Posts Tagged 'kenshin'

Film-film 2017 (April-Juni)

Cepat sekali tahun ini sudah berjalan setengahnya. Libur panjang lebaran sudah terlewati, dan bulan Juli yang tanpa hari libur sudah muncul di kalender. Dengan mengabaikan buku-buku dan banyak bacaan lainnya, 3 bulan ini masih rajin menonton film. Mari menengok apa saja yang sudah ditonton sejak April.

67. Hidden Figures
Dramatisasi menarik 3 wanita hitam dalam sejarah NASA. Masih suasana perang dingin ketika komunisme dan kemajuan Sovyet jadi topik umum. Suka lihat karakter dan interaksi mereka bertiga yang penuh percaya diri. Film rocket science + perjuangan ras.

68. Rurouni Kenshin: New Kyoto Arc
Kompresan yang saking padatnya sampai kerasa cuma nonton trailer. Banyak plot berubah dan hilang, sejumlah duel juga berubah, ada yang lebih baik, ada yang tidak. Satu-satunya yang menarik adalah kembalinya pedang Homura milik Shishio ke Seiku Arai di akhir cerita.

69. Les Chevaliers du ciel (Sky Fighters)
Adaptasi bagus dari salah satu cerita Tanguy et Laverdure entah yang mana. Sungguh senang melihat aksi-aksi Mirage 2000 (& Alpha Jet) disini sehingga sejumlah hal kurang realistis bisa dimaafkan. Lagian tak menarik juga kalo dogfight tidak Within Visual Range. Adegan striptease di atas F4U Corsair itu keren..

70. Passengers
Plotnya sederhana, dan visualnya bagus sekali, seperti yang kuharap dari film luar angkasa futuristik. Temanya berat: usaha-usaha tidak etis (bahkan jahat) tuk memiliki teman hidup ketika pilihan lain hanyalah terbunuh sepi. Seperti biasa, J-Law tampil sangat mempesona.

Quote:
“You can’t get so hung up on where you’d rather be, that you forget to make the most of where you are.”
~ Aurora Lane

71. Soar Into the Sun / Return to Base
Top Gun versi Korea Selatan. Penuh hal mustahil dalam manuver udara, misi Air to Air dan Air to Ground, pertahanan udara, dan combat SAR, tapi tidak mengganggu ceritanya. Dogfightnya malah owsom. Cacat berulang hanyalah syut-syut landing gear yg jelas-jelas tandem bukan dari F-15. Film bagus tuk melihat F-15K dan T-50 beraksi, plus Mig-29 yang cukup detil. Romcomnya lucu, bonus komedi khas Korea yg gak peduli cerita ini bersetting militer.
Ketemu si cantik Shin Se-kyung lagi.

Quote
“Aku ingin memberimu kesempatan untuk membuatku terkesan”
~Tech Sgt. Yoo Se-young

72. Arrival
Kisah menawan tentang teror alien, problem komunikasi dalam kontak, dan apa konsekuensi dari pemecahan kedua masalah itu bagi seorang ahli bahasa: sebuah jendela ke masa depan. Melupakan tragedi itu sulit, tapi dengan sadar memilih tragedi itu lebih berat lagi.

73. A Pigeon Sat on a Branch Reflecting on Existence
Komedi hitam Swedia yang susah kupahami. Satu2nya plot yang agak menarik dan memicu buka sejarah cuma raja Charles XII of Sweden pergi berperang dengan Rusia lalu kalah. Sisanya absurd.

74. Dear Zindagi
Jauh lebih bagus dari yang kubayangkan. Cerita menarik sesi demi sesi curhat ke terapis tampan penuh ide oleh pasien dia yang jelita penuh potensi tanpa berakhir dengan romansa. Banyak percakapan dan situasi yang bisa kupelajari.

75. Miss Sloane
Drama yang sangat menarik tentang intrik lobi dalam politik AS, berpusat pada karakter luar biasa yang jenius sakit jiwa. Banyak obrolan yang harus kureplay tuk bisa paham, dan temanya tentang kontrol senjata selalu relevan. Sayang, kukira fokusnya tentang lobi sawit pemerintah RI yang jadi fokus di awal film. 😁

76. Pete’s Dragon
Drama fantasi yang santai dan moodmaker. Terasa macam versi watered down kisah Natsu dan Igneel dari Fairy Tail. Naganya lucu, tapi kamuflasenya luar biasa.

77. Canola
Cerita yang sederhana dan mengharukan tentang cinta sepanjang hayat seorang nenek. Drama keluarga ini lebih bagus dari pengharapanku. Fokus tanpa subplot romansa misalnya. Adegan di taman bunga itu sungguh terasa surga.

“Nenek, kenapa lama sekali datang?” Mataku langsung kemasukan debu..

78. Live by Night
Terpesona Elle Fanning saja. Gadis ini makin dewasa, makin cantik. Selebihnya kisah gangster ini terasa sangat familiar hingga twist terakhir. Tidak ada yg spesial dari plot dan protagonis. Meski begitu gambarnya bagus, dan tema-tema SARA di dalamnya (italian vs irish; protestan vs katholik, yahudi, hitam, latin; KKK) menarik.

79. Queen of the Desert
Penjelajahan Gertrude Bell di dunia Arab selama belasan tahun direduksi menjadi kisah roman picisan. Hanya prolog dan epilog film yang sedikit menjelaskan kalau wanita ini berperan besar pada terbentuknya Timur Tengah modern. Gak heran film ini flop. Nicole Kidman masih sangat mempesona, tapi jelas dia terlalu tua tuk karakter ini.

80. Tunnel
Film bencana dan survival yang bagus. Protagonis yang semangat -di atas dan di bawah tanah- membuat penonton ikut menyemangati pula. Segala drama operasi penyelamatan tergambar di sini, termasuk politisi cari muka dan masyarakat yang pedulinya sesaat saja.

81. Guardians of the Galaxy Vol. 2
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Seperti prekuelnya, jadi orang terakhir yang ninggalin theatre. Pake negur cleaning service yang lewat-lewat pas nonton extra scenes. Film bagus ini padat dengan aksi, warna, humor, juga kental dengan tema keluarga. Gak lupa lagu-lagu lawas.

82. Our Kind of Traitor
Spy thriller lumayan. Eksyennya minim tapi plotnya menarik, terutama tentang intrik busuk di dunia intelijen. Pesan moral: hati-hati kalo diajak hangout orang asing. πŸ˜‰

83. 3 Hari Untuk Selamanya
Road movie yang bagus. Perjalanan Jakarta-Jogja yang penuh dialog dan interaksi menarik dua anak muda yang sedang mencari arah hidup, juga pengalaman di tiap tempat yang disinggahi. Ada kesan mendalam, dan ada cinta tertahan.

84. Deepwater Horizon
Dramatisasi menarik bencana terburuk perminyakan AS. Plotnya dibangun untuk menunjukkan kalo ini adalah bencana buatan manusia yang mestinya bisa dicegah.

85. Eyes Wide Shut
Kesampaian juga nonton film klasik ini. Film Natal yang penuh simbol okultisme. Drama pasangan modern yang penuh godaan seks. Fantasi dan penasaran yang mengganggu dan menantang. Kisah tak biasa saat pulang pagi.

86. Tendangan Dari Langit
Lebih menyenangkan dari yang kuharap. Plot yang bagus, realistis dan lucu. Wajah-wajah yang familiar, bahkan ada yang kukenal. Kenangan ke sepakbola Indonesia masa itu ketika LPI muncul memberikan harapan palsu atas kebobrokan ISL.

87. American Honey
Road movie menarik tentang pelarian, petualangan, dan pencarian (dari uang hingga cinta) yg keras di Midwest Amerika. Cerita anak-anak muda terbuang yg hidup di jalanan, bekerja dan berpesta dari kota ke kota. Masing-masing dengan impiannya. Penuh lagu-lagu pemberontakan yang keren.

88. Joy
Dramatisasi cerita Joy Mangano menemukan miracle mop dan membangunnya menjadi bisnis besar. Digarap dengan komedi yang lucu dan penampilan mempesona Jennifer Lawrence. Pel kek gini kok gak dijual di sini ya? 😁

89. Hari Ini Pasti Menang
Buat saya tokoh utama film ini adalah Andien, sang wartawati investigasi. Mengingatkan kalo saya pernah suka banget Tika Putri. Plot selebihnya susah dipahami. Mungkin saya terlalu realistis dan berharap endingnya bakal seperti calciopoli.

90. Sing
Animasi menyenangkan penuh lagu-lagu bagus. Plotnya sederhana saja tapi gak nyangka juga dengan semangat show must go on mereka setelah teater ambruk.

91. The Whole Truth
Drama pengadilan seorang pengacara. Persilangan antara mencari kebenaran dan mencari apa yang terbaik bagi sang klien. Menarik mengamati siapa yang berbohong dan dimana kebohongannya.

92. Secret (Bu Neng Shuo De Mi Mi)
Menyesal membiarkan film ini mendekam setahun di HDD karena salah didonlot (yang dipesan “A Secret”), ternyata bagus luar biasa. Drama cinta monyet segitiga yang romantis diiringi kungfu Piano brutal (duelnya sampai kuulang), dan misteri mengejutkan yang menjadi judul film ini. Gwei Lun-mei memikat sekali jadi gadis misterius.

93. Loving
Kisah cinta sederhana Richard dan Mildred Loving yang melawan hukum dan akhirnya mengubah sejarah AS. Salut kepada pengacara-pengacara ACLU di kasus ini. Sebenarnya filmnya membosankan, tapi jadi kerasa mood depresinya sesuai keadaan jaman itu.

Ketika cinta tidak boleh hitam dan putih.

94. Don’t Look Down (No Mires Para Abajo)
Serendipity seorang remaja galau dan wanita cantik yang menjadi guru sex tantricnya. Orgasme si cowok agak absurd, tapi intinya untuk sesaat dia lepas dari rutinitas sehari-hari.

95. A Copy of My Mind
Petualangan gadis pemburu film bajakan. Film yang mengingatkan bahwa nonton film donlotan itu sudah termasuk mewah, dan mengapa kita sangat menghargai orang-orang seperti Lebahganteng dan Pein Akatsuki.
BTW plotnya berjalan aneh, beberapa hal gak masuk akal. Di luar itu saya suka realitas keras Jakarta di sini.

96. Beauty and the Beast
Film bagus banget yang sungguh mengingatkan pada versi animasinya. Remake cerita penyihir reseh party pooper yg kejam. Apa-apaan dia mau berteduh aja masuk ruang dansa. Sakit hati dengan tuan rumah eh satu kastil dikutuk. 😁
Gak nyangka Emma Watson bisa nyanyi. Lumiere versi candelabra jadi karakter favorit saya. Suka dengan komedi dan mood film ini. Merasa aneh Beast punya 5 jari sempurna, bisa pegang apapun dengan baik, tapi makan kok gak bisa pake sendok. Bantal dia juga gak rusak kena tanduk. 😁

97. The Invisible Guest (Contratiempo)
Thriller sangat menarik pemecahan kasus pembunuhan. Plot klasik menyusun berbagai versi cerita tuk mengungkap kebenaran. Mana yang jujur, mana yang ngarang. Ngeri membayangkan apa yg bisa dilakukan orang berduit+pengacara tuk menutupi kejahatan.

98. Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales
Ngebioskop di XXI Premium Mal Jayapura. Kaget, tapi senang lihat Kaya Scodelario. Saya suka gadis ini. Plotnya terasa repetisi saja; hantu laut baru, jagoan-jagoan baru yang bergabung dengan Jack Sparrow tuk melawan, menggunakan artefak kuno nan sakti yang harus dicari dulu muter-muter, militer Inggris yang menyebalkan. Tetap menghibur tentu saja.

99. Wonder Woman
Ngebioskop di XXI Premium Mal Jayapura. Film superheroine yang wajib tonton. Plotnya khas film superhero bagian pertama: cerita masa lalu, masa kecil, awal menjadi pahlawan dst; tapi karakter Diana/WW yang sungguh membuat terpikat: ekspresi dia, interaksi, chemistry, justice, humanity, ditambah lagi Gal Gadot emang cantik banget. Terlihat dibuat tuk tidak jadi apel ke apel dengan Captain America, seperti memundurkan setting ke PD 1 dan -yang paling saya sukai- Β tidak menonjolkan patriotisme Amerika.

100. Death Note
Adaptasi yang setia dari manga legendarisnya dan bagus hasilnya. Permasalahan klasik tentang main hakim sendiri. Ryuk terlihat keren dalam 3D.

101. Suicide Squad Extended Cut
Memperhatikan lagi detil-detil yang kelewatan waktu ngantuk di bioskop tahun lalu. Diablo vs Incubus memang duel antar dewa. Sisanya disitu serangga semua. πŸ˜†

102. Rogue One: A Star Wars Story
Star Wars Episode IIIS yang epik dengan karakter-karakter sekali pakai. Saya suka plot, visual, setting, musik dan final battlenya. Ada rasa penggarapan yang berbeda tapi tetap nostalgik.

103. Jackie
Biopic bagus banget tentang Jackie Kennedy dan flashback penuh detail pembunuhan hingga pemakaman JFK dari sudut pandang dia. Drama menarik seorang first lady yang kehilangan suami.

Diapit dua dari sekian banyak Kennedy yang meninggal dengan tragis: JFK dan RFK.

104. The Light Between Oceans
Sebuah keputusan yang benar, tapi juga salah, dan konsekuensinya. Drama period suram yang agak pelik tentang cinta, kehilangan, dan penebusan. Pemandangannya bagus, ceritanya menyentuh.

105. The Handmaiden
Thriller psikologi erotik yang keren banget. Saya suka plotnya yang penuh misteri, lalu penceritaan berlapis yang sempat memperdayai saya. Kisah cinta berliku dan panas dua gadis melewati dua pengincar harta.

Pastikan kalian nonton yang gak disensor yaa..

106. The Fate of the Furious
Eksyennya owsom seperti biasa (Mad Max Frozen Road!) tapi jalan ceritanya hancur lebur (seperti biasa juga). Teroris yang bisa ngehack apa saja buat apa masih perlu EMP dan nuklir? Deckard tampil sangat Statham dan sungguh menghibur. Kehadiran dia dan tanpa Brian membuat tim ini jadi makin berotot dan kurang pembalap. Saya masih terkenang Gisele (dan Han tentu saja), tapi Ramsey ini juga enak dilihat. Suka adegan pembuka di Kuba, simbol hubungan baik AS-Kuba sekarang: mutual respect.

107. Captain Fantastic
Sejumlah hal soal homeschooling dan indoktrinasi kekirian cukup mengganggu pikiran saya, tapi tetap ini drama keluarga yang bagus banget, menawarkan banyak hal baru. Erin Moriarty mencuri perhatian.

108. John Wick: Chapter 2
Dunia kriminal terorganisir tempat John Wick hidup makin terbuka jelas aturan dan konsekuensinya. Eksyen yang sangat menghibur, penuh close quarter battle menawan. Saya terkesan adegan Gianna tutup usia, dan kaget lihat Morpheus.. Err, siapa tadi namanya? 😁
Satu hal realistis yang saya sukai, John sering menggunakan senjata musuh yang tewas.

109. Keeping Up With The Joneses
Cuma pengen lihat Gal Gadot lagi yang hanya jadi diri sendiri: agen Israel yang mahir dengan senjata. Komedinya sendiri meh. Ngasal banget nggarapnya.. 😁

110. The Great Wall
Premisnya bagus, tapi jalan ceritanya banyak bagian yang aneh. Mengapa menyimpan mesiu? Buat apa unit bungee jumpers di ordo yg punya artileri? Mengapa pertahanan ibukota lemah? Kurang epik juga akhir ceritanya, jadi cerita kepahlawanan saja yang malah jauh dari tembok raksasanya. Saya suka imajinasi ceritanya, monsternya keren dan brutal.

111. Act of Valor
Wajib tonton tuk military geek. Plotnya receh, dan gak ada karakterisasi, tapi film tribute tuk US Navy Seals ini juga film promosi tuk AL AS, karena itu gears yang muncul di film pun gak tanggung2. Seperti biasa, saya selalu tersentuh dengan film bertema GWOT.

112. Ballerina
Animasi yg menghangatkan hati tentang keindahan balet dan perjuangan meraih mimpi. Bagus. Kaget juga lihat ada motor di era kereta kuda itu. 😁

113. The Mummy
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Kalah epik jauh banget dari versi 1999. Masih bisalah memasukkan Perang Salib, tapi mana ada makam Mesir di Mesopotamia. Lalu Prodigium yang berpusat di London tapi menggunakan pesawat dan pasukan AS. Tentu gak ada yang lebih kacau daripada melihat Nick Morton berkelahi dengan Mr. Hyde sementara si Mummy mengamuk di ruang sebelah. Ini filmnya siapa sebenarnya?

114. Transformers: The Last Knight
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Setiap film Transformers berusaha menyisipkan robot-robot raksasa ini ke dalam sejarah rahasia dunia sebagai teori konspirasi, tapi kali ini Transformernya sudah menyusup ke dalam sejarah umum yang menyebabkan cerita Sam Witwicky bahkan Ordo Witwiccan malah jadi wagu. Meski begitu saya suka kisah kolaborasi dengan Raja Arthur dan Merlin itu, juga petualangan memburu artefak. Sayangnya, karakterisasi dan aksi robot-robotnya malah jauh berkurang. Yang menonjol malah Cogman yang gak bisa transform jadi apapun.

115. Your Lie In April
Kompresan cukup bagus dari manganya, lengkap dengan sejumlah penampilan biola dan piano yang memikat, walaupun masih banyak yang gak dimasukkan seperti animenya. Terasa berat menonton melodrama yang temanya mencintai gadis sakit begini.

116. Silence
Bukan film yg mudah ditonton, apalagi dinilai, dan saya butuh 5 hari tuk kelarin. Kisah nyata yang pahit tentang penganiayaan, (sekarang bahasa kerennya persekusi) dan iman yang patah ketika agama Kristen ditekan sesudah pemberontakan Shimabara di Jepang.

117. The Space Between Us
Sci-finya menjanjikan, kemudian berubah jadi film lovey dovey klise walopun road tripnya bisa dinikmati, ditutup dengan melodrama yang ketebak. Film ini flop ternyata…

118. Kong: Skull Island
Sebagai film eksyen monster, ini keren betul. Padat dan brutal. Beberapa hal aneh terkait militer terlihat, seperti kapal kargo modifikasi yang meragukan bisa membawa belasan heli (tak terlihat elevator tuk hanggar padahal dek terlihat jelas hanya memuat 6 heli), dan mengapa harus pakai heli menembus badai (pendaratan amfibi lebih aman), tapi bisa dimaafkan karena ternyata ini juga homage tuk film-film perang Vietnam. Saya suka konsep arkeologinya. Lukisan-lukisan di gua itu.

119. Attraction
Sering lihat alien datang di mana-mana, paling sering di AS, kali ini di Moskow karena film Rusia. Lumayan bagus nih, senang lihat persenjataan Rusia juga. Cerita menarik tentang kontak dengan alien, cinta, penanggulangan bencana, dan intoleransi.

Seberapa siap sebenarnya manusia dikunjungi alien? Itu pertanyaan film ini..

120. Journey to the West: The Demons Strike Back
Dibanding prekuelnya yang orisinil, ini sudah mengikuti sastra aslinya, bahkan lebih rame siluman daripada Monkey King 2, terutama hadirnya raja api Red Boy. Seru banget, dengan setting indah, pertarungan seru, komedi konyol, dan bromance Wukong – Tang. Sayang porsinya Bajie dan Wujing cuma sedikit dan gak ada karakter wanita yang benar-benar memikat.

 

Kurasa yang paling menarik dari nonton film 3 bulan ini adalah pengalaman menonton di XXI Premium, thanx to Ipas. Tanpa perlu efek-efek macam nonton nonton 3D atau 4DX, ternyata menyenangkan nonton dengan kursi nyaman yang bisa direbahkan sambil membungkus kaki dengan selimut wangi. Satu catatan penting, jangan memesan makanan atau minuman di dalam, karena pelayan sungguh tidak menghargai kalau tujuan kedatangan kami ke bioskop adalah untuk menonton film.
Sampai jumpa Oktober nanti.

Iklan

Film-film 2015 (Januari-Juni)

2015 sudah lewat setengah tahun ternyata, sudah lewat Lebaran juga. Teman saya Amed sudah mencatat apa saja tontonan dia setengah tahun itu. Sudah saatnya saya nyusul.. *buka-buka catatan harian*

Seperti biasa, ini hanya kesan-kesan singkat saja ya, bukan sinopsis apalagi ulasan. Saya juga tidak taruh tautan untuk tiap film. Mudah kok digugling sendiri. πŸ˜‰
Mari kita mulai.

1. The Adjustment Bureau (Sabtu 3 Jan)
Sudah lama sekali pengen nonton ini sejak dibahas Ando. Berputar di tema klasik benturan antara takdir Tuhan dan kehendak bebas manusia. Mengingatkan pada beberapa episode pribadi hidup ketika Tuhan dengan cara-Nya mencegah sejumlah hal terjadi dalam hidupku. Saya suka ide jalan pintas lewat berbagai pintu itu. ❀

2. Chef (Selasa 6 Jan)
Sangat menghibur. Plotnya sederhana dan generik tentang hubungan ayah-anak tapi dipenuhi berbagai elemen menarik seperti berbagai medsos dan kuliner. Sofia Vergara menggairahkan seperti biasa. Slurp. ❀

–. Transformers: Age of Extinction (Kamis 8 Jan)
Nonton ulang jadi kucatat saja tapi tak kuhitung. Pertama kali nonton di bioskop, jadi sekarang saatnya memperhatikan tiap detil penting seperti Nicola Peltz yang sexy, adegan-adegan pertempuran dan perubahan wujud.

3. The Secret Life of Walter Mitty (Kamis 8 Jan)
Petualangan luar biasa orang biasa yang sehari-hari cuma berkhayal melakukan hal-hal luar biasa. Mengingatkan pada diri sendiri juga. Semoga kelak seperti itu. Moodmaker dan menginspirasi. ❀

4. A Walk Among the Tombstones (Sabtu 10 Jan)
Liam Neeson lagi-lagi jadi ex-polisi yang pemabuk. Bukan cerita heboh tapi saya jadi tahu kalo Matt Scudder adalah karakter di banyak novel.

5. Fury (Minggu 11 Jan)
Film perang nan owsom walopun masih ada sedikit-sedikit ketidak-akuratan pada sejumlah situasi atau pertempuran. Misalnya sepasukan SS Jerman di klimaks film yang cuma jadi sasaran tembak. Saya salut bahwa tank Sherman dan Tiger sungguhan digunakan pada film ini. Semoga ada yang mau buat film duel tank level Holiwud dari front timur Eropa. ❀

6. Hercules (Senin 12 Jan)
Adaptasi yang keren abis dari komik The Thracian Wars. Hercules sebagai tentara bayaran setelah menuntaskan misi-misi legendarisnya yang katanya dari para dewa. Kuharap sesudah ini komik The Thieves of Kush bakal difilmkan juga. ❀

7. Lan Kwai Fong 3 (Senin 12 Jan)
Komedi dewasa tentang gaya hidup pesta pora dan dunia malam di Hongkong. Penuh cewek seksi, penuh seks. Kehidupan tak terjangkau. Sebagai kisah asmara boleh juga, cuma kentang karena gak ada adegan bugil eksplisit.

8. The Fault in Our Stars (Rabu 14 Jan)
3 remaja dengan 4 mata, 5 kaki, 2Β½ paru-paru dan kisah cinta romantis. Film yang menyentuh tentang para pasien kanker. Beda dikit dari novelnya tapi tidak kehilangan kekuatannya.

9. Rurouni Kenshin: The Legends Ends (Rabu 14 Jan)
Bagian terakhir dari trilogi impian tentang Battousai sang pembantai. Saya suka cara penulis skrip mengkompres plot komik ke dalam film, misalnya urut-urutan pertempuran dengan klimaks (yang sangat epik) di kapal Rengoku. Sangat disayangkan sebagian besar Juppongatana hanya figuran tapi tidak masalah. ❀

Eniwei, ada disini yang masih pengen lihat Enishi Yukishiro dan Jinchuu Arc selain saya?

10. Big Hero 6 (Kamis 15 Jan)
Disney + Marvel = Stan Lee jadi cameo bentuk kartun (yang nonton di bioskop pasti kelewatan ini); Jepang + California = San Fransokyo. Fantasi bagus dan moodmaker. ❀

11. PK (Jumat 16 Jan)
Drama komedi satir yang bagus banget dari India. Walo film ini terkenal karena satirnya yang luar biasa terhadap agama, saya justru lebih terkesan dengan kisah asmaranya. MovieQuote: He love me enough to let me go. ❀

12. Nightcrawler (Selasa 20 Jan)
Menegangkan. Pemburu berita yang lama-lama menciptakan berita dengan cara-cara diluar etika pers. Sialnya, tema “orang pintar yang jahat” seperti ini tidak pernah sukses menghibur saya. πŸ‘Ώ

13. Stand by Me Doraemon (Selasa 20 Jan)
Keren bisa lihat Doraemon, Shizuka dkk dalam 3 dimensi. Saya suka bagian Nobita pergi ke masa depan dan meninggalkan memori kejadian tuk Nobita di masa itu. Sungguh menghibur dan nostalgik. ❀

14. American Sniper (Rabu 21 Jan)
Biopic luar biasa tentang Chris Kyle, penembak jitu paling mematikan dalam sejarah militer AS (255 korban, 160 dikonfirmasi). kepahlawanan, problematika veteran dan akhir tragisnya digambarkan dengan baik disini. Eddie Routh, eks marinir yang menembak mati pahlawan Texas ini akhirnya dihukum penjara seumur hidup tanpa kesempatan pengampunan. ❀

15. Kundo: Age of Rampant (Kamis 22 Jan)
Fantasi sejarah Korea. Cerita perampok baik ala Robin Hood melawan tuan tanah jahat berlatar belakang suram tapi menarik. Keren eksyen dan tarungnya. ❀

16. The November Man (Jumat 23 Jan)
Pierce Brosnan jadi agen rahasia lagi. Cukup bagus walo banyak klise seperti film-film spy lain. Saya suka temanya yang menyangkut perang Chechnya kedua. Memang ada kejadian itu ketika agen rahasia Rusia melakukan aksi terorisme yang nantinya dituduhkan ke pemberontak Chechnya tuk memulai aksi militer.

17. The Pirates (2014) (Sabtu 24 Jan)

crew_resize

Para bajak laut kita. Bosnya selera saya banget…

Fantasi sejarah bumbu komedi dari Korea tentang peristiwa di awal berdirinya dinasti Joseon. Bagus dan lucu banget. Mo ngakak guling-guling nontonnya. Son Yejin cantik banget, bahkan lebih menggoda dari Sulli Choi yang ikut main disini. Sungguh direkomendasikan. ❀

18. The Salvation (Senin 26 Jan)
Sudah lama gak nonton film tema “wild west” dan yang ini bagus punya. Produksi Denmark walo ceritanya di AS. Plot klasik tentang balas dendam dengan tembak menembak seru para koboi.

19. Kungfu Jungle (Selasa 27 Jan)
Film kungfu keren dari Donnie Yen, tapi plotnya absurd sebenarnya. Kenapa tokoh antagonisnya membunuh? Apa yang terjadi dengan istrinya? Tapi koreo kelahinya top abis, juga penuh dengan cameo dan tribute tuk tokoh-tokoh film silat HK.

20. Boyhood (Kamis 28 Jan)
Film dengan ide mencengangkan. Semacam tak ada plot dan konflik penggeraknya kecuali perjalanan waktu itu sendiri. Ada banyak hal dalam hidup yang diceritakan dan diingatkan dari kisah ini. ❀

21. The Hidden Blade (Sabtu 31 Jan)
Drama Jepang era Samurai akhir. Cerita yang sangat bagus tentang tradisi, kesetiaan, cinta antar kasta, balas dendam dan hal-hal khas jejepangan lainnya. Saya suka karakter Kie di film ini. Lovable. ❀

22. The F Word (What If) (Sabtu 31 Jan)
Romcom bagus. Tiada adegan seks tapi dipenuhi banyak dialog cerdas tentang situasi jomblo dan friendzone. Menohok diri sendiri. πŸ‘Ώ

23. My Way (Senin 2 Feb)
Film perang sangat epik dari Korea yang terinspirasi kisah hidup Yang Kyoungjong, seorang Korea yang ikut PD 2 dari tiga angkatan bersenjata berbeda: Jepang, Rusia dan Jerman. Orang Korea memang hebat bikin drama yang menguras emosi dan bisa saja memasukkan segala bumbu yang mungkin, termasuk Fan Bingbing jadi sniper cantik China. ❀

24. Predestination (Selasa 3 Feb)
Cerita owsom tentang perjalanan waktu yang mbulet. Mengejar diri sendiri untuk menciptakan diri sendiri (dan membunuh diri sendiri). Jenius dan sinting. ❀

25. Rentaneko (Selasa 3 Feb)

rent-a-cat

Si penjaja kucing. Apa sih istilahnya “orang yang menyewakan”? πŸ˜€

Kisah Jepang yang manis tentang kesepian dan kesedihan yang diciptakannya. Sebuah lubang di hatimu yang dicoba ditutup dengan kehadiran… kucing sewaan! Lucu tapi dalam. ❀

26. The Curious Case of Benjamin Button (Jumat 6 Feb)
Kesampaian juga nonton film panjang ini. Drama fantasi romantis yang sungguh menarik. Melihat Benjamin memuda saat dunia sekitarnya menua. Menyedihkan melihat akhirnya, tapi setidaknya kisah cintanya abadi. Penting itu untuk punya buku harian. πŸ™‚ ❀

27. Secretly, Greatly (Jumat 6 Feb)
Film eksyen mata-mata bumbu komedi yang menarik dan mengesankan dari Korea. Gak ada habisnya ini kisah perseteruan kedua negara dalam film. Adegan-adegan perkelahian tangan kosongnya keren. ❀

28. The Boxtrolls (Minggu 8 Feb)
Animasi stop motion tentang troll dan manusia. Visualnya agak serem seperti Laika tapi ceritanya bagus.

29. Minuscule: Valley of the Lost Ants (Senin 9 Feb)
Animasi bisu Prancis yang bagus banget, menggunakan latar pemandangan nyata. Cerita tentang perang semut hitam melawan semut merah, dan seekor kepik yang terjebak di konflik tersebut. ❀

–. Captain America: The Winter Soldier (Selasa 10 Feb)
Ini juga nonton ulang karena sebelumnya nonton donlotan berkualitas rendah. Banyak detail yang lebih jelas, misalnya wajah cantik Emily Vancamp. ❀

30. Rise of the Legend (Selasa 10 Feb)
Kisah kungfu epik tentang awal legenda Wong Fei Hung sebelum dia jadi tabib berpayung. Pertarungannya brutal punya. Ada kisah cinta segi empat yang sedih disini, salah satunya diperankan Angelababy. Mmwah! ❀

31. Penguins of Madagascar (Sabtu 14 Feb)
Keputusan yang tepat tuk menonton film ini saat kesepian ketika Valentine menyerang di akhir pekan. Lucu gila. Penguin bisa terbang. ❀

32. The Admiral: Roaring Currents (Minggu 15 Feb)
Dramatisasi pertempuran laut Myeongnyang 1597. Visualisasi yang bagus dari sejarah Korea yang hebat ketika pertempuran tidak seimbang bisa dimenangkan dengan bantuan alam. ❀

33. Birdman (Selasa 17 Feb)
Sinematografinya agak memusingkan dengan banyak close up dan kamera yang terus bergerak, ditambah tararakdungces score sepanjang film, tapi ini sungguh cerita yang keren dengan bukti piala Oscar. Senang lihat Emma Stone lagi. ❀

34. A Case of You (Kamis 19 Feb)
Cowok insekyur yang berusaha jadi orang lain demi cocok buat ceweknya dan berakhir dengan menyabotase hubungannya sendiri. Kebodohan sepanjang film.

35. John Wick (Kamis 19 Feb)
Akhirnya Keanu Reeves main film eksyen bagus lagi, dengan gun-fu yang keren pula. Konsep Hotel Continental khusus para pembunuh ini menarik. ❀

36. Rise of the Guardians (Jumat 20 Feb)
Film pembangun mood dengan plot tim jagoan ala Avengers dan karakter dongeng. Ntah kenapa terasa seram waktu diceritakan salah satu “roh gentayangan” ini dulunya manusia. Jangan-jangan Santa Claus itu juga hantu.

37. Whiplash (Sabtu 21 Feb)
Drama bagus dengan setting jazz dan klimaks solo drum yang memukau. Pertama kali lihat Melissa Benoit di tv setelah skandal banjir foto telanjang bocoran itu. Memang cantik. Untung karena sudah nonton Birdman duluan jadi semacam dah ada pemanasan dengar bunyi drum sepanjang film. ❀

38. The Interview (Senin 23 Feb)
Lumayan lucu, tapi macam bosan lagi-lagi Korut yang dibuli Holiwud. Coba bikin cerita antagonisnya itu Hasan Nasrallah atau Ali Khameini gitu loh. 😈

39. How to Train Your Dragon 2 (Selasa 24 Feb)
Film kartun yang punya pesan bagus tentang perang buat anal-anak. Kamu tidak bisa mengajak bicara semua orang, banyak diantara mereka yang memang layak dibunuh. ;)Anyway, sekuel ketiganya masih lama banget yaaa~~ ❀

40. Philomena (Kamis 26 Feb)
Dari kisah nyata kejahatan terselubung institusi Katholik di Irlandia yang menjual anak-anak diluar nikah ke Amerika. Menarik dan menyentuh. Bagaimana pemahaman iman yang melintir bisa membuat orang jadi jahat dengan penuh dedikasi.

41. Dracula Untold (Sabtu 28 Feb)
Legenda Drakula dari setting Vlad the Impaler ketika melawan (tentara) Mehmed II. Plot dan adegan pertempurannya lemah. Walaupun dengan kekuatan drakula sekalipun tapi mau melawan sekian ribu pasukan infantri Ottoman secara frontal terlihat bodoh. Bahkan sekalipun bawa teman-teman yang baru divampirkan.

42. The Judge (Senin 2 Mar)
Film tentang hubungan ayah-anak yang sulit. Sungguh berat menjalani hidup hanya ingin membuktikan diri pada orang tua. Ada momen bagus juga soal rekonsiliasi dengan mantan pacar saat SMA dan bercinta dengan keponakan sendiri yang dimainkan dengan cantik oleh Leighton Meisteer.

43. The War Around Us (Senin 2 Mar)
Dokumenter AlJazeera tentang situasi Gaza saat Israel melancarkan Operasi Cast Lead 2008-09. Bagaimana Hamas membuat hidup rakyat Palestina sengsara habis-habisan (dan masih bersemangat mengulang itu tahun lalu).

44. Pompeii (Selasa 3 Mar)
Drama cinta klise dan lebay tapi visualisasinya tentang kota Pompeii dan erupsi gunung Vesuvius keren banget. Film bagus tuk yang kangen adegan gladiator.

45. Horny Family (Rabu 4 Mar)
Komedi Korea lucu tentang 3 wanita yang semuanya hamil dari pria yang berbeda dengan yang mereka nikahi. Baidewei semua yang hamil, menghamili dan menikahi ada hubungannya. :mrgreen:

46. Sin City: A Dame to Kill For (Jumat 6 Mar)
Komik bergerak yang brutal dan nyeni. Sekali lagi payudara Eva Green sukses menghibur saya dan sukses membanting Jessica Alba yang cuma nari-nari tanpa copot bra. Harus nyari prekuelnya nih.

47. Drive Hard (Minggu 8 Mar)
Film kelas B yang cukup menyenangkan. Kalo kamu dianggap remeh istrimu, buat dia terkesan dengan cara gila. Misalnya terlibat perampokan bank.

48. Gone Girl (Senin 9 Mar)
Kisah cerdas dan menarik tentang kejahatan sempurna. How to Save Your Marriage 101. Saya suka karakter Amy disini. Selamat, anda hamil dan gak jadi cerai. ❀

49. The Hunger Games: Mockingjay – Part 1 (Selasa 10 Mar)
Kisah tentang revolusi dan perang media yang membakar hati. Mengingatkan pada banyak konflik sungguhan. Part 2 nanti pasti keren. ❀

50. The Illusionist (Rabu 11 Mar)
Kisah tipu daya sempurna seorang pesulap. Bagus banget. Habis nonton ini sesorean baca-baca tentang Insiden Mayerling (yang menginspirasi film ini), Kekaisaran Austria-Hungaria, dan pernikahan morganatik. ❀

51. Special ID (Kamis 12 Mar)
Donnie Yen berkelahi lagi. Kali ini tanpa jurus dan teknik kungfu, lebih ke perkelahian kampung. Kejar-kejaran mobilnya cukup bagus. Cerita pas-pasan.

52. Everly (Jumat 13 Mar)
Berasa nonton gim Beach Head berbumbu drama Jejepangan. Bagaimana Salma Hayek harus bertahan dengan amunisi tak terbatas menghadapi serbuan musuh. Seru walo lumayan lebay. ❀

53. Taken 3 (Senin 16 Mar)
Sepertinya gak habis-habisnya ada mafia Rusia bersenjata berat di AS. Kakek Liam Neeson yang kali ini kehilangan istri rasanya terlalu jago tuk harus lolos dari ledakan mobil dua kali dan bertarung tangan kosong sering-sering. Tapi mungkin tiap film bagus harus jadi trilogi.

54. Black & White: The Dawn of Justice (Rabu 18 Mar)
Tidak familiar dengan prekuelnya yang belum kutonton jadi harus baca-baca lagi. Dua polisi coverboy menyelamatkan negara antah berantah (yang konsepnya bagus). Segala macam unsur film eksyen digado jadi satu disini dengan rasa asia. Okesip.

55. The Green Prince (Jumat 20 Mar)
Dokumenter heroik tapi sedih tentang Mosab Hassan Yousef. Anak pendiri Hamas yang menjadi agen Shin Bet. Satu lagi sisi gelap dunia intelijen Israel tapi dari sudut pandang berbeda mungkin jalan panjang menuju keselamatan dalam Yesus. Setengah saja orang Palestina seperti ini mungkin konflik dengan Israel sudah lama berakhir.

56. The Front Line (Sabtu 21 Mar)
Pertempuran brutal memperebutkan bukit Aerok pada perang Korea dan segala drama yang menyertai kisah perang sebangsa. Sulit dimengerti kenapa tamtama bisa lompat jadi perwira dalam film ini tapi ini film perang bagus. Nontonnya penuh perjuangan karena ternyata komputer tua saya ngos-ngosan memutar file ukuran 1080p. ❀

57. The Hobbit: The Battle of the Five Armies (25 Mar)
Penutup epik dari trilogi hikayat Bilbo Baggins. Adegan favorit: Legolas melompati reruntuhan menara yang berjatuhan. Saya penasaran pada film yang extended version sebenarnya. Tapi ya lain kali sajalah. ❀

58. Himizu (28 Mar)
Film Jepang yang berat dan susah dikomentari. Dua remaja yang diharap mati oleh orang tua kandung, hidup yang sulit dan lingkungan yang suram. Tapi ada cinta yang tulus.

59. Interstellar (31 Mar)
Sains fiksi yang luar biasa bagus dan menggugah setitik jiwa IPA dalam sanubari. Sudah lama sekali gak merasa seterpikat ini sejak nonton film Contact entah kapan dulu. Teringat juga dulu baca-baca teori relativitas dasar soal perbedaan waktu di angkasa luar. Pokoknya senang sekali nonton ini. ❀

60. Code Geass Akito the Exiled Eps.1: The Wyvern Arrives (4 Apr)
Bagian pertama dari 4 OVA spin off serial anime sukses Code Geass. Bagian kedua belum punya, sisanya entah sudah dibuat atau belum. Cuma direkomendasikan buat yang sudah nonton Code Geass sih.

61. Belle and Sebastian (7 Apr)
Mulanya kukira romcom eh ternyata drama hewan setting PD 2. Plotnya sederhana, tapi cerita persahabatan anjing dan manusia selalu menghangatkan hati.

62. Wild Card (8 Apr)
Film ini menyia-nyiakan talenta (bakupukul) Jason Statham. Gak paham ceritanya lari kemana. Dari konsultan keamanan mendadak jadi penjudi tak terkalahkan. Kenapa? 😦

63. Blood-C: The Last Dark (9 Apr)
Kelanjutan dari serial anime Blood-C yang saya malah belum nonton. Kaget lihat Kimihiro Watanuki dan tokonya disitu. Ternyata Clamp Universe. Cool…

64. The Con Artist (2014) (15 Apr)
Tema maling klasik: pembobolan (heist) dan tipu daya, tapi dengan ide segar tentang apa yang harus dicuri dan bagaimana caranya. Keren banget nih film Korea. ❀

65. Seventh Son (17 Apr)
Film ini punya unsur-unsur menarik tuk tema pedang dan sihir tapi gagal dipadukan dalam penceritaan yang menarik. Lebih buruk lagi, battle-nya payah. Lucu lihat klub penyihir yang mulanya banyak bacot eh cuma neror kota kecil.

66. Night at the Museum: Secret of the Tomb (17 Apr)
Sebenarnya mulai bosan dengan tema Mesir kuno tapi selebihnya dari film ini masih semenakjubkan dua prekuelnya (yang saya lupa sudah nonton dengan baik atau belum) pada bagian obyek-obyek yang beranimasi. Saya suka adegan di dalam lukisan M.C. Escher karena saya penggemar karya-karya beliau. ❀

67. Unbroken (22 Apr)
Kisah nyata Louie Zamperini melewati PD 2, sebagian besar sebagai tawanan perang. Menyentuh dan membangun tekad. Moviequote: If you can take it, you can make it.

68. Hours (24 Apr)
Nonton orang yang lagi kesusahan banget pas saya lagi sakit itu kena betul pesannya, plus ada tema ditinggal mati wanita yang dicintai pula. Jadi teringat mantan pacar yang nantinya (18 Juni kemarin) meninggal. Untung bukan saya yang ditinggal… πŸ˜‰

69. The Gambler (2014) (27 Apr)
Cerita tentang kecanduan judi berefek gali lobang tutup lobang berulang melibatkan bermacam mafia. Lumayan. Sebenarnya masih tersisa satu lobang dari ibunya gak tertutup tapi yang penting dapet lobang senggama dari pacarnya.

70. Cuban Fury (30 Apr)
Romcom lucuuu. Saya suka tema melawan bullying disini. Baik sebagai trauma masa kecil maupun sebagai masalah sehari-hari di tmepat kerja. ❀

71. The Gigolo (10 Mei)
Drama erotis Hongkong kategori 3. Plotnya klise tapi asyik dinikmati: dicintai MILF, mencintai putrinya, meniduri keduanya. Nyam. Moviequote: Aku mencintaimu […] walau kau membunuh seseorang, aku akan membantumu menyembunyikan jasadnya. So sweeeeeeeeett…

72. The White Storm (12 Mei)
Thriller Polisi vs pengedar narkotik yang sungguh brutal dan berhambur peluru. Adegan penguburan diiringi lagu Amazing Grace itu sangat menyayat hati.

73. The Theory of Everything (12 Mei)
Lebih ke cerita cinta kasih menyentuh antara Stephen dan Jane Wilde ketimbang menyorot teori yang membuat Stephen seterkenal sekarang. Yang jadi Lucy kecil itu kiyut banget. Di dunia nyata, Stephen Hawking sekarang menggerakkan stiknya cuma bisa dengan pipi kanan saja. Semua otot lain sudah tewas. 😦

74. Love Is in the Air (Amour & Turbulences) (21 Mei)
Romcom lucu Perancis dengan tema CLBK. Saya suka karakterisasi ceweknya. Dia selalu balik ke cowoknya tak peduli se-playboy apapun si cowok. Ceweknya cantik pula…

75. Lip Service (Pop Star) (23 Mei)
Ini gak jelas mau jadi kisah cinta remaja atau kisah karir menyanyi. Karena hubungan badan antara artis dan produser itu lebih terlihat eksploitasi daripada cinta.

76. Son of a Gun (24 Mei)
Setengah film terasa datar karena protagonis kita gak punya ekspresi tapi sisanya makin bagus. Seorang pion catur dalam dunia kejahatan yang pelan-pelan naik jadi raja. Ketemu si cantik Alicia Vikander lagi setelah Seventh Son dengan peran yang sama: Damsel in distress. :mrgreen:

77. Chappie (26 Mei)
Eksyen keren yang memicu banyak pemikiran filosofis soal makna hidup: kalo kesadaranmu dipindah ke mesin, apakah itu masih hidup? Saya cuma gak sabar nunggu Chappie dewasa, semacam buang waktu liat robot “anak-anak”.

78. Iris the Movie (27 Mei)
Serial TV owsom dari Korea yang dikompres jadi satu film dengan ending berbeda. Hasilnya narasi berjalan sangat cepat dengan adegan yang melompat-lompat tanpa pengenalan karakter tapi tetap seru banget. Tentunya akan lebih baik kalo dibantu baca-baca ringkasan serialnya di internet.

79. The Grand Budapest Hotel (28 Mei)
Visualnya indah sekali dengan musik yang bagus. Penuturan ceritanya lucu hingga menutupi kalo sebenarnya ini film dengan mood sedih tentang kenangan. Ketemu Saoirse Ronan lagi setelah film Hanna. ❀

80. Elysium (29 Mei)
Film ini punya tema “Rohingya”. Ada “Myanmar”nya, ada “Indonesia”nya, ada pengungsinya, ada “laut”, ada “perahu”, dan ada kebijakan imigrasi. Bagus. Saya suka teknologi Med-Bay disini. Bisa merekonstruksi atom. ❀

81. Kingsman: The Secret Service (31 Mei)
Seru dan menyegarkan. Eksyen kelas tinggi dan brutalitas bergaya yang membuat kita bisa mengabaikan mayat bergelimpangan disitu. Saya suka solusi Valentine tuk overpopulasi. ❀

82. The Taking of Tiger Mountain (2 Juni)
Drama perang bagus. Konflik tentara komunis China versus bandit gunung berdasarkan karakter nyata. Satu masterpiece lagi dari Tsui Hark. ❀

83. Focus (4 Juni)
Saking tersedotnya saya pada eksyen tipu daya dan kecepatan tangan hingga tidak sadar kalo ini sebenarnya romcom. Saya suka karena ceritanya tidak berkembang menjadi pembobolan. Margot Robbie jadi lovable disini. ❀

84. This Is Where I Leave You (4 Juni)
Ketika masalah dengan pasangan, sodara, mantan dan ortu digado semua dalam satu cerita. Pusing, tapi ya ada solusi dan konsesi juga akhirnya. Bagus tuk pedoman hidup. ❀

85. Fifty Shades of Grey (8 Juni)
Mungkin cuma cocok tuk pembaca novelnya karena saya tidak menikmati film ini. Terlepas bahwa masih ada sekuelnya, kisah cinta disini berjalan buruk, dan erotika BDSM yang berat bagi si gadis makin menambah kesan “meh”. 😦

86. He Who Dares (8 Juni)
Taek. Taglinenya The Raid meets Die Hard, tapi kurasa Iko Uwais bisa minum racun usai nonton ini. Buang waktu saja.

87. Jupiter Ascending (10 Juni)
Lebih bagus dari yang kuharapkan. Teknologi luar angkasa yang menarik, karakter-karakter ala Star Wars, dan plot Game of Thrones, literally. ❀

88. Laggies (11 Juni)

laggies-0356

CGM…

Komedi menarik tentang menjadi dewasa dan keputusan-keputusan terkait, termasuk membebaskan diri dari sirkel teman-teman sekolah. Ide bagus tuk kabur dulu saat didesak pacar tuk menikah. Ada Chloe Grace Moretz yang cantik sekali. ❀

89. The Imitation Game (11 Juni)
Cukup banyak bedanya dari fakta-fakta sejarah tapi tetap luar biasa. Hidup, pencapaian dan tragedi Alan Turing disampaikan dengan sangat dramatiss. ❀

90. Midnight Sun (Taiyou no Uta) (11 Juni)
Drama romansa remaja sedih tapi gak menye-menye. Musikal juga sih, diperankan penyanyi betulan dengan lagu-lagu bagus. Film ini jadi buat saya tahu penyakit Xeroderma Pigmentosum.

91. The Big Wedding (13 Juni)
Film ini dapat review jelek tapi saya sungguh terhibur dan bersemangat nonton ini. Ada banyak macam cinta (kakak angkat yang meniduri adik kandung, misalnya) tapi semua berakhir bahagia. Suka lihat Katherine Heigl dan Amanda Seyfried yang cantik-cantik. ❀

92. Killing Jesus (14 Juni)
Film ini menghapus Yesus dari segala keTuhananNya dan peranNya sebagai mesias, fokus pada pergolakan politik akibat ajaran-ajaran Yesus yang berujung pada pembunuhan Yesus lewat penyaliban. Sangat tidak membangun iman tapi cukup menarik dari perspektif sejarah.

93. Jurassic World (16 Juni)
Film pertama di bioskop tahun ini, diajak Ipas. Ceritanya masih template tentang dinosaurus yang lepas kontrol lalu bikin masalah. Eksyen keren ini. ❀

94. The Way He Looks (17 Juni)
Film remaja tentang konflik-konflik remaja yang bagus sekali, sayang akhir dan temanya menjijikkan.

95. Magic in the Moonlight (18 Juni)
Romcom klise yang jadi bagus karena faktor setting, mobil-mobil dan Emma Stone. Colin Firth ketuaan.

96. Home (19 Juni)
Gak asyik. Saya merasa ngeri lihat plot bumi diserbu alien kuat (walo lucu-lucu) dan akhirnya harus hidup berdampingan dengan mereka. Huek.

97. ’71 (20 Juni)
Cerita perang menarik dari konflik Irlandia Utara. Dua faksi IRA yang berseteru dan militer Inggris yang cari keuntungan memancing di air keruh.

98. Sea Fog (Haemoo) (25 Juni)
Kaget ternyata thriller dan diinspirasi oleh kisah nyata pula. Bagus ini ketegangan di atas kapal penyelundup, lengkap dengan bumbu humor Korea dan kisah cinta.

99. Survivor (25 Juni)
Saya menikmati ketegangan kejar-kejarannya tapi skripnya buruk. Dibuka dengan perang Afghanistan (ntah itu Taliban atau Al-Qaeda) tapi nyambung ke teroris Eropa Timur lalu pembunuh bayaran ntah dari mana. Apa nyambungnya? Senjata pamungkas yang disiapkan para penjahat juga konyol.

100. Get Hard (28 Juni)
Komedi absurd dengan candaan-candaan kasar. Lucu konyol-konyolan saja. Bukan selera saya.

101. Terminator Genisys (29 Juni)
Nonton bioskop kedua 2015, diajak Atho. Perjalanan waktu yang nyasar ke realitas alternatif tuk membuat linimasa keluarga Connor semakin kacau. Membingungkan bahkan untuk sejumlah penonton setia franchise ini, syukur saya paham. Memang Terminator bukan Terminator kalo gak ada Arnold Suasanaseger. Keren ini. ❀

102. Ex Machina (30 Juni)

ex-machina

sexbot yang mau jadi manusia…

Thriller yang menawan. Godaan kotak pandora bagi jomblo berbentuk (robot) gadis idaman. Alicia Vikander mempesona baik transparan maupun telanjang. Perannya masih Rapunzel seperti pada dua film diatas. ❀

Nah, 102 film lebih. Diluar ini masih disempatkan menyelesaikan serial Korea Dream High lengkap dengan episode konser spesialnya, juga serial anime Code Geass (2 musim), Gundam 00 (2 season), Hyouka, Broken Blade dan Tokyo Ravens, lalu beberapa konser musik. Lumayan banyak ternyata. πŸ˜› Semoga ada satu-dua judul di daftar ini yang bisa menginspirasi donlotan anda. πŸ˜‰

Film-film 2014 (Oktober-Desember)

Selamat tahun baru 2015! Ini edisi terakhir dari daftar film-film yang kutonton tahun kemarin. Sudah ditagih kawan-kawan juga, tapi saya sungguh kesulitan sinyal padahal sudah bayar mahal ke Telkomshit. Sudahlah, mari kita lanjutkan tuk triwulan keempat 2014.

—. The Amazing Spiderman 2 (Rabu 8 Oktober)
Nonton ulang, jadi tanpa urutan saja. Kemarin di bioskop, kali ini donlotan. Kemarin 3D, sekarang 2D, jadi bisa nangkap lebih banyak detail. Sama saja, saya sedih Gwen Stacy tewas. πŸ™‚

148. Due West: Our Sex Journey (Kamis 9 Oktober)
Komedi sex Hongkong. Beberapa sahabat yang pergi ke China daratan tuk wisata seks. Lucu dan menghibur sekali. Penuh dengan pameran buah dada. Dua yang paling berkesan ditampilkan oleh Mo Qi Wen dan Daniella Wang. Yang terakhir ini adegannya dah level film softcore. Ukuran dia 32F eh. Damn… :mrgreen: ❀

149. The Internship (Jumat 10 Oktober)
Komedi lucu. Seperti iklan Google dengan segala keajaiban markasnya. Saya ada kesan tambahan karena seseorang pernah berkata dia berhenti nonton film ini setelah 10 menit setelah dirasa membosankan, padahal ternyata lumayan menghibur. πŸ˜€

150. Bad Country (Sabtu 11 Oktober)
Seperti film kelas B. Gak jelas penjahatnya hebat dimana. Gak jelas sidekick-nya hebat apanya. Pokoknya nanti ada balas dendam. Etapi lagu penutupnya keren ini.

151. The Railway Man (Minggu 12 Oktober)
Drama yang bagus sekali. Dari kisah nyata tentang perang dunia kedua, trauma siksaan Jepang, pengampunan, dan kedamaian hati. Nicole Kidman tampil mempesona disini. ❀

152. Lost in Translation (Kamis 14 Oktober)
Dilema antara kesepian dan godaan selingkuh di negara asing. Cerita yang bagus di hari ulang tahun. ❀ πŸ˜€

153. Best Man Down (Jumat 17 Oktober)
Dramedi bagus. Mempelajari nilai hidup seorang manusia sesudah dia meninggal, meninggalkan hanya satu teman dan satu saja pacar. ❀

154. Dallas Buyers Club (Sabtu 18 Oktober)
Gak nyangka ini kisah nyata. Film sungguh hebat tuk mengenang kawan-kawan yang sudah meninggal karena AIDS. ❀

155. One Piece Special: Glorious Island (Senin 20 Oktober)
Anime pendek. Cuma buat penggemar Wanpisu.

156. Love Letter (Senin 20 Oktober)
Film terbaik yang kutonton 2014 kurasa. Bagus buanget. Cerita seorang gadis muvon dari pacarnya yang telat meninggal melalui upayanya mempelajari cinta sejati pria yang dicintainya. Direkomendasikan. ❀

157. Only Lovers Left Alive (Kamis 23 Oktober)
Film vampir yang gak biasa. Gak horror, gak eksyen, gak cinta terlarang. Cuma drama melewati malam dan bertahan hidup.

158. Instruction not Included (Jumat 24 Oktober)
Drama komedi luar biasa tentang gigolo Meksiko dan anak perempuannya yang bertahan hidup di AS. Cerita kasih sayang yang sangat menyentuh. Film Meksiko yang sangat saya rekomendasikan. ❀

159. A Long Way Down (Sabtu 25 Oktober)
4 orang yang akan bunuh diri bertemu di bakal TKP yang sama, dan perubahan di hidup mereka sesudahnya. Lumayan menarik.

160. Crazy, Stupid, Love (Senin 27 Oktober)
Aslinya cuma pengen nonton si cantik Emma Stone, ternyata romcom ini jauh lebih lucu dan menghibur dari yang kuduga. Inspiratif juga tuk nikah muda… andai saya masih semuda itu. :mrgreen: ❀

161. Edge of Tomorrow (Selasa 28 Oktober)
Plotnya jenius dan menakjubkan. Eksyen ala video game: live, die, repeat. Emily Blunt yang mempesona dan Tom Cruise yang… seumur itu cuma jadi Mayor? :mrgreen: Endingnya gak sebrutal versi light novel (All You Need is Kill) tapi tetap saja saya suka banget. Kalo ada titik awal tuk mereset hidup sendiri enaknya pas kapan ya? ❀

162. Runner Runner (Selasa 28 Oktober)
Thriller bertema judi kasino. Plot wakil boss kudeta boss. Boss penjahat.

163. The Rover (Rabu 29 Oktober)
Perburuan mobil yang dicuri. Lebih dari selusin orang tewas sepanjang mobil itu dikejar pemiliknya. Sulit sekali ngerti logat Ostrali dan settingnya bikin frustrasi.

164. Warm Bodies (Kamis 30 Oktober)
Film zombie yang romantis dari sudut pandang si zombie. Ada harapan juga bahwa zombiefikasi itu bisa disembuhkan. Suka lihat Teresa Palmer disini. Cantik. ❀

165. Begin Again (Sabtu 1 November)
Musikal yang menghibur dengan lagu-lagu keren yang dinyanyikan Keira Knightley. Tidak terlalu lovey dovey dan idenya bagus soal musik online. ❀

166. Twice Born (Senin 3 November)
Melodrama panjang yang mengkompilasi banyak tragedi dari perceraian, kemandulan, perang, kejahatan perang, hingga kematian dalam kehidupan seorang wanita Italia. Penelope Cruz menambahkan payudaranya ke bobot film ini.

167. The Art of the Steal (Rabu 5 November)
Pencurian tingkat tinggi dan tipu daya yang melingkupi. Gaya Ocean Eleven dengan selera komedi yang lucu. Saya suka. ❀

168. The Bucket List (Jumat 7 November)
Drama yang menginspirasi tentang pemenuhan hasrat hidup. Pelajaran: kalau tidak bisa kaya usahakanlah punya teman yang kaya, supaya impian-impian bisa tercapai. πŸ˜‰

169. Beasts of the Southern Wild (Sabtu 8 November)
Cuma cerita tentang kehidupan seorang gadis kecil yang amat sangat miskin dan ayahnya. Hidup penuh kegilaan dan fantasi. Keknya saya ngerti kenapa film ini dapet 4 nominasi Oscar walaupun absurd.

170. The Intimate (Aein) (Senin 10 November)
Kisah selingkuh yang romantis, dengan “restu” sang pacar. Saya suka karakter ceweknya yang bersikeras bahwa selingkuh harus dipertahankan pada aspek seksual sesaat untuk menjaganya tetap menyenangkan diingat, karena kalo berkembang menjadi kencan maka mereka akan menemukan kekurangan masing-masing dan tidak jadi manis lagi. Di akhir film dia tetap menikah dengan pacar lamanya dan tak ada kabar dari si cowok protagonis. Mungkin patah hati ntah dimana. Sung HyunAh cantik sekali. ❀

171. Rage/Tokarev (Senin 10 November)
Kecuali ada Rachel Nichols dan Audrey Peeples yang cantik-cantik disini, saya tak terhibur dengan plot tragisnya. CSI mana CSI?

172. God’s Pocket (Selasa 11 November)
Drama menarik keluarga kelas pekerja seputar plot kematian anak mereka. Plotnya bikin melongo, terutama bagian selingkuh. Bagus. ❀

173. Love for Beginners (Jumat 14 November)
Kisah cinta remaja SMA yang keren banget dengan ending yang tepat: seks. Bukan selamat tinggal dramatis di bandara. Lagunya bagus-bagus, gadisnya cantik-cantik. ❀

174. The Other Woman (Jumat 14 November)
Lucu abis. Perserikatan wanita-wanita korban selingkuh pria yang sama. Lebih bagus dari yang kuharap. Kate Upton is fuckin’ hot. ❀

175. Better Living Through Chemistry (Senin 17 November)
Drama komedi tentang selingkuh yang menyenangkan, gila lalu kemudian berbahaya. Menarik.

176. The Tree of Life (Selasa 18 November)
Drama yang amat sangat berat tentang arti hidup dan usaha tuk memahami rencana Tuhan di dalamnya Visualisasi film ini tentang semesta sungguh menakjubkan.

177. Tom Yum Goong 2 (Kamis 20 November)
Tipikal film eksyen favorit yang penuh perkelahian menarik. Saya suka adegan kejar-kejaran dengan motor metik. Orisinil banget. ❀

178. The Four 3: Final Battle (Jumat 21 November)
Akhir trilogi yang penuh emosi tuk Si Tanpa Emosi. Tapi diluar itu plot berjalan seperti yang diharapkan dari cerita fantasi sejarah China. Penuh adu jurus dan tenaga dalam. ❀

179. The Wolf of Wall Street (Jumat 28 November)
Dramatisasi biografi seorang makelar saham Wall Street. Dari kisah nyata dan dituturkan secara lucu dan sangat epik sehingga tak terkesan sebagai kejahatan besar. 3 jam yang penuh pesta. ❀

180. Godzilla (2014) (Sabtu 29 November)
Keren ini. Struktur ceritanya terasa seperti Transformers tapi dengan fokus yang lebih seimbang antara manusia dengan monsternya. Betul-betul terasa sebagai bencana alam yang hidup. ❀

181. Lucy (Senin 1 Desember)
Sci-fi eksyen yang sangat menarik. Proses percepatan evolusi sampai pada level tuhan, lalu seperti menjadi loop melalui sentuhan-Adam Lucy ke Lucy prasejarah. Gak masuk akal memang, tapi keren. ❀

182. And While We Were Here (Sabtu 1 Desember)
Broken love + Forbidden affair = lose lose solution. Rasanya depresi nonton film ini, tidak terhibur juga dengan pemandangan Naples.

183. Enemy (2013) (Selasa 2 Desember)
Thriller yang tegang abis. Ketemu orang yang sama persis fisiknya dengan kita, bahkan suara juga identik, beda nama doang. Sayang versi filmnya berat dengan simbolisasi tidak seperti novelnya yang lebih jernih akhirnya. Sarah Gadon hot disini.

184. Kite (2014) (Rabu 3 Desember)
Versi Hollywood ini adalah hujatan dan penghinaan untuk anime aslinya yang legendaris itu. Hasilnya tentu saja sangat mengecewakan. Sangat mengecewakan. πŸ‘Ώ

185. The Divine Move (Jumat 5 Desember)
Plotnya balas dendam generik, tapi menarik dengan tema baduk. Penuh eksyen berdarah-darah. Seru banget, dan Lee Siyoung melengkapi pesona film ini bahkan tanpa banyak peranan. ❀

186. Teenage Mutant Ninja Turtles (2014) (Sabtu 6 Desember)
Kura-kura ninja hidup lagi. Rasanya ada kekurangan pada plot dan pace cerita tapi saya suka karakterisasi, pertarungan dan eksyen terutama pas kejar-kejaran mobil. Menghibur dan Cowabunga! ❀

187. Automata (Minggu 7 Desember)
Idenya bagus soal kaum robot yang kecerdasannya berevolusi lalu berontak, tapi tidak dengan kekerasan. Sayang separuh jalan ceritanya jadi hilang arah dan gak jelas lagi.

188. Forgetting the Girl (Senin 8 Desember)
Psikodrama kasus pembunuhan oleh psikopat. Banyak gadis cantik disini. Yang paling menonjol Elizabeth Rice. Filmnya sendiri biasa saja sih.

189. Top Dog (Kamis 11 Desember)
Kenyataan pahit ketika ingin bermain pahlawan melawan penjahat tapi gak punya kekuatan yang cukup. Ada Rhian Sudgen dan payudara indahnya disini.

190. Making the Rules (Jumat 12 Desember)
Di Indonesia ini cuma FTV, baik durasi maupun plotnya. Jangan didonlot.

191. So Undercover (Sabtu 13 Desember)
Cuma film anak-anak dibintangi Miley Cyrus. Ditonton cuma karena lagi males mikir.

192. Blended (Sabtu 13 Desember)
Romcom dengan plot generik tapi saya terhibur sekali. Bella Thorne memikat walo tak berlekuk. ❀

193. The Nut Job (Minggu 14 Desember)
Kartun Korsel yang ceritanya agak njelimet dengan plot khianat kanan kiri tapi lucu juga. Ada Gangnam Style jadi ending song dan saya ngakak-ngakak liat credit title-nya.

194. Su ve Ates (Water and Fire) (Senin 15 Desember)
Drama cinta tragedi dari Turki yang bagus luar biasa. Mellow nontonnya sampai akhir. Yasemin Allen cantiknya nyihir banget… ❀

195. Mom’s Night Out (Selasa 16 Desember)
Komedi lucu tentang ibu-ibu yang pengen nongkrong bareng tanpa suami dan anak-anak.

196. The Stroller Strategy (Kamis 18 Desember)
Romcom Perancis. Agak merepotkan nontonnya karena masalah subtitle. Biasa saja, cuma suka liat Charlotte Le Bon.

197. Captain Phillips (Minggu 21 Desember)
Kisah nyata yang dramatis. Bagian menariknya adalah melihat SEAL Team 6 beroperasi. Kecepatan penggelaran pasukan dan adanya armada yang dekat jadi kunci sukses operasi ini. ❀

198. Saint Seiya: Legend of Sanctuary (Senin 22 Desember)
Senang sekali dan nostalgik nonton film ini walo pertarungannya lebih sedikit dari yang kuharapkan dan plotnya bahkan gak memberi kesempatan tuk Dohko muncul. ❀

199. The Sound of Music (Selasa 23 Desember)
Film musikal klasik yang akhirnya ditonton juga setelah bertahun-tahun hanya dengar legendanya. Ternyata diangkat dari karakter dan kisah nyata. Film tertua yang kutonton di 2014 (1965).

200. Scoop (Rabu 24 Desember)
Direkomendasikan mbak Sabai. Cuma pengen lihat Scarlett Johansson sebenarnya, tapi malah Woody Allen yang jadi pelawak disini.

201. Love’s Whirlpool (Sabtu 27 Desember)

Website_large_whirl2

Para peserta pesta seks.

8 orang asing yang berkumpul untuk pesta tukar lendir terorganisir. Apa saja yang bisa terjadi? Menarik sekali melihat segala konflik dan kepentingan (dan seks) yang muncul dalam situasi semalamanan itu. ❀

202. The Equalizer (Sabtu 27 Desember)
Adaptasi dari serial TV top 80an. Kewl banget jadinya. Superhero berlatar belakang Green Berets/CIA. Kali ini diadu dengan ex Spetnatz. Musti sering-sering dibuat sekuelnya nih. ❀

203. The Maze Runner (Senin 29 Desember)
Tema standar masa depan suram, tapi dengan plot yang sangat menarik tuk bertahan hidup dan memecahkan misteri. Kalo merujuk novelnya sekuel-sekuelnya akan lebih seru melawan WICKED. World In Catastrophe: Killzone Experiment Department. Singkatan yang menarik. Ketemu lagi dengan Kaya Scodelario disini. ❀

204. Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (Senin 29 Desember)
Dibanding film pertama yang memindahkan Gein dan Inui ke plot Kanryuu, film ini lebih setia pada garis besar plot aslinya. Sojiro Seta yang paling mengesankan visualisasinya. Puaaaaas banget nontonnya. ❀

Nah, kalau tidak salah hitung maka 204 judul film total selama tahun 2014. Plus serial anime Suisei no Gargantia di triwulan terakhir. Jauh lebih banyak daripada tahun 2013 (137 film) dan masih lebih banyak juga dari teman-teman blogger sesirkel yang lain. *angkat piala* :mrgreen:
Lagi-lagi makasih buat Athoe yang dah mendonlot sebagian besar film-film itu, juga Annie yang setia menyumbang anime. Mari kita reset hitungan mulai dari nol lagi. πŸ™‚


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
September 2017
M S S R K J S
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter