Posts Tagged 'Lucy'

Film-film 2014 (Oktober-Desember)

Selamat tahun baru 2015! Ini edisi terakhir dari daftar film-film yang kutonton tahun kemarin. Sudah ditagih kawan-kawan juga, tapi saya sungguh kesulitan sinyal padahal sudah bayar mahal ke Telkomshit. Sudahlah, mari kita lanjutkan tuk triwulan keempat 2014.

—. The Amazing Spiderman 2 (Rabu 8 Oktober)
Nonton ulang, jadi tanpa urutan saja. Kemarin di bioskop, kali ini donlotan. Kemarin 3D, sekarang 2D, jadi bisa nangkap lebih banyak detail. Sama saja, saya sedih Gwen Stacy tewas. 🙂

148. Due West: Our Sex Journey (Kamis 9 Oktober)
Komedi sex Hongkong. Beberapa sahabat yang pergi ke China daratan tuk wisata seks. Lucu dan menghibur sekali. Penuh dengan pameran buah dada. Dua yang paling berkesan ditampilkan oleh Mo Qi Wen dan Daniella Wang. Yang terakhir ini adegannya dah level film softcore. Ukuran dia 32F eh. Damn… :mrgreen:

149. The Internship (Jumat 10 Oktober)
Komedi lucu. Seperti iklan Google dengan segala keajaiban markasnya. Saya ada kesan tambahan karena seseorang pernah berkata dia berhenti nonton film ini setelah 10 menit setelah dirasa membosankan, padahal ternyata lumayan menghibur. 😀

150. Bad Country (Sabtu 11 Oktober)
Seperti film kelas B. Gak jelas penjahatnya hebat dimana. Gak jelas sidekick-nya hebat apanya. Pokoknya nanti ada balas dendam. Etapi lagu penutupnya keren ini.

151. The Railway Man (Minggu 12 Oktober)
Drama yang bagus sekali. Dari kisah nyata tentang perang dunia kedua, trauma siksaan Jepang, pengampunan, dan kedamaian hati. Nicole Kidman tampil mempesona disini. ❤

152. Lost in Translation (Kamis 14 Oktober)
Dilema antara kesepian dan godaan selingkuh di negara asing. Cerita yang bagus di hari ulang tahun. ❤ 😀

153. Best Man Down (Jumat 17 Oktober)
Dramedi bagus. Mempelajari nilai hidup seorang manusia sesudah dia meninggal, meninggalkan hanya satu teman dan satu saja pacar. ❤

154. Dallas Buyers Club (Sabtu 18 Oktober)
Gak nyangka ini kisah nyata. Film sungguh hebat tuk mengenang kawan-kawan yang sudah meninggal karena AIDS. ❤

155. One Piece Special: Glorious Island (Senin 20 Oktober)
Anime pendek. Cuma buat penggemar Wanpisu.

156. Love Letter (Senin 20 Oktober)
Film terbaik yang kutonton 2014 kurasa. Bagus buanget. Cerita seorang gadis muvon dari pacarnya yang telat meninggal melalui upayanya mempelajari cinta sejati pria yang dicintainya. Direkomendasikan. ❤

157. Only Lovers Left Alive (Kamis 23 Oktober)
Film vampir yang gak biasa. Gak horror, gak eksyen, gak cinta terlarang. Cuma drama melewati malam dan bertahan hidup.

158. Instruction not Included (Jumat 24 Oktober)
Drama komedi luar biasa tentang gigolo Meksiko dan anak perempuannya yang bertahan hidup di AS. Cerita kasih sayang yang sangat menyentuh. Film Meksiko yang sangat saya rekomendasikan. ❤

159. A Long Way Down (Sabtu 25 Oktober)
4 orang yang akan bunuh diri bertemu di bakal TKP yang sama, dan perubahan di hidup mereka sesudahnya. Lumayan menarik.

160. Crazy, Stupid, Love (Senin 27 Oktober)
Aslinya cuma pengen nonton si cantik Emma Stone, ternyata romcom ini jauh lebih lucu dan menghibur dari yang kuduga. Inspiratif juga tuk nikah muda… andai saya masih semuda itu. :mrgreen:

161. Edge of Tomorrow (Selasa 28 Oktober)
Plotnya jenius dan menakjubkan. Eksyen ala video game: live, die, repeat. Emily Blunt yang mempesona dan Tom Cruise yang… seumur itu cuma jadi Mayor? :mrgreen: Endingnya gak sebrutal versi light novel (All You Need is Kill) tapi tetap saja saya suka banget. Kalo ada titik awal tuk mereset hidup sendiri enaknya pas kapan ya? ❤

162. Runner Runner (Selasa 28 Oktober)
Thriller bertema judi kasino. Plot wakil boss kudeta boss. Boss penjahat.

163. The Rover (Rabu 29 Oktober)
Perburuan mobil yang dicuri. Lebih dari selusin orang tewas sepanjang mobil itu dikejar pemiliknya. Sulit sekali ngerti logat Ostrali dan settingnya bikin frustrasi.

164. Warm Bodies (Kamis 30 Oktober)
Film zombie yang romantis dari sudut pandang si zombie. Ada harapan juga bahwa zombiefikasi itu bisa disembuhkan. Suka lihat Teresa Palmer disini. Cantik. ❤

165. Begin Again (Sabtu 1 November)
Musikal yang menghibur dengan lagu-lagu keren yang dinyanyikan Keira Knightley. Tidak terlalu lovey dovey dan idenya bagus soal musik online. ❤

166. Twice Born (Senin 3 November)
Melodrama panjang yang mengkompilasi banyak tragedi dari perceraian, kemandulan, perang, kejahatan perang, hingga kematian dalam kehidupan seorang wanita Italia. Penelope Cruz menambahkan payudaranya ke bobot film ini.

167. The Art of the Steal (Rabu 5 November)
Pencurian tingkat tinggi dan tipu daya yang melingkupi. Gaya Ocean Eleven dengan selera komedi yang lucu. Saya suka. ❤

168. The Bucket List (Jumat 7 November)
Drama yang menginspirasi tentang pemenuhan hasrat hidup. Pelajaran: kalau tidak bisa kaya usahakanlah punya teman yang kaya, supaya impian-impian bisa tercapai. 😉

169. Beasts of the Southern Wild (Sabtu 8 November)
Cuma cerita tentang kehidupan seorang gadis kecil yang amat sangat miskin dan ayahnya. Hidup penuh kegilaan dan fantasi. Keknya saya ngerti kenapa film ini dapet 4 nominasi Oscar walaupun absurd.

170. The Intimate (Aein) (Senin 10 November)
Kisah selingkuh yang romantis, dengan “restu” sang pacar. Saya suka karakter ceweknya yang bersikeras bahwa selingkuh harus dipertahankan pada aspek seksual sesaat untuk menjaganya tetap menyenangkan diingat, karena kalo berkembang menjadi kencan maka mereka akan menemukan kekurangan masing-masing dan tidak jadi manis lagi. Di akhir film dia tetap menikah dengan pacar lamanya dan tak ada kabar dari si cowok protagonis. Mungkin patah hati ntah dimana. Sung HyunAh cantik sekali. ❤

171. Rage/Tokarev (Senin 10 November)
Kecuali ada Rachel Nichols dan Audrey Peeples yang cantik-cantik disini, saya tak terhibur dengan plot tragisnya. CSI mana CSI?

172. God’s Pocket (Selasa 11 November)
Drama menarik keluarga kelas pekerja seputar plot kematian anak mereka. Plotnya bikin melongo, terutama bagian selingkuh. Bagus. ❤

173. Love for Beginners (Jumat 14 November)
Kisah cinta remaja SMA yang keren banget dengan ending yang tepat: seks. Bukan selamat tinggal dramatis di bandara. Lagunya bagus-bagus, gadisnya cantik-cantik. ❤

174. The Other Woman (Jumat 14 November)
Lucu abis. Perserikatan wanita-wanita korban selingkuh pria yang sama. Lebih bagus dari yang kuharap. Kate Upton is fuckin’ hot. ❤

175. Better Living Through Chemistry (Senin 17 November)
Drama komedi tentang selingkuh yang menyenangkan, gila lalu kemudian berbahaya. Menarik.

176. The Tree of Life (Selasa 18 November)
Drama yang amat sangat berat tentang arti hidup dan usaha tuk memahami rencana Tuhan di dalamnya Visualisasi film ini tentang semesta sungguh menakjubkan.

177. Tom Yum Goong 2 (Kamis 20 November)
Tipikal film eksyen favorit yang penuh perkelahian menarik. Saya suka adegan kejar-kejaran dengan motor metik. Orisinil banget. ❤

178. The Four 3: Final Battle (Jumat 21 November)
Akhir trilogi yang penuh emosi tuk Si Tanpa Emosi. Tapi diluar itu plot berjalan seperti yang diharapkan dari cerita fantasi sejarah China. Penuh adu jurus dan tenaga dalam. ❤

179. The Wolf of Wall Street (Jumat 28 November)
Dramatisasi biografi seorang makelar saham Wall Street. Dari kisah nyata dan dituturkan secara lucu dan sangat epik sehingga tak terkesan sebagai kejahatan besar. 3 jam yang penuh pesta. ❤

180. Godzilla (2014) (Sabtu 29 November)
Keren ini. Struktur ceritanya terasa seperti Transformers tapi dengan fokus yang lebih seimbang antara manusia dengan monsternya. Betul-betul terasa sebagai bencana alam yang hidup. ❤

181. Lucy (Senin 1 Desember)
Sci-fi eksyen yang sangat menarik. Proses percepatan evolusi sampai pada level tuhan, lalu seperti menjadi loop melalui sentuhan-Adam Lucy ke Lucy prasejarah. Gak masuk akal memang, tapi keren. ❤

182. And While We Were Here (Sabtu 1 Desember)
Broken love + Forbidden affair = lose lose solution. Rasanya depresi nonton film ini, tidak terhibur juga dengan pemandangan Naples.

183. Enemy (2013) (Selasa 2 Desember)
Thriller yang tegang abis. Ketemu orang yang sama persis fisiknya dengan kita, bahkan suara juga identik, beda nama doang. Sayang versi filmnya berat dengan simbolisasi tidak seperti novelnya yang lebih jernih akhirnya. Sarah Gadon hot disini.

184. Kite (2014) (Rabu 3 Desember)
Versi Hollywood ini adalah hujatan dan penghinaan untuk anime aslinya yang legendaris itu. Hasilnya tentu saja sangat mengecewakan. Sangat mengecewakan. 👿

185. The Divine Move (Jumat 5 Desember)
Plotnya balas dendam generik, tapi menarik dengan tema baduk. Penuh eksyen berdarah-darah. Seru banget, dan Lee Siyoung melengkapi pesona film ini bahkan tanpa banyak peranan. ❤

186. Teenage Mutant Ninja Turtles (2014) (Sabtu 6 Desember)
Kura-kura ninja hidup lagi. Rasanya ada kekurangan pada plot dan pace cerita tapi saya suka karakterisasi, pertarungan dan eksyen terutama pas kejar-kejaran mobil. Menghibur dan Cowabunga! ❤

187. Automata (Minggu 7 Desember)
Idenya bagus soal kaum robot yang kecerdasannya berevolusi lalu berontak, tapi tidak dengan kekerasan. Sayang separuh jalan ceritanya jadi hilang arah dan gak jelas lagi.

188. Forgetting the Girl (Senin 8 Desember)
Psikodrama kasus pembunuhan oleh psikopat. Banyak gadis cantik disini. Yang paling menonjol Elizabeth Rice. Filmnya sendiri biasa saja sih.

189. Top Dog (Kamis 11 Desember)
Kenyataan pahit ketika ingin bermain pahlawan melawan penjahat tapi gak punya kekuatan yang cukup. Ada Rhian Sudgen dan payudara indahnya disini.

190. Making the Rules (Jumat 12 Desember)
Di Indonesia ini cuma FTV, baik durasi maupun plotnya. Jangan didonlot.

191. So Undercover (Sabtu 13 Desember)
Cuma film anak-anak dibintangi Miley Cyrus. Ditonton cuma karena lagi males mikir.

192. Blended (Sabtu 13 Desember)
Romcom dengan plot generik tapi saya terhibur sekali. Bella Thorne memikat walo tak berlekuk. ❤

193. The Nut Job (Minggu 14 Desember)
Kartun Korsel yang ceritanya agak njelimet dengan plot khianat kanan kiri tapi lucu juga. Ada Gangnam Style jadi ending song dan saya ngakak-ngakak liat credit title-nya.

194. Su ve Ates (Water and Fire) (Senin 15 Desember)
Drama cinta tragedi dari Turki yang bagus luar biasa. Mellow nontonnya sampai akhir. Yasemin Allen cantiknya nyihir banget… ❤

195. Mom’s Night Out (Selasa 16 Desember)
Komedi lucu tentang ibu-ibu yang pengen nongkrong bareng tanpa suami dan anak-anak.

196. The Stroller Strategy (Kamis 18 Desember)
Romcom Perancis. Agak merepotkan nontonnya karena masalah subtitle. Biasa saja, cuma suka liat Charlotte Le Bon.

197. Captain Phillips (Minggu 21 Desember)
Kisah nyata yang dramatis. Bagian menariknya adalah melihat SEAL Team 6 beroperasi. Kecepatan penggelaran pasukan dan adanya armada yang dekat jadi kunci sukses operasi ini. ❤

198. Saint Seiya: Legend of Sanctuary (Senin 22 Desember)
Senang sekali dan nostalgik nonton film ini walo pertarungannya lebih sedikit dari yang kuharapkan dan plotnya bahkan gak memberi kesempatan tuk Dohko muncul. ❤

199. The Sound of Music (Selasa 23 Desember)
Film musikal klasik yang akhirnya ditonton juga setelah bertahun-tahun hanya dengar legendanya. Ternyata diangkat dari karakter dan kisah nyata. Film tertua yang kutonton di 2014 (1965).

200. Scoop (Rabu 24 Desember)
Direkomendasikan mbak Sabai. Cuma pengen lihat Scarlett Johansson sebenarnya, tapi malah Woody Allen yang jadi pelawak disini.

201. Love’s Whirlpool (Sabtu 27 Desember)

Website_large_whirl2

Para peserta pesta seks.

8 orang asing yang berkumpul untuk pesta tukar lendir terorganisir. Apa saja yang bisa terjadi? Menarik sekali melihat segala konflik dan kepentingan (dan seks) yang muncul dalam situasi semalamanan itu. ❤

202. The Equalizer (Sabtu 27 Desember)
Adaptasi dari serial TV top 80an. Kewl banget jadinya. Superhero berlatar belakang Green Berets/CIA. Kali ini diadu dengan ex Spetnatz. Musti sering-sering dibuat sekuelnya nih. ❤

203. The Maze Runner (Senin 29 Desember)
Tema standar masa depan suram, tapi dengan plot yang sangat menarik tuk bertahan hidup dan memecahkan misteri. Kalo merujuk novelnya sekuel-sekuelnya akan lebih seru melawan WICKED. World In Catastrophe: Killzone Experiment Department. Singkatan yang menarik. Ketemu lagi dengan Kaya Scodelario disini. ❤

204. Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (Senin 29 Desember)
Dibanding film pertama yang memindahkan Gein dan Inui ke plot Kanryuu, film ini lebih setia pada garis besar plot aslinya. Sojiro Seta yang paling mengesankan visualisasinya. Puaaaaas banget nontonnya. ❤

Nah, kalau tidak salah hitung maka 204 judul film total selama tahun 2014. Plus serial anime Suisei no Gargantia di triwulan terakhir. Jauh lebih banyak daripada tahun 2013 (137 film) dan masih lebih banyak juga dari teman-teman blogger sesirkel yang lain. *angkat piala* :mrgreen:
Lagi-lagi makasih buat Athoe yang dah mendonlot sebagian besar film-film itu, juga Annie yang setia menyumbang anime. Mari kita reset hitungan mulai dari nol lagi. 🙂

Iklan

Membaca Fairy Tail

Ada yang pernah baca manga Fairy Tail? Yang sudah baca dan sedang ngikuti pasti akan komen kalo saya ketinggalan. Itu memang fakta yang susah dibantah. (Monster dan The Law of Ueki saja baru saya selesaikan dua minggu lalu, nyewa di rental, sementara Death Note & Gantz tersimpan rapi dalam harddisk tanpa pernah tersentuh sejak donlot). Cih… 😐
Satu2nya fitur terbaik dari ketinggalan manga adalah sudah tersedianya volume & chapter yang cukup banyak saat mulai membaca.

Sebenarnya saya sering liat judul Fairy Tail ini tiap kali mengapdet One Piece & Air Gear di inaruto.net, tetapi kebalikan dengan fitur terbaik diatas, jumlah chapter yang sudah seratusan malah bikin down duluan tuk baca scanlation karena boros waktu, benwit dan volume Harddisk. (sudah kepake >10GB tuk komik & artwork saja)

Nah, minggu lalu, saya baru sadar bahwa komik ini tersedia dalam beberapa volume di rental langganan saya. Dengan penasaran saya mulai menyewa beberapa (sampai entri ini dimuat sudah sewa s/d vol 7), dan ternyata komiknya bagus! Menurut saya tentu, unsur komedinya saya suka, dan banyak mengingatkan saya pada komik-komik lain yang pernah saya baca.

erza-lucy-gray-happy-natsu-dkk

Erza, Lucy, Gray, Happy, Natsu dkk

Gambar manga ini bagus; dan desain karakternya mengingatkan saya pada desain karakter One Piece. Sebelumnya malah sempat mengira kalo mangaka-nya juga Eiichiro Oda. Maklumlah, belum kenal Hiro Mashima atau membaca Rave Master. Ehm, rasanya gambar karakter Hiro lebih bagus daripada Oda…?

Selain kemiripan desain, karakteristik Natsu dan Lucy juga mirip dengan Luffy dan Nami. Natsu mirip di kepribadian dan kuatnya dia. Ini memang hal yang umum dalam dunia komik sih, rasanya Recca Hanabishi dan Kosuke Ueki juga sperti itu, hanya, skali lagi, karena desainnya mirip jadi rada spesial. Lucy lebih mirip di kostumnya yang juga selalu menonjolkan keseksiannya (lebih seksi Lucy IMO) dan berganti-ganti di tiap kisah. Menurutku penting buat karakter cewek untuk rajin berganti kostum. Melihat Kagome Higurashi pake seragam sekolah tiap hari jujur bikin sakit mata…

Cerita pembuka di chapter satu sungguh serupa dengan cerita pembuka Samurai X. Mengisahkan pertemuan singkat antara sang hero dan heroine (yang sedang mencari sang hero tapi tidak mengenalinya). Berlanjut dengan terancamnya si heroine oleh musuh yang menyamar sebagai tokoh utama kita sebelum sang jagoan datang menyelamatkan sekaligus mengungkap (terungkapnya) jatidiri. Terinspirasi? 😛

lucy-gray-natsu-happy-dan-erza

Lucy, Gray, Natsu, Happy dan Erza

Memasuki Fairy Tail Guild juga menjadi bagian bagian yang menyenangkan buat saya. Terutama saat melihat deretan tokoh yang sebelumnya ada di artwork chapter 1 muncul satu per satu. Ntah kenapa saya suka dengan komik yang protagonis-nya banyak sejak awal. Kurang lebih seperti saat saya terpesona menghitung para harem daftar murid Negi Springfield di Mahou Sensei Negima. Tiap karakter kemudian bergantian ditonjolkan peran dan latar belakangnya. Bleach dan Naruto juga berhamburan protagonis sebenarnya, hanya saja konsepnya beda dengan Fairy Tail. Ahh, tapi Negima yang terbaik…

Cerita kemudian lebih sering fokus pada sebuah tim-empat-orang yang terdiri dari Natsu, Gray, Erza dan Lucy. Sebuah kombinasi tangguh yang komposisi 2-2-nya mengingatkan saya pada tim dadakan di manhwa Ragnarok: Assassin Cross Loki, Chaos, Fenris Fenrir dan Iris Irine. (tentu saja saya tak menghitung Happy di Fairy tail yang bukan ras manusia dan Lidya si pencuri di Ragnarok yang sering bergabung tanpa kontribusi itu) Apalagi exquip magic tuk armor milik Erza saya rasa agak mirip dengan armor milik Loki yang juga adjustable. Sayangnya, Lee Myung-jin belum melanjutkan lagi komik Ragnarok itu, padahal keren abis… 😐

Lalu, sebagai sekelompok pemburu hadiah, ada mission per request yang membentuk 3 arc permulaan, sebelum cerita berkembang menuju konflik-konflik yang lebih menyangkut masalah pribadi. Tingkat kesulitan misi berbanding lurus dengan jumlah bayaran. Ada blogger yang bilang kalo ini mirip dengan Final Fantasy Tactics di Game Boy Advance. Saya sendiri lebih teringat Naruto, meskipun hanya sekali saja Naruto cs menjalankan misi di manga; selebihnya terjadi di serial TV atau filmnya dengan mutu misi yang tak istimewa. Saya pernah berharap bahwa sekali-sekali ada cerita mission per request yang dilakukan oleh Akatsuki… 🙄
Get Backers seingatku setia dengan format misi untuk setiap story arcs hingga tamat, sayang, kualitas ceritanya justru turun pada misi-misi kolosal (Act 6, Act 10 & Act 12) dengan banyaknya duel yang tak perlu. (plus adegan pertempuran yang susah dinikmati).
Tapi, sejauh yang pernah saya baca, komik terbaik dengan fitur ini adalah King of Bandit Jing. Top!

*liat keatas…*

Ah, sudah panjang lebar gak jelas… :mrgreen:

Yah, saya berharap banyak pada kelanjutan komik ini. Semoga bisa sebagus dan se-‘gak-bisa-tamat’ One Piece yang serunya gak abis-abis itu. FYI, “edisi Indonesia” yang saya baca keluaran SS Comics. Translasinya cukup bagus, walo saya tetap butuh bantuan wikipedia tuk menerangkan beberapa bagian.

Hedoop komik bajakan!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
April 2018
M S S R K J S
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter

Iklan