson cantik gilak, dan sangat nostalgik dengerin lagu L7 – Pretend We’re Dead disini. Dulu suka diputar di TVRI. ❤

40. Moonrise Kingdom (Jumat 14 Mar)
Mungkin film kisah cinta dibawah umur terbaik yang pernah kulihat. Setting pramukanya keren. Dulu gak pernah ikut sih. Musik orkestra disini juga lucu. ❤

41. Tropic Thunder (Sabtu 15 Mar)
Lumayan lucu tuk malam mingguan.

42. Bel Ami (Minggu 16 Mar)
Cuma karakternya Christina Ricci yang lovable di film ini. Saya suka sikap dia yang selingkuh tanpa syarat. Sisanya hambar. Film ini ngingetin ke mantan ceweknya temen yang berusaha cara apapun biar berduit karena dulunya miskin.

43. Jackal is Coming (Code Name: Jackal) (Minggu 16 Mar)
Eksyen komedi yang sebenarnya biasa saja, tapi kejutan di klimaksnya khas film Korea.

44. Alpha and Omega 2: The Howl-iday Adventure (Senin 17 Mar)
Kartun sederhana tentang keluarga serigala.

45. Robot & Frank (Senin 17 Mar)
Film menarik tentang robot, persahabatan (dengan robot), kesendirian, dan keluarga. ❤

46. Despicable Me 2 (Selasa 18 Mar)
Kartun pasti lucu, tentu saja.

47. If I Want to Whistle, I Whistle (Selasa 18 Mar)
Film Rumania pertama yang pernah kutonton. Plotnya sederhana tapi menarik soal konflik keluarga ibu vs anak.

48. Argo (2012) (Kamis 20 Mar)
Sudah lama gak mau nonton film ini karena merasa sudah tahu ceritanya, tapi ternyata penggarapannya bagus juga.

49. Ender’s Game (Senin 24 Mar)
Kata Nenda Fadhilah saya mesti baca novelnya, tapi saya puas dengan film ini kok. Ceritanya bagus, menghibur dan menginspirasi. Pencarian bibit unggul dari anak-anak itu mengingatkan pada Gundam SEED. ❤

50. Homefront (Selasa 25 Mar)
Filmnya J. Statham. Plot sederhana dan gedebak-gedebuk. Mantap. Sudah lama juga gak lihat Winona Ryder. Sekitar 20 tahun lalu(?) ini artis idola saya.

51. Man of Tai Chi (Kamis 27 Mar)
Dibintangi oleh Tiger Chen sebagai Tiger Chen. Plotnya bagus tuk cerita pertarungan bela diri antar aliran. Gak membosankan seperti turnamen.

52. Mud (Kamis 27 Mar)
Drama bagus tentang anak-anak ABG yang percaya pada cinta dan kesetiaan. Nilai-nilai itu kelihatan sekali di film ini. ❤

Nah, sebanyak itu selama tiga bulan ini. Alokasi waktu luang yang lumayan efektif mengingat selama itu saya cuma keluar kota sekali ke Manokwari empat hari. Masih ditambah menyelesaikan serial Korea “Lie to Me” (mulai episode 14 sepanjang tahun ini); serial anime “Dusk Maiden of Amnesia”, “Gundam SEED”, “Gundam SEED Destiny” dan “Guilty Crown” (Mulai episode 14, sebelumnya nonton di Animax tapi putus karena ke Manokwari itu). Bersyukur sekali bisa menikmati sebanyak itu walau gak pernah ke bioskop. Makasih banyak buat Athoe yang sudah mendonlotkan hampir semua film-film itu, juga Anie tuk sumbangan serial anime. 😉

Kalian, ada cerita apa soal film akhir-akhir ini? 😉


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Desember 2017
M S S R K J S
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter