Posts Tagged 'Music'

My slow rock files [8] Karaoke

Suka karaokean? Bagus kalo suka, asyik buat kumpul-kumpul, asal jangan salah pilih lagu. :mrgreen: Well, sebelumnya saya selalu panik kalo membayangkan menyanyi dengan mikrofon sih, tapi ternyata mampu dan bisa dibanggakan juga (dibandingkan temen-temen sekomplotan, tentu saja). ๐Ÿ˜›

Jadi, saya kenal karaoke beberapa tahun silam, waktu seperangkat alatnya terpasang di markas kami. Pertama sih gugup, tapi habis itu lancar juga. Setelah beberapa kali nyoba, saya dan teman-teman males karaokean lagi di markas, lebih sering maen PS. Tapi teman-teman semua bermufakat, bahwa suatu hari nanti kami akan pergi sama-sama ke tempat karaoke, lalu karaokean sambil minum-minum ditemani gadis-gadis tempat hiburan. Saat itu blum ada tempat karaoke keluarga disini sih, jadi tempat karaoke yang kami maksud tentu saja sepaket dengan bar dan panti pijat. :mrgreen:
Tapi bulan dan tahun berlalu tanpa pernah ada realisasi, kami terus-terusan nongkrong, minum-minum, dan maen PS mulu, gak pernah karaokean sekomplotan. Bahkan meskipun sudah ada karaoke keluarga di kota kecil ini.

Akhirnya, Natal 2009 tiba, 25 Desember, satu komplotan besar nongkrong di Markas sejak siang dengan berbotol-botol vodka. Tradisi natal buatku, saya pasti Natalan disitu tuk makan enak lalu maen PS seharian (yang sialnya hari itu gak bisa diakses). Saya lagi nganter RI ke tepi jalan raya pas bubaran jam 7pm ketika CL memanggil dari rumahnya yang tak sampai sepelemparan batu dari markas. CL ini temen karib, tapi lain geng. Pendek kata malam itu saya diajak jalan bareng dia dan komplotannya. Kukira mau natalan, tapi menjelang masuk downtown baru saya diberitahu kalo tujuannya ke Hepapโ„ข! Dan jadilah malam itu pengalaman perdana saya karaokean di tempat karaoke. ๐Ÿ˜€

Keep on reading!

My slow rock files [6] Suntuk

Sekali waktu, hanya tiga titik saja, dan kali ini bahkan tanpa aksara sama sekali. Filsuf memang mengagumkan… ๐Ÿ™„

Ntahlah, mungkin saya iri, soalnya saya suntuk. Ide nulis banyak, tapi tak ada motivasi. Rasanya kehidupan sebagai blogger tidak berkembang sama sekali. Mungkin saya perlu makan cokelat, atau memfokuskan diri maen fesbuk saja, atau…

BTW, ini lagu akhir bulan. Green Day – Wake Me Up When September Ends.

(lirik)

My slow rock files [5] True Love?

Sekitar seminggu yang lalu, seorang teman karib mendadak meminta opini saya tentang sesuatu (via Y!M). Rupanya dia lagi kesal melihat status FB seorang kawan SMP kami dulu (yang tentu saja tidak ada di FB saya ๐Ÿ˜› )

*Dengan editan dan penyesuaian ke bahasa Indonesia yang umum*

***

ipas: kamu setuju nggak kalo cinta sejati itu harus berkorban demi kau membahagiakan orang laen, walau kau tersakiti sendiri?

saya: tidak
saya: cinta yang betul itu dua arah
saya: memberi dan menerima

ipas: maksudnya?

saya: kamu mo bilang kalo “saya bahagia lihat dia bahagia (jalan dengan orang lain)” gitu?

ipas: yo!

saya: saya anggap itu sebagai “menerima kenyataan”, tapi bukan “cinta sejati”
saya: terlalu bullshit
saya: “dia jalan dengan orang lain” itu sesuatu yang kita gak bisa ubah. Mau rela atau gak rela sama saja

ipas: nah, saya sependapat
ipas: apa artinya kita berkorban tapi ujung-ujungnya malahan buat kta tersiksa seumur hidup
ipas: malas yah yg kayak gitu

saya: bikin susah diri ๐Ÿ˜†

ipas: nah itu dia yg namanya cinta yg menyusahkan diri sendiri, (rofl)
ipas: abisnya saya kesel banget ni temen, selalu tulis cinta sejati mulu apalagi ada berkorbannya lagi
ipas: makanya saya hajar2 dia dulu

***

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything leftโ€™s a waste of time~
Mei 2021
M S S R K J S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter