Posts Tagged 'Israel'

Film-film 2015 (Juli-Desember)

Dengan cepat 2015 berlalu yaa, berlalu juga kenangan kita akan puluhan atau ratusan film yang kita tonton tahun itu. Melanjutkan daftar setengah tahun lalu, ini film-film yang saya tonton semester kedua 2015.

Seperti biasa, ini hanya kesan-kesan singkat saja ya, bukan sinopsis apalagi ulasan. Saya juga tidak taruh tautan untuk tiap film. Mudah kok digugling sendiri. 😉

103. The Gunman (Rabu 1 Juli)
Saya inget nolak diajak nonton ini di XXI karena rating-nya biasa saja. Setelah nonton donlotan, ternyata cuma setting Barcelona yang menarik. Semacam mau jadi film Jason Bourne tapi Sean Penn dah ketuaan. Plus subplot cinta segitiga yang bodoh pula.

104. The Bling Ring (Kamis 2 Juli)
Nonton dramatisasi kisah nyata ini karena si cantik Emma Watson. Menarik melihat bagaimana kejahatan terjadi begitu mudahnya, berulang-ulang dan tanpa penyesalan dari remaja-remaja pelakunya.

105. Dragon Blade (Senin 6 Juli)
Salah satu film “east meet west” paling epik dalam tema “clash of empires”. Saya suka penggambaran keberagaman suku bangsa di jalur sutra. Roman anthem-nya bikin merinding. ❤

106. Run All Night (Jumat 10 Juli)
Film olahraga seperti judulnya. 😀 Liam Neeson lagi-lagi dengan keluarga rusak, lagi-lagi peminum, dan lagi-lagi jago tembak. Mantap.

107. The Target (Pyojeok) (Senin 13 Juli)
Remake bagus dari film Prancis Point Blank tentang memburu kebenaran dan balas dendam. Ketemu si cantik Jo Yeojeong lagi sesudah The Concubine. ❤

108. If I Stay (Selasa 16 Juli)
Ada begitu banyak romansa, sex, adegan keluarga dan tragedi tapi tidak cukup banyak Chloe G. Moretz. Ketemu Liana Liberato lagi sesudah Stuck in Love. Sekarang sudah remaja tanggung dan jauh lebih cantik.

109. The Drop (Jumat 17 Juli)
Buat saya ini film tentang menyelamatkan anjing, kemudian ada dunia hitam di sekitar si penyelamat dan para orang jahat. Drama kriminal menarik.

110. Last Knights (Sabtu 18 Juli)
Satu lagi parodi gak mutu dari 47 Ronin. Pertarungan-pertarungan berpedangnya sangat membosankan. Si jelita Park Siyeon cuma jadi dekorasi disini.

111. Tracers (Selasa 21 Juli)
Musuh dari musuh saya adalah… penolong saya. Film bagus tuk penyuka aksi-aksi parkour tapi plotnya sendiri standar eksyen biasa.

112. The Longest Week (Kamis 23 Juli)
Drama bertemu gadis menarik, sangat cantik cerdas mandiri menawan hati, disaat kamu sedang bangkrut, gak punya kerjaan dan gak punya tempat tinggal. She is hopelessly romantic and he is romantically hopeless. Akankah hubungan mereka berjalan?
Film ini mengingatkan banyak hal tentang diri sendiri. ❤

113. Børning (Jumat 24 Juli)
Drama Norwegia tentang hubungan ayah-anak gadis… Wait! Ini film kebut-kebutan lintas negara yang seru banget dengan bumbu komedi keren. Semacam Need for Speed tapi tanpa mobil-mobil eksotis supermahal. ❤

image

The Fast and The Fønniest

114. Exodus: Gods and Kings (Minggu 26 Juli)
Interpretasi dramatis kisah Keluaran (bangsa Israel dari Mesir) dari Alkitab dan Tanakh, menghasilkan cerita baru yang sungguh garing dan hampa dengan karakter-karakter bernama sama. Sebagai film modern, yang bagus disini tentu saja hanya setting dan kostum.

115. Left Behind (Senin 27 Juli)
Bagian pertama dari trilogi akhir jaman menurut kitab Wahyu yang dimulai dari pengangkatan orang-orang Kristen yang beriman. Mengejutkan melihat kacaunya dunia pada saat banyak orang menghilang mendadak tapi secara keseluruhan ini hanya jadi film bencana (penerbangan) klise.

116. Cinderella (Selasa 28 Juli)
Visualisasi yang sangat indah dan memanjakan mata dari dongeng klasik yang diceritakan dengan setia pada plot aslinya. Saya suka adegan ketika Ella memasuki istana hingga dansa pertama. Epik banget. ❤

117. Always (Ohjik Geudaman) (Jumat 31 Juli)
Drama tentang cinta, penebusan dan penantian. Mellow banget meskipun jarak waktu antara perpisahan dan pertemuan kembali tidak terlalu lama. Karakter ceweknya manis..

118. The Last: Naruto the Movie (Rabu 5 Agustus)
Saya suka ide dunia di bulan berlatar dongeng Putri Kaguya disini, dan sejarah adik Rikudou Sennin yang menjadi asal-usul Byakugan. Plotnya sendiri agak lemah khas film-film Naruto. Hinata cantik banget dan pandai menyulam pula, sementara Naruto parah banget abainya, sibuk dengan fans.
Saya berharap ada film sendiri tentang Sasuke. Kapan dia nikah dengan Sakura, lahirnya Sarada dsb. ❤

119. The Divergent Series: Insurgent (Kamis 6 Agustus)
Plotnya mulai klise dengan film-film bergenre sejenis tapi ceritanya tetap menarik dan pahlawan wanita kita tetap punya penampilan kuat. Sekali lagi saya suka tiap adegan simulasi. ❤

120. The Eichmann Show (Sabtu 8 Agustus)
Drama menarik tentang pembuatan dokumenter pengadilan Adolf Eichmann yang bersejarah. Menyentuh. Emosi para karakter atau dari suasana pengadilannya sendiri tersampaikan dengan kuat. ❤

121. R100 (Sabtu 8 Agustus)
Dramedi BDSM aneh Jepang. Lebih ngaco dari yang kubayangkan. Sungguh bukan film tuk penonton kebanyakan. Sang sutradara bahkan memasukkan keraguan dia sendiri tentang karyanya di dalam film.

122. Furious 7 (Senin 10 Agustus)
Lagi-lagi plot mustahil dengan eksyen luar biasa. Arahnya sudah menuju The Expendables bermobil. Terasa agak hampa tanpa Gisele dan Han tetapi penuh kenangan menyentuh dengan Paul Walker. Bagaimanapun juga saya menghargai film ini demi almarhum saja. ❤

123. Wolf Warrior (Kamis 13 Agustus)
Seperti video promosi/iklan angkatan bersenjata RR China. Keren. Plotnya sangat realistis untuk kisah yang melibatkan militer. AB China pamer bermacam-macam persenjataan canggih mereka termasuk helikopter Z-8, Z-9W dan Z-10 disini. Mengagumkan.

image

Bukan cuma heli, pamer tank juga

124. Maggie (Sabtu 15 Agustus)
Bagaimana jika zombiefikasi orang tersayangmu (anak gadis) berjalan perlahan? Bagaimana dirimu dan dia akan menjalani proses yang menyakitkan hati dan emosi itu? Saya depresi sekali nonton film ini berjalan lambat dan terasa berat. Aneh liat Arnold Suasanaseger gak nembak satu orangpun di film.

125. The Best Offer (La Migliore Offerta) (Selasa 18 Agustus)
Drama misteri romansa yang hebat banget. Mengejutkan dengan cara yang indah dan bikin patah hati. Penuh lukisan dan musik indah, dan automaton yang menarik. Rasa kesepiannya mengingatkan pada diri sendiri. Moviequote: everything can be a forgery, including love. ❤

126. Michiel de Ruyter (Admiral) (Selasa 18 Agustus)
Sungguh-sungguh cerita epik dari laksamana Belanda paling legendaris dalam sejarah. Pertempuran lautnya seru banget. Saya suka cara pembuat cerita mengompres sejarah antara Perang Inggris-Belanda Kedua dan Ketiga, dan situasi politik di Belanda antra kelompok Republican dan Orangist. akhirnya baca-baca banyak artikel terkait termasuk tentang Johann dan Cornelis de Witt, Willem H van Gent dsb. ❤

127. Big Game (Rabu 19 Agustus)
Plotnya sederhana tapi saya suka eksyen dan petualangannya. Mengabaikan logis militer di film ini pun kaget juga lihat Air Force One pake pintu landai belakang dan kursi lontar berpasangan. Film Finlandia yang bagus. ❤

128. The Longest Ride (Kamis 20 Agustus)
Cuma drama romantis biasa tapi menghangatkan hati. Saya suka aksi-aksi mengendarai banteng, plot seputar lukisan, kilas balik bernuansa Yahudi dan Ford F-350 Super Duty Crew Cab. Truk yang keren banget.  ❤

129. Mad Max: Fury Road (Kamis 20 Agustus)
Cepat, ramai, gila-gilaan, berisik, brutal dan penuh cewek cantik. Apa lagi yang saya harapkan? Terserahlah plotnya dari mana mo ke mana. :mrgreen:

130. The Message (Feng Sheng) (Sabtu 22 Agustus)
Thriller spionase yang heroik tapi tragis. Cerita tentang perjuangan dan pengorbanan ketika China dibawah pendudukan Jepang. Kematian yang berarti. Patriot. ❤

image

Siapa di antara kita yang mengkhianati Jepang?

131. Black Coal, Thin Ice (Minggu 23 Agustus)
Semacam cerita gelap tentang masyarakat China yang mudah tergantikan. Detektif cerdas (walo gak bersih) yang setia dengan kasus pembunuhan, walo keterlibatan dia dengan janda korban yang misterius membuat kisah ini berasa Basic Instinct. Ada adegan baku tembak yang epik.

132. Good Kill (Senin 24 Agustus)
Drama lumayang bagus tentang moralitas dalam perang, tapi plot konflik keluarga disini terlalu sinetron. Menarik melihat sistem pengoperasian pesawat tempur tanpa awak oleh AU AS. Walopun temanya bagus tapi biasa saja buat saya karena terbiasa mengikuti tema serupa yang nyata dalam Perang Israel melawan Hamas di Gaza.

133. Unbeatable (HK Ver.) (Rabu 26 Agustus)
Saya suka plotnya, adegan-adegan baku pukulnya yang keren dan kisah dramanya tanpa cinta-cintaan. Gadis kecil yang diperankan Crystal Lee itu sangat menggemaskan banget. Ini versi 116 menit. Kurasa film ini kehilangan beberapa menit adegan perkelahian dari versi China yang 122 menit. Ntahlah. ❤

134. Kumiko, the Treasure Hunter (Kamis 27 Agustus)
Legenda urban yang menarik dari sebuah peristiwa nyata. Karakter Kumiko ini menyedihkan, tapi setidaknya dia berjuang dengan nekad.

135. The Water Diviner (Sabtu 29 Agustus)
Drama keayahan yang sungguh bagus meskipun penglihatan-penglihatan si tokoh utama berasa supranatural. Yang kusukai terutama adalah settingnya usai PD I dan awal mula perang Yunani-Turki. Film bagus untuk mengenang jutaan prajurit hilang di PD I. Kisah cintanya manis tapi agak lebay kecuali mungkin si janda Turki dikristenkan dahulu. Suka filosofi kopi disini. Manis artinya: saya menyukaimu. ❤

136. Gangnam 1970 (Minggu 30 Agustus)
Satu lagi film Korea bagus soal gangster dan persaudaraan. Belajar sejarah daerah Gangnam yang terkenal itu. Seolhyun cantik memikat banget disini. ❤

137. The Age of Adaline (Rabu 2 September)
Cuma tema keabadian dan cinta terlarang tapi saya suka sekali plot romantisnya, dan narator yang menyampaikan cerita. Blake Lively cantik klasik menyengat mata dan sangat fashionable melintasi jaman. ❤

138. Silmido (Jumat 4 September)
Dramatisasi dari kisah nyata misterius dan mengerikan tentang Unit 648 militer korsel. Peringatan pahit dari perang dingin, perang Korea dan operasi intelijen. Pengungkapan sejarah yang mencerahkan. ❤

139. I Fine..Thank You..Love You (Minggu 6 September)
FIlm Thailand yang keren banget. Lucu, romantis manis, ada lagu “Walk Me Home” yang bagus, dan selebihnya adalah Ice Preechaya yang sangat cantik. Ada cameo dari Sora Aoi juga. ❤

140. Tinker Tailor Soldier Spy (Rabu 9 September)
Plotnya njelimet karena melibatkan banyak karakter dan penuh jargon intelijen, tapi saya suka tema spionase klasik perang dingin kek gini ketika komunisme masih jadi ancaman global.

141. The Tales of the Princess Kaguya (Kamis 10 September)
Saya sampai gak sadar kalo ini adalah adaptasi dari dongeng klasik yang sangat terkenal dan menginspirasi banyak kisah termasuk Naruto itu. Terasa berat karena misterius, dipengaruhi visual dan musiknya. Penceritaan kembali yang indah. ❤

142. Assembly (Jumat 11 September)
Drama perang China yang bagus dan menyentuh tentang kompi yang hilang. Adegan perang seru dan narasi sejarah bagus membuat saya sempat sungguh-sungguh mengira ini kisah nyata. ❤

143. Selma (Senin 14 September)
Dramatisasi bagus dari sepotong sejarah AS. Saya suka pidato-pidato Dr. M.L. King. Sungguh menggerakkan semangat. sontreknya bagus, dan tentu saja plot hak-hak sipil kulit hitam itu sendiri. ❤

144. Ode to My Father (Rabu 16 September)
Drama menyentuh tentang sejarah Korea Selatan diceritakan dari sudut pandang kehidupan protagonis ala Forrest Gump. Luar biasa bagus dan bikin terharu. Air mataku netes nonton ini. ❤

145. Warsaw 44 (Senin 21 September) Drama perang Polandia yang menggigit. Banyak adegan pertempuran seru penuh korban bergelimpangan. Penceritaannya nyeni dengan plot cinta segitiga. ❤

image

Berjuang, mengusir Nazi keparat

146. District 9 (Minggu 27 September)
Plotnya keren dan sederhana, sinematografinya bagus. Cerita alien yang sangat manusiawi merujuk pada era apartheid. ❤

147. Avengers: Age of Ultron (Senin 28 September)
Plotnya masih agak mengecewakan. Sokovia? Mbok settingnya pake lokasi beneran gitu. Meskipun begitu film ini penuh adegan perkelahian bagus dan bumbu drama tuk tiap karakter. Saya harus mengingatkan diri sendiri kalo Quicksilver disini berada di semesta yang berbeda dengan karakter yang bernama dan berkemampuan super sama di dunia X-Men. ❤

148. Maze Runner: The Scorch Trial (Selasa 29 September)
Kali ini ngebioskop XXI bareng Athoe dan Ipas. Sekuel tengah trilogi, jadi gak ada lagi misterinya maupun klimaks, tapi tetap mencekam dengan banyak adegan lari dari teror zombie. Makin banyak hal terjelaskan tentang dunia saat itu, kurasa akhir cerita bakal keren. ❤

149. Spy (Selasa 6 Oktober)
Komedi spionase dengan plot yang terlalu generik (teroris eropa timur, bom nuklir yang dicuri, baku tembak saat transaksi) tapi lucu dan menyegarkan. Enak ditonton.

150. Source Code (Sabtu 10 Oktober)
Kombo perjalanan kesadaran, perjalanan waktu dan realitas berlapis ala Matrix. Saya suka plot hidup-mati-ulangi macam gini. Vera Farmiga itu matanya bagus yaa. Biru teduh. ❤

151. San Andreas (Sabtu 10 Oktober)
Sangat mengingatkan pada film Pompeii. Visualisasi menakjubkan dari bencana alam plus eksyen keren tapi plot dan karakter-karakternya omong kosong. Ngapain juga copot jaket dan pake kutang pas bencana? Gak mungkin juga bisa melewatkan perahu di gelombang tsunami. Duh.

152. The Boy in the Stripped Pajamas (Minggu 11 Oktober)
Cerita tragis dari keluarga penjahat perang (Letkol kesatuan SS-TV Nazi Jerman) dengan latar belakang tragedi Shoah. Plotnya serasa cermin masa depan hubungan Jerman-Israel. ❤

153. Woman in Gold (Selasa 13 Oktober)
Dramatisasi keren dari kisah nyata usaha mengambil kembali harta yang dicuri. Satu lagi film dengan tema ini. Masalah nyata yang masih dihadapi banyak orang. Yang mengganggu di film ini cuma penggunaan pesawat Skytrain (Dakota) dalam adegan kabur dari Austria. ❤

154. The Martian (Rabu 14 Oktober)
Ngebioskop XXI lagi bareng Athoe dan Ipas. Mark Wahlberg jadi penyintas lagi. Mukanya cocok? Ceritanya bagus, gak perlu ada adegan gugur jadi pahlawan. Saya suka adegan kerjasama antara badan antariksa AS dan China, juga plot melibatkan Pathfinder, wahana beneran ke Mark. Taglinenya keren: Shit happens, but shit provides. ❤

155. While We’re Young (Minggu 18 Oktober)
Ketika seluruh tujuan hidupmu terasa jauh, tapi ada anak muda yang mencapainya dengan cepat, rasanya menyakitkan. Sungguh menyakitkan. Perlahan kamu menyadari kalo dirimu tidak muda lagi dan ada banyak kesempatan yang tidak akan kembali lagi.

156. Wild Tales (Relatos Salvajes) (Selasa 20 Oktober)
Antologi keren tentang marah, dendam dan balas dendam. Ketika seseorang didesak hingga ke batasnya dan dia meledak. Bum! Cerita favorit saya: Pasternak dan Bambita. ❤

157. Draft Day (Selasa 20 Oktober)
Selayang pandang ke sistem bursa pemain NFL. Saya tidak suka sepakbola-amerika tapi ini film bagus tuk memahami bursa transfer model draft. Suka senyum menyejukkan Jennifer Gardner.

158. Tale of Tales (Selasa 27 Oktober)
Pesan moral dongeng ini sangat kuat tentang ambisi pribadi yang egois dan efek buruknya, tetapi karena plotnya model horor fantasi saya nontonnya jadi kurang nyaman. Butuh beberapa hari tuk kelarin.

159. G-Force (Rabu 28 Oktober)
Cukup lucu dan gak jelek tapi karena dah sering lihat film kek gini (meskipun film ini terhitung lawas) jadi rasanya datar saja.

160. Little Big Master (Rabu 28 Oktober)
Dari kisah nyata tentang pendidikan di Hongkong. Menyentuh. Melihat banyak masalah orang dewasa dari mata anak-anak TK. Menjadi guru sungguh merupakan pengabdian mulia. ❤

161. Kajaki (Kilo Two Tango) (Jumat 30 Oktober)
Kisah nyata dari Operation Enduring Freedom di Afghanistan. Sesak napas nonton ini padahal dah dikompres dari durasi peristiwa sesungguhnya. Sangat dramatis dan berdarah-darah. Temanya sederhana saja: sekelompok anak muda yang jauh dari rumah, menjalani perang ntah buat siapa kemudian terjebak pada sisa perang orang lain. ❤

162. Mission: Impossibe – Rogue Nation (Kamis 5 November)
Keren abis. Persis seperti apa yang saya harapkan dari kisah Ethan Hunt dengan segala eksyen dan teknologinya. Renner dan Ferguson menambah rame kelompok jagoan, plus sekilas si jelita Hermione Corfield. Plotnya generik sebenarnya. Agak mengawang-awang juga. Organisasi teror global yang tidak mencerminkan realitas dunia teroris dibawah bendera islamisme. Suka lihat Airbus A400M disini, merasa heran gimana cara meretas pesawat itu pakai satelit Rusia. Ha! ❤

163. The Man from U.N.C.L.E. (film) (Jumat 6 November)
Bagus, seru dan lucu. Setting perang dingin 60an, ada agen KGB, CIA, MI6, simpatisan Nazi, Royal Marines, kapal induk kelas-Centaur dan Alicia Vikander. Lengkap dah. ❤

164. End of Watch (Sabtu 14 November)
Drama bagus persodaraan polisi-polisi baik, cinta keluarga, berani, bersih dan berdedikasi. Jadi belajar soal ICE, badan investigasi kriminal terbesar kedua di AS setelah FBI.

165. Into the Woods (Kamis 19 November)
Adaptasi musikal Broadway yang bagus, diisi karakter-karakter dan sub-sub plot yang familiar dari dongeng-dongeng klasik. Saya suka nuansa sadis film ini, terutama saat ibu tiri mengusahakan kedua putrinya pake sepatu kaca Cinderella. Bahagia selamanya itu hanya sementara. Beruntun nonton film Anna Kendrick dan ada Emily Blunt juga, tapi yang paling saya suka lihat rambut jagung Mackenzie Mauzy. ❤

166. Minions (Sabtu 21 November)
Selucu yang saya harapkan. Pas untuk sabtu malam yang sepi. Suka setting dan plotnya yang berlatar kerajaan Inggris Raya. Momen terngakak: Stuart maenin Eruption-nya Van Halen. ❤

167. Perfume: The Story of a Murderer (Selasa 24 November)
Plot kekuatan super abad 18 di Paris, sekaligus lihat ilmu pembuatan parfum saat itu. Bagaimana bau bisa mempengaruhi tujuan hidup dan emosi manusia. Tragis, tapi keren banget. Bagaimanapun juga aroma wanita muda cantik memang memikat. ❤

168. Pixels (Jumat 27 November)
Semacam penghormatan untuk gim-gim arcade. Lucu juga pada jadi pixel-pixel 3D gitu. Keren banget pasti kalo hidupmu biasa saja tapi sahabatmu sejak kecil jadi presiden ya?

169. Southpaw (Rabu 2 Desember)
Plot klise drama olahraga tapi asyik diikuti. Sayang si cantik Rachel McAdams cuma sekilas ada di awal film. Saya suka semangat kebangkitan dari kejatuhan disini, memotivasi diri. Eminem menyumbang lagu-lagu bagus, terutama penutup bareng Gwen Stefani.

170. The Hundred-Years-Old Man Who Climbed Out the Window and Disappeared (Jumat 4 Desember)
Film Swedia dengan plot ala Forrest Gump juga tapi level global. Keren, lucu abis dan sangat direkomendasikan. Mungkin akan baca novelnya kapan-kapan. ❤

image

Bertemu Iosef Stalin

171. Ant-Man (Selasa 8 Desember)
Rada melodrama dengan dua isu hubungan ayah-anak perempuan, tapi hawanya lucu. Bagus tuk film perkenalan menuju keterlibatan berikut dengan Avengers. ❤

172. Paradise in Service (Minggu 13 Desember)
Drama berlatar sejarah gelap unit prostitusi di militer Taiwan. Dramatis, romantis, sentimentil juga tragis pada berbagai karakternya. Ada Ivy Chen yang cantik inosen dan Wan Qian yang menyanyi River of No Return dengan merdu. ❤

image

Prajurit, kami siap melayani nafsu anda

173. Watchmen: Ultimate Cut (Rabu 16 Desember)
Kisah grup pahlawan super DC Comics yang gelap, brutal, komplex, 80an dan vulgar. Film berat tapi bagus, dan 215 menit. ❤

174. The Little Prince (Rabu 23 Desember)
Plotnya berasa nonton versi uncut atau extended version plus happy ending dari dongeng klasik ini. Visualnya bagus, terutama saat stop-motion animasi; musiknya imajinatif dan Camille menyanyi dengan merdu. Filosofi kisahnya sendiri tetap dalam. ❤

175. The Transporter Refueled (Sabtu 26 Desember)
Tanpa Statham film ini cuma jadi eksyen kelas B biasa saja, bahkan menurut Ando eksyennya sudah lebay macam film India. Yang cukup menghibur cuma bumbu interaksi antara Frank Sr. dan Frank Jr. Gadis-gadis disini terlalu tampak seperti supermodel ketimbang lonte jalanan. Ed Skrein potensial melanjutkan franchise ini, semoga dengan naskah yang lebih baik.

176. Paddington (Minggu 27 Desember)
Film Natalku tahun ini. Plotnya generik saja tapi khas film keluarga. Inspiratif melihat ekspedisi dari Inggris ke Peru dan petualangan arah sebaliknya.

177. Lost and Love (Rabu 30 Desember)
Kisah menyentuh tentang penculikan kanak-kanak di China, diceritakan dari sisi orangtua yang ditinggalkan maupun si korban. Sedih nontonnya. Suka pemandangan pedalaman China, juga road trip seadanya itu. Makan trus cuci piring di warung. ❤

Okay, gak sampai 180 film, lebih sedikit dari 2014 yang lebih dari 200. Kecuali Lambrtz saya gak nemu blogpost teman-teman lain yang biasanya posting daftar serupa nih. 🙂

Makasih tuk semua teman yang sudah ngajak saya nonton atau nyediakan donlotan untuk saya. Tuhan memberkati kalian semua.

Dirgahayu Israel

Happy Birthday Israel! We Love U!

Hari ini, 10 Mei 2011, Israel merayakan hari proklamasi kemerdekaannya yang ke 63. 😀

Negara Israel dideklarasikan pada tanggal 14 Mei 1948, satu hari sebelum mandat Inggris atas Palestina berakhir. Dalam kalender Yahudi hari itu jatuh pada 5 Iyar 5708. Tahun ini, 5 Iyar 5771 jatuh pada hari Senin (9/5) kemarin, dan sesuai UU di Israel, maka dirayakan pada hari selasa 6 Iyar, yaitu hari ini.

Berdirinya negara modern Israel pada 1948 itu adalah bagian dari sejarah ribuan tahun bangsa Israel dan perjuangan panjang para zionist untuk mewujudkan tanah air bagi orang Yahudi di tanah leluhur mereka sendiri. Sejak tahun itu sampai hari ini, negeri kecil itu selalu menjadi pusat perhatian dunia, bertahan tanpa henti melindungi tiap jengkal tanah dan tiap jiwa penduduknya dari tetangga sekitar dan dunia yang terus menerus tidak ramah terhadap mereka.

Happy Yom Ha’Atzmaut! Panjang umur Israel. Tuhan memberkati. Jaya selalu. 😉

Blogwalking ke Israel; part three

 

Tidak mengerti komik strip diatas? Ya, tidak mengapa. Saya juga tidak mengerti berminat menjelaskannya.

Sebenarnya saya pengen posting komik strip itu gak lama sesudah Pesta Blogger kemaren, tepatnya habis baca ini, tapi batal karena pengaruh keselnya ternyata lama. Minggu kemaren jadi teringat lagi karena beberapa hal di Fesbuk. Terutama notes masbro Hariadhi soal isu seputar ke-Yahudi-an JHR Kohler, dan sedikit sharing bagaimana hal-hal yang menyangkut Israel, Yahudi atau Zionisme bisa menjadi isu besar di Indonesia. Lalu berikutnya ada omelan beberapa teman saat saya mendukung pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Suatu wilayah sengketa berpenduduk -sementara ini- mayoritas Arab yang dicita-citakan menjadi ibukota Palestina merdeka, tapi oleh Israel dianggap sebagai wilayah tak terpisahkan dari Yerusalem barat (ibukota Israel).

Bagi yang masih kurang jelas, isi artikel yang saya link itu adalah tahap kedua dari rencana tiga tahap pembangunan pemukiman Yahudi di Yerusalem Timur. Pembangunan tahap kedua itu berlangsung di Nof Zion (atau Noav Tzion), lokasinya bisa dilihat di peta (buatan 2008) dibawah ini. Silahkan klik tuk memperjelas.

Gilo, tahap #1 pembangunan pemukiman, terlihat di sudut kiri bawah peta; sementara Jabbal Al-Mukabber, tahap #3, ada di sebelah barat Nof Zion

Baidewei, artikel detil rencana pembangunan pemukiman yang saya link diatas, saya ambil dari sebuah blog perjuangan Palestina. Blog itu emang agak repot bacanya, loading-nya berat, dan apdet perharinya bisa beberapa artikel sekaligus, tapi isinya lumayan tuk jadi penyeimbang informasi konflik Palestina-Israel dari kubu Palestina. Bagi yang pro perjuangan Palestina, sebaiknya memperkaya wawasan disana saja, daripada misuh-misuh di blog ini yang pemiliknya jelas-jelas zionist. Sementara kalo pengen informasi yang fokus pada aktivitas Israel di “wilayah pendudukan” saja, bisa mengaksesnya di situs ini. 😉

Oh ya, BGM hari ini adalah Beautiful Life dari Ace of Base. (special credit to Rise)

Sampai ketemu di konflik selanjutnya.
*setrika pakaian*

 

Quote of the Day (3)

To the ladies we’ve loved~
and the ladies we’ve lost~
Salute!

~Ramon Campos (Arturo Braga mode), toasting with Dominic Toretto and Brian O’ Conner in Fast & Furious.

fast-furious-toast

Boys talk ^^

Beautiful line! And genius too! It summarize most of our booze-time chat! 😆

BtW, while the quote could refer to Mia Toretto and Letty Ortiz, the F&F series’ heroines & both heroes’ love interest, IMO the hottest chick here absolutely is Gisele Harabo. All hail Israeli girl! :mrgreen:

*ditendang*







Notes:
For Atho (usually referred as “KB”), -this nice movie’s downloader- thanx a lot bro. 😉

Bantuan dananya dibelikan roket juga?

duit tuk Gaza

Ada kesepakatan bantuan dana besar tuk Gaza, tapi sampai kemarin (11 maret) masih juga ada serangan roket… 🙄
Daftarnya mungkin masih terus memanjang… 🙄

Temen ‘Kita’ & Musuh ‘Kita’

Tanggal 8 Februari kemarin, teman saya Tgk. Alex Cobain alias Buya Alex© menulis begini di salah satu post-nya:

[…] meminta teman di sana, yaitu Mr. Jensen alias Agen Mossad, untuk […]

Hampir dua minggu kemudian datang komen anonim seperti ini dibawahnya:

temen kita yang punya blog ini ternyata kaki tangan yahudi ya, buktinya dia kenal sama agen mossad segala, mossad kan CIAnya Israel, musuh no. 1 kita…

WTF?!?!?! 👿 😆 😆 😆

Saya juga tidak tau akan hal ini sebelum diinformasikan oleh masbro Alex© sendiri via Y!M tanggal 5 Maret kemarin. Tentu saja, kami berdua ngakak ancur membicarakannya. 😆 Ini memang bukan pertama kali kami mendapati komen yang asal bunyi, tapi sentimennya itu lho…! :mrgreen:

Saya dan Alex© sudah ‘saling kenal’ tahun 2007, dan sejak itu perlahan berteman baik hingga sekarang dengan segala perbedaan bendera kami masing-masing. Yaa, seperti kata Alex© sendiri:

[…] Kan saya sudah katakan, saya tak suka alam yang homogen, apalagi cuma karena sentimen. Berpihak tidak masalah. […]

Lha, orang ini siapa? Modal kartu seluler yang sama langsung klaim temen, habis itu banting Alex© dengan fitnah kaki tangan saya Yahudi, padahal “si Yahudi”-nya sendiri sebenarnya bawa-bawa nama Mossad tanpa ada hubungan. Kasihan benar nasibmu, bro… 😆 😆

Di negara ini memang susah, asal ada bau-bau Israel dikit, pasti ada aja yang terpikat ngomong gak enak. Gak maju-maju… 😉

Kuliah sejarah di ynetnews

wasserman

I continually struggle to find any justification by Israel for its illegal and immoral campaign against the Palestinians. Please correct me if I am wrong but I thought every refugee had the right to return to their homes. Why should the Palestinians be denied this right by the international community? Israeli governments continually state that it is their home land but if one were to only look at maps of the region dating back 60 or 40 years one would see a different picture. The victor always chooses his own history but while Palestine was under British rule we did state that no other foreign nation would rule them. Tired of the Second World War Britain did not have the will or strength to fight for Palestinian rights against the insurgence of fleeing Jews. One has to remember that it was not the Palestinians who persecuted the Jews that triggered the exodus from Europe but us in Europe. now it is they that suffer.

Stella Goodwin , UK (02.05.09)

Ternyata, kesesatan sejarah itu bukan cuma di negara ini! 😆

Siang tadi (8/2) blogwalking ke rumah Irene Yuan, kawan blogger di AS sana. Karena memang akhir-akhir ini malas nonton TV & baca koran (sedang kena virus prokrastinasi), saya jadi tak apdet kalau ada peristiwa pelemparan sepatu terhadap dubes Israel di Swedia, seperti yang ditulis Irene.
Tertarik dengan berita yang lebih lengkap, saya menuju ke ynetnews, situs berita Israel tuk membaca artikelnya. Seperti blog, dibagian bawah artikel ada kolom komen (talkbacks) yang tentunya juga saya baca (karena gak sampai ratusan), dan sampailah pada komen #13 yang saya kutip diatas.

Yahahaha! 😆
(lagi-lagi) saya ketawa sendiri!

Okay, saya tentu mengerti bahwa tidak semua orang mengerti sejarah (Israel) dengan benar, apalagi sejarah itu bisa banyak versinya. Kalau di Indo sih, dah jamak banget orang berkomentar ngawur tentang sejarah Israel seperti yang bisa kita baca di sejumlah blog; misalnya ada yang ngomong kalau Israel menang Perang Enam-Hari karena dipasok data CIA, bahkan ada yang pede menyamakan Israel dengan kolonialisme Belanda di Indonesia dulu. Dengan kata lain Israel menjajah tanah (dan rakyat) Palestina. Bleh… 😐
Sehari-hari selama hampir dua bulan terakhir ini mengikuti kesesatan-kesesatan seperti itu di blogsfer lokal, rada kaget juga membaca hal serupa di situs global, dari orang Inggris pula!
Seharusnya memang gak perlu heran dengan yang seperti itu, bisa terjadi dimana saja memang, tapi tetap saja kesannya beda saat baca sendiri. :mrgreen:

Yah, tidak butuh waktu lama bagi Englishwoman tersebut tuk mendapat setumpuk kecaman dan kuliah sejarah dari sejumlah komentator lain. Saya postingkan dibawah ini komen-komen balasan yang IMO informatif. FYI saya perbaiki sejumlah typo dari komen asli semampu saya untuk kenikmatan membaca, dan, mohon maaf bagi yang tidak mengerti bahasa Inggris. 😉
(untuk membaca SEMUA komentar di situs aslinya, silahkan klik disini)

Komen #19
#13, interesting white washing of the Brits
Have some shame, lady. Jews have lived in that area continuously for centuries. Jerusalem had a HUGE Jewish quarter for a very long time. The Brits made promises to both Jews and Arabs and obviously did not plan on keeping any of them (as usual). Your history is very distorted. Both Jews and Arabs were attacking British troops. That is why the Brits left the Palestine mandate. Read a book and learn something. Don’t you have any shame? Ireland, India, Africa should I go on? What the British did in Ireland was much worse than what is happening to “Palestinian” Arabs. Or did you even know or care what happened to Palestinian Jews for all those centuries as Dhimmi.

Just think, the Brits could have aided the Irish at the time of the famine, but didn’t. How cruel was that? Have some shame. The Brits have a huge legacy in starting the problems in the Middle East which is still going on today. Shame on you, lady.
SAM , USA (02.05.09)

Komen #22
Stella Goodwin no 13
Stella Goodwin, you are an idiot.

Jews have lived in Israel for well over 40 r 60 years. Tel Aviv is celebrating its 100th anniversary this year. Jews have lived in Israel for much longer than you seem to know.

Furthermore, why does you ‘historical’ justification of who gets to live there start and end around “40 or 60 ” years ago? Try thousands of years ago. I think you’ll find that Israel was a Jewish state well before anyone even invented a people known as the ‘Palestinians’.

Go away, learn some history, and then form an opinion. Or if you can’t be bothered, keep you misinformed gut feelings to yourself. They add nothing to sensible debate.

Komen #23
13# Stella
First, the Palis refused to accept the 2 states solution. The refugees was told to leave by the Arab armies (and I wont lie also by IDF), that was sure of their victory. Now you better not talk about ‘homeland’ cause there is no even doubt of who was the first one to rule the area 3000 years ago(and don’t tell me there were others before cause we’re the only nation/religion that survived)…The fact that they lived here since the muslim occupation doesn’t make it their homeland. I don’t remember they yelled occupation when they lived under the rule of Egypt & Jordan(till 67). We always agreed to solutions but what can we do when they constantly refusing?
Daniel , Rehovot, Israel (02.05.09)

Komen #25
#13
I think you should go read some history books. At the time of the Mandate, only Jews were referred to as Palestinians – no self-respecting Arab would go by that definition. Most of the refugees ran away at the instigation of their own leaders, having been promised that they would return victorious within 3 days after the Jews had been driven into the sea. Of course the Brits didn’t have the strength to fight for Palestinian rights after WWII, since, as mentioned above, the Jews were referred to as Palestinians and the Brits were busy expending their strength on stopping Jewish refugees from Europe (where they and the Europeans stood by while they were slaughtered) from reaching Eretz Yisrael – our homeland since before Christianity and Islam – an interring them In Cyprus, or in Atlit if they managed to reach these shores.

Keep struggling, Stella.
Madeleine , Israel (02.05.09)

Komen #26
Stella
You have been getting your propaganda from either leftists or Muslims…Refugees are not always allowed back, ask the Sudetan Germans or the Germans from western Poland about that…Aggressive wars have consequences, and the Arabs have theirs from the aggression of 1948. The Arabs created 800,000 Jewish refugees from 1948-1952, you have no sympathy for these refugees? From Brits like you its always the Joos who need to be punished… also check out the Arab participation in the Shoah thru the efforts of the Mufti of Jerusalem and his direct responsibility for the murder of 10,000 Jews from Hungary. So take a little time study some historical facts and stop visiting propaganda web sites and THINK FOR YOURSELF…
PW , Virginia USA (02.05.09)

Komen #29
#13 Don’t display your ignorance
Dear Stella,
If you care to really read about the history of Palestine (which by the way has nothing to do with the Arab population- this is a Roman name!)
You’ll find that before the British mandate which commenced in 1917 (after General Allenby took it over from the Ottomans), the land was almost empty and deserted (read what some explorers said about it, including Mark Twain!) the truth is that Arab nomads immigrated into Palestine in greater numbers only during the British mandate. In Jerusalem for example Jews were the majority through many generations including during the Ottoman Empire period. If you look at any archeological findings this was the land of Jews long before Islam was created. Even today 80% of Jordan population are what you call Palestinians. The sad truth is that the Palis today are simply used as pawns by the Arabs countries against Israel (which they see as western “invasion” into the Middle East). Now in 1947 following UN decision, a 2 state solution was accepted by Israel! the Arabs as a response started the 1948 war, and this war created what is called the refugee problem, which again is a manipulation of the Arabs. Look at the map as you suggest and see what is the difference in the area of Jordan, Egypt, Syria, and Lebanon together (that’s were the Palestinians came from!) compared to Israel. Now you should ask the logical question: Why the Arab countries (or their brothers as they say) which are their true home don’t want them back?? why for 20 years (1948-1967- Before west bank and Gaza taken, again due to a war started by the Arabs)they kept then locked in refugee camps and didn’t allow them to assimilate in their countries? while at the same time, Israel got almost all the Jews who were forced out form the Arab countries, after living there for generations. The truth is that there is no a shred of evidence for any Palestinian entity, it is all a typical distortion of history made by the muslim world, and unfortunately we here in the UK, and in Europe being to easily manipulated by PR and media (Liberal left) and fail to distinguish between friend and foe.
Ted , UK (02.05.09)

Komen #32
STELLA!!!!! (#13) – Think before you talk!
You asked us to correct you if you are wrong, so here I go:

You call Israel’s campaign immoral and illegal – Find me a Palestinian map of the Middle East with Israel on it. You won’t find it. Look up the Official Charter of the Palestinians (Fatah, Hamas, you pick), see if it talks about independence without mentioning the destruction of Israel in it. Again, you won’t find it. They don’t want Israel and try to destroy it every way possible, forcing Israel to defend itself constantly.

You talk about refugees – Go look up how many actual Arab Refugees left Israel in 1948. Go see how many Jews were booted from Arab countries in 1948. Now go see whether any of the Jews have been allowed back into the countries that kicked them out. Now go look up whether these Arab “refugees” were forced out by Israel and how many were encouraged by their leaders to leave”. Moreover, go see how loosely the term refugee is used for the Palestinians as opposed to all other war refugees. Oh yeah, whiule you’re at it, count how many Arabs are in the Israeli Knesset. Now count how many Jews are in Arab positions of Government.

As to your incomplete version of history, one wishes you were right. First, look up how the Grand Mufti and Hitler were allies during WWII. Second, look up how Your country tried every possible way to limit Jewish immigration to Palestine, while allowing the Arabs to come unlimited. Then, go back beyond your 40-60 years to the end of the 19th century and see how many Arabs were in Israel at the time (Check Mark Twain’s quotes). They weren’t here. When the Jews started coming, they, protected by the Ottomans, started claiming lands.

Know the facts before you talk.

One more thing – when are you going to advocate for the refugee rights of the American Indians. Surely they number more than the Palestinian refugees?
JG , Modiin, Israel (02.05.09)

Komen #34
#13 stella, Europeans after WW I carved middle east region and created Syria, Iraq, and Palestine. 80% of Palestine is the state of Jordan, mostly inhabited by those Palestinians you talk about.
it is true the Brits aided the Arabs but the Arabs were not self governed here, they never formed a state here, & were not registered as the land owners in the ottoman land registry. They formed a local uniting movement only when Jews became a large minority in the 20th century. The British were not the first to try appeasing the Arabs by maintaining the Jewish minority ratio, so did the Ottomans, and other empires that ruled this region, because Jews were nonviolent people 2000 years, whereas Arabs were always blood thirsty bullies.
Arabs were slaughtering Jews here for centuries while living in cities created by Jews. If you are familiar with the Old Testament, you have some idea what I’m talking about. it was the arab interest to keep the middle east free of foreign influences, especially Jewish, as Jews always sought to return to Zion, another word for Jerusalem in bible. Arabs were seeking to keep the Jews tortured and unwelcome here, mainly because Jews were a nation here for 1500 years, which is longer then islam exists. Jews are a separate ethnic group, it’s not just a religion, it’s a way of life, a culture with traditions. whereas Palestinians are not a nation, they are Arabs, who came to the holy land, Lebanon, Syria, Jordan etc, from the same place, namely the Arabian Syrian deserts. but here they lived on the ruins of israel, and seek to do so again.
Palestine is a name given to this region by people who mispronounced philistines. But Philistines are an extinct race of idol worshippers, whereas Palestinians are Moslem Arabs.
Jews always wanted live together as a nation that they are, but only in the 20th century they managed to achieve it. Arab Moslems simply continue the same dogma, only this time, Jews are the majority, so they find it harder to kick them out, but they keep trying, because this is what they always did to Jews, and so they seek to be an arab majority here, using every possible means, not just traditional killing based on religious convictions they kept up in the Middle East.
historic reminder (02.05.09)

Komen #52
60 years ago there were no Palestinians yet, they were Arabs. The Israeli Arabs and the modern Palestinians are one and the same [the first batch , stayed, the second one, they left Israel, even thought Ben Gurion begged them to stay, but they chose to leave. Whose to blame? their ancestors.
By the way, the Promised Land belongs to the twelve Tribes of Israel. The Arabs already stole some of their lands. #13 ,
MD (02.05.09)

BtW, komen terakhir terhadap Stella yang saya kutip ini (komen #70) tidak terlalu informatif, bahkan emosional, tetapi saya suka, mengingatkan lagi bahwa urusan “mengembalikan tanah” ini bukan cuma masalah di Timur Tengah/Israel saja. 😉
Ini komennya:

#13 STELLA -U.K.-ARABS RETURN TO THEIR OWN HOMELAND–BRITAIN
STELLA, DID YOU JUST LAND FROM MARS?
WHERE HAVE YOU BEEN?

THE BRITS SHOULD RETURN THE FALKLANDS STOLEN FROM ARGENTINA, RETURN IRELAND TO IRISH AND THE LIST IS ENDLESS…

BUT, STELLA AND U.K. — YOU HAVE ONE VERY HUGE PROBLEM NOW.

THE LARGE NUMBERS OF ARABS, MUSLIMS COMING TO U.K,.

IT SEEMS THAT THE ARABS-MUSLIMS ARE CLAIMING THE RIGHT OF RETURN TO THEIR OWN TRUE HOMELAND—-THAT IS CALLED BRITAIN ! —

AND STELLA, THEY WILL TELL YOU WHERE TO GO, BUT NOT IN A POLITE MANNER!
AVRUM , CANADA (02.07.09)

:mrgreen:
*ntah kenapa jadi teringat aspirasi pemekaran di Sumatra Utara dan perang sipil pemerintah vs separatis Tamil di Sri Lanka yang sedang hangat*







Notes:
[1] kartun diatas saya tambahkan dari situs lain buat dekorasi saja, tidak ada hubungannya langsung dengan artikel yang saya kopas disini.


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Agustus 2017
M S S R K J S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter