Posts Tagged 'salatiga'

Nostalgia Pesta Blogger: Pesta Blogger Nostalgia

Makasih tuk foto ini ya, Dewi

Eh, ko Agustus sibuk ka tidak? Kalo ko sempat, sa mau undang ko datang ke acara pernikahanku di Bali 🙂 ,
Acaranya tanggal 10 dan 11 Agustus. Akomodasi tempat tinggal buat tamu kita sediakan buat 2 malam itu. Tiketnya sih yang kemungkinan agak mahal. Ko kan sa punya teman paling lama sejak kita kecil, best friend gitu lah… hehehe jadi sa ingin sekali ko bisa hadir di hari pentingku ini 😉 Sa tau memang untuk tiketnya bakalan agak berat sih, jadi coba ko cek suda kira2 harga tiketnya berapa, nanti sa bantu, bagaimana?
Sa sangat berharap ko bisa datang…
Kasi kabar e…

Demikian bunyi sepotong pesan via FB Messenger yang kuterima dari sahabat dekatku, Johan, yang saat itu seingatku sedang berada nun jauh di negara lain. Ketika itu bulan Juni 2010, 4 bulan sebelum Pesta Blogger 2010.

Dengan Omded, Enda, Omith, Ndoro etc

Keep on reading!

Iklan

Film-film 2016 (Januari-Juni)

Sudah akhir September ya ternyata, blog sudah karatan dan daftar ini sudah ditagih beberapa teman. Aktivitas nonton tahun 2016 ini berjalan lebih berwarna dibanding dua tahun sebelumnya, salah satunya karena… PC saya rusak lagi akhir April kemarin, lagi-lagi disebabkan karena kesukaan PLN untuk memadamkan listrik. Berbagai usaha sudah dilakukan Atho tuk memperbaiki dengan ilmu dan alat yang ada tetapi selalu gagal. Sejak itu nonton film di rumah juga terpaksa berhenti dan hanya beberapa kali menonton di bioskop. Kemudian saya mulai melancong ke Jawa awal Juni dengan berbagai petualangan, alhasil daftar semester pertama tahun ini hanya setengah dibanding apa yang dicapai tahun lalu, plus ditulis sekarang sesudah pulang dari Jawa.
Kay, cukup ngoceh, mari melihat kembali apa saja yang saya nonton sampai akhir Juni. BTW sebagian besar catatan di sini sudah diarsipkan duluan di social media. Ini jadi kompilasi saja.

1. The Intern
Reset hitungan lagi di tahun baru dengan komedi yang sungguh menghangatkan hati. R. de Niro pas jadi opa sempurna, dan Anne Hathaway tatapan mata dia masih saja bikin meleleh.

2. Entourage
Reviewnya jelek, tapi karena tidak mengikuti serialnya jadi tetap merasa lucu dan seru melihat kisah persahabatan level Hollywood. Banjir cameo pula.

3. Love & Mercy
Biopic Brian Wilson. Jadi baca-baca soal musisi jenius ini dan karir dia, termasuk Beach Boys. Menarik.

4. Inside Out
Ide jenius dengan eksekusi rupawan. Jadi bertanya-tanya, kalau ada 5 personifikasi serupa dalam kepala sendiri, kek apa mereka dalam hidup saya sehari-hari, apa saja memori inti dan pulau-pulau yang saya ciptakan?
Bagus banget.
❤ ❤

5. Aloha
Plot latarnya bagus, bisa jadi film eksyen kalo gak pake lovey-dovey. 2 fokus menarik:
a. Gerakan nasionalisme tribal “Negara Hawaii” dan pemimpinnya Bumpy Kanahele, sangat mengingatkan pada Papua.
b. Plot kontraktor aeronautika swasta super kaya yang bisa mengontrol militer.
Romcom dia sendiri level wajib tonton dengan adanya Rachel McAdams dan Emma Stone, plus bonus Danielle Rose Russell. Cuantikk…

image

Keep on reading!

Tiga Puluh Tiga

Yap, ini postingan ulang tahun yang sudah terlewat seminggu lebih. Tapi tak mengapa, masih ada banyak hal yang bisa diceritakan dari hidup saya yang sederhana ini.

Nyokap:
Yang paling penting tentu kepergian saya lagi ke tanah Jawa tuk ngantar nyokap berobat. Seperti yang pernah diceritakan di beberapa postingan sebelum ini, tepat pada hari ulang tahun tahun saya yang ke 32 tahun lalu, nyokap yang sedang berada di Rote, NTT, mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tulang engkel kaki kirinya pecah. Setelah sesi operasi di Madiun dan rawat jalan di Salatiga yang akhirnya mengantar saya juga kesana, berlalu waktu sekian bulan tuk pemulihan yang akhirnya sampai ke tahap dimana harus dilakukan operasi lagi tuk mengeluarkan tiga kawat yang menyambung pecahan-pecahan tulang di kaki nyokap. Jadi tanggal 26 September kemarin saya menemani nyokap lagi pergi ke rumah di Salatiga. 29 September, di Minggu yang cerah, saya mengantar nyokap ke dokternya di Madiun lalu balik ke Salatiga hari itu juga. Operasi sukses dilakukan hari Selasa 1 Oktober. 4 hari kemudian saya dan adik menjemput nyokap (yang nebeng dokternya) di Solo. Mengajak jalan-jalan beliau ke Pasar Gede, PGS dan Paragon Solo sebelum balik ke Salatiga. Kami tak bisa berada di Jawa terlalu lama karena tepat dua minggu nyokap harus buka jahitan, dan bokap juga sedang kurang sehat. Akhirnya tanggal 13 Oktober kami pulang ke Jayapura via Jakarta dan tiba kembali tepat di hari ulang tahun saya 14 Oktober pagi. 2 hari kemudian, Rabu 16 Oktober, nyokap buka jahitan operasi di rumah. Tepat setahun sudah tuk pengobatan dan pemulihan. Masih ada dua pen lagi di kaki nyokap yang tidak mendesak tuk harus dikeluarkan. Entah kapan. Yang penting sekarang nyokap bisa berjalan kembali dengan cukup baik. 🙂

Keep on reading!

Dari J.CO ke Le Waroenk ke Frame Coffee

Pulang ke Salatiga setelah Asean Blogger Festival di Solo, tak banyak yang saya lakukan selain makan tidur onlen dan maen PES2013 bersama adik-adik di rumah. Usai kegiatan sepekan yang padat seperti itu, rasanya sehari dua hari masih kurang unuk mengembalikan kebugaran ke level normal. Saya ingin jalan-jalan ke Jakarta hingga wiken, tapi tampaknya amunisi tak cukup.

Gita
Sabtu (18 Mei) akhirnya saya lewatkan dengan main ke Semarang. Rasanya saya nyasar hingga hampir sampai di terminal Terboyo karena tidak tahu kalo bis Solo-Semarang tidak melewati pusat kota. 😆 Tapi setidaknya ada pengalaman tuk jadi bisa merasakan bis Trans Semarang ke pusat kota, jalan-jalan di Carrefour DP Mall dan Gramedia Pemuda. Habis itu malah bisa ngerasain naik angkot karena diajak kopdar sama Gita di Java Supermall. Kami ketemu dan ngobrol di J.CO di salah satu sudut Mall. Satu dari sedikit teman yang justru lebih nyaman pindah kerja keluar dari Jakarta. Saya jadi belajar sedikit soal dunia pendidikan yang sangat dicintai dan dikerjakan oleh teman saya ini. God Bless you, Git.

Nana
Kamis (23 Mei) saya ke Jogja tuk ketiga kalinya dalam tahun ini. Menepati janji tuk menemui Nana, teman blogger dari Denpasar yang belum pernah kutemui dan sedang liburan ke Jogja juga. Kali ini nginap lagi di kosan baru GunRud, di Jalan Timor-Timur dekat Yonif 403. Dari segi transportasi tempat itu agak merepotkan karena saya harus berjalan lebih dari satu kilometer menuju/dari halte Trans Jogja terdekat, tetapi lama-lama terbiasa dan bisa diatasi. Malam itu juga kami kopdar di Kalimilk Jakal. Bersama Nana ada Mansup, sementara GunRud menemani saya. Berturut-turut lalu menyusul Pepeng, Iphan, Putro, Ucy dan Terryna. Kopdar yang menyenangkan. Semoga yang masih pada kuliah segera selesai ya? :mrgreen:

Jensen 1 crop

Berdiri: Mansup, GunRud, saya, Nana; Duduk: Terryna, Iphan, Pepeng, Lucia, Putro. Kamera milik Iphan, Foto oleh pengunjung meja sebelah yang baik hati.

Keep on reading!

Saat Cebongan Prison Raid terjadi, saya sedang di Jogja…

Suatu hari di Cileungsi…

Simbok: “[…] kamu harus pergi kesini, dan kesana, dan kesitu.. Bagus banget tempatnya… (menyebutkan beberapa tujuan wisata dengan pemandangan indah, sambil menunjukkan foto-foto yang bikin ngiri)
Saya: “nanti deh mbok. Saya gak ada teman yang mo ditemui kalo pergi ke tujuan-tujuan itu.. :mrgreen:
Simbok: 😆

Well, suatu hari nanti saya pasti akan ada di jejak para bloher™ traveler itu, pergi ke tempat-tempat eksotik. Tapi tuk saat-saat ini, catatan perjalanan saya masih akan dipenuhi cerita-cerita bertemu sesama teman onlen. *lirik jurnal* :mrgreen:

Nah, saya sudah 6 hari di rumah di Jayapura usai 3 bulan keluar kota. Perjalanan yang menarik dan bikin tambah gemuk. Kembali ke Salatiga usai dari Jakarta akhir Februari itu, saya akhirnya sempat pergi sehari ke Semarang hari Rabu siang tgl. 6 Maret. Ketemu Neng Ocha disana. Kali kedua ketemu sejak PB10, dan pertama kali ngobrol panjang. 😀 Semarang ini kota yang besar. Kuharap lain kali saya bisa bermalam dan keliling-keliling di kota ini. 🙂

Keep on reading!

Return to Jogja

Seperti yang sudah direncanakan, pada hari Valentine kemarin akhirnya saya menuju ke Jogja, nenteng tas punggung dengan isi seadanya dan lupa jaket. Kunjungan rekreasi dan lepas kangen setelah pertama kali ke Jogja Oktober 2010 (<-kenapa saya tak punya postingan trip itu ya? Padahal ada kisah Pesta Blogger Jogja 2010 disitu. Dasar pemalas.. 👿 ).

Hari pertama. Kamis 14/02/13.
Pengalaman pertama ke Jogja dari Salatiga. Keluar rumah 9.15AM. Naik angkot ke tempat bis-bis dari Semarang lewat, trus lompat aja ke bis yang ada tulisan Solo-Surabaya. Sesuai pesan dari Peter Lamanepa, saya turun di Ngasem didepan pabrik(?) Gudang Garam. Tak lama kemudian dijemput Peter ke rumah dia deket situ. Berkenalan dengan istri Peter yang sedang hamil tua, kami lalu ngobrol sejam diselingi makan siang. 11.30AM, Peter ngojekin saya ke pertigaan Kartasura. Tak lama kemudian saya sudah ada di bis menuju Jogja. Turun di Indomaret Janti dan menunggu sesaat sebelum dijemput Gunawan Rudy. Taruh barang di kosan Gunrud, lalu ke kampus dia di Antropologi UGM, numpang onlen sambil SMSin temen-temen di Jogja. Berhubung Matilda duluan nyebut lokasi yang tak jauh, jam 5PM meluncurlah saya dan Gunrud ke Dunkin Donut Jakal ditengah gerimis usai hujan. 20 menit kemudian Matilda datang dari kantornya ke Dunkin, disusul oleh Amed, lalu Om Warm. Tapi Om Warm hanya 30 menitan bersama kami karena ada urusan lain. Sesudah beliau pulang, Mansup dateng, dan terakhir Pepeng. Jam 7PM, saya mengontak Yeni Setiawan yang ternyata mau menjenguk Ekowanz di RS Happy Land. Jadilah saya, Gunrud, Mansup, Pepeng dan Amed ngeluyur ke RS juga, lagi-lagi nembus gerimis. Sementara Matilda balik ke kantor karena masih ada kerjaan. 😀 Tiba di RS Happy Land, kami disambut Ekowanz yang sedang senang dengan kelahiran anak pertama dia. Sayang Sandal & Lina malah gak bisa dateng karena tiada taxi pas hujan. Kami ngobrol di lobi lantai dua sejam lebih hingga 9.30PM, menyapa Nungki Putri dan sang bayi di kamar RS, lalu cabut. Makan malam di Bakmi pak Surandal di Pasar Demangan, nyoba nasi Magelangan. Saat itu Mansup dah kabur ntah kemana. 😆 Singgah Indomaret, balik ke kos, mandi sore malam, lalu tidur. Valentine yang menyenangkan. Sekali lagi selamat buat Ekowanz dan Nungki. 🙂

Keep on reading!

Salatiga

Halo, pakabar? Semoga semua baik-baik saja. Satu bulan lebih sudah berlalu di tahun 2013 ini, waktu cepat sekali berjalan, tentunya semua orang ingin tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.
Melewatkan seluruh 2012 hanya di Jayapura saja dengan segala suka-dukanya, saya bersyukur bahwa di awal tahun ini saya dapat kesempatan keluar kota, atau tepatnya keluar daerah lagi. Buat saya, tentu itu kemajuan besar.

Yup, sejak tanggal 24 Januari saya ada di Salatiga, Jawa Tengah. Jadi dah dua minggu lebih disini. Seperti juga “journey to the west” 2010-2011 dulu, perjalanan ini juga jauh dari aroma liburan. Saya datang tuk menjenguk nyokap saya yang sedang sakit.
Beberapa bulan silam, tepatnya di hari ulang tahun saya, nyokap yang saat itu sedang berada di kampungnya di Rote, NTT, mengalami kecelakaan. Beliau jatuh dari tangga rumahnya dan mencederai engkel kali kirinya. Engsel di bagian engkel itu patah, atau lebih tepatnya pecah. Setelah sebulanan dengan penanganan seadanya di Kupang tanpa banyak kemajuan karena masalah biaya dan lain-lain, akhir November akhirnya nyokap sukses menjalani operasi di Madiun (walaupun setelah sembuh bagian engkel itu tidak akan bisa mengayun lagi), tulang kakinya dipasangi pen, dirangkai kawat, dan sejak itu rawat jalan di Salatiga. Nyokap memilih ke Salatiga karena disini ada rumah keluarga jauh yang ditinggali adik saya, tempatnya nyaman dan cukup dekat untuk kontrol ke Madiun (ketimbang harus balik ke Kupang atau Jayapura).

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
November 2018
M S S R K J S
« Okt    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter

Iklan