Posts Tagged 'cinta'

Soal selingkuh (repost)

Kalian sering khawatir kalo pasangan kalian diam-diam selingkuh? Ketika janji telah terucap, apakah itu jaminan bahwa pasangan kita menepati janjinya ? Mengapa banyak wanita yg terkejut ketika pasangannya minta ijin untuk poligami, atau meledak gak ketulungan ketika pasangan ketahuan diam-diam menduakan bahkan mungkin melimakan dia? Saya sering banget dicurhatin teman, bahwa sering sekali dia mencurigai pacarnya ketika lagi nerima telpon dari cewek lain atau pas lagi jauh.

Kamu bisa curhat gila-gilaan kalo diselingkuhi. Hanya saja pertama-tama kita harus tahu dulu membicarakan selingkuh dari sudut pandang siapa:
1) Yang berselingkuh. Pelaku
2) Yang diselingkuhi. Dah jelas dia adalah korban.
3) Orang ketiga. Partner selingkuh dari orang pertama. Pelaku juga; atau
4) Orang luar. Bukan pelaku atau korban.

IMHO, seharusnya ada opini yang berbeda dari sudut pandang tiap orang diatas, yaitu:
Keep on reading!

My slow rock files [5] True Love?

Sekitar seminggu yang lalu, seorang teman karib mendadak meminta opini saya tentang sesuatu (via Y!M). Rupanya dia lagi kesal melihat status FB seorang kawan SMP kami dulu (yang tentu saja tidak ada di FB saya 😛 )

*Dengan editan dan penyesuaian ke bahasa Indonesia yang umum*

***

ipas: kamu setuju nggak kalo cinta sejati itu harus berkorban demi kau membahagiakan orang laen, walau kau tersakiti sendiri?

saya: tidak
saya: cinta yang betul itu dua arah
saya: memberi dan menerima

ipas: maksudnya?

saya: kamu mo bilang kalo “saya bahagia lihat dia bahagia (jalan dengan orang lain)” gitu?

ipas: yo!

saya: saya anggap itu sebagai “menerima kenyataan”, tapi bukan “cinta sejati”
saya: terlalu bullshit
saya: “dia jalan dengan orang lain” itu sesuatu yang kita gak bisa ubah. Mau rela atau gak rela sama saja

ipas: nah, saya sependapat
ipas: apa artinya kita berkorban tapi ujung-ujungnya malahan buat kta tersiksa seumur hidup
ipas: malas yah yg kayak gitu

saya: bikin susah diri 😆

ipas: nah itu dia yg namanya cinta yg menyusahkan diri sendiri, (rofl)
ipas: abisnya saya kesel banget ni temen, selalu tulis cinta sejati mulu apalagi ada berkorbannya lagi
ipas: makanya saya hajar2 dia dulu

***

Keep on reading!

Lose-lose Solution

Kemarin malam, seorang kawan menyapa saya via Y!M dengan nada panik sesaat sesudah Y!M saya aktifkan.
“Mas, dah saya tunggu dari tadi. Saya ada masalah super pelik!”
“He?”
Okay, saya memang sering jadi tempat curhat dan konsultasi, di dunia nyata maupun maya, tapi jarang yang setergesa ini. Belum juga saya bertanya…
“Saudara perempuan saya dipaksa nikah!”

Ugh, okay, this is shit…

“Siapa yang paksa menikah?”
Refleks investigasi saya langsung bereaksi dengan mengumpulkan informasi.
“Ibunya. Keluarga menilai calon mantu yang dipilih mereka itu baik, padahal saudari saya tahu bagaimana brengseknya orang itu!”
“Umur berapa si cewek?”
“21, mas. Pernikahan ala Siti Nurbaya ternyata masih ada ya~”

Ya, masih ada. Saya membatin. Pikiran saya melayang ke kasus-kasus sikap-otoriter-orangtua serupa yang pernah saya temui pada teman dan kenalan. Mereka yang dinikahkan paksa untuk memuaskan hasrat orangtua, dan ada juga yang tuk mbayar hutang. Atau pada tingkat yang lebih rendah, mereka-mereka yang tidak direstui melanjutkan hidup dengan pasangan pilihannya. Orangtua pasti tau yang terbaik? Sebodoh itukah kita?

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juni 2021
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter