Posts Tagged 'garuda'

Batal ke Sidoarjo

Ada yang ke Sidoarjo weekend ini? Yep, Jumat 28 Oktober 2011, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, sebuah acara blogger level nasional dibuka di Sidoarjo dengan nama Kopdar Blogger Nusantara. Acara yang skalanya konon akan menyamai Pesta Blogger tahunan di Jakarta sehingga menimbulkan isu adanya persaingan antara kedua perhelatan. Saya pikir itu pasti acara yang hebat, dan akan menjadi pengalaman tak terlupakan buat para pesertanya. Saya seharusnya juga hadir, tapi sayang, saya tak bisa hadir.

Sudah cukup lama saya tahu tentang diadakannya bakal acara ini, sejak masih bernama Kopdar 1000 Blogger. Waktu itu rame-rame dijaring dukungan dari para blogger, dan saya pun dengan santai mendukung, walopun sangat pesimis bisa datang dikarenakan kendala geografis (seperti biasa).

Hari Jumat, 21 Oktober minggu lalu. Saya diajak ikut pelatihan membuat blog tuk pengusaha/seniman kecil dan masyarakat di gedung DPTIK Papua, diajak Athoe yang kerja disitu. Tanpa disangka yang membawa materi adalah pakde Blontankpoer didampingi mas Indriyatno. Jadilah seusai kegiatan pada sore hari kami lanjut kopdar hingga tengah malam, ngobrol soal begitu banyak hal. Cerita-cerita soal Kopdar Blogger Nusantara, pakde Blontank menjelaskan kalo setahu dia penyelenggara acara menanggung transportasi sebagian peserta, tapi tidak yakin soal yang posisinya di pinggir negara seperti saya karena pasti mahal. Saya maklum, dan tidak mikir apa-apa lagi soal itu.

Keep on reading!

Indonesia 0-2 Bahrain; Boaz kok di kanan?

Seluruh rakyat yang nonton SCTV dan yang ke SUGBK pasti sudah lihat sendiri bahwa timnas Garuda kalah lagi. Pertandingan kedua di ntah babak keberapa PPD 2014. Kebobolan dua, dan lagi-lagi gagal mencetak gol. Apa yang salah? Ya gak tau, yang jelas level lawan kita emang beda. Beda dengan negara-negara yang kita hadapi di jaman Alfred Riedl. Iya kan, Kimi? 😉
Tapi tiap pendukung timnas tentu punya catatannya sendiri soal pertandingan tadi, dan ini versi saya, pengamat amatiran yang cuma bisa main bola di Playstation.

1] Timnas bermain dengan formasi 4-2-3-1, atau setidaknya begitu menurut ulasan sebelum pertandingan. Jadi mestinya ada dua jangkar, dua sayap, gelandang serang atau second striker, dan centre forward.
2] Bukannya pake dua jangkar, tandem buat Ahmad Bustomi justru Firman Utina. Deep-lying playmaker? Yang jelas Firman kurang bagus malam ini. Ada saat-saat seharusnya dia bisa menggiring bola beberapa meter ke depan dulu untuk memberi kesempatan pemain depan mencari posisi, tapi berhenti tuk melihat lokasi teman lalu mengirim umpan lambung yang gak efektif saat memulai serangan.

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juli 2021
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter