Film-film 2017 (April-Juni)

Cepat sekali tahun ini sudah berjalan setengahnya. Libur panjang lebaran sudah terlewati, dan bulan Juli yang tanpa hari libur sudah muncul di kalender. Dengan mengabaikan buku-buku dan banyak bacaan lainnya, 3 bulan ini masih rajin menonton film. Mari menengok apa saja yang sudah ditonton sejak April.

67. Hidden Figures
Dramatisasi menarik 3 wanita hitam dalam sejarah NASA. Masih suasana perang dingin ketika komunisme dan kemajuan Sovyet jadi topik umum. Suka lihat karakter dan interaksi mereka bertiga yang penuh percaya diri. Film rocket science + perjuangan ras.

68. Rurouni Kenshin: New Kyoto Arc
Kompresan yang saking padatnya sampai kerasa cuma nonton trailer. Banyak plot berubah dan hilang, sejumlah duel juga berubah, ada yang lebih baik, ada yang tidak. Satu-satunya yang menarik adalah kembalinya pedang Homura milik Shishio ke Seiku Arai di akhir cerita.

69. Les Chevaliers du ciel (Sky Fighters)
Adaptasi bagus dari salah satu cerita Tanguy et Laverdure entah yang mana. Sungguh senang melihat aksi-aksi Mirage 2000 (& Alpha Jet) disini sehingga sejumlah hal kurang realistis bisa dimaafkan. Lagian tak menarik juga kalo dogfight tidak Within Visual Range. Adegan striptease di atas F4U Corsair itu keren..

70. Passengers
Plotnya sederhana, dan visualnya bagus sekali, seperti yang kuharap dari film luar angkasa futuristik. Temanya berat: usaha-usaha tidak etis (bahkan jahat) tuk memiliki teman hidup ketika pilihan lain hanyalah terbunuh sepi. Seperti biasa, J-Law tampil sangat mempesona.

Quote:
“You can’t get so hung up on where you’d rather be, that you forget to make the most of where you are.”
~ Aurora Lane

71. Soar Into the Sun / Return to Base
Top Gun versi Korea Selatan. Penuh hal mustahil dalam manuver udara, misi Air to Air dan Air to Ground, pertahanan udara, dan combat SAR, tapi tidak mengganggu ceritanya. Dogfightnya malah owsom. Cacat berulang hanyalah syut-syut landing gear yg jelas-jelas tandem bukan dari F-15. Film bagus tuk melihat F-15K dan T-50 beraksi, plus Mig-29 yang cukup detil. Romcomnya lucu, bonus komedi khas Korea yg gak peduli cerita ini bersetting militer.
Ketemu si cantik Shin Se-kyung lagi.

Quote
“Aku ingin memberimu kesempatan untuk membuatku terkesan”
~Tech Sgt. Yoo Se-young

72. Arrival
Kisah menawan tentang teror alien, problem komunikasi dalam kontak, dan apa konsekuensi dari pemecahan kedua masalah itu bagi seorang ahli bahasa: sebuah jendela ke masa depan. Melupakan tragedi itu sulit, tapi dengan sadar memilih tragedi itu lebih berat lagi.

73. A Pigeon Sat on a Branch Reflecting on Existence
Komedi hitam Swedia yang susah kupahami. Satu2nya plot yang agak menarik dan memicu buka sejarah cuma raja Charles XII of Sweden pergi berperang dengan Rusia lalu kalah. Sisanya absurd.

74. Dear Zindagi
Jauh lebih bagus dari yang kubayangkan. Cerita menarik sesi demi sesi curhat ke terapis tampan penuh ide oleh pasien dia yang jelita penuh potensi tanpa berakhir dengan romansa. Banyak percakapan dan situasi yang bisa kupelajari.

75. Miss Sloane
Drama yang sangat menarik tentang intrik lobi dalam politik AS, berpusat pada karakter luar biasa yang jenius sakit jiwa. Banyak obrolan yang harus kureplay tuk bisa paham, dan temanya tentang kontrol senjata selalu relevan. Sayang, kukira fokusnya tentang lobi sawit pemerintah RI yang jadi fokus di awal film. 😁

76. Pete’s Dragon
Drama fantasi yang santai dan moodmaker. Terasa macam versi watered down kisah Natsu dan Igneel dari Fairy Tail. Naganya lucu, tapi kamuflasenya luar biasa.

77. Canola
Cerita yang sederhana dan mengharukan tentang cinta sepanjang hayat seorang nenek. Drama keluarga ini lebih bagus dari pengharapanku. Fokus tanpa subplot romansa misalnya. Adegan di taman bunga itu sungguh terasa surga.

“Nenek, kenapa lama sekali datang?” Mataku langsung kemasukan debu..

78. Live by Night
Terpesona Elle Fanning saja. Gadis ini makin dewasa, makin cantik. Selebihnya kisah gangster ini terasa sangat familiar hingga twist terakhir. Tidak ada yg spesial dari plot dan protagonis. Meski begitu gambarnya bagus, dan tema-tema SARA di dalamnya (italian vs irish; protestan vs katholik, yahudi, hitam, latin; KKK) menarik.

79. Queen of the Desert
Penjelajahan Gertrude Bell di dunia Arab selama belasan tahun direduksi menjadi kisah roman picisan. Hanya prolog dan epilog film yang sedikit menjelaskan kalau wanita ini berperan besar pada terbentuknya Timur Tengah modern. Gak heran film ini flop. Nicole Kidman masih sangat mempesona, tapi jelas dia terlalu tua tuk karakter ini.

80. Tunnel
Film bencana dan survival yang bagus. Protagonis yang semangat -di atas dan di bawah tanah- membuat penonton ikut menyemangati pula. Segala drama operasi penyelamatan tergambar di sini, termasuk politisi cari muka dan masyarakat yang pedulinya sesaat saja.

81. Guardians of the Galaxy Vol. 2
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Seperti prekuelnya, jadi orang terakhir yang ninggalin theatre. Pake negur cleaning service yang lewat-lewat pas nonton extra scenes. Film bagus ini padat dengan aksi, warna, humor, juga kental dengan tema keluarga. Gak lupa lagu-lagu lawas.

82. Our Kind of Traitor
Spy thriller lumayan. Eksyennya minim tapi plotnya menarik, terutama tentang intrik busuk di dunia intelijen. Pesan moral: hati-hati kalo diajak hangout orang asing. πŸ˜‰

83. 3 Hari Untuk Selamanya
Road movie yang bagus. Perjalanan Jakarta-Jogja yang penuh dialog dan interaksi menarik dua anak muda yang sedang mencari arah hidup, juga pengalaman di tiap tempat yang disinggahi. Ada kesan mendalam, dan ada cinta tertahan.

84. Deepwater Horizon
Dramatisasi menarik bencana terburuk perminyakan AS. Plotnya dibangun untuk menunjukkan kalo ini adalah bencana buatan manusia yang mestinya bisa dicegah.

85. Eyes Wide Shut
Kesampaian juga nonton film klasik ini. Film Natal yang penuh simbol okultisme. Drama pasangan modern yang penuh godaan seks. Fantasi dan penasaran yang mengganggu dan menantang. Kisah tak biasa saat pulang pagi.

86. Tendangan Dari Langit
Lebih menyenangkan dari yang kuharap. Plot yang bagus, realistis dan lucu. Wajah-wajah yang familiar, bahkan ada yang kukenal. Kenangan ke sepakbola Indonesia masa itu ketika LPI muncul memberikan harapan palsu atas kebobrokan ISL.

87. American Honey
Road movie menarik tentang pelarian, petualangan, dan pencarian (dari uang hingga cinta) yg keras di Midwest Amerika. Cerita anak-anak muda terbuang yg hidup di jalanan, bekerja dan berpesta dari kota ke kota. Masing-masing dengan impiannya. Penuh lagu-lagu pemberontakan yang keren.

88. Joy
Dramatisasi cerita Joy Mangano menemukan miracle mop dan membangunnya menjadi bisnis besar. Digarap dengan komedi yang lucu dan penampilan mempesona Jennifer Lawrence. Pel kek gini kok gak dijual di sini ya? 😁

89. Hari Ini Pasti Menang
Buat saya tokoh utama film ini adalah Andien, sang wartawati investigasi. Mengingatkan kalo saya pernah suka banget Tika Putri. Plot selebihnya susah dipahami. Mungkin saya terlalu realistis dan berharap endingnya bakal seperti calciopoli.

90. Sing
Animasi menyenangkan penuh lagu-lagu bagus. Plotnya sederhana saja tapi gak nyangka juga dengan semangat show must go on mereka setelah teater ambruk.

91. The Whole Truth
Drama pengadilan seorang pengacara. Persilangan antara mencari kebenaran dan mencari apa yang terbaik bagi sang klien. Menarik mengamati siapa yang berbohong dan dimana kebohongannya.

92. Secret (Bu Neng Shuo De Mi Mi)
Menyesal membiarkan film ini mendekam setahun di HDD karena salah didonlot (yang dipesan “A Secret”), ternyata bagus luar biasa. Drama cinta monyet segitiga yang romantis diiringi kungfu Piano brutal (duelnya sampai kuulang), dan misteri mengejutkan yang menjadi judul film ini. Gwei Lun-mei memikat sekali jadi gadis misterius.

93. Loving
Kisah cinta sederhana Richard dan Mildred Loving yang melawan hukum dan akhirnya mengubah sejarah AS. Salut kepada pengacara-pengacara ACLU di kasus ini. Sebenarnya filmnya membosankan, tapi jadi kerasa mood depresinya sesuai keadaan jaman itu.

Ketika cinta tidak boleh hitam dan putih.

94. Don’t Look Down (No Mires Para Abajo)
Serendipity seorang remaja galau dan wanita cantik yang menjadi guru sex tantricnya. Orgasme si cowok agak absurd, tapi intinya untuk sesaat dia lepas dari rutinitas sehari-hari.

95. A Copy of My Mind
Petualangan gadis pemburu film bajakan. Film yang mengingatkan bahwa nonton film donlotan itu sudah termasuk mewah, dan mengapa kita sangat menghargai orang-orang seperti Lebahganteng dan Pein Akatsuki.
BTW plotnya berjalan aneh, beberapa hal gak masuk akal. Di luar itu saya suka realitas keras Jakarta di sini.

96. Beauty and the Beast
Film bagus banget yang sungguh mengingatkan pada versi animasinya. Remake cerita penyihir reseh party pooper yg kejam. Apa-apaan dia mau berteduh aja masuk ruang dansa. Sakit hati dengan tuan rumah eh satu kastil dikutuk. 😁
Gak nyangka Emma Watson bisa nyanyi. Lumiere versi candelabra jadi karakter favorit saya. Suka dengan komedi dan mood film ini. Merasa aneh Beast punya 5 jari sempurna, bisa pegang apapun dengan baik, tapi makan kok gak bisa pake sendok. Bantal dia juga gak rusak kena tanduk. 😁

97. The Invisible Guest (Contratiempo)
Thriller sangat menarik pemecahan kasus pembunuhan. Plot klasik menyusun berbagai versi cerita tuk mengungkap kebenaran. Mana yang jujur, mana yang ngarang. Ngeri membayangkan apa yg bisa dilakukan orang berduit+pengacara tuk menutupi kejahatan.

98. Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales
Ngebioskop di XXI Premium Mal Jayapura. Kaget, tapi senang lihat Kaya Scodelario. Saya suka gadis ini. Plotnya terasa repetisi saja; hantu laut baru, jagoan-jagoan baru yang bergabung dengan Jack Sparrow tuk melawan, menggunakan artefak kuno nan sakti yang harus dicari dulu muter-muter, militer Inggris yang menyebalkan. Tetap menghibur tentu saja.

99. Wonder Woman
Ngebioskop di XXI Premium Mal Jayapura. Film superheroine yang wajib tonton. Plotnya khas film superhero bagian pertama: cerita masa lalu, masa kecil, awal menjadi pahlawan dst; tapi karakter Diana/WW yang sungguh membuat terpikat: ekspresi dia, interaksi, chemistry, justice, humanity, ditambah lagi Gal Gadot emang cantik banget. Terlihat dibuat tuk tidak jadi apel ke apel dengan Captain America, seperti memundurkan setting ke PD 1 dan -yang paling saya sukai- Β tidak menonjolkan patriotisme Amerika.

100. Death Note
Adaptasi yang setia dari manga legendarisnya dan bagus hasilnya. Permasalahan klasik tentang main hakim sendiri. Ryuk terlihat keren dalam 3D.

101. Suicide Squad Extended Cut
Memperhatikan lagi detil-detil yang kelewatan waktu ngantuk di bioskop tahun lalu. Diablo vs Incubus memang duel antar dewa. Sisanya disitu serangga semua. πŸ˜†

102. Rogue One: A Star Wars Story
Star Wars Episode IIIS yang epik dengan karakter-karakter sekali pakai. Saya suka plot, visual, setting, musik dan final battlenya. Ada rasa penggarapan yang berbeda tapi tetap nostalgik.

103. Jackie
Biopic bagus banget tentang Jackie Kennedy dan flashback penuh detail pembunuhan hingga pemakaman JFK dari sudut pandang dia. Drama menarik seorang first lady yang kehilangan suami.

Diapit dua dari sekian banyak Kennedy yang meninggal dengan tragis: JFK dan RFK.

104. The Light Between Oceans
Sebuah keputusan yang benar, tapi juga salah, dan konsekuensinya. Drama period suram yang agak pelik tentang cinta, kehilangan, dan penebusan. Pemandangannya bagus, ceritanya menyentuh.

105. The Handmaiden
Thriller psikologi erotik yang keren banget. Saya suka plotnya yang penuh misteri, lalu penceritaan berlapis yang sempat memperdayai saya. Kisah cinta berliku dan panas dua gadis melewati dua pengincar harta.

Pastikan kalian nonton yang gak disensor yaa..

106. The Fate of the Furious
Eksyennya owsom seperti biasa (Mad Max Frozen Road!) tapi jalan ceritanya hancur lebur (seperti biasa juga). Teroris yang bisa ngehack apa saja buat apa masih perlu EMP dan nuklir? Deckard tampil sangat Statham dan sungguh menghibur. Kehadiran dia dan tanpa Brian membuat tim ini jadi makin berotot dan kurang pembalap. Saya masih terkenang Gisele (dan Han tentu saja), tapi Ramsey ini juga enak dilihat. Suka adegan pembuka di Kuba, simbol hubungan baik AS-Kuba sekarang: mutual respect.

107. Captain Fantastic
Sejumlah hal soal homeschooling dan indoktrinasi kekirian cukup mengganggu pikiran saya, tapi tetap ini drama keluarga yang bagus banget, menawarkan banyak hal baru. Erin Moriarty mencuri perhatian.

108. John Wick: Chapter 2
Dunia kriminal terorganisir tempat John Wick hidup makin terbuka jelas aturan dan konsekuensinya. Eksyen yang sangat menghibur, penuh close quarter battle menawan. Saya terkesan adegan Gianna tutup usia, dan kaget lihat Morpheus.. Err, siapa tadi namanya? 😁
Satu hal realistis yang saya sukai, John sering menggunakan senjata musuh yang tewas.

109. Keeping Up With The Joneses
Cuma pengen lihat Gal Gadot lagi yang hanya jadi diri sendiri: agen Israel yang mahir dengan senjata. Komedinya sendiri meh. Ngasal banget nggarapnya.. 😁

110. The Great Wall
Premisnya bagus, tapi jalan ceritanya banyak bagian yang aneh. Mengapa menyimpan mesiu? Buat apa unit bungee jumpers di ordo yg punya artileri? Mengapa pertahanan ibukota lemah? Kurang epik juga akhir ceritanya, jadi cerita kepahlawanan saja yang malah jauh dari tembok raksasanya. Saya suka imajinasi ceritanya, monsternya keren dan brutal.

111. Act of Valor
Wajib tonton tuk military geek. Plotnya receh, dan gak ada karakterisasi, tapi film tribute tuk US Navy Seals ini juga film promosi tuk AL AS, karena itu gears yang muncul di film pun gak tanggung2. Seperti biasa, saya selalu tersentuh dengan film bertema GWOT.

112. Ballerina
Animasi yg menghangatkan hati tentang keindahan balet dan perjuangan meraih mimpi. Bagus. Kaget juga lihat ada motor di era kereta kuda itu. 😁

113. The Mummy
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Kalah epik jauh banget dari versi 1999. Masih bisalah memasukkan Perang Salib, tapi mana ada makam Mesir di Mesopotamia. Lalu Prodigium yang berpusat di London tapi menggunakan pesawat dan pasukan AS. Tentu gak ada yang lebih kacau daripada melihat Nick Morton berkelahi dengan Mr. Hyde sementara si Mummy mengamuk di ruang sebelah. Ini filmnya siapa sebenarnya?

114. Transformers: The Last Knight
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura. Setiap film Transformers berusaha menyisipkan robot-robot raksasa ini ke dalam sejarah rahasia dunia sebagai teori konspirasi, tapi kali ini Transformernya sudah menyusup ke dalam sejarah umum yang menyebabkan cerita Sam Witwicky bahkan Ordo Witwiccan malah jadi wagu. Meski begitu saya suka kisah kolaborasi dengan Raja Arthur dan Merlin itu, juga petualangan memburu artefak. Sayangnya, karakterisasi dan aksi robot-robotnya malah jauh berkurang. Yang menonjol malah Cogman yang gak bisa transform jadi apapun.

115. Your Lie In April
Kompresan cukup bagus dari manganya, lengkap dengan sejumlah penampilan biola dan piano yang memikat, walaupun masih banyak yang gak dimasukkan seperti animenya. Terasa berat menonton melodrama yang temanya mencintai gadis sakit begini.

116. Silence
Bukan film yg mudah ditonton, apalagi dinilai, dan saya butuh 5 hari tuk kelarin. Kisah nyata yang pahit tentang penganiayaan, (sekarang bahasa kerennya persekusi) dan iman yang patah ketika agama Kristen ditekan sesudah pemberontakan Shimabara di Jepang.

117. The Space Between Us
Sci-finya menjanjikan, kemudian berubah jadi film lovey dovey klise walopun road tripnya bisa dinikmati, ditutup dengan melodrama yang ketebak. Film ini flop ternyata…

118. Kong: Skull Island
Sebagai film eksyen monster, ini keren betul. Padat dan brutal. Beberapa hal aneh terkait militer terlihat, seperti kapal kargo modifikasi yang meragukan bisa membawa belasan heli (tak terlihat elevator tuk hanggar padahal dek terlihat jelas hanya memuat 6 heli), dan mengapa harus pakai heli menembus badai (pendaratan amfibi lebih aman), tapi bisa dimaafkan karena ternyata ini juga homage tuk film-film perang Vietnam. Saya suka konsep arkeologinya. Lukisan-lukisan di gua itu.

119. Attraction
Sering lihat alien datang di mana-mana, paling sering di AS, kali ini di Moskow karena film Rusia. Lumayan bagus nih, senang lihat persenjataan Rusia juga. Cerita menarik tentang kontak dengan alien, cinta, penanggulangan bencana, dan intoleransi.

Seberapa siap sebenarnya manusia dikunjungi alien? Itu pertanyaan film ini..

120. Journey to the West: The Demons Strike Back
Dibanding prekuelnya yang orisinil, ini sudah mengikuti sastra aslinya, bahkan lebih rame siluman daripada Monkey King 2, terutama hadirnya raja api Red Boy. Seru banget, dengan setting indah, pertarungan seru, komedi konyol, dan bromance Wukong – Tang. Sayang porsinya Bajie dan Wujing cuma sedikit dan gak ada karakter wanita yang benar-benar memikat.

 

Kurasa yang paling menarik dari nonton film 3 bulan ini adalah pengalaman menonton di XXI Premium, thanx to Ipas. Tanpa perlu efek-efek macam nonton nonton 3D atau 4DX, ternyata menyenangkan nonton dengan kursi nyaman yang bisa direbahkan sambil membungkus kaki dengan selimut wangi. Satu catatan penting, jangan memesan makanan atau minuman di dalam, karena pelayan sungguh tidak menghargai kalau tujuan kedatangan kami ke bioskop adalah untuk menonton film.
Sampai jumpa Oktober nanti.

Film-film 2017 (Januari-Maret)

Tahun ini daftar kembali ke format tiga bulanan berhubung sampai Maret ini yang ditonton sudah cukup banyak. Begitupun kapasitas harddisk gak bertambah juga karena film bertambah terus. Haha..

1. Railroad Tigers
Ngebioskop di XXI Mal Jayapura bersama teman-teman. Menikmati libur tahun baru yang akan segera berakhir. Seperti yang kami harapkan dari “film Jeki Cen”: Setting sejarah; plot heroik; eksyen akrobatik; dan komedi di sana-sini. Layak dinikmati sebagai hiburan tanpa perlu dipikir. Semoga Jackie Chan yang menua selalu sehat ya dengan film-film yang sangat menuntut fisik begini. πŸ™‚ ❀

2. Six Days in June
Dokumenter Perang Enam Hari 1967 yang penuh rekaman lawas dan wawancara menarik para pelaku sejarah. Terharu sekali pas bagian pasukan Israel membebaskan Yerusalem (timur) dari penjajah Arab. Bersama dengan serial dokumenter Line of Fire E9 – The Six Day War yang kutonton 21 hari sesudahnya, kedua dokumenter ini menambah pengetahuan saya soal konflik yang mengubah peta Timteng ini secara signifikan. ❀

3. The Look of Silence/Senyap
Dokumenter sangat penting tentang pembantaian komunis 65-66 yang menyesakkan hati. Bukan cuma karena kebrutalan yang dikisahkan (mungkin lebih lengkap di prekuelnya The Act of Killing/Jagal yang belum kutonton), tapi karena karakter utamanya tidak mendapat jawaban mengiklaskan mengapa tragedi itu terjadi. Sebuah pengingat akan sejarah kelam negeri ini yang dihilangkan namun dibanggakan oleh penguasa, militer dan pelakunya.

Karena gugur enam jenderal, mati sejuta rakyat…

4. The Ridiculous 6
Mengherankan film semenggelikan ini dipenuhi nama besar. Tapi saya betah juga sih nontonnya. Anggaplah menonton film Warkop Dono Kasino Indro versi Hollywood. πŸ˜†

5. Attack on Titan
Begitu melihat bom pesawat dan bangkai heli di awal film saya langsung berharap menemukan Delta Force dan artileri roket thermobaric di dalam cerita untuk membantai Titan. Cih. Sebagai adaptasi film ini gagal total. Sebagai cerita eksyen fantasi lepas film ini juga gagal total. πŸ‘Ώ

6. I.T.
Layanan sejenis Uber menggunakan jet eksekutif kok terdengar konyol ya? Creepy stalker macam begitu semestinya bisa ditangani dengan lebih cerdas dan cepat. Saya juga gagal paham dengan keluhan wifi lambat di Amerika. πŸ™„

7. Kingsglaive Final Fantasy XV
Memang favorit saya plot tanpa pengantar dan perkenalan bertele-tele dan langsung masuk ke kisah utama. Saya suka eksyen dan pertarungan cepat dan akrobatik khas FF. Harus nonton ulang lagi semua adegan pertarungan supaya lebih nangkep. Saya suka Lunafreya, juga suka plot old wall, berasa edo tensei Naruto. ❀

8. The Legend of Tarzan
Plot anti perbudakan yang disisipi karakter Tarzan. Suka sejarah Kongo Belgia di situ, bahkan ada Leon Rom dan Force Publique juga. Tarzannya keren. Gak nyangka sesudah Tarzan versi Disney bakal ada Tarzan live-action yang tidak melewatkan detil kalo Tarzan berjalan dengan jari tangan. Baru kali ini juga ada Jane yang lebih mempesona dan memorable daripada Rosa Caracciolo di Tarzan Sepuluh. :mrgreen: ❀

9. Attack on Titan: End of the World
Kegagalan berlanjut. Bahkan lebih parah daripada prekuelnya. Lupakan.

10. American Ultra
Lumayan juga. Macam Jason Bourne versi agak lucu. Saya suka percakapan kedua karakter tentang perumpamaan mobil yang melaju kencang dan pohon di tepi jalan yang menghentikan mobil tersebut ketika mereka mencoba menggambarkan hubungan mereka. Bikin mikir. πŸ˜‰

11. Saving General Yang
Salah satu versi dramatis dari kisah legendaris keluarga Yang. Seru, heroik dan rumit mencerna pihak-pihak yang bertikai. Seperti biasa jadi baca sejarah China yang terkait usai nonton ini. ❀

Tujuh yang pergi, enam yang kembali..

12. In the Heart of the Sea
Dramatisasi tenggelamnya kapal Essex. Dah lama baca kisah ini, makin tragis ketika divisualisasi. Di lain pihak saya kok susah merasa kasihan kalo melihat perbuatan para pemburu paus. Di luar berburu hewan berpopulasi terbatas, kru Essex dalam sejarah juga menghabiskan banyak kura-kura sebagai bahan makanan dan membakar habis satu pulau.

13. Pulau Buru Tanah Air Beta
Satu lagi tamparan untuk presiden Joko Widodo dan pemerintahan dia yang masih seperempat hati menyelesaikan isu-isu 65-66, sementara para penyintasnya makin menua dan dimakan sejarah. Dokumenter bagus. ❀

14. Klown
Komedi absurd Denmark yang gagal membuat saya tertawa (atau merasa “ini lucu”) kecuali endingnya yang epik banget. Tema relationshipnya lumayan sih. Usaha membuktikan diri pada pacar…

15. Architecture 101
Melodrama bagus banget tentang nostalgia cinta pertama dan penyelesaian masa lalu ketika menghadapi opsi kesempatan CLBK. Han Ga-In cantiknya kelewatan. Saya jatuh hati… ❀ ❀

16. Anthropoid
Saya takjub dengan detail kisah nyata PD 2 ini. Baca-baca sejarahnya di internet, cuma karakter Marie dan Lenka yang sepertinya fiksi, sisanya persis hikayat kejadiannya. Heroik. Senang lihat si jelita Charlotte Le Bon lagi. ❀ ❀

Reinhard Heydrich, Si Penjagal dari Praha

17. Operation Chromite
Cerita tentang Operation X-Ray di dalamnya jauh lebih menarik dan menegangkan daripada cerita tentang Operation Chromitenya sendiri yang lebih banyak memancing kritik secara teknis pendaratan amfibi. Lebih susah juga mencari catatan sejarah tentang sub operasi itu daripada tentang aksi militer brilian Douglas MacArthur. Seru, khas Korea. ❀

18. Lincoln
Abe Lincoln yang sangat kharismatik beserta timnya, berjuang melawan gerombolan supremasi kulit putih. Dua setengah jam sejarah Amerika yang sangat epik. ❀

19. Accel World OVA 1 – Reverberation
Serialnya adalah salah satu anime favorit saya. Senang sekali ternyata masih ada sedikit lanjutannya dengan fokus pada hubungan sang putri dan si babi. ❀

20. Accel World OVA 2 – Vacation
Ya, mestinya saya nonton selang-seling antara film barat dan film timur, tapi kedua OVA ini pendek saja durasinya jadi kutonton beruntun. Senang ketemu Sky Raker lagi. Gabung Nega Nebulus pula. ❀

21. The Correspondence
Sebuah cerita yang mengglorifikasi selingkuh. PhD plus LDR memang bikin gila. πŸ™„

22. Sang Pencerah
Saya ingat nyaris nonton film ini dengan Ainun Nazieb di Matos Malang 2010 silam. Ahmad Dahlan jelas bukan tokoh yang menarik buat saya, tapi film ini menarik, berarti bagus. Saya baru tau kalo Zaskia Mecca punya adik yang lebih manis dari dirinya. :mrgreen:

23. Mechanic: Resurrection
Dalam dunia ala James Bond atau Mission Impossible, saya bisa menikmati cerita macam begini; lokasi eksotis, eksyen ajaib, dan gadis keren, tapi saya sungguh bosan dengan penjahat yang profesinya pedagang senjata. Gak ada yang mau bunuh pimpinan Boko Haram atau Hamas? πŸ™„

24. The Empire of Corpses/Shisha no Teikoku
Saya suka ide macam doujinshi atau LXG gini. Melihat karakter-karakter dari karya Conan Doyle, Ian Fleming, Dostovyevsky, Mary Shelley dan karakter-karakter sejarah berpetualang dalam satu kisah. Tema playing god-nya seram juga buat saya. Bagus sekali, sampai adegan sesudah kredit pun masih ada kejutannya. Ah, lagu penutupnya dari Egoist. ❀

25. Angels and Demons (Extended Version)
Puzzle seru seputar kudeta dan suksesi di Kekaisaran Vatikan. Saya suka settingnya, membawa kekaguman pada seni, sejarah dan misteri gereja Katholik Roma. Saya juga suka plotnya yang tidak pake lovey dovey (seperti novelnya). Ledakan bom antimatternya kurasa ledakan terbaik (dan bom tercanggih) yang pernah kulihat di film selama ini. Indah… ❀

26. Crouching Tiger, Hidden Dragon: Sword of Destiny
Eksyennya lumayan sirkus, saya suka lihat Natasha Liu Bordizzo (hidungnyaaa) dan musiknya juga bagus, tapi ya itu saja. Plotnya membosanan, cuma rebutan pedang tanpa koneksi sejarah atau pendalaman karakter. Makin aneh pake bahasa Inggris.

27. Doctor Strange
Visualnya menakjubkan. Shape shifting realm, mirror world, time reversal, astral combat dll. Keren sekali. Ceritanya sih standar saja, penuh hal familiar. Jurus Strange melawan Dormammu mengingatkan pada Izanami milik Itachi Uchiha. Suka lihat Cumberbatch dan R. McAdams. ❀

28. Don’t Forget/ Remember Me (Nareul Itji Malayo)
Amnesia + cinta memang paten jadi melodrama yang mengharukan. Saya suka puzzlenya, tapi pola penyelesaiannya tidak praktis dan melelahkan bagi kedua sejoli.

29. Kon Tiki
Nonton versi Norwegia. Dramatisasi kisah nyata ekspedisi Kon-Tiki 1947: Usaha menyeberangi Pasifik memakai rakit. Tidak ada yang luar biasa pada perjalanan luar biasa ini, tapi saya suka sejarahnya argumentasi ilmiah isu ini yang dibaca2 kemudian: apakah orang Polynesia datang dari Asia di barat, atau dari Amerika Selatan di timur (seperti yang ingin dibuktikan perjalanan ini) atau keduanya? ❀

30. Your Name (Kimi no Na wa)
Ada banyak anime yang bagus sekali, tapi ini yang sekarang pegang rekor pendapatan tertinggi, cukuplah tuk menjelaskan betapa kisah ini keterlaluan bagusnya.Β Saya suka banyak sekali aspek dari film ini. Mungkin semuanya. Tapi sub-plot Taki-kun dan Okudera-senpai paling berkesan. πŸ™‚ ❀ ❀

Kutuliskan nam… eh, perasaanku di tanganmu…

 

31. Hologram for the King
Susah jadi salesman di AS, susah juga jadi salesman di Saudi Arabia, apalagi dengan kompetitor China. Tapi ada teman tuk petualangan baru, dan ada wanita tuk cinta yang baru. Life is good.

32. War of the Arrows/ Arrow, The Ultimate Weapon
Drama perang seru saat invasi kedua Qing ke Joseon. Anak perwira dari raja Gwanghae yg dikudeta, jadi sniper mahir solo melawan unit elit pasukan Manchu. Penuh aksi hebat dan heroik. ❀

33. Female Agents (Les femmes de l’ombre)
Dramatisasi misi rahasia Lisa de Baissac. Nyaris sama dengan cerita Anthropoid, bedanya plot ini fiksi dan berlokasi di Paris. Bagus dan heroik. Suka lihat Sophie Marceau. ❀

34. Mutual Relations/Emptiness is Nothing
90 menit untuk 4 set payudara korea. Selebihnya cuma komedi romantis receh yang pas tuk libur valentine. :mrgreen:

35. Hacksaw Ridge
Desmond Doss, melayani Tuhan dan negara dengan luar biasa hingga dianugerahi Medal of Honor. Film sangat bagus tentang penganut Advent taat, perang brutal di Okinawa, dan kepahlawanan melebihi panggilan tugas.
Suka lihat Teresa Palmer. ❀ ❀

36. Ip Man 3
Saya bahkan tidak sadar kalo Siu Long itu Bruce Lee. πŸ˜† Film ini penuh koreografi tarung yang memukau, apalagi karena ada dua master Wing Chun, tapi subplot Cheung Tin-chi urutan kedua saja, favorit pertama subplot melodrama dengan sang istri Cheung Wing Sing. Ini berkesan. Subplot Frank dan Ma jadi gula-gula saja. ❀

37. The Girl on the Train
Tiga wanita cantik. Alasan yang lebih bikin betah nonton film ini daripada mengikuti alurnya yang lambat. Misterinya cukup menarik, apalagi bermain dengan ingatan. Sejumlah masalah mungkin gak terjadi kalo rumah-rumah di TKP memiliki pagar tinggi sehingga susah diintip dan disatroni, tapi bukan gaya Amerika emang.

38. Operation Mekong
Dari kisah nyata pembantaian sungai Mekong 2011 dan kelanjutannya. Film eksyen seru ini menunjukkan kekuatan pengaruh politik China di negara2 kek Thailand, Laos, dan Myanmar. Sedikit membingungkan karena walopun ada dalam film, tapi tidak disebut bahwa para jagoan kita menghadapi juga satgas Pa Muang AD Thailand yang konon turut bekerjasama dengan gembong narkotika Naw Kham. Β Saya suka adegan anak2 kecil yang beradu rolet rusia itu.

39. Jack Reacher
Cerita (detektifnya) bagus, eksyennya juga, tapi yang paling menarik adalah karakter Jack Reacher sendiri. Eks penyidik Pomad, pensiun Mayor lebih muda dari AHY, tanpa latar belakang menyedihkan, dan petualang tanpa rumah, bahkan ransel. Menarik lihat dia mencuci kaos satu2nya yg dipake. ❀

40. Sword Master
Satu ahli pedang, sakit parah, mencari arena untuk mati dengan bangga, saya suka. Satu ahli pedang lagi, bikin patah hati orang dan dua perguruan, berkelana dengan bodoh, akhirnya menyebabkan banyak orang tewas, saya kesal. Film ini pertarungannya indah, tapi ceritanya kurang menarik.

41. Kubo and the Two Strings
Stop-motion animasinya keren, musik latarnya juga indah, penuh bunyi shamisen. Sayang plot yang menjanjikan di awal tidak berkembang seperti harapan. Kubo adalah pengontrol origami dan musik, mestinya dia bisa mengembangkan itu jadi kekuatan tempur, tidak perlu mencari persenjataan yang tidak maksimal juga dia pakai. Kisah latar tentang kakeknya dan mengapa mata Kubo dicuri juga lemah sekali. Tidak ada kekuatan apa2 di situ.

42. The End of Evangelion
Pernah nonton film ini satu dekade silam setelah banyak sekali membaca materi tentangnya, hasilnya saya terpana. Kali ini saya menyelesaikan dahulu 26 episode serialnya, tetap saja saya terpana. Sungguh kisah klasik yang melewati harapan dan pemahaman penonton.
Klimaks luar biasa dari sebuah plot kiamat dan pergolakan batin melawan kesendirian. Satu hal tidak berubah: saya suka Mayor Misato Katsuragi. ❀

43. Allied
Cinta kilat tanpa pacaran yang membawa petaka. Bangunan kisahnya bagus, penonton terus menebak posisi Marianne hingga adegan piano. Agak sedih nonton ini, tapi sesuai dengan mood berduka hari ini. Suka lihat Marion Cotillard. ❀

44. Evengelion: 1.11 You are (not) alone
Rebuild of Evangelion bagian pertama, versi uncut. Reboot yang hebat dari kisah epik klasik ini. Warnanya lebih bagus, lebih banyak detail, plotnya lebih padat dengan perubahan di sana sini. Misato langsung Letkol, dan ada kesibukan di bulan. Lagu penutup Beautiful World dari Utada Hikaru bagus sekali. ❀

45. Free State of Jones
Kisah drama sejarah yang gak ada seru tegangnya, tapi jadi menambah pengetahuan. Jadi ngerti cerita tentang Newton Knight, legenda pemberontakan di Jones County yang dia pimpin, dan keluarga campuran yang dia bangun. Memang mesti Matthew yang maen. Muka dia sama persis eh.. πŸ˜†

46. Evangelion: 2.22 You can (not) advance
Rebuild of Evangelion bagian kedua, versi uncut. Epik banget. Jarang-jarang nemu mahakarya yang kisahnya berubah banyak dari aslinya tapi tetap bagus. Klimaksnya memukau. ❀

Piknik bersama. Adegan yang gak kebayang ada di serialnya dulu.

47. Jack Reacher – Never Go Back
Lebih teamwork, lebih melodrama, lebih fun, tapi saya kehilangan beberapa hal yang menarik dari film pertama: kasusnya jadi kurang detektif, penjahatnya kurang meyakinkan, dan kurang eksyen. Tapi tuk film Tom Cruise cukuplah.

48. Evangelion: 3.33 You can (not) redo
Rebuild of Evangelion bagian ketiga, versi retouch. Hideaki Anno semakin sinting. Plotnya sudah jadi kiamat berulang, dan makin banyak hal yang tidak ada penjelasannya. Ya jangankan penonton sih, Shinji saja kesulitan mendapatkan jawaban tentang apa yang sudah terjadi. Saya jadi kehilangan Misato yang saya kenal dan sukai. ❀

49. Fantastic Beast and Where to Find Them
Prekuel menyenangkan dari Harpot. New York tahun 20an; Karakter-karakter menarik, kepribadian dan interaksinya; hewan-hewan lucu, terutama occamy; Obscurus yang hebat; juga mending charm yang menakjubkan. ❀

50. New Initial D the Movie Legend 1: Awakening
Ketemu lagi sama si pengantar tahu dari komik balapan legendaris Initial D. Keren. Mulai dari awal lagi plotnya. Cocoklah dengan tantangan lagu hari ini soal menyetir. ❀

51. Burnt
Setengah film, kesan saya makan di restoran mewah itu sudah makanannya sedikit, bikinnya merepotkan orang lain yg dibentak2 di dapur. Haha
Drama kuliner yg macam plot pembobolan, tuk tujuan standar kuliner juga: mendapatkan ban mobil. πŸ˜†
Lebih terpesona lihat Sarah Greene daripada Alicia Vikander.

52. New Initial D the Movie Legend 2: Racer
Adegan balapan lakban maut Takumi vs Shingo ini satu-satunya cerita yang kuingat dari manga Initial D. ❀

53. Solace
Satu lagi cerita tentang penjahat berkemampuan super. Cukup merepotkan, terutama andai dia tidak menampakkan diri. Dilema menarik soal hidup mati. Anthony Hopkins sangar, Abbie Cornish mempesona sekali.

54. The Last Princess
Cerita masa akhir monarki Korea yang dramatis mengharukan. Suatu kerinduan mendalam pada tanah air yang belum tentu merindukanmu juga. Gambaran tentang Korea yang diindoktrinasi sebagai bagian dari Kekaisaran Jepang semacam mengingatkan pada Papua dan Indonesia. Lengkap dengan pengkhianatnya.
Ketemu Son Ye-jin lagi, masih tetap cantik mempesona. ❀ ❀

Ningrat dan jelata, sama-sama terbuang di negeri penjajah..

55. The Danish Girl
Laki-laki menjengkelkan yang nyusahin istri karena gak pengen jadi laki-laki. Mati saja.
Cuma senang lihat Alicia Vikander dengan tatapan penuh cinta sepanjang film, juga setting Kopenhagen/Paris 1920an..

56. A Violent Prosecutor
Cerita sangat keren tentang penegakan keadilan dari duo yang dipertemukan nasib. Crime dramanya bagus, komedinya juga lucu konyol khas Korea. Suka pada kedua karakter. Apa yang digambarkan film ini sangat nyata dan dekat dengan keseharian kita: institusi kejaksaan yang korup. ❀ ❀

57. Moana
Operation saving goddess! Epik sekali ini manusia membangkitkan dewa. Animasi keren penuh lagu2 indah. Saya suka tema Polynesianya, walopun Maui terlihat lebih lemah dibanding legendanya sendiri. ❀ ❀

58. The Tiger: An Old Hunter’s Tale (Daeho)
Kisah epik dan dalam tentang takdir dan tragedi dua keluarga, keluarga pemburu dan keluarga harimau. Sebuah perenungan tentang hubungan manusia dan alam, keserakahan dan kelestarian. Sedih juga nonton harimau heroik ini. ❀ ❀

Sang dewa gunung, memandangi umatnya…

59. Assassin’s Creed
Film ini berusaha setia pada gimnya dan untuk beberapa saat terlihat bagus, kek Animus yang futuristik, tapi ya itu saja. Secara keseluruhan plotnya berjalan sangat menarik saat bersetting Spanyol abad 15, (saya suka latar Perang Granada itu); tetapi menjadi gak logis dan membosankan saat bersetting modern, apalagi karena endingnya juga gak epik. Tidak ada visual yang nunjukin kalo apel alien itu benar2 layak jadi rebutan konyol.

60. New Initial D the Movie Legend 3: Dream
Takumi versus Ryosuke Takahashi. Pertarungan terakhir di sirkuit downhill Akina. Seru. Apakah akan ada lanjutannya lagi ke project D? ❀

61. Lion (2016)
Setengah awal film bikin penasaran, setengah akhir film bikin frustasi, tapi klimaksnya luar biasa. Kisah nyata pencarian sejarah diri yang menyentuh. Terbayang apa yang bisa saya ingat saat berusia 5 tahun. Ingatan yang pudar tentang orang-orang, lokasi, dan peristiwa. ❀

62. Masquerade (Gwanghae: Wangyidoen namja)
Siapakah sang raja? Apakah yang dilantik menjadi raja? Ataukah yang memiliki kualitas raja dengan memerintah secara adil dan bijaksana? Drama sejarah bagus banget tentang raja Gwanghae. Tegang, dramatis, tapi juga lucu dan konyol. Film ini menambah pengetahuan lagi tentang bagaimana cara raja Korea berak. :mrgreen: ❀ ❀

63. Underworld: Blood Wars
Crap. Peperangan berlanjut, tapi tidak ada hal baru selain Sacred World yang tidak jelas juga konsepnya. Tidak ada duel yang epik. Banyak pertempuran bersenjata yang konyol terutama serbuan Lycans ke kastil Eastern Coven. Masa turun dari truk baru bagi2 senjata? Masuk dari pintu depan pula! Argh!
Lycan ini kelemahannya sama dengan werewolf di Twilight Saga: tidak mampu berubah ke mode half-beast. Kate Beckinsale keren, tapi Lara Pulver mencuri perhatian dengan kostum2 sexy dia.

64. Wolf Totem
Lebih bagus dari yang kubayangkan. Sebuah drama sejarah dari China di awal revolusi budaya. Konflik etnik Han vs Mongol serta nilai-nilai mereka. Keserakahan vs kelestarian alam yang diwakili oleh serigala. Banyak adegan keren melibatkan serigala. ❀ ❀

65. Resident Evil: The Final Chapter
Penutup yang bagus dari serial RE, tak terasa sudah 14 tahun sejak film pertama, dan Milla Jovovich seakan tak menua. Penuh aksi bagus dan brutal. Claire Redfield jadi last sidekick standing, dan saya rindu nama-nama besar lain macam Jill, Chris, Ada, Leon, bahkan K-mart. Eksposisi plotnya memuaskan, menjelaskan seluruh sejarah cerita dengan tema overpopulation. Baca2 proses produksi, kaget juga tuk dua adegan awal, satu kru tewas dan pemeran pengganti Milla cacat permanen. πŸ˜₯ ❀

66. Vanishing Time: A Boy Who Returned
Fantasinya menakjubkan banget, tapi juga gelap. Dunia yang beku tidak bergerak dengan segala pesona dan ancamannya. Melodramanya kacau karena berangkat dari plothole bahwa the Sung-Min hanya menua fisiknya, apa iya keterbatasan interaksi membuat dia tidak makin dewasa?Β Romansanya, err…. malah jadi cerita pedofil atau rasa-yang-tak-bisa-kumiliki entahlah. πŸ˜• Shin Eun-soo cantik menggemaskan. ❀

Segitu dulu dari tiga bulan yang selo ini. Tidak banyak film terkini memang, tapi percayalah, apapun yang kalian hebohkan di bioskop sekarang bakal kutonton di kamar juga nantinya. :mrgreen:

Film-film 2012 (lanjutan)

Kalian nulis jurnal? Catatan harian atau semacamnya? Saya nulis dengan rapi selama bertahun-tahun dan memang bermanfaat apabila perlu mencari tawarikh peristiwa yang sudah lewat, misalnya… film apa yang kutonton dan kapan. Seperti yang mudah dilihat, blog ini mengarsipkan film-film yang saya tonton sejak 2012, tapi ternyata daftar tahun 2012 itu hanya selama sepuluh hari bulan Januari saja, selebihnya tak ada. Beberapa waktu lalu saya merapikan kembali catatan harian saya (dibelikan binder, selama ini hanya bundelan loose leaf) dan menemukan kalo daftar itu masih bisa saya lengkapi karena catatannya juga lengkap hingga akhir tahun. Jadi ini daftar film-film 2012 saya melanjutkan postingan sebelumnya. Saya tak taruh ulasan apa-apa ya, karena sudah lawas juga, ini buat arsip saja daripada tercerai di catatan.

Sucker-Punch-movie-image

Sucker Punch, kurasa film terfavorit saya dari daftar ini. Cerita ngayal total yang sangat punk. ❀

12. X-Men: The Last Stand
13. Thor
14: Harry Potter and the Goblet of Fire
15. Dragon Hunters
16. Harry Potter and the Order of the Phoenix
17. The Golden Compass
18. Banlieue 13: Ultimatum
19. The King’s Speech
20. Paradise Kiss
21. Red Cliff
22. Logorama
23. Red Cliff II
24. Iron Man
25. Iron Man 2
26. Yamakasi
27. Transformers: Dark of the Moon
28. Transformers: Revenge of the Fallen
29. Tales of Desperaux
30. The Forbidden Kingdom
31. R.E.D.
32. The Sucker Punch
33. Skyline
34. Boogie Night
35. From Paris With Love
36. Battle: Los Angeles
37. The Sorcerer and the White Snake
38. Monsters (2010)
39. The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn
40. Punisher: War Zone
41. Reign of Assassins
42. TMNT
43. Rio
44. G.I. Joe: The Rise of Cobra
45. The American
46. 9
47. La Maison en Petit Cubes
48. Cleaner
49. Cat Run
50. Cloudy with a Chance of Meatballs
51. Pineapple Express
52. The Sky Crawlers
53. RRRrrrr!!!!
54. Prince of Persia: The Sands of Time
55. Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief
56. The Flying Swords of Dragon Gate
57. Syriana
58. Mission: Impossible – Ghost Protocol
59. Shawshank Redemption
60. Despicable Me
61. Gnomeo & Juliet
62. Immortals
63. The 33D Invader
64. Manhattan Samourai
65. 14 Blades
66. God is Great and I’m Not
67. Forces Speciales
68. Blitz
69. Push
70. The Smurfs
71. Sherlock Holmes
72. Fantastic Mr. Fox
73. The Day the Earth Stood Still
74. Eat, Pray, Love
75. Black Rock Shooter (OVA)
76. Naruto Shippuden Movie 5: Blood Prison
77. Sherlock Holmes: A Game of Shadows
78. Johny English Reborn
79. Repo Men
80. Sleeping Beauty
81. Hugo
82. Whistleblower
83. The Green Hornet
84. Gulliver’s Travel
85. Red Vacance Black Wedding
86. Real Steel
87. Harry Potter and the Deadly Hallows Part 1
88. Harry Potter and the Deadly Hallows Part 2
89. National Treasure: Book of Secrets
90. Green Lantern
91. Safe
92. The Lost Bladesman
93. Get the Gringo
94. Dorian Gray
95. Contagion
96. Surrogates
97. Cowboy & Aliens
98. Unbreakable
99. Colombiana
100. The Dark Knight Rises
101. Twilight
102. Eclipse
103. Hotel Desire
104. Get Smart
105. Safe House
106. The Imaginarium of Doctor Parnassus

tintin

The Adventure of Tintin, juara dua film terfavorit. Adaptasi modern yang keren banget dari komik petualangan legendaris ini.

 

Tahun 2012 itu pertama kali keluarga saya pasang TV kabel (wired TV ya, bukan cableΒ TV :mrgreen:) jadi beberapa film kutonton di sejumlah kanal film di TV. Yang menarik, nonton di TV itu biasanya filmnya sudah jalan setengah lalu ditonton sampai habis, nanti nunggu siaran ulang baru nonton lagi dari pertama sampai ke saat nonton pertama. πŸ˜†

 

 

Film-film 2016 (Juli-Desember)

Pakabar? Gimana 2017 yang sudah jalan sebulan, apakah sesuai yang direncanakan? Semoga ya. Januari saya berjalan dengan beberapa masalah di sektor perdaringan. Yang pertama hape 4G saya jadi batu karena kesalahan peningkatan sistem operasi. Nah disaat butuh koneksi maksimal supaya gawai bisa disembuhkan, eh malah kabel serat optik Telkom putus lagi sebulanan. Ya sekarang sudah teratasi semua sih, dan postingan ini bisa diselesaikan.

Kay, ini daftar film lepas tontonan saya semester kedua tahun 2016 lalu. Banyak perjalanan saat itu, jadi lebih banyak pengalaman juga menonton bioskop di berbagai tempat. Jarang-jarang saya nonton film baru sesering itu. :mrgreen:

67. 13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi
Dramatisasi Benghazi Attack 2012, peristiwa yang konon menodai karir Hillary Clinton sebagai Menlu AS. Divisualisasikan Michael Bay dengan seru dan heroik. Kembali mengingatkan betapa dunia sekarang dipenuhi militan yang harus dibunuh.
Catatan: film pertama yang ditonton dengan laptop pribadi. ❀

68. Secret World of Arrietty
Dari novel fantasi anak-anak Inggris, divisualisasikan dengan indah dan detil menjadi anime oleh Studio Ghibli yang legendaris. Ini nonton yang versi AS, lagu-lagunya asyik. Senang nontonnya. ❀ ❀

arrietty

Kalau ada pernak-pernik kecil di rumahmu yang hilang, mungkin mereka yang “pinjam”.

69. The Hunger Games: Mockingjay – Part 2
Penutup yang bagus dan memuaskan untuk seri Hunger Games. Kaget lihat the mutts, gak nyangka ada makhuk semacam itu di Hunger Games. Adegan eksekusinya inspiratif: mencegah diktator digantikan oleh diktator lain. ❀
Catatan: keknya ini film pertama yang kudonlot sendiri, thanx untuk Gunrud, Moer dan Zizie, kawan-kawan Warqafalla.

70. Allegiant
Misteri dunia di luar tembok sudah terpecahkan dan tidak mengejutkan, tinggal nunggu perang dan klimaks saja. Four rasanya terlalu sakti tapi ya gapapalah. Sudah gak ada adegan-adegan simulasi lagi nih. ❀

71. Boruto: Naruto the Movie
Seru banget, penuh ledakan dan taijutsu cepat. Sasuke dan sejumlah karakter lain seperti tidak mengeluarkan potensi maksimal tapi tidak mengapa. Semoga cerita generasi baru ini masih bisa berkembang. ❀

72. Star Trek: Beyond
Ngebioskop di CGV Blitz Mall PVJ Bandung. Nonton dengan cewek Trekkie pakai drama disangka warga miskin sama petugas saat mau beli tiket. Film yang bagus. Planet baru, musuh baru, pengkhianat baru juga. Walopun sudah heboh sebelumnya, saya gagal menemukan Joe Taslim di dalam film. πŸ˜† ❀

73. The Great Magician
Jauh lebih lucu dan menghibur dari yang kukira. Saya suka film yang penuh trik sulap, juga China era warlords. Tema cinta segitiganya menarik. ❀

74. Batman vs Superman: Dawn of Justice (Ultimate Edition)
Seru banget tapi plotnya gak enak, padahal ultimate edition yang tiga setengah jam ini sudah menceritakan lebih banyak daripada versi bioskopnya yang konon lebih membingungkan soal motif perselisihan kedua jagoan. Kemunculan monster karya Lex Luthor malah membuat perseteruan Superman dan Batman jadi makin konyol. Wonder Woman sungguh mencuri perhatian. Pas banget diperankan Gal Gadot.

75. Jason Bourne
Ngebioskop di XXI Mall Paragon Semarang. Harus ekstra fokus karena film ini setia dengan ciri film Bourne yang goyang-goyang kameranya. Jason B. masih agen super favorit saya karena plot dan eksyennya yang realistis. Tema pengawasan globalnya generik, tapi faktual dengan isu kerahasiaan vs keamanan nasional. Alicia Vikander is lovely.

76. Suicide Squad
Ngebioskop di XXI Lotte Mall Bintaro, Tangerang Selatan. Sepertiga film habis tuk perkenalan karakter dan cerita. Sisanya didominasi oleh Deadshot dan Harley Quinn. Lainnya ngapain? Joker ngapain? Enchantress kesurupan doang?

77. Night Watch
Thriller supranatural Rusia yang bagus banget. Eksyennya gak sebanyak yang kuharap (kalo merujuk film Holiwud yang sejenis) tapi plotnya seru dan menarik, baru jelas hingga klimaks. ❀

78. 3 Srikandi
Ngebioskop di CGV Blitz Mall Hartono Jogja. Drama sejarah olahraga menarik. Chelsea Islan lucu, tapi Tara Basro paling sukses memerankan orang daerah dengan dialek yang pas. Saya salut pada usaha merekonstruksi setting 80an termasuk tokoh Soeharto. Drama hubungan keempat karakter utama jadi lebih berkesan daripada panahannya sendiri yang sayangnya tidak bisa divisualkan hingga pengalungan medali dan pengibaran bendera.

79. Alice Through the Looking GlassΒ 
Ngebioskop di CGV Blitz Mall Hartono Jogja. Seperti pendahulunya, visual film ini masih sangat imajinatif dan fantastis. Saya nonton 3D pula. Sayang film ini hanya meminjam judul saja dan ceritanya jauh berbeda dari kisah Through the Looking Glass asli karangan L. Carroll. Terlalu fokus pada Mad Hatters dan Alice juga gak imut lagi.

80. Day Watch
Lanjutan dari Night Watch. Petualangan Anton Gorodetsky masih seru dan gak ketebak arahnya. Plotnya memang kuat dan klimaksnya brutal keren. ❀

 

81. Elite Squad
a.k.a. Tropa de Elite. Plotnya realistis, penuh elemen-elemen familiar tentang Brazil. Eksyennya brutal keren, dan saya suka unit paramiliter BOPE yang digambarkan di sini. Polisi bersih jujur dan berani memang idaman. ❀ ❀

82. Secret Life of Pets
Ngebioskop di XXI Setiabudi One Jakarta. Lucu, menghibur dan logis secara imajinasi. Kita memang gak tau apa yang dilakukan hewan-hewan peliharaan kita saat rumah kosong. πŸ˜† ❀ ❀

83. The BFG
Ngebioskop di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta. Visualisasinya cukup memuaskan untuk menutupi plotnya yang sederhana dan ramah keluarga. Saya suka cara-cara si raksasa menyamar di kegelapan kota.

84. Detective Conan: The Darkest Nightmare
Ngebioskop di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta. Pertempuran Conan melawan Organisasi Hitam masih berlanjut dengan sangat seru. Hasilnya Conan masih tetap kecil, Ran masih tetap menanti Shinichi kembali. πŸ™„ ❀

85. Train to Busan
Ngebioskop di CGV Blitz Hartono Mall Jogja. Belajar nonton film 4DX walau filmnya sendiri 2D saja. Survival horor ini sebagus yang dikatakan orang-orang. Plotnya cepat, zombienya lincah, dramanya bagus dengan kejutan-kejutan khas Korea. Sangat direkomendasikan. ❀ ❀

86. One Piece Film: Gold
Ngebioskop di CGV Blitz Hartono Mall Jogja. 4DX lagi dan sungguh penuh semburan air. Harus lindungi kacamata yang jadi sering basah. Plotnya masih formulaik film-film wanpis sebelumnya, lumayan sih. Kesempatan lihat kru bajak laut topi jerami dalam kostum berbeda.

87. Assassination Classroom
Adaptasi bagus tuk sebuah kompresan dari manga panjang. Walo cerita sering putus-putus mengikuti sejumlah sub-plot tapi tetap setia pada esensi dan jiwanya. Koro-sensei digarap lucu menjadi 3D, sayang murid-murid terlihat ketuaan tuk anak SMP dan Bitch-Sensei tidak diperankan artis kaukasian.

88. London Has Fallen
Eksyennya lumayan Rambo, tapi secara realistis konyol banget. Yang pemerhati intel dan hankam bisa mual dan diare. Sekali lagi Hollywood takut menciptakan karakter teroris radikal Islam semacam Al-Qaeda. Pedagang senjata Pakistan di Yaman? Meh…

89. My Neighbor Totoro
Akhirnya ngerti juga animasi legendaris dengan karakter ikonik ini kisahnya bagaimana. Bagus banget. Senang dan susah dan misteri di pedesaan Jepang tahun 50an di mata 2 gadis kecil.

90. Strayer’s Chronicle
Kisah X-Men versi Jepang, tema mencari jawaban atas eksistensi kekuatan super dan konsekuensinya. Standar. Plot biasa, penceritaan dan karakterisasi kurang, eksyen jug kurang.

91. Whiskey Tango Foxtrot
Komedi biografi lumayan tentang jurnalis(me) perang. Konflik abadi di Afghanistan dan reportase yang memudar. Tentara yang nggak jelas kenapa ada di sana dan investasi China yang ada di mana-mana. Ah iya, LDR itu menyedihkan.

92. Elite Squad: The Enemy Within
a.k.a. Tropa de Elite 2: O Inimigo Agora E Outro. Sequel Elite Squad ini lebih menggigit ternyata. Ketika polisi jahat menjadi antek politisi jahat, apa yang bisa dilakukan polisi baik? Keren banget. Dramanya juga lebih kuat karena konfliknya juga lebih kompleks. ❀ ❀

elite-squad-2-the-enemy-within-slice

Perang kota dengan milisi jalanan. Di mana-mana selalu seru.

93. The Huntsman: Winter War (Extended Version)
Membosankan. Eric dibantu dwarfs dan archer bahkan ada cameo elves. Memangnya LotR? Adegan goblinnya tidak berguna. Kenapa Freya tidak bisa ambil sendiri cerminnya? Kenapa Freya tidak menginvasi kerajaan Snow White atau sebaliknya? Setelah nonton Elsa di Frozen, nonton ratu es berikutnya memang punya harapan tinggi. Freeya ini cyrokinetic user yang lemah di combat. Saya suka kembalinya Ravenna dan klimaksnya tapi perang saudarinya terlalu singkat.

94. The Assassin
Visualisasi kisah klasik tentang Tian Ji’an dan Nie Yinniang dengan sangat bagus. Penuh pemandangan indah dan warna cerah. Dengan protagonis yang pendiam, cerita harus diikuti lewat karakter-karakter yang intriknya dia campuri. Misteri dia menjadi pesona. Film wuxia yang minim wire-fu, tiada jurus dan pertarungan ala Dragon Ball atau darah berhamburan. Hanya kungfu cantik. ❀ ❀

img_0997_assassin-1600x900-c-default

Sudah pembunuh, pendiam, cantik pula…

95. 3:10 to Yuma
Remake western yang bagus banget. Heroisme Dan Evans sebagai suami dan ayah; wibawa Ben Wade tapi juga kebijaksanaan dia, dan Charlie Prince yang setia dan sadis. Sebuah kisah ketika sang jagoan dan si penjahat saling memahami. ❀ ❀

96. The Jungle Book
Bagus luar biasa. Kenangan akan animasi legendarisnya langsung terbayar lunas dan bahkan terlampaui melihat interaksi Mowgli dengan penghuni hutan yang digambarkan hirarkinya dengan mengesankan. Ada pesan penting untuk menjaga hutan, terutama dari api. ❀ ❀

97. You’re the Apple of My Eye
Kisah romansa remaja yang bikin mellow. Ketika cinta tidak ditakdirkan bersama, tetapi tetap menjadi kenangan yang bahagia. Cantik nih Michelle Chen. Film yang bagus. ❀ ❀

98. Waltz With Bashir
Animasi dokumenter sekaligus otobiografi yang menarik tentang Perang Libanon I, terutama peristiwa pembantaian Sabra dan Shatila. Sebuah kisah tentang PTSD dan usaha mengatasinya. Ceritanya suram, visualisasi dan bahkan musiknya depresif, tapi detailnya tentang perang dan persenjataan memuaskan. ❀

99. The Da Vinci Code
Film heboh pada masanya dulu, saya jadi sering ditanyai teman-teman soal konspirasi hoax disini. Akhirnya jadi banyak baca-baca dan familiar dengan kisahnya padahal belum nonton. Lumayan juga kesan Indiana Jonesnya setelah nonton sendiri walo Profesor Langdon terlalu banyak ngasi kuliah. Utak-atik cerita Knight Templarnya asyik. Sayang poin kebenaran kisah ini hanya dijelaskan lewat obrolan dengan Sir L. Teabing, macam terlalu mudah. Akhirnya Audrey Tautou lebih jadi faktor yang bikin saya betah.

100. Inferno
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Saya suka plot, puzzle dan thrillernya, terutama mencari-cari petunjuk di museum-museum. Sungguh terpesona pada Felicity Jones.

101. Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Film kaum super yang bagus dan imajinatif. Agak mengingatkan pada manga Kekkaishi. Sejumlah bagian terlihat lebih seru daripada ringkasan novelnya. Menurutku film ini akan lebih epik kalau ceritanya lebih panjang minimal 30 menit sehingga penutupnya bisa diceritakan dengan baik. ❀

miss-peregrines-home-for-peculiar-children-photo

Foto-foto hitam putihnya menimbulkan nuansa horor..

102. Ben-Hur
Ngebioskop di Cinemaxx Lippo Plaza Kupang. Kisah klasik yang dibuat ulang lagi dengan visualisasi terkini. Nostalgik karena waktu kecil sering baca komiknya. Memuaskan untuk kategori film (berlatar) sejarah Kristiani. Suka lihat detail pasukan Legio X Fretensis disini. ❀

103. Ernest & Celestine
Diselesaikan sambil transit di bandara Hasanuddin Makassar dalam penerbangan Surabaya-Manokwari. Komedi animasi yang manis dan menghibur. Ceritanya menghangatkan hati. Visualnya macam lukisan pensil warna, bagus. Saya setting dua dunia parallel di sini.

104. Detective Dee and The Mystery of the Phantom Flame
Lama pengen nonton ini sejak nonton prekuelnya yang dibuat kemudian. Eksyen fiksi keren dari tokoh-tokoh sejarah China yang menarik dipelajari kemudian. Suka plot misteri jaman dulu, dibalik pertarungan wire-fu. Saya juga suka patung Buddhanya, teknik faceshifting dengan acupoint, dan tentu Li Bingbing. ❀

105. The Dreamers
Bertahun-tahun mengoleksi berbagai skrinsyut si cantik Eva Green bugil dari film ini, baru kesampaian nonton. Pesona dia ternyata lebih besar lagi dalam film. Sejarah latarnya menarik, juga dialog-dialog serta referensi berbagai film dan musik klasik, romansanya pun tersaji baik. Menjadi anarkis hanya percuma, menjadi pasifis pun percuma.

106. Assassination Classroom: Graduation
Lebih kurangnya sama seperti prekuelnya. Cukup baik sebagai usaha merangkum seluruh isi komik. Sayang tidak ada presensi terakhir. Sampai klimaks kita hanya mengenal gak sampai selusin murid. Mirei Kiritani tampil menarik di sini.

107. Now You See Me 2
Mulai memperjelas tema klub pesulap ini sebagai Robin Hood. Ada tema pengawasan global lagi. Seru dan menghibur, terutama trik-trik menyembunyikan kartu. Saya masih tidak paham gimana chipnya bisa ditukar tapi gak masalah. ❀

108. The Last Woman Standing
Saya suka drama romantis ini, plotnya familiar: saat usia menanjak, ortu mendesak nikah, suami sulit dicari, dan pacar masih ingin pacaran. Shu Qi masih tetap memikat seperti biasa.

109. Zootopia
Sejak awal film ini berusaha memerangi prasangka dan stereotip tapi langsung jatuh ke stereotip kalo polantas itu kerja polisi rendahan. Di luar itu ini animasi bagus. Plotnya seru, pesannya kuat dan desain zootropolisnya keren.

110. The Monkey King 2: The Legend Begin
Perjalanan ke Barat dalam versi paling glamor dan epik. Kisah klasiknya jadi tidak terasa lawas. Siluman Tulang Putih tampil sangat anggun dan elegan dibawakan Gong Li.

111. Teenage Mutant Ninja Turtles – Out of the Shadows
Masih memicu nostalgia seperti pendahulunya, kali ini bersama Bebop, Rocksteady, Krang dan Technodrome. Shredder tanpa aksi dan keempat kura-kura terlihat jarang menggunakan senjata ninja mereka, tapi adegan pertempuran di pesawat dan di hutan sesudahnya epik betul. Penuh humor juga. Megan Fox masih menggiurkan, dan kaget ada Alessandra Ambrosio.

112. Mobile Suit Gundam Thunderbolt – December Sky
Bukan semesta Gundam yang familiar denganku. Film Gundam yang dewasa dan sangat brutal diiringi musik-musik jazz bagus. Perang membawa dendam, dan dendam memperpanjang perang.

113. Deja Vu
Seperti beberapa film perjalanan waktu lainnya, kisah ini juga memiliki lubang-lubang plot besar. Disini dua rangkaian kejadian parallel bertumpuk hasilnya di masa kini yang sama. Diluar itu ini eksyen yang keren. Paula Patton memang menarik untuk diselamatkan.

114. Detective K: Secret of Virtuous Widow
Kisah detektif abad-18 yang sangat lucu dan bagus. Bukan saja misterinya menarik tapi juga berhubungn dengan penyebaran kekristenan di Joseon. Suka lihat Han Ji-min. ❀ ❀

detective_k_and_the_secret_of_the_lost_island_still

Duo kocak ini mungkin juga penemu gantole…

115. Hyena Road
Drama bagus Perang Afghanistan, jarang-jarang juga tentang pasukan Kanada. Operasi-operasi militer dan intelijen digambarkan dengan baik, begitu juga konflik lokal. Mengingatkan lagi kalo Afghanistan adalah tanah konflik abadi. ❀

116. League of Gods
Adaptasi Fengshen Yanyi yang berat di visual tapi hancur di plot dan karakter. Sudah klimaksnya nggak epik, eh bersambung pula. Ya memang gak mungkin satu film sih. Sepangjang film berusaha menyambung-nyambungkan karakter dengan Hoshin Engi (adaptasi Fengshen Yanyi paling bagus dan paling familiar buatku), tapi akhirnya cuma terpikat lihat Angelababy. Seperti biasa.

117. The Hateful Eight
White, woman, black, mexican, senjata, dan sejarah Amerika yang mengikat semuanya. Thriller bagus penuh mayat. Dialog-dialognya menarik penuh logat unik. Plot twist juga mengejutkan. ❀

118. Detective K: Secret of the Lost Island
Pujianku sama seperti seri sebelumnya. Misterinya menarik bertema perdagangan manusia. Komedinya masih bikin ngakak, dan Lee Yeon-hee sangat cantik. Suka.

119. Anomalisa
Adegan seksnya berkesan. Mengingatkan canggungnya saat pertama kali mau bercinta dengan partner baru. Plotnya lebih realistis dari yang kuharapkan bertema thriller atau fantasi, seperti antiklimaks tapi memang itu yang diceritakan.

120. Call of Heroes
Menaruh jagoan yang sangat menjanjikan di awal film, lalu ditunggu sepanjang cerita kapan bertarung lagi. Cerdas. Film kungfu yang koreografinya sungguh memukau. Ceritanya heroik dan pemandangannya indah. Lagu penutupnya juga ngerock abis. ❀

121. Angry Birds
Cuma pernah main gimnya yang pertama, itupun belum tamat, tapi senang lihat karakter-karakter dan plotnya hidup dalam animasi. Menghibur. Iya, marah itu perlu juga. πŸ˜‰

122. When Marnie Was There
Misterinya ketebak, tapi narasi dan visual film ini tetap bagus banget tuk dinikmati. Terharu di endingnya, dengan pesan cinta, penerimaan dan pengampunan yang kuat. Saya suka karakter Marnie dan Anna, juga suka lagu penutupnya (in English). ❀

123. The Lake House
Film lawas yang baru kesampaian nonton. Cerita romantis yang manis walo timeloop-nya menghasilkan sejumlah plothole. Gak peduli, yang penting berakhir bahagia.

124. The Fatal Encounter
Lumayan kesulitan memahami silsilah raja Jeongjo hanya dari film. Ini dramatisasi sejarah yang seru dan menegangkan, terutama dengan plot maju mundur. Eksyennya juga keren. Saya penasaran pada mekanisme anak panah sang raja. ❀ ❀

125. The Accountant (2016)
Puzzle yang menarik tuk mengungkap siapa si akuntan, siapa si pembunuh bayaran, dan siapa si suara. Thriller bagus dibalut tema pembukuan mafia dan juga dunia autisme. ❀

126. The Anthem of the Heart
Konflik menarik cinta segi empat anak-anak SMA dalam tema pementasan musikal yang bangsat keren. Saya takjub pada ide menyanyikan dua lagu bersamaan itu. ❀ ❀

127. Eye in the Sky
Dramatisasi penyakit parah politisi Inggris: mau perang tetapi dengan mengikat kaki tangan prajurit. Film bagus.

127 film sepanjang 2016.Β Kamu berapa? πŸ˜€

Tiga Puluh Enam

image

Ntah kenapa pengen banget fotonya ini. Hahaha…

Wah sudah ulang tahun lagi. Terima kasih Tuhan Yesus. 35 ke 36 ini tahun yang sangat baik. Bisa disyukuri bukan hanya karena hal baik sehari-hari, tapi juga karena banyak achievement unlocked yang bahkan tahun lalu masih cuma khayalan, dan melaluinya banyak beban masa lalu dan penasaran yang terhapus juga. πŸ™‚

Ulang tahun kali ini ada kekasih, dan ada kencan, banyak kencan malah, gak melulu LDRan; Ada kacamata baru setelah lama banget gak ganti; Ada kerjaan sampai ke Salatiga yang akhirnya menghasilkan pengalaman ngekos dan laptop perdana; Ada jalan-jalan ke Jakarta, Jogja, Semarang, Ambarawa, Bandung (akhirnya!) bahkan Kupang yang di luar rencana, penuh hotel hopping dan mall hopping; Ada kopdar, banyak kopdar, termasuk dengan teman-teman blogger yang baru pertama bertemu dan baru kenal; Daaaan… ada pesta besar semalam dengan keluarga besar plus perayaan ekstra dengan sepupu-sepupu lewat tengah malam. Senang banget. πŸ˜€

Bukan berarti setahunan ini bahkan sekarang gak ada masalah, tapi ya lupakan dululah di hari raya ini. Mari kita bersulang untuk panjang umur, kesehatan dan harapan. Semoga tahun berikutnya berkat dan penyertaan Tuhan masih terus menaungi.
Happy birthday to me. πŸ˜‰

Film-film 2016 (Januari-Juni)

Sudah akhir September ya ternyata, blog sudah karatan dan daftar ini sudah ditagih beberapa teman. Aktivitas nonton tahun 2016 ini berjalan lebih berwarna dibanding dua tahun sebelumnya, salah satunya karena… PC saya rusak lagi akhir April kemarin, lagi-lagi disebabkan karena kesukaan PLN untuk memadamkan listrik. Berbagai usaha sudah dilakukan Atho tuk memperbaiki dengan ilmu dan alat yang ada tetapi selalu gagal. Sejak itu nonton film di rumah juga terpaksa berhenti dan hanya beberapa kali menonton di bioskop. Kemudian saya mulai melancong ke Jawa awal Juni dengan berbagai petualangan, alhasil daftar semester pertama tahun ini hanya setengah dibanding apa yang dicapai tahun lalu, plus ditulis sekarang sesudah pulang dari Jawa.
Kay, cukup ngoceh, mari melihat kembali apa saja yang saya nonton sampai akhir Juni. BTW sebagian besar catatan di sini sudah diarsipkan duluan di social media. Ini jadi kompilasi saja.

1. The Intern
Reset hitungan lagi di tahun baru dengan komedi yang sungguh menghangatkan hati. R. de Niro pas jadi opa sempurna, dan Anne Hathaway tatapan mata dia masih saja bikin meleleh.
❀

2. Entourage
Reviewnya jelek, tapi karena tidak mengikuti serialnya jadi tetap merasa lucu dan seru melihat kisah persahabatan level Hollywood. Banjir cameo pula.

3. Love & Mercy
Biopic Brian Wilson. Jadi baca-baca soal musisi jenius ini dan karir dia, termasuk Beach Boys. Menarik.

4. Inside Out
Ide jenius dengan eksekusi rupawan. Jadi bertanya-tanya, kalau ada 5 personifikasi serupa dalam kepala sendiri, kek apa mereka dalam hidup saya sehari-hari, apa saja memori inti dan pulau-pulau yang saya ciptakan?
Bagus banget.
❀ ❀

5. Aloha
Plot latarnya bagus, bisa jadi film eksyen kalo gak pake lovey-dovey. 2 fokus menarik:
a. Gerakan nasionalisme tribal “Negara Hawaii” dan pemimpinnya Bumpy Kanahele, sangat mengingatkan pada Papua.
b. Plot kontraktor aeronautika swasta super kaya yang bisa mengontrol militer.
Romcom dia sendiri level wajib tonton dengan adanya Rachel McAdams dan Emma Stone, plus bonus Danielle Rose Russell. Cuantikk…
❀

image

Jadi pilot AU pula…

 

6. Sicario
Cerita War on Drugs di AS dan keterlibatan black ops CIA di dalamnya. Ketika kejahatan harus ditumpas dengan cara yang juga jahat. Sangat menarik, terutama pada hubungan antar agensi pemerintah. Senang lihat Emily Blunt lagi.
❀

7. Hotel Transylvania 2
Berasa beda lihat plotnya gak lagi romcom lovey-dovey cinta terlarang Johnny dan Mavis lagi tapi jadi kisah (grand)parenting yang tetap saja sangat kocak. Dennis gak jadi fokus sebaliknya Vlad malah mencuri perhatian.
❀

8. Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull
Belum pernah nonton serius trilogi prekuelnya yang legendaris itu, paling lihat sepotong-sepotong di TV, telat pula nonton Indy 4 ini. Petualangan arkeologi seperti Indy atau Tomb Raider termasuk plot eksyen favorit saya, bahkan ekspedisi serupa oleh Donald Bebek.
:mrgreen:
Indy 4 ini penuh elemen familiar yang menyenangkan, termasuk klimaks aliennya. Jaman alien masih berwujud E.T., belum Transformers.
πŸ˜†

9. Brotherhood of Blades (Xiu Chun Dao)
Terjebak intrik dan sistem politik kotor sudah cukup mematikan, tetapi tidak jujur dengan sahabat seperjuangan membuat kematian lebih pasti.
Film wuxia yang cukup bagus plotnya dan eksyennya.

10. The Last Witch Hunter
Hidup abadi, lalu melanjutkan permusuhan abad silam ke jaman modern. Plot fantasi yang formulaik dengan sejumlah aksi sihir yang cukup menarik. Wibawa Vin Diesel + pesona Leslie Rose lumayanlah.
Menyarankan Dolan mengganti buku dengan iPad tapi sendiri mempertahankan pedang. Halah..

11. Bridge of Spies
Sebagai penyuka aviasi militer, sejak kecil sudah akrab dengan insiden Francis G. Powers terutama tentang U-2 dan SA-2, tapi masih banyak hal lain berkaitan dengan misi pengintaian gagal itu yang belum saya dalami, termasuk akhir kisah sang pilot. Drama sejarah ini membahas dengan baik bagian itu dari sudut pandang James Donovan. Bagus.
❀

12. Atonement
Beban hati sebab menghilangkan “hidup” orang lain, terbawa tua; kemarahan dan dendam korban yang sungguh terasa, terbawa mati muda. Tragedi menarik yang familiar.

13. The Hundred-Foot Journey
Dramedy menarik + food porn India + Prancis. Menyenangkan nontonnya, romantis akhirnya. Itu Charlotte Le Bon cuantiknyaaaa…
❀

14. Spectre
Bertemu tema pengawasan global lagi, tapi semua yang bisa diharapkan dari film James Bond komplit di sini. Sayang tante Monica muncul bentar banget.
Jaguar yang ngejar Aston Martin si Bond itu keren..
❀

15. Spotlight
Cerita warbyasak kisah nyata kekuatan jurnalisme membongkar kejahatan. Pengingat penting bagi ribuan korban pelecehan seksual para rohaniawan Katholik.
❀ ❀

16. Some Kind of Beautiful
Senang lihat si cantik Jessica Alba lagi, tapi gak suka lihat karakterisasi peran dia sebagai istri yang ninggalin suami demi cowok seumuran. Di luar itu, ini romcom biasa saja.

17. The Treacherous (Gansin)
Dramatisasi pemerintahan raja Yeonsan, diktator terburuk era monarki Korea. Brutal namun erotis, penuh kegilaan, intrik, darah dan payudara.
Menarik sejarahnya, penceritaannya dan visualisasinya.
❀

image

Strip for the king..

 

18. The Magic of Belle Isle
Cerita pertetanggaan yang sederhana tapi menarik dan hangat. Menginspirasi tuk pindah rumah ke sebelah janda cantik.
❀

19. Fantastic Four (2015)
Begitu Sue Storm muncul langsung lesu, kebanting abis sama Jessica Alba dari adaptasi sebelumnya. Plotnya cukup bagus dan realistis, tapi karakternya, dramanya dan eksyennya hancur. Cuma kerasa film pahlawan super di beberapa menit akhir.
πŸ‘Ώ

20. Everest
Peringatan akan bencana Everest 1996. Semua gunung bisa didaki, tapi tidak setiap orang harus mendaki hingga puncak tertinggi, bahkan sekalipun sudah di depan mata.

21. Love, Rosie
Kenangan bersama yang terlalu banyak + selalu ada untukmu = Teman Tapi Mesra (Make love pula). Malu bercinta, sesat di hubungan. Romcom bagus dan lucu. Banyak subplot familiar, tapi banyak kebetulan juga. Lagu-lagunya asyik-asyik.
❀ ❀

22. Dragon Ball Z: Resurrection “F”
Gak pernah nonton film-film DBZ tahu-tahu dah seri 15. Kebingungan lihat karakter-karakter Whis dan Beerus dari Battle of Gods. Freeza bangkit lagi, dan selanjutnya formulaik. Asyik buat fans.

23. Barely Lethal
Komedi eksyen murahan yang nanggung lucu dan nanggung seru, apalagi karena sudah pernah nonton serial Kill Me Baby untuk tema yang sama. Lumayanlah lihat Jessica Alba lewat-lewat.

24. The 33
Kisah nyata heroisme saat bencana tambang di Chili. Masih ingat 2010 silam cuma bisa ngikuti kasus ini di media. Entah mengapa di film tidak ada 6 petugas SAR yang turun ke tambang. Bagus dari sisi biografi.

25. Ichi
Goze (pemusik buta) cantik yang berkelana mencari sang master Zatoichi. Film Chanbara bagus, terutama pada karakter sidekick si swordman traumatik. Lagu penutupnya (SunMin – Will) syahdu.

26. 45 Years
Drama bagus tentang hantu kenangan. Ketika cinta terasa meragukan karena hubungan bertahun-tahun ternyata hanya pelarian.
❀

27. Still Alice
Drama sedih melihat proses kepikunan menggerogoti memori. Menurun ke anak pula. Senang lihat Kristen Stewart dan Kate Bosworth di sini. Bagus.
❀

28. Ted 2
Si beruang cabul kembali lagi mengocok perut, sayang gak dapat versi unrated. Humornya masih khas Seth McFarlane. Cocok dengan telingaku.
Karakter dari Mila Kunis terpaksa ditipex tapi ganti dia ada Amanda Seyfried idolaku. Norah Jones nyumbang lagu keren di akhir film, lalu abis itu saya gak paham Liam Neeson kenapa.
πŸ˜†

29. The Family
Komedi mafia seru dan lucu. Banyak masalah memang bisa lebih efektif dan efisien diselesaikan dengan cara kekerasan, dan hasrat untuk itu sering muncul dalam hati, terwakili sangat baik oleh kisah film ini.
❀

30. Memento
Salah satu film terbaik pada eranya. Penceritaannya lebih rumit dari ceritanya sendiri. Tema anterograde amnesia ini ngeri, opsi memilih khayalan yang ingin dipercayai sebagai kebenaran.
❀

31. The Fall
Drama fantasi bagus. Terasa seperti penghormatan untuk para stuntman era film bisu. Suka pemandangan di berbagai settingnya, terutama bangunan-bangunan bersejarah India.
❀

32. No Tears For The Dead
Eksyen Thriller khas Korea bertema rasa bersalah dan rindu ibu-anak. Bagus, seru dan konflik batinnya kerasa. Lagu penutupnya bagus. Entah apa..
πŸ™„

33. Child 44
Investigasi pembunuhan berantai yang ketimpa suramnya setting Sovyet pasca Holodomor dan PD 2, plus suramnya rezim komunis. Tom Hardy keren, tapi film ini berlalu begitu saja.

34. Star Trek
Senang nonton ini, bagus, akhirnya mengerti awal mula reboot ini dan hubungannya dengan linimasa film-film terdahulu. Soalnya sudah nonton sekuel film ini duluan.
❀

35. A Brilliant Young Mind
(Autisme + matematika) + cinta. Terinspirasi kisah nyata. Lebih mudah memahami film ini dari sudut interaksi karakter yang menderita sindrom Asperger daripada mengikuti linear ceritanya. Bagus.

36. Millenium Actress (Sennen joyu)
Nonton ini sekalian disambung The Making of Millenium Actress. Ngimpi nonton ini sejak baca ulasannya di Animonster 2003 atau 2004 silam. Kisah cinta abadi dalam penceritaan yang bagus banget, mengaburkan kenyataan, memori dan akting. ❀

37. The Revenant
Jadi baca ringkasan sejarah hidup Hugh Glass untuk lebih memahami film ini, juga hubungan dia dengan John Fitzgerald dan Jim Bridger. Walaupun sudah didramatisir hingga melenceng dari kisah nyatanya, film ini tetap terasa dingin dan monoton.

38. 20th Century Boys: Beginning of the End
Sudah beberapa tahun berlalu sejak khatam komik legendaris ini, harus mengingat-ingat lagi plot dan karakternya yang lumayan banyak. Asyik tuk nostalgia karena setia pada cerita dan casting-nya sungguh pas, terlebih lagi ada musiknya. Efek khusus terasa garing dan klimaks Kenji di dalam robot terlihat gelap banget di filmku tapi tidak mengapa.

39. 20th Century Boys 2: The Last Hope
Ceritanya jadi kolosal dan futuristik, makin linear dan apokaliptik. Senang lihat Kanna remaja dan Kyoko. Akhirnya ngerti gimana lagu “gutarara.. sudarara..” dinyanyikan.

40. Avatar (Extended Version)
Akhirnya kesampaian juga nonton film berpemasukan tertinggi ini. Semua-semua di film ini bagus, tapi terutama saya suka topografinya, keanekaragaman hayati dan model-model pesawatnya. Tema imperialismenya juga sangat kerasa, mengingatkan pada Freeport dan Papua.
❀ ❀

41. 20th Century Boys 3: Redemption
Malah sering bengong karena banyak bagian penting dari komiknya yang gak masuk film, belum lagi klimaks ‘kiamat’nya yang kurang epik. Usai nonton dan baca-baca baru paham kalau plotnya memang agak beda dari komiknya sehingga hasil akhirnya juga berbeda. Sayang banget.
😦

42. Pendekar Tongkat Emas
Dunia persilatan di sini terlihat sangat sempit, hanya sejumlah kampung kecil. Saking sempitnya hingga para pendekar seilmu saling kawin. Eniwei bagus.

43. Tomorrowland
Seperti biasa saya suka setting futuristik yang inovatif di Tomorrowland, terutama kolam renang bertingkat. Roket di Eiffel juga keren. Plotnnya antiklimaks, lihat Casey Newton hanya “gitu doang?”. Kurang epik. BTW Raffey Cassidy cantik.

44. 1911
Drama sejarah revolusi China yang menggulingkan dinasti Qing. Menarik, heroik, mencerahkan, dan lebih saya apresiasi ketimbang “generally negative/unfavorable reviews” di Wikipedia.
❀

45. The Peanuts Movie
Film Charlie Brown dkk pertama yang kutonton. Senang lihat Peanuts geng ini beranimasi, 3D pula. Nostalgik karena familiar dengan komiknya. Snoopy lucu banget. Menggemaskan.
❀

46. Pan
Kisah alternatif Peter Pan. Menarik juga, seru dan visualnya hebat, tapi terasa kehilangan beberapa elemen familiar seperti Wendy dan Tink.

47. Carol
Drama menarik soal hubungan terlarang. Kerasa banget situasi yang terbangun antar karakter. Saya suka setting 50an di sini. Mobil-mobil klasik dan piringan hitam. Berturut-turut nonton Rooney Mara nih.
❀

48. Our Times
Kombinasi sempurna nostalgia, komedi dan dongeng romansa. Lin Truly muda ekspresi wajah dia komik sekali. Terhibur banget dan sangat kilas balik nonton ini.
❀

image

Untung semasa sekolah gak pernah ikutan tren blateng…

 

49. Room
Memandang dan mempelajari dunia dari mata anak 5 tahun. Sangat menarik melihat interaksi Jack dengan ibu dia dan sekitar dia. Drama sangat bagus.
❀

50. Anna Karenina (2012)
Saya suka gadis-gadisnya, setting ala panggung teater, kostum mewah, pesta dansa dan tema sosial imperial Russia. Musiknya juga asyik. Ceritanya sendiri dah klasik sih.

51. Monster Hunt
Lumayan seru walau gak seepik yang kuharapkan. Film keluarga makanya kurang sadis. Suka lihat Bai Baihe di sini, dan ada Tang Wei juga.

52. Love
Drama erotis tragis. Menggambarkan banyak hal yang (saat itu) ingin kulakukan dalam relationship plus hal-hal yang perlu kuhindari, misalnya drugs dan menghamili partner threesome.

53. Tazza: The High Rollers
Film judi keren. Lengkap dengan hutang segunung dan taruhan tinggi. Jadi tahu judi hwatu Korea walau tetep bingung cara mainnya. Kim HyeSoo sex appeal dia besar banget di sini.
BTW ini film terakhir sebelum PC dirusak PLN.
πŸ˜₯

54. Ada Apa Dengan Cinta 2
Ngebioskop di XXI Mall Jayapura. Alya dibunuh penulis cerita. Fuck. Rangga dan Cinta pernah pacaran selama jeda, bertemu kembali penuh kangen setelah sekian tahun kok masih drama duluan? Langsung ngamar dong. Lampiaskan dulu rindu dendam dan birahi selama ini, biar lepas semua rasa, abis itu komunikasi kan bisa enak, gak perlu muter-muter keliling Jogja dan Jateng dengan rute yang bisa jauh banget antar lokasi. Mo ciuman aja masa harus cinta yang nyuri duluan. Di luar itu, usaha menghidupkan kembali legenda Rangga dan Cinta ini cukup bagus sih, termasuk dialog soal pilpres yang jadi favorit saya. Saya suka karakter Cinta yang mau ninggalin tunangan demi mencoba lagi Rangga. Menurutku penggunaan karakter AADC dalam iklan Line sebelum ini agak merusak jalan cerita.  ❀

55. Captain America: Civil War
Ngebioskop di XXI Mall Jayapura. Masih agak kaget melihat (lagi-lagi) reboot Spiderman di sini, tapi dia memang jago. Andai saja Sipdey sudah ada sejak Avengers pertama. Dengan karakter-karakter yang sebagian besar sudah familiar, plot jadi cepat berjalan menuju konflik. Pertempuran kedua kubu berjalan seru, kadang lucu, imbang dan juga konstan sampai akhir dengan motif yang kuat. Saya suka karakter Cap yang setia kawan. Film ini bagus. Lebih bagus daripada Avengers 2 dalam hal himpunan jagoan, konflik dan logika.
❀ ❀

56. X-Men: Apocalypse
Ngebioskop di XXI Mall Jayapura. Mengecewakan, tidak seperti pendahulunya yang plotnya mindblowing. Magneto lagi-lagi harus menjadi penggerak cerita, menenggelamkan Apocalypse yang jauh dari terlihat sakti dan menakutkan. Sekali lagi kisah X-Men adalah Xavier versus Magneto. Karakter-karakter lain di The Four Horsemen sah cuma figuran. Gak sekuat yang kuharap, pertarungan mereka pun gak seru. Belum lagi kemunculan Angel dan Nightcrawler yang bertabrakan kisahnya dengan kemunculan mereka di X-Men terdahulu. Makin membuat bingung. Dengan Kairo yang mendadak dikuasai mutan jahat, mestinya kota itu sudah dibom nuklir duluan oleh Israel sebelum tim Xavier tiba.
:mrgreen:

57. Warcraft
Ngebioskop di XXI Mall Jayapura. Film pedang dan sihir yang seru, kolosal dan menjanjikan. Ras Orc jadi terlihat manusiawi di sini.

58. Deadpool
Harus pergi jauh dari rumah ke Salatiga tuk bisa nonton ini dengan laptop pinjaman dari mbak Neny. Lagi-lagi reboot. Deadpool muncul lagi setelah X-Men Origins: Wolverine dengan wajah yang sama tetapi cerita yang berbeda. Meh. Di luar itu ini film yang sangat seru, lucu dan brutal walau plotnya standar. Senang lihat Colossus lagi. Lebih besar dari versi terdahulu. Sangat menghibur.
❀

59. SPL II: A Time for Consequences (Kill Zone 2 )
Film baku pukul tradisional yang seru banget. Plotnya juga menarik. Saya suka aplikasi global translator dan penggunaan emoticons sbagai jembatan komunikasi Thai-Canton.
❀

image

Tony Jaa, Wu Jing & Max Zhang memang hebat bakupukulnya..

 

60. Cloudy with a Chance of Meatballs 2
Sekuel yang bagus tuk cerita mesin makanan jenius itu. Saya suka bentuk-bentuk hewan dari makanan di Swallow Falls.

61. Tazza: The Hidden Card
Seru seperti pendahulunya tetapi masih juga saya gak paham model judinya gimana orang-orang Korea ini. Penuh intrik, teruhan dan pengkhianatan dengan bumbu asmara. Shun SeKyung cantik banget, sementara TOP sangat keren.
❀

62. Rayuan Pulau Palsu
Nonbar + diskusi di markas LSM apalah di pojok Salatiga. Dokumenter propaganda anti reklamasi Jakarta (terutama pulau G) demi kepentingan nelayan di kampung di Muara Angke. Jelek. Reklamasi di seluruh Indonesia disamaratakan jahat semua. Yang di Jakarta cuma dilihat dari kepentingan nelayan dan kapitalisme pengembang, gak ada dari konsep pembangunan Jakarta. Bahkan penggusuran kampung pun sepaket dalam cerita, tanpa membahas status tanah atau pembangunan peninggian tanggul penahan banjir.
πŸ‘Ώ

63. Star Wars VII: The Force Awakens
Sangat retro dan melodramatik, tapi sungguh-sungguh sekuel yang ditunggu setelah 30an tahun. Finn dan Rey sungguh karakter-karakter menarik, sementara BB-8 didesain sangat keren. Masih nggak paham mengapa Starkiller Base bisa dihancurkan segampang itu tapi yawdalah.
πŸ˜› ❀

64. Mojin – The Lost Legend
Plot arkeologi petualangan favorit dari salah satu adaptasi Ghost Blows Out the Light. Senang lihat kuburan kuno penuh jebakan dan mantra gini, seru. Sayang terlalu banyak drama dalam kuburan dan klimaks dengan Dang Sitian kurang berkesan.

65. Hitman: Agent 47
Lumayan seru tapi mestinya bisa jadi lebih bagus kalau eksyennya lebih masuh akal. Masa segitunya tembakan musuh meleset mulu?
Saya suka adegan di bengkel pesawat. Sayang Angelababy muncul sedikit sekali.
πŸ™„

66. The Interpreter
Thriller politik yang menyindir Zimbabwe dan presidennya Robert Mugabe. Sudah bertahun-tahun pengen nonton ini, kesampaian juga lihat cantiknya Nicole Kidman di sini. Bagus. Film terakhir yang kutonton dengan laptop pinjaman. Terakhir juga di bulan Juni.
❀

 

Segitu setengah tahun ini. Mestinya diposting awal Juli ya, tapi banyak bepergian, kerjaan, dan benwit melimpah di Salatiga malah bikin males ngeblog. πŸ˜†
Sampai ketemu lagi, dan jangan lupa selalu mencatat film-film yang kalian tonton yaa. πŸ™‚

Film-film 2015 (Juli-Desember)

Dengan cepat 2015 berlalu yaa, berlalu juga kenangan kita akan puluhan atau ratusan film yang kita tonton tahun itu. Melanjutkan daftar setengah tahun lalu, ini film-film yang saya tonton semester kedua 2015.

Seperti biasa, ini hanya kesan-kesan singkat saja ya, bukan sinopsis apalagi ulasan. Saya juga tidak taruh tautan untuk tiap film. Mudah kok digugling sendiri. πŸ˜‰

103. The Gunman (Rabu 1 Juli)
Saya inget nolak diajak nonton ini di XXI karena rating-nya biasa saja. Setelah nonton donlotan, ternyata cuma setting Barcelona yang menarik. Semacam mau jadi film Jason Bourne tapi Sean Penn dah ketuaan. Plus subplot cinta segitiga yang bodoh pula.

104. The Bling Ring (Kamis 2 Juli)
Nonton dramatisasi kisah nyata ini karena si cantik Emma Watson. Menarik melihat bagaimana kejahatan terjadi begitu mudahnya, berulang-ulang dan tanpa penyesalan dari remaja-remaja pelakunya.

105. Dragon Blade (Senin 6 Juli)
Salah satu film “east meet west” paling epik dalam tema “clash of empires”. Saya suka penggambaran keberagaman suku bangsa di jalur sutra. Roman anthem-nya bikin merinding. ❀

106. Run All Night (Jumat 10 Juli)
Film olahraga seperti judulnya. πŸ˜€ Liam Neeson lagi-lagi dengan keluarga rusak, lagi-lagi peminum, dan lagi-lagi jago tembak. Mantap.

107. The Target (Pyojeok) (Senin 13 Juli)
Remake bagus dari film Prancis Point Blank tentang memburu kebenaran dan balas dendam. Ketemu si cantik Jo Yeojeong lagi sesudah The Concubine. ❀

108. If I Stay (Selasa 16 Juli)
Ada begitu banyak romansa, sex, adegan keluarga dan tragedi tapi tidak cukup banyak Chloe G. Moretz. Ketemu Liana Liberato lagi sesudah Stuck in Love. Sekarang sudah remaja tanggung dan jauh lebih cantik.

109. The Drop (Jumat 17 Juli)
Buat saya ini film tentang menyelamatkan anjing, kemudian ada dunia hitam di sekitar si penyelamat dan para orang jahat. Drama kriminal menarik.

110. Last Knights (Sabtu 18 Juli)
Satu lagi parodi gak mutu dari 47 Ronin. Pertarungan-pertarungan berpedangnya sangat membosankan. Si jelita Park Siyeon cuma jadi dekorasi disini.

111. Tracers (Selasa 21 Juli)
Musuh dari musuh saya adalah… penolong saya. Film bagus tuk penyuka aksi-aksi parkour tapi plotnya sendiri standar eksyen biasa.

112. The Longest Week (Kamis 23 Juli)
Drama bertemu gadis menarik, sangat cantik cerdas mandiri menawan hati, disaat kamu sedang bangkrut, gak punya kerjaan dan gak punya tempat tinggal. She is hopelessly romantic and he is romantically hopeless. Akankah hubungan mereka berjalan?
Film ini mengingatkan banyak hal tentang diri sendiri. ❀

113. BΓΈrning (Jumat 24 Juli)
Drama Norwegia tentang hubungan ayah-anak gadis… Wait! Ini film kebut-kebutan lintas negara yang seru banget dengan bumbu komedi keren. Semacam Need for Speed tapi tanpa mobil-mobil eksotis supermahal. ❀

image

The Fast and The FΓΈnniest

114. Exodus: Gods and Kings (Minggu 26 Juli)
Interpretasi dramatis kisah Keluaran (bangsa Israel dari Mesir) dari Alkitab dan Tanakh, menghasilkan cerita baru yang sungguh garing dan hampa dengan karakter-karakter bernama sama. Sebagai film modern, yang bagus disini tentu saja hanya setting dan kostum.

115. Left Behind (Senin 27 Juli)
Bagian pertama dari trilogi akhir jaman menurut kitab Wahyu yang dimulai dari pengangkatan orang-orang Kristen yang beriman. Mengejutkan melihat kacaunya dunia pada saat banyak orang menghilang mendadak tapi secara keseluruhan ini hanya jadi film bencana (penerbangan) klise.

116. Cinderella (Selasa 28 Juli)
Visualisasi yang sangat indah dan memanjakan mata dari dongeng klasik yang diceritakan dengan setia pada plot aslinya. Saya suka adegan ketika Ella memasuki istana hingga dansa pertama. Epik banget. ❀

117. Always (Ohjik Geudaman) (Jumat 31 Juli)
Drama tentang cinta, penebusan dan penantian. Mellow banget meskipun jarak waktu antara perpisahan dan pertemuan kembali tidak terlalu lama. Karakter ceweknya manis..

118. The Last: Naruto the Movie (Rabu 5 Agustus)
Saya suka ide dunia di bulan berlatar dongeng Putri Kaguya disini, dan sejarah adik Rikudou Sennin yang menjadi asal-usul Byakugan. Plotnya sendiri agak lemah khas film-film Naruto. Hinata cantik banget dan pandai menyulam pula, sementara Naruto parah banget abainya, sibuk dengan fans.
Saya berharap ada film sendiri tentang Sasuke. Kapan dia nikah dengan Sakura, lahirnya Sarada dsb. ❀

119. The Divergent Series: Insurgent (Kamis 6 Agustus)
Plotnya mulai klise dengan film-film bergenre sejenis tapi ceritanya tetap menarik dan pahlawan wanita kita tetap punya penampilan kuat. Sekali lagi saya suka tiap adegan simulasi. ❀

120. The Eichmann Show (Sabtu 8 Agustus)
Drama menarik tentang pembuatan dokumenter pengadilan Adolf Eichmann yang bersejarah. Menyentuh. Emosi para karakter atau dari suasana pengadilannya sendiri tersampaikan dengan kuat. ❀

121. R100 (Sabtu 8 Agustus)
Dramedi BDSM aneh Jepang. Lebih ngaco dari yang kubayangkan. Sungguh bukan film tuk penonton kebanyakan. Sang sutradara bahkan memasukkan keraguan dia sendiri tentang karyanya di dalam film.

122. Furious 7 (Senin 10 Agustus)
Lagi-lagi plot mustahil dengan eksyen luar biasa. Arahnya sudah menuju The Expendables bermobil. Terasa agak hampa tanpa Gisele dan Han tetapi penuh kenangan menyentuh dengan Paul Walker. Bagaimanapun juga saya menghargai film ini demi almarhum saja. ❀

123. Wolf Warrior (Kamis 13 Agustus)
Seperti video promosi/iklan angkatan bersenjata RR China. Keren. Plotnya sangat realistis untuk kisah yang melibatkan militer. AB China pamer bermacam-macam persenjataan canggih mereka termasuk helikopter Z-8, Z-9W dan Z-10 disini. Mengagumkan.

image

Bukan cuma heli, pamer tank juga

124. Maggie (Sabtu 15 Agustus)
Bagaimana jika zombiefikasi orang tersayangmu (anak gadis) berjalan perlahan? Bagaimana dirimu dan dia akan menjalani proses yang menyakitkan hati dan emosi itu? Saya depresi sekali nonton film ini berjalan lambat dan terasa berat. Aneh liat Arnold Suasanaseger gak nembak satu orangpun di film.

125. The Best Offer (La Migliore Offerta) (Selasa 18 Agustus)
Drama misteri romansa yang hebat banget. Mengejutkan dengan cara yang indah dan bikin patah hati. Penuh lukisan dan musik indah, dan automaton yang menarik. Rasa kesepiannya mengingatkan pada diri sendiri. Moviequote: everything can be a forgery, including love. ❀

126. Michiel de Ruyter (Admiral) (Selasa 18 Agustus)
Sungguh-sungguh cerita epik dari laksamana Belanda paling legendaris dalam sejarah. Pertempuran lautnya seru banget. Saya suka cara pembuat cerita mengompres sejarah antara Perang Inggris-Belanda Kedua dan Ketiga, dan situasi politik di Belanda antra kelompok Republican dan Orangist. akhirnya baca-baca banyak artikel terkait termasuk tentang Johann dan Cornelis de Witt, Willem H van Gent dsb. ❀

127. Big Game (Rabu 19 Agustus)
Plotnya sederhana tapi saya suka eksyen dan petualangannya. Mengabaikan logis militer di film ini pun kaget juga lihat Air Force One pake pintu landai belakang dan kursi lontar berpasangan. Film Finlandia yang bagus. ❀

128. The Longest Ride (Kamis 20 Agustus)
Cuma drama romantis biasa tapi menghangatkan hati. Saya suka aksi-aksi mengendarai banteng, plot seputar lukisan, kilas balik bernuansa Yahudi dan Ford F-350 Super Duty Crew Cab. Truk yang keren banget.  ❀

129. Mad Max: Fury Road (Kamis 20 Agustus)
Cepat, ramai, gila-gilaan, berisik, brutal dan penuh cewek cantik. Apa lagi yang saya harapkan? Terserahlah plotnya dari mana mo ke mana. :mrgreen: ❀

130. The Message (Feng Sheng) (Sabtu 22 Agustus)
Thriller spionase yang heroik tapi tragis. Cerita tentang perjuangan dan pengorbanan ketika China dibawah pendudukan Jepang. Kematian yang berarti. Patriot. ❀

image

Siapa di antara kita yang mengkhianati Jepang?

131. Black Coal, Thin Ice (Minggu 23 Agustus)
Semacam cerita gelap tentang masyarakat China yang mudah tergantikan. Detektif cerdas (walo gak bersih) yang setia dengan kasus pembunuhan, walo keterlibatan dia dengan janda korban yang misterius membuat kisah ini berasa Basic Instinct. Ada adegan baku tembak yang epik.

132. Good Kill (Senin 24 Agustus)
Drama lumayang bagus tentang moralitas dalam perang, tapi plot konflik keluarga disini terlalu sinetron. Menarik melihat sistem pengoperasian pesawat tempur tanpa awak oleh AU AS. Walopun temanya bagus tapi biasa saja buat saya karena terbiasa mengikuti tema serupa yang nyata dalam Perang Israel melawan Hamas di Gaza.

133. Unbeatable (HK Ver.) (Rabu 26 Agustus)
Saya suka plotnya, adegan-adegan baku pukulnya yang keren dan kisah dramanya tanpa cinta-cintaan. Gadis kecil yang diperankan Crystal Lee itu sangat menggemaskan banget. Ini versi 116 menit. Kurasa film ini kehilangan beberapa menit adegan perkelahian dari versi China yang 122 menit. Ntahlah. ❀

134. Kumiko, the Treasure Hunter (Kamis 27 Agustus)
Legenda urban yang menarik dari sebuah peristiwa nyata. Karakter Kumiko ini menyedihkan, tapi setidaknya dia berjuang dengan nekad.

135. The Water Diviner (Sabtu 29 Agustus)
Drama keayahan yang sungguh bagus meskipun penglihatan-penglihatan si tokoh utama berasa supranatural. Yang kusukai terutama adalah settingnya usai PD I dan awal mula perang Yunani-Turki. Film bagus untuk mengenang jutaan prajurit hilang di PD I. Kisah cintanya manis tapi agak lebay kecuali mungkin si janda Turki dikristenkan dahulu. Suka filosofi kopi disini. Manis artinya: saya menyukaimu. ❀

136. Gangnam 1970 (Minggu 30 Agustus)
Satu lagi film Korea bagus soal gangster dan persaudaraan. Belajar sejarah daerah Gangnam yang terkenal itu. Seolhyun cantik memikat banget disini. ❀

137. The Age of Adaline (Rabu 2 September)
Cuma tema keabadian dan cinta terlarang tapi saya suka sekali plot romantisnya, dan narator yang menyampaikan cerita. Blake Lively cantik klasik menyengat mata dan sangat fashionable melintasi jaman. ❀

138. Silmido (Jumat 4 September)
Dramatisasi dari kisah nyata misterius dan mengerikan tentang Unit 648 militer korsel. Peringatan pahit dari perang dingin, perang Korea dan operasi intelijen. Pengungkapan sejarah yang mencerahkan. ❀

139. I Fine..Thank You..Love You (Minggu 6 September)
FIlm Thailand yang keren banget. Lucu, romantis manis, ada lagu “Walk Me Home” yang bagus, dan selebihnya adalah Ice Preechaya yang sangat cantik. Ada cameo dari Sora Aoi juga. ❀

140. Tinker Tailor Soldier Spy (Rabu 9 September)
Plotnya njelimet karena melibatkan banyak karakter dan penuh jargon intelijen, tapi saya suka tema spionase klasik perang dingin kek gini ketika komunisme masih jadi ancaman global.

141. The Tales of the Princess Kaguya (Kamis 10 September)
Saya sampai gak sadar kalo ini adalah adaptasi dari dongeng klasik yang sangat terkenal dan menginspirasi banyak kisah termasuk Naruto itu. Terasa berat karena misterius, dipengaruhi visual dan musiknya. Penceritaan kembali yang indah. ❀

142. Assembly (Jumat 11 September)
Drama perang China yang bagus dan menyentuh tentang kompi yang hilang. Adegan perang seru dan narasi sejarah bagus membuat saya sempat sungguh-sungguh mengira ini kisah nyata. ❀

143. Selma (Senin 14 September)
Dramatisasi bagus dari sepotong sejarah AS. Saya suka pidato-pidato Dr. M.L. King. Sungguh menggerakkan semangat. sontreknya bagus, dan tentu saja plot hak-hak sipil kulit hitam itu sendiri. ❀

144. Ode to My Father (Rabu 16 September)
Drama menyentuh tentang sejarah Korea Selatan diceritakan dari sudut pandang kehidupan protagonis ala Forrest Gump. Luar biasa bagus dan bikin terharu. Air mataku netes nonton ini. ❀

145. Warsaw 44 (Senin 21 September) Drama perang Polandia yang menggigit. Banyak adegan pertempuran seru penuh korban bergelimpangan. Penceritaannya nyeni dengan plot cinta segitiga. ❀

image

Berjuang, mengusir Nazi keparat

146. District 9 (Minggu 27 September)
Plotnya keren dan sederhana, sinematografinya bagus. Cerita alien yang sangat manusiawi merujuk pada era apartheid. ❀

147. Avengers: Age of Ultron (Senin 28 September)
Plotnya masih agak mengecewakan. Sokovia? Mbok settingnya pake lokasi beneran gitu. Meskipun begitu film ini penuh adegan perkelahian bagus dan bumbu drama tuk tiap karakter. Saya harus mengingatkan diri sendiri kalo Quicksilver disini berada di semesta yang berbeda dengan karakter yang bernama dan berkemampuan super sama di dunia X-Men. ❀

148. Maze Runner: The Scorch Trial (Selasa 29 September)
Kali ini ngebioskop XXI bareng Athoe dan Ipas. Sekuel tengah trilogi, jadi gak ada lagi misterinya maupun klimaks, tapi tetap mencekam dengan banyak adegan lari dari teror zombie. Makin banyak hal terjelaskan tentang dunia saat itu, kurasa akhir cerita bakal keren. ❀

149. Spy (Selasa 6 Oktober)
Komedi spionase dengan plot yang terlalu generik (teroris eropa timur, bom nuklir yang dicuri, baku tembak saat transaksi) tapi lucu dan menyegarkan. Enak ditonton.

150. Source Code (Sabtu 10 Oktober)
Kombo perjalanan kesadaran, perjalanan waktu dan realitas berlapis ala Matrix. Saya suka plot hidup-mati-ulangi macam gini. Vera Farmiga itu matanya bagus yaa. Biru teduh. ❀

151. San Andreas (Sabtu 10 Oktober)
Sangat mengingatkan pada film Pompeii. Visualisasi menakjubkan dari bencana alam plus eksyen keren tapi plot dan karakter-karakternya omong kosong. Ngapain juga copot jaket dan pake kutang pas bencana? Gak mungkin juga bisa melewatkan perahu di gelombang tsunami. Duh.

152. The Boy in the Stripped Pajamas (Minggu 11 Oktober)
Cerita tragis dari keluarga penjahat perang (Letkol kesatuan SS-TV Nazi Jerman) dengan latar belakang tragedi Shoah. Plotnya serasa cermin masa depan hubungan Jerman-Israel. ❀

153. Woman in Gold (Selasa 13 Oktober)
Dramatisasi keren dari kisah nyata usaha mengambil kembali harta yang dicuri. Satu lagi film dengan tema ini. Masalah nyata yang masih dihadapi banyak orang. Yang mengganggu di film ini cuma penggunaan pesawat Skytrain (Dakota) dalam adegan kabur dari Austria. ❀

154. The Martian (Rabu 14 Oktober)
Ngebioskop XXI lagi bareng Athoe dan Ipas. Mark Wahlberg jadi penyintas lagi. Mukanya cocok? Ceritanya bagus, gak perlu ada adegan gugur jadi pahlawan. Saya suka adegan kerjasama antara badan antariksa AS dan China, juga plot melibatkan Pathfinder, wahana beneran ke Mark. Taglinenya keren: Shit happens, but shit provides. ❀

155. While We’re Young (Minggu 18 Oktober)
Ketika seluruh tujuan hidupmu terasa jauh, tapi ada anak muda yang mencapainya dengan cepat, rasanya menyakitkan. Sungguh menyakitkan. Perlahan kamu menyadari kalo dirimu tidak muda lagi dan ada banyak kesempatan yang tidak akan kembali lagi.

156. Wild Tales (Relatos Salvajes) (Selasa 20 Oktober)
Antologi keren tentang marah, dendam dan balas dendam. Ketika seseorang didesak hingga ke batasnya dan dia meledak. Bum! Cerita favorit saya: Pasternak dan Bambita. ❀

157. Draft Day (Selasa 20 Oktober)
Selayang pandang ke sistem bursa pemain NFL. Saya tidak suka sepakbola-amerika tapi ini film bagus tuk memahami bursa transfer model draft. Suka senyum menyejukkan Jennifer Gardner.

158. Tale of Tales (Selasa 27 Oktober)
Pesan moral dongeng ini sangat kuat tentang ambisi pribadi yang egois dan efek buruknya, tetapi karena plotnya model horor fantasi saya nontonnya jadi kurang nyaman. Butuh beberapa hari tuk kelarin.

159. G-Force (Rabu 28 Oktober)
Cukup lucu dan gak jelek tapi karena dah sering lihat film kek gini (meskipun film ini terhitung lawas) jadi rasanya datar saja.

160. Little Big Master (Rabu 28 Oktober)
Dari kisah nyata tentang pendidikan di Hongkong. Menyentuh. Melihat banyak masalah orang dewasa dari mata anak-anak TK. Menjadi guru sungguh merupakan pengabdian mulia. ❀

161. Kajaki (Kilo Two Tango) (Jumat 30 Oktober)
Kisah nyata dari Operation Enduring Freedom di Afghanistan. Sesak napas nonton ini padahal dah dikompres dari durasi peristiwa sesungguhnya. Sangat dramatis dan berdarah-darah. Temanya sederhana saja: sekelompok anak muda yang jauh dari rumah, menjalani perang ntah buat siapa kemudian terjebak pada sisa perang orang lain. ❀

162. Mission: Impossibe – Rogue Nation (Kamis 5 November)
Keren abis. Persis seperti apa yang saya harapkan dari kisah Ethan Hunt dengan segala eksyen dan teknologinya. Renner dan Ferguson menambah rame kelompok jagoan, plus sekilas si jelita Hermione Corfield. Plotnya generik sebenarnya. Agak mengawang-awang juga. Organisasi teror global yang tidak mencerminkan realitas dunia teroris dibawah bendera islamisme. Suka lihat Airbus A400M disini, merasa heran gimana cara meretas pesawat itu pakai satelit Rusia. Ha! ❀

163. The Man from U.N.C.L.E. (film) (Jumat 6 November)
Bagus, seru dan lucu. Setting perang dingin 60an, ada agen KGB, CIA, MI6, simpatisan Nazi, Royal Marines, kapal induk kelas-Centaur dan Alicia Vikander. Lengkap dah. ❀

164. End of Watch (Sabtu 14 November)
Drama bagus persodaraan polisi-polisi baik, cinta keluarga, berani, bersih dan berdedikasi. Jadi belajar soal ICE, badan investigasi kriminal terbesar kedua di AS setelah FBI.

165. Into the Woods (Kamis 19 November)
Adaptasi musikal Broadway yang bagus, diisi karakter-karakter dan sub-sub plot yang familiar dari dongeng-dongeng klasik. Saya suka nuansa sadis film ini, terutama saat ibu tiri mengusahakan kedua putrinya pake sepatu kaca Cinderella. Bahagia selamanya itu hanya sementara. Beruntun nonton film Anna Kendrick dan ada Emily Blunt juga, tapi yang paling saya suka lihat rambut jagung Mackenzie Mauzy. ❀

166. Minions (Sabtu 21 November)
Selucu yang saya harapkan. Pas untuk sabtu malam yang sepi. Suka setting dan plotnya yang berlatar kerajaan Inggris Raya. Momen terngakak: Stuart maenin Eruption-nya Van Halen. ❀

167. Perfume: The Story of a Murderer (Selasa 24 November)
Plot kekuatan super abad 18 di Paris, sekaligus lihat ilmu pembuatan parfum saat itu. Bagaimana bau bisa mempengaruhi tujuan hidup dan emosi manusia. Tragis, tapi keren banget. Bagaimanapun juga aroma wanita muda cantik memang memikat. ❀

168. Pixels (Jumat 27 November)
Semacam penghormatan untuk gim-gim arcade. Lucu juga pada jadi pixel-pixel 3D gitu. Keren banget pasti kalo hidupmu biasa saja tapi sahabatmu sejak kecil jadi presiden ya?

169. Southpaw (Rabu 2 Desember)
Plot klise drama olahraga tapi asyik diikuti. Sayang si cantik Rachel McAdams cuma sekilas ada di awal film. Saya suka semangat kebangkitan dari kejatuhan disini, memotivasi diri. Eminem menyumbang lagu-lagu bagus, terutama penutup bareng Gwen Stefani. ❀

170. The Hundred-Years-Old Man Who Climbed Out the Window and Disappeared (Jumat 4 Desember)
Film Swedia dengan plot ala Forrest Gump juga tapi level global. Keren, lucu abis dan sangat direkomendasikan. Mungkin akan baca novelnya kapan-kapan. ❀

image

Bertemu Iosef Stalin

171. Ant-Man (Selasa 8 Desember)
Rada melodrama dengan dua isu hubungan ayah-anak perempuan, tapi hawanya lucu. Bagus tuk film perkenalan menuju keterlibatan berikut dengan Avengers. ❀

172. Paradise in Service (Minggu 13 Desember)
Drama berlatar sejarah gelap unit prostitusi di militer Taiwan. Dramatis, romantis, sentimentil juga tragis pada berbagai karakternya. Ada Ivy Chen yang cantik inosen dan Wan Qian yang menyanyi River of No Return dengan merdu. ❀

image

Prajurit, kami siap melayani nafsu anda

173. Watchmen: Ultimate Cut (Rabu 16 Desember)
Kisah grup pahlawan super DC Comics yang gelap, brutal, komplex, 80an dan vulgar. Film berat tapi bagus, dan 215 menit. ❀

174. The Little Prince (Rabu 23 Desember)
Plotnya berasa nonton versi uncut atau extended version plus happy ending dari dongeng klasik ini. Visualnya bagus, terutama saat stop-motion animasi; musiknya imajinatif dan Camille menyanyi dengan merdu. Filosofi kisahnya sendiri tetap dalam. ❀

175. The Transporter Refueled (Sabtu 26 Desember)
Tanpa Statham film ini cuma jadi eksyen kelas B biasa saja, bahkan menurut Ando eksyennya sudah lebay macam film India. Yang cukup menghibur cuma bumbu interaksi antara Frank Sr. dan Frank Jr. Gadis-gadis disini terlalu tampak seperti supermodel ketimbang lonte jalanan. Ed Skrein potensial melanjutkan franchise ini, semoga dengan naskah yang lebih baik.

176. Paddington (Minggu 27 Desember)
Film Natalku tahun ini. Plotnya generik saja tapi khas film keluarga. Inspiratif melihat ekspedisi dari Inggris ke Peru dan petualangan arah sebaliknya.

177. Lost and Love (Rabu 30 Desember)
Kisah menyentuh tentang penculikan kanak-kanak di China, diceritakan dari sisi orangtua yang ditinggalkan maupun si korban. Sedih nontonnya. Suka pemandangan pedalaman China, juga road trip seadanya itu. Makan trus cuci piring di warung. ❀

Okay, gak sampai 180 film, lebih sedikit dari 2014 yang lebih dari 200. Kecuali Lambrtz saya gak nemu blogpost teman-teman lain yang biasanya posting daftar serupa nih. πŸ™‚

Makasih tuk semua teman yang sudah ngajak saya nonton atau nyediakan donlotan untuk saya. Tuhan memberkati kalian semua.


JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything left’s a waste of time~
Juli 2017
M S S R K J S
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Arsip

Lapak Berkicau

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Follow me on Twitter