Posts Tagged 'reading of the day'

Derby Milan & perang kata-kata

Kupipes dari Tabloid Soccer 32/IX – 14 Februari 2009 yang baru diterima tadi siang, (13/2)

Menyambut laga akbar antara Inter Milan kontra AC Milan pada akhir pekan ini, kelompok tifosi kedua klub di Indonesia meramaikan dengan perang kata-kata. Baik Inter Club Indonesia (ICI) maupun Milanisti Indonesia (MI) sama-sama yakin timnya bakal menang. Berikut suara-suara dari ICI yang diwakili Rudolf Mauritz, sang sekjen dan Herwianto Muchtar, Presiden MI sezione Bandung menjelang digelarnya Derby della Madonnina

inter-club-indonesia

Inter Club Indonesia (ICI)

Seberapa besar peluang Inter untuk menang? Apa alasannya?
“Sangat besar. Tanpa Kaka kekuatan serangan Milan berkurang 50%. Diving-nya di kotak penalti sangat realistis.”

Siapa pemain terbaik Milan dan yang paling ditakuti? Kenapa?
“Kaka. Alasannya sama seperti diatas.”

Punya pendapat tentang Carlo Ancelotti? Pantaskah dia terus melatih Milan?
“Sebaiknya dia terus melatih Milan supaya tidak ada regenerasi pemain-pemain muda disana. Ha…ha…ha…”

Apa 5 hal yang paling tidak disukai dari Milan?
“Bagi kami jawabannya adalah fansnya, fansnya, fansnya, fansnya dan fansnya.”

Menurut Anda, Inter dan Milan akan berada di peringkat berapa di akhir musim 2008-09 nanti?
“Inter meraih scudetto dan Milan kembali ke fitrahnya yaitu UEFA Cup. He…he…he…”

Apa hal yang paling memalukan dari Milan?
Calciopoli dan Serie-B.”

Apakah Inter lebih baik dari Milan? Apa alasannya?
“Seperti peribahasa mengatakan hanya ada dua tim terbaik di kota Milan, Inter dan Inter Primavera.”

Siapa pemain Milan yang paling disukai dan diharapkan bergabung dengan Inter?
“Tidak ada.”

Siapa pemain paling ganteng di Milan?
“Ronaldinho. Lihat saja giginya.”

Lalu siapa pula pemain paling ganteng di Inter?
“Davide Santon. Masih muda, berbakat, maknyus dan pokoke. Brondong gitu loh.”

Siapa pemain Milan yang paling dibenci? Kenapa?
“Semuanya. Alasannya karena mereka pemain Milan.”

Keep on reading!

Kuliah sejarah di ynetnews

wasserman

I continually struggle to find any justification by Israel for its illegal and immoral campaign against the Palestinians. Please correct me if I am wrong but I thought every refugee had the right to return to their homes. Why should the Palestinians be denied this right by the international community? Israeli governments continually state that it is their home land but if one were to only look at maps of the region dating back 60 or 40 years one would see a different picture. The victor always chooses his own history but while Palestine was under British rule we did state that no other foreign nation would rule them. Tired of the Second World War Britain did not have the will or strength to fight for Palestinian rights against the insurgence of fleeing Jews. One has to remember that it was not the Palestinians who persecuted the Jews that triggered the exodus from Europe but us in Europe. now it is they that suffer.

Stella Goodwin , UK (02.05.09)

Ternyata, kesesatan sejarah itu bukan cuma di negara ini! 😆

Siang tadi (8/2) blogwalking ke rumah Irene Yuan, kawan blogger di AS sana. Karena memang akhir-akhir ini malas nonton TV & baca koran (sedang kena virus prokrastinasi), saya jadi tak apdet kalau ada peristiwa pelemparan sepatu terhadap dubes Israel di Swedia, seperti yang ditulis Irene.
Tertarik dengan berita yang lebih lengkap, saya menuju ke ynetnews, situs berita Israel tuk membaca artikelnya. Seperti blog, dibagian bawah artikel ada kolom komen (talkbacks) yang tentunya juga saya baca (karena gak sampai ratusan), dan sampailah pada komen #13 yang saya kutip diatas.

Yahahaha! 😆
(lagi-lagi) saya ketawa sendiri!

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juli 2021
M S S R K J S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter