Sedikit ocehan menjelang 17an

Sudah mau 17 Agustus ya? Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, blogsfer dipenuhi dengan postingan-postingan tentang peringatan proklamasi. Dua postingan diantaranya saya kunjungi hari ini; satu punya chika, satu lagi punya neng ocha. Selain tentang kemerdekaan, keduanya juga memberitakan liputan KopdarJakarta yang rame-rame menulis tentang 17an, ada klip-nya juga. Hebat sekali..๐Ÿ™‚
Sebagai seorang blogger kelas teri di pinggiran negara, saya tercenung sendiri melihat semangat kebangsaan, ketidaktakutan (akan terorisme) dan rame-ramean para kojakers itu. Ntah apa yang saya pikirkan; Mungkin saya iri hati akan kopdarnya, mungkin juga saya memikirkan 17an-nya lusa, -karena saya (kemungkinan besar) tetap harus kerja sambilan- tidak jelas juga. Libur pun saya tak pernah ikut upacara, dan sudah bosan juga nonton upacara nasional di Istana Presiden. Sepertinya saya biasa-biasa banget dengan spirit Agustusan ya?๐Ÿ™„

Sepertinya saya juga makin “suram” waktu membaca pertanyaan bagus dari neng-ocha dipostingannya:

Bayangkan saja, jika engkau hidup di Indonesia ini pada 80 atau 90 tahun yang lalu. […] Akankah kau seperti mereka (para pahlawan)? Merelakan semuanya, demi apa yang tidak bisa engkau nikmati jika kau mati di medan perang?

*pertanyaan lengkapnya silahkan dilihat di postingan ybs๐Ÿ˜‰ *
Oh well, IMO kalo saya hidup di jaman itu, sepertinya saya bakal jadi perwira berbakat saat perang, berhiaskan banyak tanda jasa seusai perang, lalu jadi jenderal (dan kemudian menteri) pada jaman Soeharto.๐Ÿ˜†

Saya juga melihat semboyan “Kami Tidak Takut” yang ditulis besar dan diteriakkan lantang, lalu berpikir: “ya, tentu saja tidak takut, soalnya belum pernah kena bom..”. Pikirku sih, memang bagus menyemangati bangsa, tapi kok rasanya.. tidak menyelesaikan masalahnya ya? Teroris dan kaum radikal sepertinya gak jadi berkurang cuma disebabkan orang tidak takut (mati karena) bom mereka. Apa sebenarnya yang salah dengan negara ini? Apa karena RI sekarang terlalu demokratis? Atau malah karena RI sekarang jadi makin Islam? Kok rasanya dulu-dulu kita selalu berkoar kemana-mana kalo “kita ini negara Pancasila!” atau “kita negara majemuk!”; tapi sekarang yang lebih sering terdengar adalah: “Kita ini negara muslim terbesar!” Wah, kalo begini IMO bakal makin susah saja memberantas terorisme dan akarnya.๐Ÿ˜
Begitupun, mungkin saja ini cuma prasangka saya sebagai bagian dari kaum minoritas, bisa saja tidak benar.:mrgreen: Tanpa didahului lagu Indonesia Raya, kemarin Presiden berpidato di DPR, dimana beliau menghimbau untuk meningkatkan pengawasan akan generasi muda supaya tidak terjerat dalam gerakan radikalisme. Saya sendiri cuma nonton cuplikannya di berita TV, jadi tak tau lengkapnya, tapi saya senang mendengarnya. Kita memang tidak boleh takut, bukan hanya pada (ancaman) bomnya, tapi juga tidak boleh takut untuk balik menghancurkan orang-orang yang menyusahkan itu.๐Ÿ˜ˆ

17 Agustus 2009, adalah upacara terakhir sebelum kita menyongsong pergantian pemerintahan dan wakil rakyat di Indonesia. Akan ada harapan dan tanggung jawab yang lebih besar pada SBY, wapres baru beliau, dan partai pendukung mereka (serta koalisinya) di DPR yang nantinya akan jadi mayoritas. Semoga mereka akan membawa bangsa dan negara ini menjadi lebih makmur dan lebih aman, MERDEKA dari bom dan kaum radikal. Selamat merayakan & menghayati HUT #64 RI.๐Ÿ˜‰







Enambelas Agustus tahun empat lima
Esoknya hari kemerdekaan kita
Hari merdeka, nusa dan bangsa
[…]

27 Responses to “Sedikit ocehan menjelang 17an”


  1. 1 hawe69 Agustus 16, 2009 pukul 12:39 am

    Hm, gw malah merasa, 17agustus kali ini, WNI lebih bersatu.. karena udah ada Indonesia United di Pesbuk…hahahha..

    Gw yakin, Jensen pasti jadi Jendral kalo lahir di era-nya Nagabonar..hihihi berbakat banget sih di bidang perang.. :mrgreen:

  2. 2 lambrtz Agustus 16, 2009 pukul 1:41 am

    Sampeyan lahir sangat terlambat, ga bisa minta dilahirin 80 tahun lebih cepat ya?๐Ÿ˜†
    Ah kalo gitu gabung TNI aja.:mrgreen:

    Ja, seperti yang saya usulkan di chat, salah satu tindakan realistis yang bisa dilakukan adalah dengan ngetroll dan mbobol situs radikal.๐Ÿ˜ˆ

    Hidup Negara Kesatuan Sekular Republik Indonesia!

  3. 3 lambrtz Agustus 16, 2009 pukul 1:42 am

    Errata:
    –๐Ÿ‘ฟ –>๐Ÿ˜ˆ
    – Kesatuaan –> Kesatuan

  4. 4 Johannes Krauser II Agustus 16, 2009 pukul 4:45 am

    ya, tentu saja tidak takut, soalnya belum pernah kena bom..

    hmekeke… thats sounds awkward a bit… saya tidak mau bilang saya tidak takut, karena kena bom itu urusannya bisa panjang (kalo kita jadi cacad fisik permanen) atau pendek (kalo kita langsung mampus):mrgreen:

    Bayangkan saja, jika engkau hidup di Indonesia ini pada 80 atau 90 tahun yang lalu. […] Akankah kau seperti mereka (para pahlawan)? Merelakan semuanya, demi apa yang tidak bisa engkau nikmati jika kau mati di medan perang?

    dengan tingkat stress yang lagi saya alami saat ini, rasanya bisa saja begitu๐Ÿ˜†. cukup janjiin saya satu set drum lengkap sama cymbal zildjian, lalu bekap kuping saya dengan lagu2 macam The Ytse jam, maka saya bakal jadi heroic immortal, a powerfull manpower and an offensive man-at-arms yang melegenda pada masa itu:mrgreen:

    btw, pada post-war period, saya ndak pernah berharap jadi pejabat *udah kadung negative thinking* cukup janjiin saya pensiun yang mencukupi saja…๐Ÿ˜‰

  5. 5 Johannes Krauser II Agustus 16, 2009 pukul 4:48 am

    oh… rats!

    here are the corrections;
    heroic immortal
    a powerfull manpower
    an offensive man-at-arms

    *salah ketik*
    *efek samping blogging tengah malam*:mrgreen:

  6. 6 Sukma Agustus 16, 2009 pukul 1:57 pm

    Ah ya.. saya ngerasa kalau semangat 17an sudah mulai luntur (especially for myself)๐Ÿ™„. Hot-hot-nya yah pas jaman2 sekolah, waktu masih ikutan upacara bendera atau ikut lomba 17an. Sekarang mah ga berasa๐Ÿ˜

    myawn~~~~

    *kembali tidur* ~_~

  7. 7 uthman Agustus 16, 2009 pukul 11:34 pm

    tangal 17 augus INDONESIA MERDEKA!!!
    merdeka!merdeka!,merdeka
    apalah erti kemerdekaan !
    jika raayat mu!maseh dalam kesempitan
    merdeka,hanyalah untuk mu!
    keluarga mu dan sahabat kamu!
    punyai,BMW,MECEDEZ BENZ!!
    rupiah,saperti air di kali!
    bapak SBY!!
    KAMI MASEH BELUM MERDEKA!
    MASEH DI JAJAH DENGAN KEMISKINAN
    MASEH LAGI REZEKI AYAM!
    SAMPAI BILA AKAN TERUS BEGINI?????

  8. 8 potato Agustus 17, 2009 pukul 4:56 am

    Errr…saya kok sejak jaman dahulu kala ketika masih muda SD ga terlalu semangat sama yg namanya 17-an soalnya kan jadi upacara panas-panas di lapangan. Sekarang malah lebih-lebih lagi ga semangat. Buat ikutan Indonesia Unite atau meneriakkan “Kami Tidak Takut” pun ga rasanya ga bisa๐Ÿ™„

    Saya cinta Indonesia sih, cuma aja dengan cara yg berbeda dan ga harus menunjukkan nasionalisme saya lewat momen 17 Agustusan ini kok ya jadi mirip Valentine yg identik dg kasih sayang :mrgreen:

    All Hail Indonesia!

    Semoga persatuan tetap terjaga, bukan karena efek bom kemarin ataupun 17an semata๐Ÿ™‚

  9. 9 potato Agustus 17, 2009 pukul 4:59 am

    Aduh kok itu dua kalimat terakhir jadi ada strike-nya semua๐Ÿ˜ฆ

    Mohon diperbaiki ya Om Jens:mrgreen:

  10. 10 Vicky Laurentina Agustus 17, 2009 pukul 10:39 am

    Kalo saya idup 80 tahun lalu, barangkali saya jadi perawat perang, soalnya dokter cewek kan belum ada. Truz kerjaannya menghitung hari kapan suami saya yang pejuang itu pulang. Tiap hari kerjaannya nulis surat melulu, “Mas, kapan pulang? Anak kita sekarang udah besar..”

  11. 11 Snowie Agustus 17, 2009 pukul 1:06 pm

    Selamat 17-an Agustus~ ^o^

    Mas Jensen santai aja. IMO, rasa kebangsaan itu akan lebih berasa kl di wujudkan dgn berbuat yg terbaik demi kemajuan negara. Di manapun berada, kt tetap bagian dari indonesia.๐Ÿ˜‰

    Btw, daerah SumBar sekitar lbh lagi, minggu kemaren kami diguncang gempa dan hujan lebat sehari dan semalaman.

    Tapi,
    Pagi ini, kami tetap optimis menyambut hari kemerdekaan.๐Ÿ˜›

  12. 12 Lumiere Agustus 17, 2009 pukul 2:24 pm

    ^
    nice spirit sista๐Ÿ˜‰

    Enambelas Agustus tahun empat lima
    Esoknya hari kemerdekaan kita
    Hari merdeka, nusa dan bangsa

    Lumiere like this๐Ÿ˜€

    *baca komen Lamberd*

    Sampeyan lahir sangat terlambat, ga bisa minta dilahirin 80 tahun lebih cepat ya?

    ๐Ÿ˜† ..๐Ÿ˜†

    Hidup Negara Kesatuan Sekular Republik Indonesia!

    lagi2 bilang gtu..

  13. 13 frozen Agustus 17, 2009 pukul 5:06 pm

    *baca2*
    .
    .
    .
    .
    .
    *kembali manjat pinang*
    *injak2 kepala temen*

  14. 14 Agus Suhanto Agustus 17, 2009 pukul 7:09 pm

    halo,
    saya Agus Suhanto, tulisan yg bagus๐Ÿ™‚ … lam kenal yee

  15. 15 Ando-kun Agustus 17, 2009 pukul 11:24 pm

    Ikutan pawai 17-an
    ada teman berdandan sebagai presiden
    ada teman yang berpakaian bak pilot pesawat
    ada teman yang dirias sebagai polisi dan tentara
    tahun ini akan berbeda….

    aku akan berdandan sebagai Noordin M. Top
    dan berbaris didepan teman yang berperan sebagai polisi

    *ada yang bisa ngasih contoh gambar NMT????*

  16. 16 jensen99 Agustus 18, 2009 pukul 2:38 am

    @ hawe69

    Hari gini FB menolong mempersatukan banyak orang tuk macam2 tujuan. Semoga saja efeknya di dunia nyata juga sekuat di dunia maya.๐Ÿ˜‰

    Wah, kalo saya yang jadi Jendral di jaman Nagabonar, nanti Nagabonar-nya jadi apa dong?:mrgreen:

    @ lambrtz

    Kalo saya lahir 80 tahun lebih cepat, berarti saya bakal mengkudeta Soeharto kira-kira di awal tahun 70an.๐Ÿ˜ˆ

    & saya gak jago mbobol situs radikal, saya ikutan kampanye ide radikal saja deh.

    Hidup Negara Kesatuan Federal Sekuler Republik Indonesia Serikat!

    @ Johannes Krauser II

    dengan tingkat stress yang lagi saya alami saat ini, rasanya bisa saja begitu๐Ÿ˜† .

    Oho, sebagai komandan *ahem*, saya akan senang sekali kalo punya banyak prajurit seperti masbro.๐Ÿ˜†
    BTW, karena jaman itu belum ada prog-rock, lagunya diganti keroncong saja ya?๐Ÿ˜›

    & rasanya sudah jadi rahasia umum, bahwa pada post-war period, umumnya veteran hidup kurang layak kalo cuma punya tunjangan veteran saja, & cuma itu yang pemerintah bisa berikan, padahal rata-rata pernah melewati pertempuran berdarah-darah di garis depan.๐Ÿ˜‰

    @ Sukma

    Seperti yang saya tulis di blogmu, hari ini saja saya berkegiatan supersibuk nun jauh sampai ke perbatasan RI-PNG sono. Mana pake mobil mogok di tengah kampung yang tak ada bengkel maupun sinyal HP pula. 17an bener2 gak ngaruh.
    *sambil memandangi bendera dan umbul2 merah-putih di depan rumah yang tiap tahun makin kusam*

    @ uthman

    Kalo cuma BMW saya juga punya lho mas! (Motor) Bebek Merah Warnanya!:mrgreen:

    Ya.. ya.. saya ngerti ketidakpuasanmu. Saya juga miskin kok.๐Ÿ˜‰

    @ potato

    Akhir2 ini bener2 gak ada momen yang bisa memicu saya tuk menyatakan “cinta Indonesia”. Mungkin kalo nanti RI berubah jadi negara sekuler atau memutuskan berperang dengan Malaysia baru nasionalisme saya muncul lagi.๐Ÿ™„:mrgreen:

    @ Vicky Laurentina

    Bwahahaha…Keren! Jadi perawat di garis belakang sambil nunggui suami pulang dari garis depan. Kalo perawatnya Vicky sih sepertinya banyak korban yang gak pengen sembuh, bahkan yang di garis depan juga pengen segera terluka supaya bisa digotong ke pos medis.:mrgreen:

    @ Snowie

    Met 17 Agustusan juga. Makasih yaa spiritnya.๐Ÿ˜‰

    Saya juga dengar kalo SumBar gempa. Syukurlah kalo Snowie baik2 saja.๐Ÿ™‚

    @ Lumiere
    :mrgreen:

    @ frozen

    Dapet apa? Wajan atau sekaleng biskuit?๐Ÿ˜›

    @ Agus Suhanto

    Saya JenSen99, salam kenal juga..๐Ÿ˜‰

    @ Ando-kun

    Gambar NMT?๐Ÿ˜€ Jangan lupa mengacungkan dua jari dengan tanda V!:mrgreen:

  17. 17 Rukia Agustus 18, 2009 pukul 3:22 pm

    17an kemarin, di rumah rame, banyak lomba anak-anak kayak lomba makan kelereng, dll. Dan saya ikutan dong, saya kan masih muda:mrgreen:

  18. 18 nie Agustus 19, 2009 pukul 11:32 am

    wekekeke..lagunya kok di edit-edit..

  19. 19 konayukiblue Agustus 19, 2009 pukul 12:49 pm

    Oh well, IMO kalo saya hidup di jaman itu, sepertinya saya bakal jadi perwira berbakat saat perang, berhiaskan banyak tanda jasa seusai perang, lalu jadi jenderal (dan kemudian menteri) pada jaman Soeharto.

    ahh sepertinya sebelum anda menjabat sebagi menteri, anda sudah RIP terlebih dahulu dibabat oleh PKI kecuali mungkin kalau anda kerabat dekat Soeharto๐Ÿ™‚

  20. 20 Yari NK Agustus 19, 2009 pukul 1:26 pm

    Saya sih hanya berharap, Indonesia semakin damai dengan kemajemukannya. Jangan sampai pecah hanya gara2 masalah agama saja. Agama sih, urusan pribadi masing2, nggak perlu masing2 menjadi sok suci ngurusin orang lain. Mendingan energi kita, kita satukan saja untuk menumpas para teroris dan para2 pengacau lainnya! huehuehue…

  21. 21 jensen99 Agustus 19, 2009 pukul 2:27 pm

    @ Rukia

    lomba makan kelereng […]

    Hah?!?๐Ÿ˜ฏ

    @ nie

    Menyesuaikan dengan harinya. Kan postingnya masih tanggal 16.:mrgreen:

    @ konayukiblue

    Saat itu saya baru mulai jadi perwira menengah, mungkin di Kostrad atau RPKAD, tentu saja tidak akan masuk daftar buruan PKI.๐Ÿ˜‰

    @ Yari NK

    Seandainya saja semua orang juga berpikir gitu bang. Atau mungkin RI harus jadi negara sekuler murni biar gak nanggung kaya’ gini ya?:mrgreen:

  22. 22 Zephyr Agustus 19, 2009 pukul 3:05 pm

    jadi… gimana 17-an kemarin? seru?๐Ÿ™‚

  23. 23 Eka Situmorang - Sir Agustus 19, 2009 pukul 6:26 pm

    Kalo gue idup 80 atau 90 tahun lalu
    udh kebayang pasti gue diculik para menir2 Belande disuruh menari hahahahaha๐Ÿ˜€
    and gue bakal racunin tuh menir2
    nah itu cara gue memperjuangkan kemerdekaan hehhehe
    (ngaco ah berkhayalnya gue)

    Mariii kembali ke realitas,
    kembali ke Indonesia yang ultah ke 64
    yang…………

    titiknya bisa panjang diisi oleh kepahitan.
    namun begitu ini Indonesiaku !
    Dirgahayu๐Ÿ™‚

  24. 24 KangBoed Agustus 20, 2009 pukul 1:33 am

    Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang โ€˜tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  25. 25 Everything Bali Agustus 20, 2009 pukul 5:13 pm

    hello ^^!
    sunny greeting from Bali island ^^

  26. 26 jensen99 Agustus 21, 2009 pukul 1:16 am

    @ Zephyr

    Ah, saya menghabiskan seharian itu tanpa aroma 17an sama sekali. Dari pagi sampai sore ada urusan di perbatasan RI-PNG, nun jauh diluar kota. mana pake mobil mogok di tengah kampung yang tak ada bengkel maupun sinyal pula. Pulangnya sore langsung tepar.๐Ÿ™‚

    @ Eka Situmorang – Sir

    Kalo gue idup 80 atau 90 tahun lalu

    Wah, antara 1919-1929 ya? Wah, masa2 itu sih damai tentram di Indonesia Hindia Belanda. Bukannya diculik, mbak Eka pasti dipersunting secara baik2 lalu kemudian diajak pulang ke Belanda.:mrgreen:

    @ KangBoed

    Kalo ngetroll liat2 blognya dunks! Di sidebar kan tertulis kalo yang punya blog ini protestan, masa dikasi ucapan selamat puasa?!?!? Shit…๐Ÿ‘ฟ

    @ Everything Bali

    Halo juga.๐Ÿ˜€
    Mau ngirimin saya tiket ke Bali, mas/mbak? ^^


  1. 1 Political Correctness; By Default « lambrtz็š„ๅšๅฎข Lacak balik pada Agustus 21, 2009 pukul 2:46 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JenSen99 is

I got a heart full of pain, head full of stress, handfull of anger, held in my chest. And everything leftโ€™s a waste of time~
Agustus 2009
M S S R K J S
« Jun   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Arsip

Lapak Berkicau

Follow me on Twitter


%d blogger menyukai ini: