Posts Tagged 'love'

Film-film 2016 (Januari-Juni)

Sudah akhir September ya ternyata, blog sudah karatan dan daftar ini sudah ditagih beberapa teman. Aktivitas nonton tahun 2016 ini berjalan lebih berwarna dibanding dua tahun sebelumnya, salah satunya karena… PC saya rusak lagi akhir April kemarin, lagi-lagi disebabkan karena kesukaan PLN untuk memadamkan listrik. Berbagai usaha sudah dilakukan Atho tuk memperbaiki dengan ilmu dan alat yang ada tetapi selalu gagal. Sejak itu nonton film di rumah juga terpaksa berhenti dan hanya beberapa kali menonton di bioskop. Kemudian saya mulai melancong ke Jawa awal Juni dengan berbagai petualangan, alhasil daftar semester pertama tahun ini hanya setengah dibanding apa yang dicapai tahun lalu, plus ditulis sekarang sesudah pulang dari Jawa.
Kay, cukup ngoceh, mari melihat kembali apa saja yang saya nonton sampai akhir Juni. BTW sebagian besar catatan di sini sudah diarsipkan duluan di social media. Ini jadi kompilasi saja.

1. The Intern
Reset hitungan lagi di tahun baru dengan komedi yang sungguh menghangatkan hati. R. de Niro pas jadi opa sempurna, dan Anne Hathaway tatapan mata dia masih saja bikin meleleh.

2. Entourage
Reviewnya jelek, tapi karena tidak mengikuti serialnya jadi tetap merasa lucu dan seru melihat kisah persahabatan level Hollywood. Banjir cameo pula.

3. Love & Mercy
Biopic Brian Wilson. Jadi baca-baca soal musisi jenius ini dan karir dia, termasuk Beach Boys. Menarik.

4. Inside Out
Ide jenius dengan eksekusi rupawan. Jadi bertanya-tanya, kalau ada 5 personifikasi serupa dalam kepala sendiri, kek apa mereka dalam hidup saya sehari-hari, apa saja memori inti dan pulau-pulau yang saya ciptakan?
Bagus banget.
❤ ❤

5. Aloha
Plot latarnya bagus, bisa jadi film eksyen kalo gak pake lovey-dovey. 2 fokus menarik:
a. Gerakan nasionalisme tribal “Negara Hawaii” dan pemimpinnya Bumpy Kanahele, sangat mengingatkan pada Papua.
b. Plot kontraktor aeronautika swasta super kaya yang bisa mengontrol militer.
Romcom dia sendiri level wajib tonton dengan adanya Rachel McAdams dan Emma Stone, plus bonus Danielle Rose Russell. Cuantikk…

image

Keep on reading!

Film-film 2014 (Oktober-Desember)

Selamat tahun baru 2015! Ini edisi terakhir dari daftar film-film yang kutonton tahun kemarin. Sudah ditagih kawan-kawan juga, tapi saya sungguh kesulitan sinyal padahal sudah bayar mahal ke Telkomshit. Sudahlah, mari kita lanjutkan tuk triwulan keempat 2014.

—. The Amazing Spiderman 2 (Rabu 8 Oktober)
Nonton ulang, jadi tanpa urutan saja. Kemarin di bioskop, kali ini donlotan. Kemarin 3D, sekarang 2D, jadi bisa nangkap lebih banyak detail. Sama saja, saya sedih Gwen Stacy tewas. 🙂

148. Due West: Our Sex Journey (Kamis 9 Oktober)
Komedi sex Hongkong. Beberapa sahabat yang pergi ke China daratan tuk wisata seks. Lucu dan menghibur sekali. Penuh dengan pameran buah dada. Dua yang paling berkesan ditampilkan oleh Mo Qi Wen dan Daniella Wang. Yang terakhir ini adegannya dah level film softcore. Ukuran dia 32F eh. Damn… :mrgreen:

149. The Internship (Jumat 10 Oktober)
Komedi lucu. Seperti iklan Google dengan segala keajaiban markasnya. Saya ada kesan tambahan karena seseorang pernah berkata dia berhenti nonton film ini setelah 10 menit setelah dirasa membosankan, padahal ternyata lumayan menghibur. 😀

150. Bad Country (Sabtu 11 Oktober)
Seperti film kelas B. Gak jelas penjahatnya hebat dimana. Gak jelas sidekick-nya hebat apanya. Pokoknya nanti ada balas dendam. Etapi lagu penutupnya keren ini.

151. The Railway Man (Minggu 12 Oktober)
Drama yang bagus sekali. Dari kisah nyata tentang perang dunia kedua, trauma siksaan Jepang, pengampunan, dan kedamaian hati. Nicole Kidman tampil mempesona disini. ❤

Keep on reading!

My slow rock files [5] True Love?

Sekitar seminggu yang lalu, seorang teman karib mendadak meminta opini saya tentang sesuatu (via Y!M). Rupanya dia lagi kesal melihat status FB seorang kawan SMP kami dulu (yang tentu saja tidak ada di FB saya 😛 )

*Dengan editan dan penyesuaian ke bahasa Indonesia yang umum*

***

ipas: kamu setuju nggak kalo cinta sejati itu harus berkorban demi kau membahagiakan orang laen, walau kau tersakiti sendiri?

saya: tidak
saya: cinta yang betul itu dua arah
saya: memberi dan menerima

ipas: maksudnya?

saya: kamu mo bilang kalo “saya bahagia lihat dia bahagia (jalan dengan orang lain)” gitu?

ipas: yo!

saya: saya anggap itu sebagai “menerima kenyataan”, tapi bukan “cinta sejati”
saya: terlalu bullshit
saya: “dia jalan dengan orang lain” itu sesuatu yang kita gak bisa ubah. Mau rela atau gak rela sama saja

ipas: nah, saya sependapat
ipas: apa artinya kita berkorban tapi ujung-ujungnya malahan buat kta tersiksa seumur hidup
ipas: malas yah yg kayak gitu

saya: bikin susah diri 😆

ipas: nah itu dia yg namanya cinta yg menyusahkan diri sendiri, (rofl)
ipas: abisnya saya kesel banget ni temen, selalu tulis cinta sejati mulu apalagi ada berkorbannya lagi
ipas: makanya saya hajar2 dia dulu

***

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juni 2021
M S S R K J S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter