Posts Tagged 'SBY'

Indonesia 0-2 Bahrain; Boaz kok di kanan?

Seluruh rakyat yang nonton SCTV dan yang ke SUGBK pasti sudah lihat sendiri bahwa timnas Garuda kalah lagi. Pertandingan kedua di ntah babak keberapa PPD 2014. Kebobolan dua, dan lagi-lagi gagal mencetak gol. Apa yang salah? Ya gak tau, yang jelas level lawan kita emang beda. Beda dengan negara-negara yang kita hadapi di jaman Alfred Riedl. Iya kan, Kimi? 😉
Tapi tiap pendukung timnas tentu punya catatannya sendiri soal pertandingan tadi, dan ini versi saya, pengamat amatiran yang cuma bisa main bola di Playstation.

1] Timnas bermain dengan formasi 4-2-3-1, atau setidaknya begitu menurut ulasan sebelum pertandingan. Jadi mestinya ada dua jangkar, dua sayap, gelandang serang atau second striker, dan centre forward.
2] Bukannya pake dua jangkar, tandem buat Ahmad Bustomi justru Firman Utina. Deep-lying playmaker? Yang jelas Firman kurang bagus malam ini. Ada saat-saat seharusnya dia bisa menggiring bola beberapa meter ke depan dulu untuk memberi kesempatan pemain depan mencari posisi, tapi berhenti tuk melihat lokasi teman lalu mengirim umpan lambung yang gak efektif saat memulai serangan.

Keep on reading!

Tentang Menegkominfo (yang baru)

Apa saja PR Menteri Negara Komunikasi dan Informasi yang baru dalam 5 tahun ke depan? Kata beberapa sumber sih, tugas-tugas menteri para blogger dan netizen RI itu termasuk penyelesaian proyek Palapa Ring, proyek 7 cincin jaringan serat optik pita lebar di seluruh RI, yang akan menjadi tulang punggung perkembangan telekomunikasi Indonesia di masa depan. Pada infrastruktur itu nantinya akan bergantung banyak penerapan tehnologi, seperti e-payment di perbankan, VOIP di telekomunikasi, e-govt di institusi pemerintahan, e-learning di sekolah-sekolah, dan sebagainya. 😀

peta palapa ring

Semoga nantinya internet kita menjadi lebih cepat lagi. 😉

Selain itu ada pula pelaksanaan hasil tender USO akses telepon bagi 38ribu lebih desa terpencil di seluruh RI, dan berikutnya pelaksanaan hasil tender USO akses internet untuk 4700 desa. Ini penting karena sejauh ini hanya tersedia 6,7 juta SST dibanding 220 juta penduduk, atau hanya 3 telepon per 100 orang. Dan internet masuk desa? Perlu itu… 😉
Berikutnya ada juga masalah registrasi pelanggan selular prabayar, regulasi yang dulunya sempat bikin gugup ini ternyata malah tidak berjalan baik. Inspeksi Ditjen Postel dan BRTI ke sembilan operator seluler menunjukkan persentase data pelanggan yang dianggap valid terbilang rendah. Masih soal seluler ada tugas tentang penerapan Permenkominfo mengenai Standar Kualitas Pelayanan Jasa Telepon Dasar Pada jaringan Bergerak Selular, misalnya jumlah call yang tidak mengalami dropped call dan blocked call harus diatas 90%, serta maksimum 3 menit interval sampainya sms dari pengirim ke penerima harus diatas 75%. Perlu diseriusi juga masalah kode etik iklan operator seluler. Perang tarif dan program promosi dari operator yang sekarang sudah menuju ke tahap pembodohan masyarakat. 😐

Keep on reading!

Sedikit ocehan menjelang 17an

Sudah mau 17 Agustus ya? Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, blogsfer dipenuhi dengan postingan-postingan tentang peringatan proklamasi. Dua postingan diantaranya saya kunjungi hari ini; satu punya chika, satu lagi punya neng ocha. Selain tentang kemerdekaan, keduanya juga memberitakan liputan KopdarJakarta yang rame-rame menulis tentang 17an, ada klip-nya juga. Hebat sekali.. 🙂
Sebagai seorang blogger kelas teri di pinggiran negara, saya tercenung sendiri melihat semangat kebangsaan, ketidaktakutan (akan terorisme) dan rame-ramean para kojakers itu. Ntah apa yang saya pikirkan; Mungkin saya iri hati akan kopdarnya, mungkin juga saya memikirkan 17an-nya lusa, -karena saya (kemungkinan besar) tetap harus kerja sambilan- tidak jelas juga. Libur pun saya tak pernah ikut upacara, dan sudah bosan juga nonton upacara nasional di Istana Presiden. Sepertinya saya biasa-biasa banget dengan spirit Agustusan ya? 🙄

Sepertinya saya juga makin “suram” waktu membaca pertanyaan bagus dari neng-ocha dipostingannya:

Bayangkan saja, jika engkau hidup di Indonesia ini pada 80 atau 90 tahun yang lalu. […] Akankah kau seperti mereka (para pahlawan)? Merelakan semuanya, demi apa yang tidak bisa engkau nikmati jika kau mati di medan perang?

*pertanyaan lengkapnya silahkan dilihat di postingan ybs 😉 *

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Desember 2021
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter