Posts Tagged 'avengers'

Film-film 2015 (Juli-Desember)

Dengan cepat 2015 berlalu yaa, berlalu juga kenangan kita akan puluhan atau ratusan film yang kita tonton tahun itu. Melanjutkan daftar setengah tahun lalu, ini film-film yang saya tonton semester kedua 2015.

Seperti biasa, ini hanya kesan-kesan singkat saja ya, bukan sinopsis apalagi ulasan. Saya juga tidak taruh tautan untuk tiap film. Mudah kok digugling sendiri. 😉

103. The Gunman (Rabu 1 Juli)
Saya inget nolak diajak nonton ini di XXI karena rating-nya biasa saja. Setelah nonton donlotan, ternyata cuma setting Barcelona yang menarik. Semacam mau jadi film Jason Bourne tapi Sean Penn dah ketuaan. Plus subplot cinta segitiga yang bodoh pula.

104. The Bling Ring (Kamis 2 Juli)
Nonton dramatisasi kisah nyata ini karena si cantik Emma Watson. Menarik melihat bagaimana kejahatan terjadi begitu mudahnya, berulang-ulang dan tanpa penyesalan dari remaja-remaja pelakunya.

105. Dragon Blade (Senin 6 Juli)
Salah satu film “east meet west” paling epik dalam tema “clash of empires”. Saya suka penggambaran keberagaman suku bangsa di jalur sutra. Roman anthem-nya bikin merinding. ❤

106. Run All Night (Jumat 10 Juli)
Film olahraga seperti judulnya. 😀 Liam Neeson lagi-lagi dengan keluarga rusak, lagi-lagi peminum, dan lagi-lagi jago tembak. Mantap.

107. The Target (Pyojeok) (Senin 13 Juli)
Remake bagus dari film Prancis Point Blank tentang memburu kebenaran dan balas dendam. Ketemu si cantik Jo Yeojeong lagi sesudah The Concubine. ❤

108. If I Stay (Selasa 16 Juli)
Ada begitu banyak romansa, sex, adegan keluarga dan tragedi tapi tidak cukup banyak Chloe G. Moretz. Ketemu Liana Liberato lagi sesudah Stuck in Love. Sekarang sudah remaja tanggung dan jauh lebih cantik.

109. The Drop (Jumat 17 Juli)
Buat saya ini film tentang menyelamatkan anjing, kemudian ada dunia hitam di sekitar si penyelamat dan para orang jahat. Drama kriminal menarik.

110. Last Knights (Sabtu 18 Juli)
Satu lagi parodi gak mutu dari 47 Ronin. Pertarungan-pertarungan berpedangnya sangat membosankan. Si jelita Park Siyeon cuma jadi dekorasi disini.

111. Tracers (Selasa 21 Juli)
Musuh dari musuh saya adalah… penolong saya. Film bagus tuk penyuka aksi-aksi parkour tapi plotnya sendiri standar eksyen biasa.

112. The Longest Week (Kamis 23 Juli)
Drama bertemu gadis menarik, sangat cantik cerdas mandiri menawan hati, disaat kamu sedang bangkrut, gak punya kerjaan dan gak punya tempat tinggal. She is hopelessly romantic and he is romantically hopeless. Akankah hubungan mereka berjalan?
Film ini mengingatkan banyak hal tentang diri sendiri. ❤

113. Børning (Jumat 24 Juli)
Drama Norwegia tentang hubungan ayah-anak gadis… Wait! Ini film kebut-kebutan lintas negara yang seru banget dengan bumbu komedi keren. Semacam Need for Speed tapi tanpa mobil-mobil eksotis supermahal. ❤

image

The Fast and The Fønniest

114. Exodus: Gods and Kings (Minggu 26 Juli)
Interpretasi dramatis kisah Keluaran (bangsa Israel dari Mesir) dari Alkitab dan Tanakh, menghasilkan cerita baru yang sungguh garing dan hampa dengan karakter-karakter bernama sama. Sebagai film modern, yang bagus disini tentu saja hanya setting dan kostum.

115. Left Behind (Senin 27 Juli)
Bagian pertama dari trilogi akhir jaman menurut kitab Wahyu yang dimulai dari pengangkatan orang-orang Kristen yang beriman. Mengejutkan melihat kacaunya dunia pada saat banyak orang menghilang mendadak tapi secara keseluruhan ini hanya jadi film bencana (penerbangan) klise.

116. Cinderella (Selasa 28 Juli)
Visualisasi yang sangat indah dan memanjakan mata dari dongeng klasik yang diceritakan dengan setia pada plot aslinya. Saya suka adegan ketika Ella memasuki istana hingga dansa pertama. Epik banget. ❤

117. Always (Ohjik Geudaman) (Jumat 31 Juli)
Drama tentang cinta, penebusan dan penantian. Mellow banget meskipun jarak waktu antara perpisahan dan pertemuan kembali tidak terlalu lama. Karakter ceweknya manis..

118. The Last: Naruto the Movie (Rabu 5 Agustus)
Saya suka ide dunia di bulan berlatar dongeng Putri Kaguya disini, dan sejarah adik Rikudou Sennin yang menjadi asal-usul Byakugan. Plotnya sendiri agak lemah khas film-film Naruto. Hinata cantik banget dan pandai menyulam pula, sementara Naruto parah banget abainya, sibuk dengan fans.
Saya berharap ada film sendiri tentang Sasuke. Kapan dia nikah dengan Sakura, lahirnya Sarada dsb. ❤

119. The Divergent Series: Insurgent (Kamis 6 Agustus)
Plotnya mulai klise dengan film-film bergenre sejenis tapi ceritanya tetap menarik dan pahlawan wanita kita tetap punya penampilan kuat. Sekali lagi saya suka tiap adegan simulasi. ❤

120. The Eichmann Show (Sabtu 8 Agustus)
Drama menarik tentang pembuatan dokumenter pengadilan Adolf Eichmann yang bersejarah. Menyentuh. Emosi para karakter atau dari suasana pengadilannya sendiri tersampaikan dengan kuat. ❤

121. R100 (Sabtu 8 Agustus)
Dramedi BDSM aneh Jepang. Lebih ngaco dari yang kubayangkan. Sungguh bukan film tuk penonton kebanyakan. Sang sutradara bahkan memasukkan keraguan dia sendiri tentang karyanya di dalam film.

122. Furious 7 (Senin 10 Agustus)
Lagi-lagi plot mustahil dengan eksyen luar biasa. Arahnya sudah menuju The Expendables bermobil. Terasa agak hampa tanpa Gisele dan Han tetapi penuh kenangan menyentuh dengan Paul Walker. Bagaimanapun juga saya menghargai film ini demi almarhum saja. ❤

123. Wolf Warrior (Kamis 13 Agustus)
Seperti video promosi/iklan angkatan bersenjata RR China. Keren. Plotnya sangat realistis untuk kisah yang melibatkan militer. AB China pamer bermacam-macam persenjataan canggih mereka termasuk helikopter Z-8, Z-9W dan Z-10 disini. Mengagumkan.

image

Bukan cuma heli, pamer tank juga

124. Maggie (Sabtu 15 Agustus)
Bagaimana jika zombiefikasi orang tersayangmu (anak gadis) berjalan perlahan? Bagaimana dirimu dan dia akan menjalani proses yang menyakitkan hati dan emosi itu? Saya depresi sekali nonton film ini berjalan lambat dan terasa berat. Aneh liat Arnold Suasanaseger gak nembak satu orangpun di film.

125. The Best Offer (La Migliore Offerta) (Selasa 18 Agustus)
Drama misteri romansa yang hebat banget. Mengejutkan dengan cara yang indah dan bikin patah hati. Penuh lukisan dan musik indah, dan automaton yang menarik. Rasa kesepiannya mengingatkan pada diri sendiri. Moviequote: everything can be a forgery, including love. ❤

126. Michiel de Ruyter (Admiral) (Selasa 18 Agustus)
Sungguh-sungguh cerita epik dari laksamana Belanda paling legendaris dalam sejarah. Pertempuran lautnya seru banget. Saya suka cara pembuat cerita mengompres sejarah antara Perang Inggris-Belanda Kedua dan Ketiga, dan situasi politik di Belanda antra kelompok Republican dan Orangist. akhirnya baca-baca banyak artikel terkait termasuk tentang Johann dan Cornelis de Witt, Willem H van Gent dsb. ❤

127. Big Game (Rabu 19 Agustus)
Plotnya sederhana tapi saya suka eksyen dan petualangannya. Mengabaikan logis militer di film ini pun kaget juga lihat Air Force One pake pintu landai belakang dan kursi lontar berpasangan. Film Finlandia yang bagus. ❤

128. The Longest Ride (Kamis 20 Agustus)
Cuma drama romantis biasa tapi menghangatkan hati. Saya suka aksi-aksi mengendarai banteng, plot seputar lukisan, kilas balik bernuansa Yahudi dan Ford F-350 Super Duty Crew Cab. Truk yang keren banget.  ❤

129. Mad Max: Fury Road (Kamis 20 Agustus)
Cepat, ramai, gila-gilaan, berisik, brutal dan penuh cewek cantik. Apa lagi yang saya harapkan? Terserahlah plotnya dari mana mo ke mana. :mrgreen:

130. The Message (Feng Sheng) (Sabtu 22 Agustus)
Thriller spionase yang heroik tapi tragis. Cerita tentang perjuangan dan pengorbanan ketika China dibawah pendudukan Jepang. Kematian yang berarti. Patriot. ❤

image

Siapa di antara kita yang mengkhianati Jepang?

131. Black Coal, Thin Ice (Minggu 23 Agustus)
Semacam cerita gelap tentang masyarakat China yang mudah tergantikan. Detektif cerdas (walo gak bersih) yang setia dengan kasus pembunuhan, walo keterlibatan dia dengan janda korban yang misterius membuat kisah ini berasa Basic Instinct. Ada adegan baku tembak yang epik.

132. Good Kill (Senin 24 Agustus)
Drama lumayang bagus tentang moralitas dalam perang, tapi plot konflik keluarga disini terlalu sinetron. Menarik melihat sistem pengoperasian pesawat tempur tanpa awak oleh AU AS. Walopun temanya bagus tapi biasa saja buat saya karena terbiasa mengikuti tema serupa yang nyata dalam Perang Israel melawan Hamas di Gaza.

133. Unbeatable (HK Ver.) (Rabu 26 Agustus)
Saya suka plotnya, adegan-adegan baku pukulnya yang keren dan kisah dramanya tanpa cinta-cintaan. Gadis kecil yang diperankan Crystal Lee itu sangat menggemaskan banget. Ini versi 116 menit. Kurasa film ini kehilangan beberapa menit adegan perkelahian dari versi China yang 122 menit. Ntahlah. ❤

134. Kumiko, the Treasure Hunter (Kamis 27 Agustus)
Legenda urban yang menarik dari sebuah peristiwa nyata. Karakter Kumiko ini menyedihkan, tapi setidaknya dia berjuang dengan nekad.

135. The Water Diviner (Sabtu 29 Agustus)
Drama keayahan yang sungguh bagus meskipun penglihatan-penglihatan si tokoh utama berasa supranatural. Yang kusukai terutama adalah settingnya usai PD I dan awal mula perang Yunani-Turki. Film bagus untuk mengenang jutaan prajurit hilang di PD I. Kisah cintanya manis tapi agak lebay kecuali mungkin si janda Turki dikristenkan dahulu. Suka filosofi kopi disini. Manis artinya: saya menyukaimu. ❤

136. Gangnam 1970 (Minggu 30 Agustus)
Satu lagi film Korea bagus soal gangster dan persaudaraan. Belajar sejarah daerah Gangnam yang terkenal itu. Seolhyun cantik memikat banget disini. ❤

137. The Age of Adaline (Rabu 2 September)
Cuma tema keabadian dan cinta terlarang tapi saya suka sekali plot romantisnya, dan narator yang menyampaikan cerita. Blake Lively cantik klasik menyengat mata dan sangat fashionable melintasi jaman. ❤

138. Silmido (Jumat 4 September)
Dramatisasi dari kisah nyata misterius dan mengerikan tentang Unit 648 militer korsel. Peringatan pahit dari perang dingin, perang Korea dan operasi intelijen. Pengungkapan sejarah yang mencerahkan. ❤

139. I Fine..Thank You..Love You (Minggu 6 September)
FIlm Thailand yang keren banget. Lucu, romantis manis, ada lagu “Walk Me Home” yang bagus, dan selebihnya adalah Ice Preechaya yang sangat cantik. Ada cameo dari Sora Aoi juga. ❤

140. Tinker Tailor Soldier Spy (Rabu 9 September)
Plotnya njelimet karena melibatkan banyak karakter dan penuh jargon intelijen, tapi saya suka tema spionase klasik perang dingin kek gini ketika komunisme masih jadi ancaman global.

141. The Tales of the Princess Kaguya (Kamis 10 September)
Saya sampai gak sadar kalo ini adalah adaptasi dari dongeng klasik yang sangat terkenal dan menginspirasi banyak kisah termasuk Naruto itu. Terasa berat karena misterius, dipengaruhi visual dan musiknya. Penceritaan kembali yang indah. ❤

142. Assembly (Jumat 11 September)
Drama perang China yang bagus dan menyentuh tentang kompi yang hilang. Adegan perang seru dan narasi sejarah bagus membuat saya sempat sungguh-sungguh mengira ini kisah nyata. ❤

143. Selma (Senin 14 September)
Dramatisasi bagus dari sepotong sejarah AS. Saya suka pidato-pidato Dr. M.L. King. Sungguh menggerakkan semangat. sontreknya bagus, dan tentu saja plot hak-hak sipil kulit hitam itu sendiri. ❤

144. Ode to My Father (Rabu 16 September)
Drama menyentuh tentang sejarah Korea Selatan diceritakan dari sudut pandang kehidupan protagonis ala Forrest Gump. Luar biasa bagus dan bikin terharu. Air mataku netes nonton ini. ❤

145. Warsaw 44 (Senin 21 September) Drama perang Polandia yang menggigit. Banyak adegan pertempuran seru penuh korban bergelimpangan. Penceritaannya nyeni dengan plot cinta segitiga. ❤

image

Berjuang, mengusir Nazi keparat

146. District 9 (Minggu 27 September)
Plotnya keren dan sederhana, sinematografinya bagus. Cerita alien yang sangat manusiawi merujuk pada era apartheid. ❤

147. Avengers: Age of Ultron (Senin 28 September)
Plotnya masih agak mengecewakan. Sokovia? Mbok settingnya pake lokasi beneran gitu. Meskipun begitu film ini penuh adegan perkelahian bagus dan bumbu drama tuk tiap karakter. Saya harus mengingatkan diri sendiri kalo Quicksilver disini berada di semesta yang berbeda dengan karakter yang bernama dan berkemampuan super sama di dunia X-Men. ❤

148. Maze Runner: The Scorch Trial (Selasa 29 September)
Kali ini ngebioskop XXI bareng Athoe dan Ipas. Sekuel tengah trilogi, jadi gak ada lagi misterinya maupun klimaks, tapi tetap mencekam dengan banyak adegan lari dari teror zombie. Makin banyak hal terjelaskan tentang dunia saat itu, kurasa akhir cerita bakal keren. ❤

149. Spy (Selasa 6 Oktober)
Komedi spionase dengan plot yang terlalu generik (teroris eropa timur, bom nuklir yang dicuri, baku tembak saat transaksi) tapi lucu dan menyegarkan. Enak ditonton.

150. Source Code (Sabtu 10 Oktober)
Kombo perjalanan kesadaran, perjalanan waktu dan realitas berlapis ala Matrix. Saya suka plot hidup-mati-ulangi macam gini. Vera Farmiga itu matanya bagus yaa. Biru teduh. ❤

151. San Andreas (Sabtu 10 Oktober)
Sangat mengingatkan pada film Pompeii. Visualisasi menakjubkan dari bencana alam plus eksyen keren tapi plot dan karakter-karakternya omong kosong. Ngapain juga copot jaket dan pake kutang pas bencana? Gak mungkin juga bisa melewatkan perahu di gelombang tsunami. Duh.

152. The Boy in the Stripped Pajamas (Minggu 11 Oktober)
Cerita tragis dari keluarga penjahat perang (Letkol kesatuan SS-TV Nazi Jerman) dengan latar belakang tragedi Shoah. Plotnya serasa cermin masa depan hubungan Jerman-Israel. ❤

153. Woman in Gold (Selasa 13 Oktober)
Dramatisasi keren dari kisah nyata usaha mengambil kembali harta yang dicuri. Satu lagi film dengan tema ini. Masalah nyata yang masih dihadapi banyak orang. Yang mengganggu di film ini cuma penggunaan pesawat Skytrain (Dakota) dalam adegan kabur dari Austria. ❤

154. The Martian (Rabu 14 Oktober)
Ngebioskop XXI lagi bareng Athoe dan Ipas. Mark Wahlberg jadi penyintas lagi. Mukanya cocok? Ceritanya bagus, gak perlu ada adegan gugur jadi pahlawan. Saya suka adegan kerjasama antara badan antariksa AS dan China, juga plot melibatkan Pathfinder, wahana beneran ke Mark. Taglinenya keren: Shit happens, but shit provides. ❤

155. While We’re Young (Minggu 18 Oktober)
Ketika seluruh tujuan hidupmu terasa jauh, tapi ada anak muda yang mencapainya dengan cepat, rasanya menyakitkan. Sungguh menyakitkan. Perlahan kamu menyadari kalo dirimu tidak muda lagi dan ada banyak kesempatan yang tidak akan kembali lagi.

156. Wild Tales (Relatos Salvajes) (Selasa 20 Oktober)
Antologi keren tentang marah, dendam dan balas dendam. Ketika seseorang didesak hingga ke batasnya dan dia meledak. Bum! Cerita favorit saya: Pasternak dan Bambita. ❤

157. Draft Day (Selasa 20 Oktober)
Selayang pandang ke sistem bursa pemain NFL. Saya tidak suka sepakbola-amerika tapi ini film bagus tuk memahami bursa transfer model draft. Suka senyum menyejukkan Jennifer Gardner.

158. Tale of Tales (Selasa 27 Oktober)
Pesan moral dongeng ini sangat kuat tentang ambisi pribadi yang egois dan efek buruknya, tetapi karena plotnya model horor fantasi saya nontonnya jadi kurang nyaman. Butuh beberapa hari tuk kelarin.

159. G-Force (Rabu 28 Oktober)
Cukup lucu dan gak jelek tapi karena dah sering lihat film kek gini (meskipun film ini terhitung lawas) jadi rasanya datar saja.

160. Little Big Master (Rabu 28 Oktober)
Dari kisah nyata tentang pendidikan di Hongkong. Menyentuh. Melihat banyak masalah orang dewasa dari mata anak-anak TK. Menjadi guru sungguh merupakan pengabdian mulia. ❤

161. Kajaki (Kilo Two Tango) (Jumat 30 Oktober)
Kisah nyata dari Operation Enduring Freedom di Afghanistan. Sesak napas nonton ini padahal dah dikompres dari durasi peristiwa sesungguhnya. Sangat dramatis dan berdarah-darah. Temanya sederhana saja: sekelompok anak muda yang jauh dari rumah, menjalani perang ntah buat siapa kemudian terjebak pada sisa perang orang lain. ❤

162. Mission: Impossibe – Rogue Nation (Kamis 5 November)
Keren abis. Persis seperti apa yang saya harapkan dari kisah Ethan Hunt dengan segala eksyen dan teknologinya. Renner dan Ferguson menambah rame kelompok jagoan, plus sekilas si jelita Hermione Corfield. Plotnya generik sebenarnya. Agak mengawang-awang juga. Organisasi teror global yang tidak mencerminkan realitas dunia teroris dibawah bendera islamisme. Suka lihat Airbus A400M disini, merasa heran gimana cara meretas pesawat itu pakai satelit Rusia. Ha! ❤

163. The Man from U.N.C.L.E. (film) (Jumat 6 November)
Bagus, seru dan lucu. Setting perang dingin 60an, ada agen KGB, CIA, MI6, simpatisan Nazi, Royal Marines, kapal induk kelas-Centaur dan Alicia Vikander. Lengkap dah. ❤

164. End of Watch (Sabtu 14 November)
Drama bagus persodaraan polisi-polisi baik, cinta keluarga, berani, bersih dan berdedikasi. Jadi belajar soal ICE, badan investigasi kriminal terbesar kedua di AS setelah FBI.

165. Into the Woods (Kamis 19 November)
Adaptasi musikal Broadway yang bagus, diisi karakter-karakter dan sub-sub plot yang familiar dari dongeng-dongeng klasik. Saya suka nuansa sadis film ini, terutama saat ibu tiri mengusahakan kedua putrinya pake sepatu kaca Cinderella. Bahagia selamanya itu hanya sementara. Beruntun nonton film Anna Kendrick dan ada Emily Blunt juga, tapi yang paling saya suka lihat rambut jagung Mackenzie Mauzy. ❤

166. Minions (Sabtu 21 November)
Selucu yang saya harapkan. Pas untuk sabtu malam yang sepi. Suka setting dan plotnya yang berlatar kerajaan Inggris Raya. Momen terngakak: Stuart maenin Eruption-nya Van Halen. ❤

167. Perfume: The Story of a Murderer (Selasa 24 November)
Plot kekuatan super abad 18 di Paris, sekaligus lihat ilmu pembuatan parfum saat itu. Bagaimana bau bisa mempengaruhi tujuan hidup dan emosi manusia. Tragis, tapi keren banget. Bagaimanapun juga aroma wanita muda cantik memang memikat. ❤

168. Pixels (Jumat 27 November)
Semacam penghormatan untuk gim-gim arcade. Lucu juga pada jadi pixel-pixel 3D gitu. Keren banget pasti kalo hidupmu biasa saja tapi sahabatmu sejak kecil jadi presiden ya?

169. Southpaw (Rabu 2 Desember)
Plot klise drama olahraga tapi asyik diikuti. Sayang si cantik Rachel McAdams cuma sekilas ada di awal film. Saya suka semangat kebangkitan dari kejatuhan disini, memotivasi diri. Eminem menyumbang lagu-lagu bagus, terutama penutup bareng Gwen Stefani.

170. The Hundred-Years-Old Man Who Climbed Out the Window and Disappeared (Jumat 4 Desember)
Film Swedia dengan plot ala Forrest Gump juga tapi level global. Keren, lucu abis dan sangat direkomendasikan. Mungkin akan baca novelnya kapan-kapan. ❤

image

Bertemu Iosef Stalin

171. Ant-Man (Selasa 8 Desember)
Rada melodrama dengan dua isu hubungan ayah-anak perempuan, tapi hawanya lucu. Bagus tuk film perkenalan menuju keterlibatan berikut dengan Avengers. ❤

172. Paradise in Service (Minggu 13 Desember)
Drama berlatar sejarah gelap unit prostitusi di militer Taiwan. Dramatis, romantis, sentimentil juga tragis pada berbagai karakternya. Ada Ivy Chen yang cantik inosen dan Wan Qian yang menyanyi River of No Return dengan merdu. ❤

image

Prajurit, kami siap melayani nafsu anda

173. Watchmen: Ultimate Cut (Rabu 16 Desember)
Kisah grup pahlawan super DC Comics yang gelap, brutal, komplex, 80an dan vulgar. Film berat tapi bagus, dan 215 menit. ❤

174. The Little Prince (Rabu 23 Desember)
Plotnya berasa nonton versi uncut atau extended version plus happy ending dari dongeng klasik ini. Visualnya bagus, terutama saat stop-motion animasi; musiknya imajinatif dan Camille menyanyi dengan merdu. Filosofi kisahnya sendiri tetap dalam. ❤

175. The Transporter Refueled (Sabtu 26 Desember)
Tanpa Statham film ini cuma jadi eksyen kelas B biasa saja, bahkan menurut Ando eksyennya sudah lebay macam film India. Yang cukup menghibur cuma bumbu interaksi antara Frank Sr. dan Frank Jr. Gadis-gadis disini terlalu tampak seperti supermodel ketimbang lonte jalanan. Ed Skrein potensial melanjutkan franchise ini, semoga dengan naskah yang lebih baik.

176. Paddington (Minggu 27 Desember)
Film Natalku tahun ini. Plotnya generik saja tapi khas film keluarga. Inspiratif melihat ekspedisi dari Inggris ke Peru dan petualangan arah sebaliknya.

177. Lost and Love (Rabu 30 Desember)
Kisah menyentuh tentang penculikan kanak-kanak di China, diceritakan dari sisi orangtua yang ditinggalkan maupun si korban. Sedih nontonnya. Suka pemandangan pedalaman China, juga road trip seadanya itu. Makan trus cuci piring di warung. ❤

Okay, gak sampai 180 film, lebih sedikit dari 2014 yang lebih dari 200. Kecuali Lambrtz saya gak nemu blogpost teman-teman lain yang biasanya posting daftar serupa nih. 🙂

Makasih tuk semua teman yang sudah ngajak saya nonton atau nyediakan donlotan untuk saya. Tuhan memberkati kalian semua.

Film-film 2014 (Juli-September)

Iya, ini postingan telat. Mestinya awal bulan Oktober terbitnya. Apa boleh buat koneksi modem saya lebih sering ada daripada tiada, jadi ya baru bisa diposting sekarang. Mari langsung lanjut saja ke daftar film-film yang kutonton selama triwulan ketiga tahun ini:

105. Fruitvale Station ( Kamis 3 Juli)
Kisah nyata hari terakhir dalam hidup seorang kulit hitam bernama Oscar Grant sebelum tewas ditembak seorang polisi kulit putih. Setting yang familiar kalo mengingat kasus kerusuhan rasial di AS beberapa waktu lalu. Sejam pertama film ini sangat membosankan tapi ini film yang bagus tuk mengenang arti hidup seseorang.

106. Robocop (2014) (Kamis 3 Juli)
Remake yang biasa saja. Penuh intrik politik khas amerika. Murphy masih saja bergerak macam zombie walopun sekali terlihat dia melompat tinggi. Keberadaan ED-209 jadi tidak masuk akal disini saat teknologi sudah memungkinkan tuk membuat humanoid drone. Cara Murphy menghadapi mereka juga menggelikan cuma dengan senjata ringan. Padahal di film aslinya saja jamak digunakan senapan sniper berat 0.50. Saya suka lihat Abbie Cornish disini.

107. Ride Along (Senin 7 Juli)
Komedi polisi macam The Heat atau Cop Out. Cukup lucu tapi levelnya masih dibawah dua judul itu. Gak ada kejutannya. Bahkan penjahatnya juga ketebak.

108. Tarzan (2013) (Kamis 10 Juli)
Cuma gambarnya yang bagus. Plotnya macam kartun Marsupilami, Tarzan jadi superhero aktivis lingkungan walopun tetap digambarkan tampan klimis meski hidup tanpa tahu bercukur. Lord Greystoke harus mempertahankan hutan…. err, meteor raksasa sumber energi didalam hutan yang bisa memicu bencana alam. Absurd.

109. Winter’s Tale (Senin 14 Juli)
Film fantasi yang plotnya salah dan absurd abis. Premis film kalo gak salah “ada orang-orang tertentu yang hidup untuk membawa mujizat bagi orang lain”. Hasilnya Collin Farrel jadi hidup abadi -walo amnesia- sampai bisa bikin mujizat yang gak ada kerennya sama sekali sambil melawan Russel Crowe yang jadi setan cemen ala gangster. Endingnya malesin banget, ada potensi jadi pasangan kok malah ditinggal ke langit. Meh.. 👿

110. The Raid 2 Berandal (Selasa 15 Juli)
Sungguh menghibur walo tetap masih harus mengesampingkan banyak logika. Yang cukup mengganggu adalah kengototan Rama tuk berkelahi dengan tangan kosong walopun lawan-lawan dia memakai macam-macam senjata. Sesudah dua film ini kurasa Rama pantas dapat medali Bintang Sakti, Bintang Mahaputra Adi Pradana dan kenaikan pangkat dua tingkat plus mutasi jadi penyidik KPK. ❤

111. Iceman (2014) (Rabu 16 Juli)
Plotnya mestinya bagus (sejumlah jenderal dinasti Ming yang hidup lagi di abad modern, mencari mesin waktu), dengan eksyen keren khas Hongkong dan kejutan twist yang menarik, sayangnya film ini membuang waktu dengan banyak subplot tak berguna dan komedi slapstick. Lebih parah lagi, ini baru film pertama dari dua bagian jadi baru separuh cerita. Nggantung dan nanggung.

112. Ruby Sparks (Jumat 18 Juli)
Film keren dalam tema “menjadi tuhan”. Mengingatkan pada videoklip Aerosmith – Hole in My Soul dengan cerita yang lebih panjang dan akhir yang lebih romantis. Suka sekali film ini. Bisa bikin pacar sendiri itu inspiratif.

113. Need for Speed (Senin 21 Juli)
Plotnya cuma kebut-kebutan dengan bumbu cinta, rivalitas dan dendam tapi ini film yang keren. Selain berusaha mencari-cari elemen dari gim di film tersebut saya sangat terpesona melihat balapan enam mobil dewa di klimaks film. Bahkan ada Lamborghini Testo Elemento yang populasinya di dunia cuma 20 biji (dan mau diberikan Dino ke orang yang bisa membunuh Tobey). Glek… 😐

114. The Wind Rises (Kaze Tachinu) (Rabu 23 Juli)

wind-rises-4_resize

Kita bisa belajar bangkitnya industri dirgantara Jepang dari film ini.

Saya tidak ingat sebelum ini pernah nonton anime tentang tokoh nyata. Satu lagi masterpiece dari Hayao Miyazaki, kisah hidup dramatis Jiro Horikoshi, perancang Mitsubishi Zero, pesawat tempur Jepang paling legendaris di PD II. Sudut pandang film ini menarik mengingat Jepang berada di pihak antagonis dalam perang itu. ❤

115. Captain America: The Winter Soldier (Jumat 25 Juli)
Saya suka ceritanya dibanding film-film anggota Avenger lainnya sesudah film The Avenger. Ada beberapa hal yang gak logis soal Helicarrier tapi gak masalah.

116. The Informers (Minggu 27 Juli)
Film tanpa plot jelas. Kutonton cuma pengen lihat buah dada si cantik Amber Heard. 2 bulan kemudian malah koleksi foto bugil dia bocor di internet. Sudah punya? 😉

117. The Expendables 3 (Rabu 30 Juli)
Sebagai penikmat film donlotan saya sedih juga film ini bocor sebelum tayang di bioskop. Sungguh merugikan para pembuatnya. Ada banyak personil di Expendables sekarang, mungkin persiapan kalo para bintang generasi tua tidak mau bermain lagi di franchise mendatang. Sayangnya formula cerita masih sama persis dengan film sebelumnya. Musuh dan misi antah berantah ala James Bond. Padahal plotnya akan lebih keren kalo grup tentara bayaran ini bisa terlibat melawan musuh yang nyata. Misal melawan Boko Haram (Nigeria), separatis Donetsk pro Russia (Ukraina), salah satu kelompok milisi Libya atau bahkan ISIS di Irak & Suriah.

118. Safety not Guaranteed (Kamis 31 Juli)

Iklannya bikin penasaran.

Iklannya bikin penasaran.

Film festival yang sangat menyegarkan tentang masa muda dan pencarian cinta (dan membuat mesin waktu). Sungguh moodmaker & patut ditonton. ❤

119. Noah (Senin 4 Agustus)
Interpretasi bebas yang sangat menarik dari kisah Nuh dalam Alkitab dan Tanakh. Beberapa adegan sangat keren, misal ketika Nuh menceritakan tentang 6 hari penciptaan kepada keluarganya, lalu Adam dan Hawa yang diselimuti cahaya sebelum mereka memakan buah terlarang. Sejumlah orang bodoh yang berkuasa melarang penayangan film ini di Indonesia. Bangsat keparat! 👿

120. Divergent (Selasa 5 Agustus)
Ada banyak elemen yang familiar di film ini dari film-film futuristik serupa, tapi tetap saja ini film yang menarik dan patut ditunggu sekuelnya. Saya suka adegan-adegan tes simulasi disini. Sangat imajinatif. ❤

121. The Ides of March (Rabu 6 Agustus)
Drama politik. Sebaiknya mengerti sistem politik di AS untuk lebih memahami film ini, walopun menawarkan koalisi dengan imbalan jabatan bukan hal asing juga disini. Film bagus.

122. The Legend of Hercules (Kamis 7 Agustus)
Sebuah usaha tuk memanusiakan Hercules yang gagal total. Orang ingin melihat Hercules jadi dewa, bukan jadi raja. Bertempur melawan dewa lain atau makhluk mitologis, bukan tentara musuh. Cerita seperti ini terlalu ringan tuk level Hercules.

123. The Next Three Days (Jumat 8 Agustus)
Plot klasik: dipenjara walau tak bersalah. Di film ini lalu diloloskan oleh suami dengan rencana pelarian yang keren. Bagus, menegangkan, inspiratif dan berakhir bahagia. ❤

124. Beauty and the Beast (2014) (Selasa 12 Agustus)

Belle dan si pangeran terkutuk.

Visualnya sungguh indah tapi gambarnya terlalu ramai dan plotnya disesaki subplot. Chemistry antara Belle dan Beast sendiri malah kurang digarap dan akhirnya diresolusikan melalui keadaan yang terpaksa. Yvonne Catterfield menurutku lebih cantik daripada Lea Seydoux yang jadi Belle. ❤

125. Under the Skin (Jumat 15 Agustus)
Mestinya ini jadi film ninja. Si alien jadi lawannya Naruto atau Wolverine. Sci-fi horror yang absurd dengan sedikit dialog skotlandia yang tak bisa dinikmati dan musik yang bikin sakit telinga. Film ini secara luar biasa menyia-nyiakan aksi-aksi telanjang Scarlet Johansson yang sudah sepuluh tahun ditunggu.

126. Charlie Countryman (Sabtu 16 Agustus)
Film kriminal romantis. Sungguh sebuah resiko besar (kalo gak bodoh) untuk jatuh cinta pada istri preman di negara asing. Padahal sudah bertukar lendir mestinya cukup. Saya masih heran bagaimana film ini bisa berakhir bahagia. Saya dapet film ini yang versi sensor, jadi kehilangan sekitar 5 menit adegan seks. Siyal… 👿

127. Lawless (Senin 18 Agustus)
Film drama sejarah keren banget tentang 3 bersaudara pengusaha miras vs polisi korup di jaman miras dilarang di AS. Sejarah menunjukkan bahwa dimana miras resmi dilarang, yang timbul adalah miras tradisional dan aparat korup yang mengambil keuntungan. ❤

128. Ain’t Them Bodies Saint (Rabu 20 Agustus)

aint them_resize

Kita pasti bersatu kembali…

Film kriminal romantis yang bagus tapi terasa sedih. Seorang cowok kriminal yang kabur dari penjara, pacarnya yang sebenarnya pelaku penembakan, dan si polisi yang dulu ditembak. Agak traumatis menonton kisah cewek yang terdesak keadaan tuk selingkuh saat pacarnya sedang jauh. Dulu nonton Cast Away juga gitu.

129. New World (Sinsegyo) (Kamis 21 Agustus)

Semua orang di gambar ini gangster..

Semua orang di gambar ini gangster..

Direkomendasikan mbak Swastika. Salah satu film gangster terbaik yang pernah kutonton dengan kejutan khas Korea di klimaksnya. Bagian pertama dari trilogi yang gak sabar ditunggu lanjutannya. ❤

130. Transcendence (Selasa 26 Agustus)
Plotnya gajelas. FBI + teroris vs komputer hidup + zombie = tewasnya internet sedunia. Sekian tahun FBI kerja cuma gitu saja hasilnya? Cuma bagian nano material yang menarik disini. Mengingatkan pada teknologi serupa di komik Aoki Hagane no Arpeggio.

131. Guardians of the Galaxy (Kamis 28 Agustus)
Ditonton di XXI Mal Jayapura bareng Ipas. Film yang sangat menghibur walaupun buat saya karakter Thanos dan The Collector lebih penting daripada para protagonis dalam kerangka Marvel Universe. Ini pertama kalinya saya tetap duduk di dalam bioskop sampai kredit film  berakhir (cuma 2 orang termasuk saya, dikelilingi 5 cleaning service dan lampu yang sudah menyala) supaya bisa lihat adegan terakhir khas film Marvel. Achievement unlocked.

132. Gia (Senin 1 September)
Biografi dramatis dari naik turun dan matinya Gia Carrangi. Film 1998 yang patut diingat apabila pengen lihat Angelina Jolie bugil saat masih muda dan berpayudara.

133. Gangster Squad (Rabu 3 September)
Film gangster gaya klasik tahun 40an yang dipenuhi tokoh-tokoh legendaris era gangster. Penuh peluru beterbangan dari pistol dan Tommy gun. Suka banget. Heroik dan menghibur, apalagi ada Emma Stone yang tetap cantik napsuin. ❤

134. Young & Beautiful (Jeune & Jolie) (Kamis 4 September)

Kakek itu pelanggan setia dan baek banget..

Kakek itu pelanggan setia dan baek banget..

Kisah gadis ABG Prancis dan pencarian jatidiri seksualnya. Dari menghilangkan keperawanan hingga jadi pelacur dan konsekuensinya. Film bagus yang dipenuhi adegan bugil Marine Vatch. Lovely. ❤

135. Rio 2 (Sabtu 6 September)
Masih lucu dan ramai seperti pendahulunya. Tema lingkungan (deforestasi) mulai agak membosankan tapi gak bisa disangkal ini memang isu penting yang harus terus dikampanyekan. Adegan sepakbola terbang disini orisinil banget. ❤

136. Trance (Senin 8 September)
Direkomendasikan mbak Swastika juga. Thriller menarik dan menegangkan dengan tema hipnotis memakai penceritaan berlapis ala Inception. Ada Rosario Dawson bugil frontal. Karakter dia patut dijempoli. ❤

137. The Way, Way Back (Selasa 9 September)
Film tentang beranjak dewasa yang bagus. Cowok 14 tahun pada sebuah liburan musim panas. Melarikan diri dari masalah ibunya dan pacar ibunya, mencari dan menemukan kebahagiaannya & arti hidupnya sendiri. Usia yang sulit, tapi dia sudah dapet ciuman cewek. Meh.. ❤

138. Sabotage (2014) (Rabu 10 September)
Plot balas dendam yang memusingkan dan terasa ada celahnya yang kurang logis. Jadi tak jelas siapa membunuh siapa. Menurut wikipedia malah ada versi alternatif tuk klimaksnya. Satu hal yang pasti Arnold Suasanaseger sudah terlalu tua untuk peran ini.

139. New Year’s Eve (Kamis 11 September)
Film ringan menyenangkan yang dipenuhi bintang film. Sekumpulan cerita malam tahun baru yang nanti saling terkait di bagian akhirnya. Kata kritikus jelek karena gak ada konfliknya, tapi saya suka. ❤

140. One Day (Jumat 12 September)
Kategori film cinta akhirnya-bersama-setelah-sekian-puluh-tahun. Penceritaannya unik, cuma menceritakan tanggal 15 Juli sepanjang 20 tahun lebih kisah kasih kedua karakter utama (yang cewek Anna Hathaway!) Menyentuh, dengan banyak pemandangan Inggris dan Prancis yang indah. Itu tanggal musim panas juga sih. 😆 ❤

141. The Descendants (Minggu 14 September)

Sekeluarga (minus ibu di RS) memandangi pantai warisan nenek buyut.

Sekeluarga (minus ibu di RS) memandangi pantai warisan nenek buyut.

Saat istrimu koma dan akan mati, bagaimana caramu mempersiapkan anak-anak, mencari tahu selingkuhan istrimu, dan berdamai dengan keadaan itu? Film keren banget, penuh dengan lagu-lagu Hawaii dan Tahiti yang juga bagus-bagus. Karena film ini saya jadi belajar tentang rule against perpetuities. Entah apa bahasa Indonesianya. Intinya masa berlaku suatu wasiat secara hukum.

142. X-Men: Days of Future Past (Senin 15 September)
Salah satu plot terbaik film superhero walopun eksyennya gak banyak dibanding jumlah karakter. Sekuel untuk dua jalur cerita X-Men sekaligus dan muter kembali ke film X-2 sekalian membatalkan jalan cerita sesudah itu. Robot-robot sentinel modern terasa meyebalkan. Masuk akal kalo mereka bisa berubah kulit seperti Mystique tapi bisa menyalin kekuatan mutan kurasa keterlaluan canggihnya. Habis ngetwit ini si mas ganteng langsung ngasi artikel internet yang berkaitan. :mrgreen:

143. Life as We Know It (Rabu 17 September)
Komedi romantis yang cukup menghibur walopun plotnya standar. Mungkin saya cuma ingin melihat Katherine Heigl disini. ❤

144. Quick (2011) (Kamis 18 September)
Film eksyen biker yang keren banget. Antagonis yang gak disangka, komedi situasi, polisi bego, khas Korea banget. Plus behind the scene ala Jackie Chan di kredit film. ❤

145. The Counselor (Extended Version) (Jumat 19 September)
Thriller yang susah dimengerti dan susah dinikmati dengan akhir yang “cuma begitu saja?” setelah 138 menit. Mungkin karena ceritanya tentang kejatuhan si protagonis sehingga depresif. Adegan mengesankan disini cuma Cameron Diaz bersenggama dengan kaca depan mobil (mustinya disyut dari kursi penumpang) dan tewasnya Brad Pitt.

146. Maleficent (Jumat 19 September)
Versi alternatif cerita Sleeping Beauty yang bagus banget dan sangat cocok dengan Angelina Jolie. Saya suka setting fantasi hutan Moors. Mungkin cuma kurang Smurf disitu. :mrgreen:

147. Endless Love (Kamis 25 September)
Pada dasarnya cerita ini selevel cuma sinetron. Gigit lidah juga nonton lovey dovey selama 100 menit. Mungkin saya betah cuma mau nonton Gabriella Wilde yang cantik abis.

Nah, 42 film dalam 3 bulan terakhir. Sebenarnya masih niat nambah lagi tapi akhir September saya habiskan menonton serial anime Shingeki no Kyojin yang baru kelar tak lama sebelum draft tulisan ini selesai di awal Oktober. Sampai ketemu lagi awal Januari. Ada rekomendasi film bagus? 😉


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juni 2017
M S S R K J S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter