Posts Tagged 'x-men'

Film-film 2019 (September-Desember)

Siapa sangka bisa sesuai kuota ya, tahun ini saya benar-benar bisa membatasi diri hanya nonton 120 film (plus 1 serial TV 2 musim). Ini jumlah paling sedikit dalam 7 tahun terakhir, walaupun sepertinya ini angka yang masih tinggi juga dibanding teman-teman lain yang juga lebih kesulitan punya waktu menonton. Ini film-film saya di caturwulan ketiga tahun ini.

87. Dark Phoenix
Satu film lagi dari timeline kacau X-Men dengan plot mengecewakan. Para karakter bahkan tidak menua dari 70an ke 90an. Saya ngerti akhir tragisnya Jean tapi apa pentingnya mematikan Mystique? Bahkan cameo dari Dazzler pun gagal menghibur. Duh, Fox, gak heran dibeli Disney jadinya.

88. John Wick: Chapter 3 – Parabellum
Sayang banget John jadi cacat, tapi ini koreografi eksyennya jempolan banget. Saya lebih suka liat John pake senjata deh daripada tangan kosong. Ujung plotnya mulai berasa The Hunger Games. Coba ini bikin 2 film sekaligus biar rilisnya deketan gitu daripada nunggu 2021.

89. A Simple Favor
Thriller bagus. Anna Kendrick jadi vlogger lucu menyenangkan, sementara Blake Lively kembali mempesona abis dengan berbagai kostum keren. Suka komedi gelapnya, menghibur banget. Lagu penutupnya Laisse Tomber Les Filles asyik banget.

90. Hellboy
Sayang banget reboot ini gak laku. Walopun plotnya generik dan agak kesana kemari dengan (terlalu?) banyak karakter, tapi eksyennya asyik dan brutal: penuh darah dan anggota tubuh tercecer. Senang ketemu Sasha Lane dan Milla Jovovich lagi.

91. Detective K: Secret of the Living Dead
Ternyata bisa juga nyampe seri ketiga. Masih dengan formula komedi yang sama, dan masih selucu yang kuharap. Chemistry kedua protagonis pas. Plotnya asyik, supranatural tapi gak jadi horor, malah dramanya Wolyoung menyentuh.

92. Café Funiculi Funicula
Suka dramanya. Kazu is very lovely dan hubungan dia dengan Ryosuke asyik. Plot mesin waktunya sungguh menarik, dengan aturan, konsekuensi, dan tujuan spesifik. Pergi ke masa lalu tidak bisa mengubah masa kini, tapi bisa membuat perasaan lebih baik.

Keep on reading!

Film-film 2012 (lanjutan)

Kalian nulis jurnal? Catatan harian atau semacamnya? Saya nulis dengan rapi selama bertahun-tahun dan memang bermanfaat apabila perlu mencari tawarikh peristiwa yang sudah lewat, misalnya… film apa yang kutonton dan kapan. Seperti yang mudah dilihat, blog ini mengarsipkan film-film yang saya tonton sejak 2012, tapi ternyata daftar tahun 2012 itu hanya selama sepuluh hari bulan Januari saja, selebihnya tak ada. Beberapa waktu lalu saya merapikan kembali catatan harian saya (dibelikan binder, selama ini hanya bundelan loose leaf) dan menemukan kalo daftar itu masih bisa saya lengkapi karena catatannya juga lengkap hingga akhir tahun. Jadi ini daftar film-film 2012 saya melanjutkan postingan sebelumnya. Saya tak taruh ulasan apa-apa ya, karena sudah lawas juga, ini buat arsip saja daripada tercerai di catatan.

Sucker-Punch-movie-image

Sucker Punch, kurasa film terfavorit saya dari daftar ini. Cerita ngayal total yang sangat punk. ❤

Keep on reading!

Film-film 2016 (Januari-Juni)

Sudah akhir September ya ternyata, blog sudah karatan dan daftar ini sudah ditagih beberapa teman. Aktivitas nonton tahun 2016 ini berjalan lebih berwarna dibanding dua tahun sebelumnya, salah satunya karena… PC saya rusak lagi akhir April kemarin, lagi-lagi disebabkan karena kesukaan PLN untuk memadamkan listrik. Berbagai usaha sudah dilakukan Atho tuk memperbaiki dengan ilmu dan alat yang ada tetapi selalu gagal. Sejak itu nonton film di rumah juga terpaksa berhenti dan hanya beberapa kali menonton di bioskop. Kemudian saya mulai melancong ke Jawa awal Juni dengan berbagai petualangan, alhasil daftar semester pertama tahun ini hanya setengah dibanding apa yang dicapai tahun lalu, plus ditulis sekarang sesudah pulang dari Jawa.
Kay, cukup ngoceh, mari melihat kembali apa saja yang saya nonton sampai akhir Juni. BTW sebagian besar catatan di sini sudah diarsipkan duluan di social media. Ini jadi kompilasi saja.

1. The Intern
Reset hitungan lagi di tahun baru dengan komedi yang sungguh menghangatkan hati. R. de Niro pas jadi opa sempurna, dan Anne Hathaway tatapan mata dia masih saja bikin meleleh.

2. Entourage
Reviewnya jelek, tapi karena tidak mengikuti serialnya jadi tetap merasa lucu dan seru melihat kisah persahabatan level Hollywood. Banjir cameo pula.

3. Love & Mercy
Biopic Brian Wilson. Jadi baca-baca soal musisi jenius ini dan karir dia, termasuk Beach Boys. Menarik.

4. Inside Out
Ide jenius dengan eksekusi rupawan. Jadi bertanya-tanya, kalau ada 5 personifikasi serupa dalam kepala sendiri, kek apa mereka dalam hidup saya sehari-hari, apa saja memori inti dan pulau-pulau yang saya ciptakan?
Bagus banget.
❤ ❤

5. Aloha
Plot latarnya bagus, bisa jadi film eksyen kalo gak pake lovey-dovey. 2 fokus menarik:
a. Gerakan nasionalisme tribal “Negara Hawaii” dan pemimpinnya Bumpy Kanahele, sangat mengingatkan pada Papua.
b. Plot kontraktor aeronautika swasta super kaya yang bisa mengontrol militer.
Romcom dia sendiri level wajib tonton dengan adanya Rachel McAdams dan Emma Stone, plus bonus Danielle Rose Russell. Cuantikk…

image

Keep on reading!


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
September 2021
M S S R K J S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter