Posts Tagged 'joesatch'

Jakarta, revisited

Sabtu, 23 Februari 2013, akhirnya saya dan nyokap ke Jakarta, menjenguk kawan beliau (sudah seperti keluarga bagi kami) yang kumat sakit ginjalnya di RS Cikini. Ngebut ke Solo pagi-pagi karena harus check-in lebih awal berhubung nyokap perlu pakai kursi roda. Nyampai di Bandara Adi Sumarmo jam 9.30AM. Telat 15 menit dari seharusnya. Buru-buru ke counter Sriwijaya Air malah penerbangan kami delay hingga 12.25PM. Kata tukang pel deket toilet: “Sriwijaya delay? Sudah biasa mas…” 👿 Delay berlanjut hingga 1PM hingga baru take-off 30 menit kemudian. Keluar dari Soekarno Hatta sekitar 3PM, dan baru sampai di Cinere 7PM (sempat singgah beberapa menit di RS Cikini). Batal sudah rencana malam mingguan di Jakarta. Tidak akan pernah jelas kapan akan ke Jakarta lagi kan? Jadi walopun misi utama nganter nyokap, harus tetap nyuri kesempatan tuk kopdar. Jangan sampai jadi Mike Collins. 🙂

Minggu, 24 Februari 2013.
Susah skip gereja kalo di Cinere (Saya benci dipaksa beribadah, tapi sudahlah…), jadi saya ke gerejaku yang lama, IES South deket Pondok Indah. Saya sudah gak dikenali pastor lagi. Dikira pengunjung perdana. 😆 Bubar gereja jam 10an, bingung mau kemana. Akhirnya ke Blok M, cari tempat yang agak ditengah, biar gampang kemana-mana siapa tau ada teman yang lagi di jalan. Lima blogger seleb yang dihubungi ternyata tiada yang bisa keluar, sementara Alex Hidayat yang katanya ke Kampung Rambutan, konon error telpon selularnya. Akhirnya janjian dengan Hoek Soegirang di Kopitiam Oey Jln. Sabang. Nyampe sana pas tengah hari, ketemu Hoek dan langsung ditraktir macam-macam (soto Tangkar disitu asli enak) sambil ngobrol segala macam. Seneng banget. Blogger legendaris ini. Dari jaman jahiliyah dulu baru ketemu sekarang. Sudah bukan admin warnet yang kusut lagi, sekarang pejabat di Kopitiam. 😀 Siang itu Alex Hidayat sedang ada di Kalibata, tapi rupanya tak bisa nyusul karena bareng keluarga. Moerjanto nyusul jam 5PM, dan masih ikut ngobrol sampai usai sholat magrib. Menjelang 7PM, kami bertiga cabut bareng dari Kopitiam Oey ke halte Busway terdekat. Moer pulang, sementara saya dan Hoek lanjut ke ITC Fatmawati. Ada kopdar berikutnya deket situ. Sekitar 8.30PM Joe Satrianto dateng mengojek Oelpha. Karena nasi kucing yang jadi tujuan semula tutup, kami nongkrong di Sevel Fatmawati hingga 10.30PM. Kopdar berempat yang menyenangkan, dan saya masih bisa loncat ke Metromini tuk pulang ke Cinere, walopun nyampe rumah jam 11.30PM. 🙂

Keep on reading!

Nyontek dan malas belajar

Malam ini saya teringat beberapa hal dari masa silam:

Seorang teman, kalo memperkenalkan saya ke teman-temannya yang lain, pasti berkata: “ini teman nyontek saya selama dua tahun di SMP”. Saya baru belajar nyontek sepertinya saat SMP, terlebih setelah terdegradasi dari kelas 1A ke kelas 2C.

Nyontek itu memang seni. Berkembang sesuai kemajuan jaman dan dunia pendidikan. Nyontek dari teman, nyontek dari buku cetak/catatan, dan memberi contekan, semua ada kisah di baliknya.

SMA kelas 1, saya (dan beberapa teman sekelas lain) pernah disuruh mengulang ulangan harian matematika karena nilai saya cuma 5. Padahal itu sudah hasil nyontek curi-curi. Hasil ulangan ulang tentu saja 3, karena tidak ada teman yang bisa dicontek saat mengulang. Akhir caturwulan, nilai matematika saya 5 di raport. Nilai merah pertama dalam sejarah sekolah.

Nyontek dengan menarik buku dari dalam laci meja pernah menjadi begitu sulit karena guru mencurigai murid yang terlalu menunduk. Karena itu berevolusilah tehnik membaca buku yang ditarik dari laci sebelah (oleh teman sebelah tentunya). Demikian juga sebaliknya. :mrgreen:

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juli 2021
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter